cover
Contact Name
Muhammad Darma Halwi
Contact Email
muhammaddarmahalwi@gmail.com
Phone
+6285253587076
Journal Mail Official
muhammaddarmahalwi@gmail.com
Editorial Address
Persada Banten Blok A3, Kota Serang, Banten, Indonesia
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia
ISSN : -     EISSN : 28302567     DOI : -
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia is a medium of information and socialization regarding the results of service from the entire academic community about various kinds of innovations, development efforts, and solutions to various problems in society. Scope: Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicine, Arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony Human development and national competitiveness Poverty alleviation based on local resources Management of rural and coastal areas with local wisdom Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and MSMEs Development of environmentally sound technology
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 221 Documents
Diversifikasi Produk Berbasis Limbah Kulit Kopi Melalui Pelatihan Pembuatan Pembenah Tanah Pada Pelaku Usaha Desa Simpang Luas, Lampung Barat: Diversification of Coffee Skin Waste-Based Products Through Training on Soil Amendment Production for Business Actor in Simpang Luas Village, West Lampung Tsani, Machya Kartika Tsani; Rufaidah, Erlina; Arioen, Refi
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i2.855

Abstract

Pemanfaatan limbah kulit kopi di Desa Luas, Lampung Barat belum optimal dan berpotensi menimbulkan masalah lingkungan. Apabila tidak dikelola dengan baik, limbah ini dapat menimbulkan pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan. Padahal, kulit kopi memiliki kandungan bahan organik dan unsur hara yang berpotensi digunakan sebagai pembenah tanah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku usaha dalam mengolah limbah kulit kopi menjadi bahan pembenah tanah yang bermanfaat bagi pertanian. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi koordinasi awal, sosialisasi, pelatihan teknis pembuatan pembenah tanah, dan evaluasi pemahaman mitra. Mitra yang merupakan pelaku usaha mengikuti kegiatan yaitu pemilik usaha serta karyawannya. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra pada seluruh komponen, meliputi pemahaman konsep dasar pupuk organic (37,78%), pengetahuan bahan baku (62,16%), keterampilan menggunakan tong pengolah limbah (80,00%), proses fermentasi (67,65%), dan kemampuan mengenali kompos matang (43,18%). Rata-rata peningkatan mencapai 58,15%, menunjukkan bahwa program ini efektif dalam memperkuat kapasitas mitra baik secara konseptual maupun teknis.
Penguatan Kapasitas Kader Posyandu melalui Edukasi Gizi dan Penanganan Gerakan Tutup Mulut untuk Pencegahan Stunting di Desa Trangsan, Sukoharjo: Strengthening the Capacity of Posyandu Cadres through Nutrition Education and Food Refusal Management for Stunting Prevention in Trangsan Village, Sukoharjo Romadhon, Yusuf Alam; Candrasari, Anika; Fatmawati, Azizah; Kurniati, Yuni Prastyo; Adnan, Muhammad; Hilyati, Nor
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i2.868

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia dengan prevalensi tinggi pada anak balita dan penurunan yang relatif lambat. Faktor penyebab mencakup gizi buruk, infeksi berulang, rendahnya pendidikan, kondisi sosial ekonomi, serta keterbatasan akses layanan kesehatan. Di Kecamatan Gatak, Sukoharjo, masalah stunting juga dipengaruhi oleh perilaku makan anak, termasuk fenomena Gerakan Tutup Mulut (GTM) yang berdampak pada status gizi dan tumbuh kembang balita. Kader posyandu memiliki peran strategis dalam deteksi dini dan pendampingan keluarga melalui edukasi serta konseling. Program pengabdian masyarakat di Desa Trangsan dilakukan dengan pelatihan pengukuran antropometri, edukasi status gizi, serta strategi penanganan GTM, diikuti oleh 31 kader posyandu. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan kader: pada tema status gizi nilai rata-rata meningkat dari 80,00 menjadi 90,32 (p=0,007), dan pada tema GTM dari 60,00 menjadi 87,74 (p=0,000). Pelatihan ini terbukti efektif meningkatkan kapasitas kader posyandu sebagai garda terdepan pencegahan stunting di masyarakat.
Diversifikasi Produk Sagu (Mie, Keripik, Cookies) sebagai Upaya Peningkatan Kapasitas Usaha Petani di Desa Limboro, Donggala: Diversification of Low-Glycemic Sago Products (Noodles, Chips, and Cookies): Improving the Welfare of Sago Farmers in Limboro Village, Donggala Regency Aanisah, Nuur; Sulastri, Evi; Wanti, Sri; Adjiwiyasa, Anshar Tejo; Djanun, Eulistinah
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i2.871

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani sagu di Desa Limboro, Kabupaten Donggala melalui diversifikasi produk pangan berbasis sagu dengan indeks glikemik rendah, meliputi mie, keripik, dan cookies. Tahapan kegiatan meliputi: (1) sosialisasi dan observasi lapangan guna mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi masyarakat, (2) pengadaan mesin pengolah sagu otomatis untuk meningkatkan efisiensi dan kapasitas produksi, (3) pelatihan pembuatan produk olahan sagu yang dilaksanakan secara partisipatif bersama masyarakat, (4) pelatihan kewirausahaan dan strategi pemasaran, serta (5) pendampingan pengurusan Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT) agar produk memenuhi standar keamanan pangan dan dapat dipasarkan lebih luas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan masyarakat dalam memproduksi olahan sagu, pemahaman tentang pengelolaan usaha dan strategi pemasaran, serta kesiapan untuk memasuki pasar formal melalui sertifikasi P-IRT. Kendala teknis seperti kesesuaian formulasi adonan mie sagu dan penerimaan sensorik pada keripik sagu berhasil diatasi melalui modifikasi komposisi bahan tambahan. Inovasi cookies berbahan dasar sagu juga memberikan nilai tambah karena memiliki indeks glikemik lebih rendah dan kandungan pati resisten yang lebih tinggi. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini berkontribusi nyata dalam mendukung peningkatan kesejahteraan petani dan pengrajin sagu di Desa Limboro melalui penguatan kapasitas produksi, inovasi produk, dan keberlanjutan usaha berbasis potensi lokal.
Pelatihan CAD/CAM – CNC untuk Meningkatkan Kompetensi Pemrograman CNC Guru SMK: CAD/CAM – CNC Training to Improve CNC Programming Competence of Vocational High School Teachers Paryanto, Paryanto; Ristadi, Febrianto Amri; Riyadi, Andrian; Jati, Andika Seto Kuncoro
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i2.872

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pemrograman CNC guru SMK melalui pelatihan CAD/CAM yang terkini, guna menjembatani kesenjangan pengetahuan antara pengajar dan perkembangan teknologi industri manufaktur. Pelatihan yang dilaksanakan di SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta ini menggunakan metode ceramah, praktikum, dan evaluasi proyek. Dalam pelatihan selama empat hari, peserta mempelajari perangkat lunak CAD/CAM serta teknik pemrograman CNC yang diaplikasikan pada model 3D dan simulasi jalur potong alat. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan guru, di mana 85% peserta mampu menjelaskan konsep dasar pemrograman CNC, 70% berhasil membuat model 3D yang akurat, dan 75% dapat mensimulasikan jalur alat potong dengan benar. Umpan balik menunjukkan bahwa 90% peserta menyatakan pelatihan ini bermanfaat dan relevan dengan kebutuhan pengajaran. Hasil ini mengindikasikan bahwa pelatihan berkelanjutan dengan teknologi terkini berpotensi meningkatkan kualitas pendidikan vokasi serta daya saing lulusan SMK di pasar kerja
Model Inovasi Pemberdayaan Lansia Peduli ASI–MPASI sebagai Tim Pendamping Keluarga Terintegrasi INEY 2 untuk Pencegahan Stunting : Innovative Model of Elderly Empowerment in Breastfeeding–Complementary Feeding Support as Integrated Family Assistance Team for Stunting Prevention in INEY 2 Program Deswani, Deswani; Badriah, Siti; Jannah, Roikhatul; Nirmalasari, Dewi; Aminto, Toto; Yardes, Nelly; Untung, Andi Sari Bunga; Junengsih, Junengsih; Fitriana, Shentya
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i2.874

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, sehingga diperlukanupaya pencegahan berbasis komunitas yang terintegrasi dengan program nasional. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memperkuat upaya pencegahan stunting melalui pemberdayaan kelompok lansia peduli menyusui dan makanan pendamping bayi yang dilibatkan sebagai tim pendamping keluarga di wilayah Kecamatan Matraman, Jakarta Timur. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui kunjungan rumah terhadap 242 balita usia 7–25 bulan pada enam kelurahan. Lansia yang telah mengikuti pelatihan melakukan pendampingan bersama kader kesehatan dengan memantau status gizi balita serta memberikan edukasi gizi dasar kepada keluarga.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar balita memiliki status gizi normal, meskipun masih terdapat balita dengan gizi kurang dan gizi lebih. Ditemukan bahwa risiko gizi kurang meningkat pada usia di atas 12 bulan, sementara gizi lebih mulai tampak pada usia 19–25 bulan. Pola pemberian makanan pendamping yang baik berhubungan dengan status gizi normal, namun tidak sepenuhnya mencegah gizi lebih. Cakupan edukasi gizi kepada keluarga sangat tinggi, menunjukkan keberhasilan dalam pelaksanaan program, meskipun masih terdapat kasus gizi bermasalah. Kesimpulan: keterlibatan lansia peduli menyusui dan makanan pendamping bayi dapat menjadi model inovatif dalam memperkuat peran tim pendamping keluarga. Rekomendasi dari kegiatan ini adalah perlunya keberlanjutan pendampingan melalui pemantauan rutin, peningkatan kualitas edukasi, serta dukungan lintas sektor untuk memastikan pencegahan stunting berjalan lebih efektif.
Pengaruh Penyuluhan Bencana Terhadap Peningkatan Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Masyarakat di Desa Lende, Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala: The Effect of Disaster Counseling on Increasing Community Knowledge, Attitudes and Actions in Lende Village, Sirenja District, Donggala Regency Amsal, Amsal; A.R, Asmanur; Abe, Yolan; Ibrahim, Andi Zuhra; Suwandi, Suwandi; Nurlaela, Nurlaela; Fatmawati, Fatmawati; Syukran, Muhammad; Rum, Fathurrahmi
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i2.875

Abstract

Kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana gempa bumi dan tsunami masih menjadi tantangan besar di Desa Lende, Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan masyarakat dalam menghadapi bencana melalui penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi evakuasi. Kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Lende dengan melibatkan 38 peserta yang terdiri atas ibu rumah tangga, pemuda, nelayan, petani, dan perangkat desa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan antusiasme dan keterlibatan aktif masyarakat. Peserta tidak hanya memahami konsep dasar kesiapsiagaan, tetapi juga mampu mempraktikkan langkah penyelamatan diri dan jalur evakuasi dengan benar. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan inisiatif pembentukan kader siaga bencana yang berfungsi sebagai agen perubahan di tingkat desa. Keberlanjutan program didukung oleh komitmen pemerintah desa melalui alokasi anggaran serta integrasi kegiatan dengan sekolah. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil memberdayakan masyarakat dalam kesiapsiagaan bencana dan dapat menjadi model replikasi bagi wilayah rawan bencana lainnya
Pemberdayaan Masyarakat Desa Tosale Melalui Inovasi Teknologi Pengolahan Sagu: Upaya Diversifikasi Pangan dan Kemandirian Pangan Lokal Berkelanjutan: Empowering the Tosale Village Community Through Innovation in Sago Processing Technology: An Effort to Diversify Food and Sustainable Local Food Independence Adrianton, Adrianton; Noviyanty, Amalia; Bidin, Cici Rianty K.; Jamaluddin, Jamaluddin
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i2.881

Abstract

Sagu (Metroxylon sp.) merupakan salah satu tanaman penghasil pati yang berpotensi besar sebagai sumber pangan lokal alternatif di Indonesia. Meskipun ketersediaannya melimpah, pemanfaatan sagu sebagai bahan pangan olahan di masyarakat masih rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan ibu – ibu PKK dan pelaku UMKM Desa Tosale melalui inovasi teknologi pengolahan sagu, guna mendukung diversifikasi pangan dan memperkuat kemandirian pangan lokal. Metode pelaksanaan meliputi observasi, pre-test, penyampaian materi, praktik pengolahan, pendampingan, serta evaluasi melalui post-test. Peserta pelatihan berjumlah 20 orang. Hasil pre-test menunjukkan tingkat pemahaman rata-rata sebesar 55,15%, sedangkan nilai post-test meningkat menjadi 68%. Dengan demikian, terdapat peningkatan pengetahuan peserta sebesar 12,85% setelah mengikuti pelatihan. Selain peningkatan aspek pengetahuan, peserta juga berhasil memproduksi berbagai produk olahan berbasis sagu seperti tepung instan, mie, dan kue kering, dengan teknik pengemasan lebih baik serta pemahaman awal strategi pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan berbasis inovasi teknologi dapat meningkatkan keterampilan peserta, sekaligus berkontribusi pada upaya diversifikasi dan penguatan ketahanan pangan lokal.
Pelatihan Pembuatan Cetakan Kapal Fiberglass untuk Kemandirian Kelompok Nelayan Konawe Kepulauan : Training on Fiberglass Boat Mold Making for the Self-Sufficiency of the Konawe Islands Fishermen Group Samaluddin, Samaluddin; Djunuda, Rahmawati; Mubarak, Azhar Aras; Damayanti, Riska; Alif, Alfiah; Purnama, Haerul; Poalahi, Sahrul
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i2.882

Abstract

Kelompok nelayan di kabupaten Konawe Kepulauan menghadapi kendala berupa keterbatasan pemahaman dan keterampilan terkait fabrikasi dan perbaikan kapal fiberglass. Kondisi ini berdampak pada peningkatan biaya operasional yang mengurangi pendapatan nelayan. Pelatihan ini bertujuan untuk menambah pengetahuan bagi nelayan dalam hal proses pengerjaan kapal fiberglass berupa pembuatan cetakan, pengenalan material fiberglass, metode pengerjaan kapal fiberglass dan hal-hal lain yang berhubungan pengerjaan kapal fiberglass. Metode pelatihan dengan menggunakan pendekatan metode on the job training yang dilakukan dengan ceramah dan praktik langsung di lapangan. Hasil kegiatan pelatihan berupa tercetaknya sebuah cetakan kapal yang berukuran kecil 5 GT yang sekaligus akan menjadi aset nelayan dalam melaksanakan pengadaan kapal berikutnya, proses pelatihan ini juga menambah wawasan pada kelompok nelayan di wilayah Kabupaten Konawe Kepulauan dalam hal pengetahuan tentang bahan fiberglass sebagai bahan dasar pembuatan kapal fiberglass dan peningkatan keterampilan nelayan pada proses pembuatan kapal secara umum. Pelatihan seperti ini diharapkan selalu dilaksanakan untuk setiap kelompok nelayan di kecamatan lain di wilayah Konawe Kepulauan.
Pemberdayaan Peternak Bebek Melalui Pelatihan Pembuatan Pakan Alternatif Berbasis Limbah Organik di Desa Buket Pulo: Empowerment of Duck Farmers Through Training in Producing Alternative Feed from Organic Waste in Buket Pulo Village Sari, Maulida; Nucifera, Prima; Astari, Weni; Ramadhani, Wahyu
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i2.886

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian dan produktivitas peternak bebek melalui pendampingan pembuatan pakan alternative berbasis limbah organic. Metode yang digunakan adalah pendampingan berbasis praktik yang meliputi wawancara awal untuk mengidentifikasi kebutuhan mitra, pelatihan, praktik langsung pembuatan pakan fermentasi, diskusi, dan evaluasi hasil kegiatan. Mitra sasaran merupakan peternak bebek yang ada di Desa Buket Pule, Kecamatan Langsa Timur, Kota Langsa. Pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan bahwa peternak mampu memahami dan mempraktikkan pembuatan pakan alternative seara mandiri sehingga dapat mengurangi ketergantungan pada pakan pabrikan dan menekan biaya produksi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra dalam mengolah pakan secara mandiri, yang berpotensi mengurangi ketergantungan pada pakan komersial dan menekan biaya produksi. Rekomendasi dari kegiatan ini adalah perlunya dukungan berkelanjutan dari pemerintah desa maupun instansi terkait untuk memperluas pemanfaatan teknologi pakan alternative. Sekaligus membentuk kelompok peternak sebagai wadah berbagi pengetahuan dan penguatan kelembagaan.
Pemberdayaan Remaja sebagai Peer Educator dalam Upaya Pencegahan dan Pengendalian Hipertensi di Kelurahan Anggut Atas, Kota Bengkulu: Empowering Adolescents as Peer Educators for the Prevention and Control of Hypertension in Anggut Atas Urban Village, Bengkulu City Darwis, Darwis; Ismiati, Ismiati; Sumaryono, Dino; Suryanti, Reny
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i2.893

Abstract

Edukasi mengenai hipertensi pada remaja sangat penting sebagai upaya pencegahan dini terhadap penyakit tidak menular yang berpotensi muncul di usia dewasa. Kelurahan Anggut Atas merupakan salah satu kelurahan di Kota Bengkulu yang memiliki posisi strategis karena berada di kawasan perdagangan dan wisata. Kelurahan ini juga menjadi wilayah binaan Jurusan Promosi Kesehatan dalam rangka mendukung visi dan misi jurusan, yaitu melakukan pemberdayaan masyarakat pada kelompok remaja. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah membentuk peer educator remaja untuk pencegahan hipertensi melalui pembentukan Posyandu Remaja di Kelurahan Anggut Atas, Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi, pelatihan peer educator, dan praktik pemeriksaan tekanan darah yang diikuti oleh 16 kader remaja Posyandu. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi, serta demonstrasi pemeriksaan tekanan darah menggunakan alat tensimeter. Para peserta dilibatkan secara aktif dalam praktik dan simulasi komunikasi sebaya untuk memperkuat peran mereka sebagai pendidik sebaya (peer educator). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja mengenai pencegahan dan pengendalian hipertensi. Kader remaja yang telah dilatih mampu mempraktikkan keterampilan pemeriksaan tekanan darah secara mandiri dan memahami faktor risiko hipertensi, seperti konsumsi garam berlebih, kurangnya aktivitas fisik, serta pola makan yang tidak seimbang. Selain itu, penerapan metode peer educator terbukti efektif dalam penyebaran informasi kesehatan kepada teman sebaya dan keluarga di lingkungan mereka. Pemberdayaan remaja sebagai peer educator merupakan strategi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan dalam pencegahan hipertensi di tingkat komunitas.