cover
Contact Name
Mohamad Aprianto Paneo
Contact Email
apriyanto07@ung.ac.id
Phone
+6282292479459
Journal Mail Official
pharmsociety@ung.ac.id
Editorial Address
Jl. Jenderal Sudirman No. 06, Kota Tengah, Kota Gorontalo, 96128, Gorontalo, Indonesia.
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society
ISSN : -     EISSN : 28295064     DOI : 10.37905/phar.soc.v2i3.20816
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society merupakan Jurnal yang dirilis oleh Jurusan Farmasi, Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas Negeri Gorontalo. Pengembangan Jurnal ini bekerja sama dengan Organisasi Profesi Ikatan Apoteker Indonesia Provinsi Gorontalo Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society menerima publikasi dari dosen, mahasiswa dan semua kalangan yang terkait dengan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang kefarmasian dan bidang-bidang ilmu lainnya. Jurnal ini telah memiliki nomor e-ISSN 2829-5064 dan tentunya dengan kehadiran jurnal ini dapat membantu dalam menyebarluaskan ide-ide, kegiatan pengabdian, dan hasil penelitian yang dapat diterapkan untuk menangani permasalahan ataupun problematika yang ada di masyrakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society berfokus pada : Pelayanan kepada masyarakat. Pelatihan (Training), Pemecahan masalah (Problem solving), dan Keterbaharuan teknologi tepat guna Pemberdayaan Masyarakat Peningkatan wilayah tertinggal/kurang maju Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan
Articles 111 Documents
Pemanfaatan Tanaman Herbal Sebagai Imunomodulator Dalam Rangka Meningkatkan Imunitas Di Puskesmas Siliwangi Garut Pratita, Anindita Tri Kusuma; Farhatunnisa, Elsa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v5i1.32787

Abstract

Penurunan imunitas masyarakat akibat gaya hidup modern dan keterbatasan akses layanan kesehatan menuntut solusi alternatif yang efektif, ekonomis, dan berbasis kearifan lokal. Indonesia memiliki lebih dari 9.600 spesies tanaman obat yang berpotensi sebagai imunomodulator. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Siliwangi Garut terkait pemanfaatan tanaman herbal sebagai imunomodulator melalui pendekatan edukatif dan praktik pembuatan sediaan herbal. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental rancangan kelompok tunggal dengan pengukuran sebelum dan sesudah perlakuan pada 11 responden. Pelaksanaan kegiatan meliputi edukasi interaktif, diskusi, serta demonstrasi pembuatan sediaan herbal berbahan jahe. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan nilai pengetahuan dari rata-rata 57,27 menjadi 89,09 poin (p = 0,000), dengan seluruh responden mengalami peningkatan tanpa penurunan. Sebanyak 4 responden (36,36%) mencapai nilai sempurna. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan herbal masyarakat dan memperkuat pemanfaatan kearifan lokal sebagai solusi kesehatan mandiri. Keberlanjutan program direkomendasikan melalui pembentukan kader kesehatan dan penyusunan panduan praktis berbasis komunitas.
Peningkatan Pengetahuan Mengenai Tablet Tambah Darah Pada Remaja Di SMK Negeri 7 Kota Bengkulu Oktarini, Rizki; Okta, Fauzia Noprima; Nanda, Yogie Andika Tri; Pewira, Mutia; Santoso, Aisyah Zhafirah; L Sianturi, Yossy Estrada; Juliana, Aura Fildza; Anggraeni, Aurelia Ayu; Sivana, Asyifa Mawaddatu; Salsabela, Fitria; Ramadhan, Muhammad Fahri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v5i1.32292

Abstract

Kesehatan remaja merupakan faktor penting dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, mengingat mereka adalah generasi penerus yang akan menentukan arah pembangunan bangsa di masa depan. Salah satu masalah kesehatan yang umum terjadi pada remaja, khususnya perempuan, adalah anemia akibat kekurangan zat besi. Anemia pada remaja dapat berdampak negatif terhadap konsentrasi belajar, daya tahan tubuh, serta menurunkan produktivitas dan kualitas hidup. Untuk menanggulangi hal ini, pemerintah telah menjalankan program pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) secara rutin kepada remaja putri sebagai langkah preventif. Namun, tingkat kesadaran dan pemahaman remaja terhadap pentingnya konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) secara teratur masih rendah, sehingga efektivitas program belum optimal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja di SMK Negeri 7 Kota Bengkulu mengenai manfaat penggunaan tablet tambah darah dan mengevaluasi secara sederhana efektivitas metode penyuluhan yang dilakukan. Metode yang digunakan adalah ceramah langsung melalui kegiatan penyuluhan kesehatan, dengan desain pre dan post-test terhadap 24 siswa sebagai responden. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner dan dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa tentang pentingnya mengonsumsi Tablet Tambah Darah. Kegiatan selanjutnya bisa dilakukan dengan seminar atau workshop di sekolah-sekolah, di mana tenaga kesehatan seperti dokter atau ahli gizi dapat memberikan penjelasan yang jelas dan mudah dipahami. Dengan cara ini, remaja, orang tua, dan guru dapat lebih memahami pentingnya asupan zat besi dalam makanan sehari-hari.
Aksi Sosial Donor Darah Untuk Kemanusiaan Kolaborasi PMI Garut Dan FMIPA Universitas Garut Berikan Darah Berikan Harapan Nuari, Doni Anshar; Pitriani, Karina; Jamil, Widi Mahmuda Nur; Aulia, Ira; Muharram, Rahma Mekar; Fahmi, Ami Nur; Sambact, Jasminum; Lubis, Novriyanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v5i1.35973

Abstract

Darah sangat dibutuhkam untuk menunjang kesehatan, metabolisme dan mekanisme semua proses yang ada dalam tubuh. Darah sehat ditandai dengan warna merah cerah, viskositas (kekentalan) normal, pH stabil (7.35-7.45), serta parameter lab seperti kadar hemoglobin, kolesterol (HDL tinggi, LDL rendah), gula darah normal, dan trombosit seimbang, yang semua ini tercermin dari tubuh yang bugar, energi cukup, kulit merona, serta tidak mudah lelah. Ketersediaan darah yang aman dan berkualitas sangat penting untuk layanan transfusi darah. Salah satu cara penting untuk mendorong gaya hidup sehat dan memberikan kontribusi besar kepada kesehatan masyarakat dan individu adalah dengan donor darah. Kegiatan ini bertujuan sebagai aksi sosial kemanusiaan kolaborasi antara PMI Garut dan mahasiswa Farmasi UNIGA untuk membantu masyarakat dan meningkatkan kepedulian sosial. Kegiatan donor darah dilaksanakan di Kampus 3 Universitas Garut pada tanggal 15 November 2025 yang dikemas secara edukatif dan inspiratif melalui proses pre-test, penyampaian materi, demonstrasi, permainan edukatif cerdas cermat dan diakhiri dengan pos test. Dari 80 pendaftar, hanya 41 orang yang memenuhi persyaratanuntuk donor darah juga peserta didominasi oleh perempuan (93,2%). Golongan darah pendonor terbanyak adalah Golongan A (35,65%), disusul oleh golongan darah B (27,75%), O (25,75%) dan AB (10,8%). Motivasi utama berdonor adalah untuk kesehatan pribadi (75,1%). Meskipun sebagian besar pendaftar gagal melewati tahap skrining kesehatan awal, aksi sosial donor darah ini berjalan lancar dan berhasil meningkatkan kepedulian sosial dan meningkatkan ketersediaan darah. Melalui kegiatan donor darah ini, dapat memberikan harapan hidup yang lebih besar kepada yang membutuhkan.
Sosialisasi Sabun Dari Ampas Kopi di SMK Negeri 1 Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir Afrah, Bazlina Dawami; Sari, Tuti Indah; Hadiah, Fitri; Novia, Novia; Saputri, Jasmine Fadhilah Delli; Anugrah, Muhammad Risky; Putri, Tiara Maharani Ramona; Shean, Rizqi Akbar; Shailendra, Faris Habib; Azhari, Muhamad Thohir; Yuniarti, Hafizhah; Aryani, Mentari Dian
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v5i1.31979

Abstract

Ampas kopi merupakan residu dari proses penyeduhan kopi yang dapat menjadi limbah padat jika tidak dimanfaatkan dengan baik. Penumpukan ampas kopi dapat mencemari lingkungan, terutama di daerah yang memiliki banyak kedai kopi, seperti di Kabupaten Ogan Ilir. Oleh karena itu, diperlukan solusi untuk mengelola limbah ini menjadi produk yang bernilai. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pembinaan kepada siswa/i SMK Negeri 1 Tanjung Batu mengenai pemanfaatan ampas kopi menjadi sabun, guna mengurangi limbah ampas kopi di Kabupaten Ogan Ilir dan memberikan pengetahuan tentang cara membuat produk bernilai tambah dari limbah kopi. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah penyuluhan dan demonstrasi. Proses pembuatan sabun dimulai dari preparasi bahan baku, saponifikasi, pencetakan, framing, dan pengujian. Kegiatan ini dilakukan di SMK Negeri 1 Tanjung Batu dengan melibatkan siswa/i dan guru dalam proses demonstrasi.Pelaksanaan pengabdian menunjukkan respon positif dari peserta. Dari 52 peserta, 47 orang menyatakan bahwa mereka telah memahami dan mengerti setiap langkah dalam pembuatan sabun dari ampas kopi. Berdasarkan kuesioner yang diisi, 90% peserta mengerti dan memberikan respon positif terhadap materi yang disampaikan.Kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan pemahaman siswa/i SMK Negeri 1 Tanjung Batu tentang cara mengolah limbah ampas kopi menjadi produk yang bermanfaat, yaitu sabun. Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga dapat memanfaatkan ampas kopi yang sebelumnya dibuang menjadi produk bernilai yang dapat meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pengelolaan limbah di lingkungan sekitar.
Inovasi Digital Marketing Umkm Pada Kelompok Pemuda Pesisir Kota Gorontalo Mursalim, Muhammad Akram; Rumambie, Wira Pratama; Pakaya, Nikmasari; Pakaya, Siti Mayasari; Kartika, Intan Tiara; Akume, Kelfin; Husin, Ismail
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v5i1.35783

Abstract

Inovasi digital marketing menjadi strategi krusial dalam meningkatkan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya pada kelompok pemuda pesisir di Kota Gorontalo yang selama ini menghadapi keterbatasan akses pasar dan literasi digital. Objektif dari kegiatan ini adalah mendorong transformasi pemasaran UMKM berbasis digital melalui penguatan kapasitas pemuda pesisir sebagai pelaku dan penggerak ekonomi lokal. Tujuan kegiatan meliputi peningkatan pemahaman dan keterampilan digital marketing, pengembangan konten promosi yang kreatif, serta optimalisasi pemanfaatan platform digital sebagai sarana pemasaran produk UMKM pesisir. Metode yang digunakan dalam program ini adalah pendekatan partisipatif melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan intensif. Metode pelaksanaan mencakup diskusi interaktif, penyampaian materi, serta praktik langsung pembuatan konten digital dan pengelolaan akun bisnis pada platform Instagram, WhatsApp Business, dan YouTube. Peserta dilibatkan secara aktif dalam proses perencanaan strategi promosi digital, pembuatan konten visual dan audiovisual, hingga simulasi pemasaran produk secara daring. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam penguasaan teknik pemasaran digital oleh peserta, yang ditandai dengan kemampuan membuat konten promosi yang lebih menarik, peningkatan interaksi di media sosial, serta bertambahnya jangkauan dan visibilitas produk UMKM. Selain itu, terbentuk jaringan pemasaran digital yang lebih luas dan kolaboratif antar pelaku UMKM pemuda pesisir. Kesimpulan, program inovasi digital marketing ini memberikan kontribusi positif terhadap penguatan peran pemuda pesisir dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal berbasis digital. Meskipun demikian, tantangan berupa keterbatasan sumber daya dan biaya iklan digital masih memerlukan dukungan berkelanjutan dari pemerintah dan pemangku kepentingan terkait agar dampak program dapat berkelanjutan dan berkembang secara optimal.
Peningkatan Ketahanan Pangan Melalui Budidaya Ikan Nila: Promosi Digital Inovasi Budidaya Ikan Nila Thomas, Abdul Wahab; Agustina, Agustina; Mursalim, Muhammad Akram; Pakaya, Siti Mayasari; Kartika, Intan Tiara; H. Kai, Martarisa; Dilo, Apriyanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v5i1.35719

Abstract

Objektif kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat melalui inovasi budidaya ikan nila berbasis teknologi bioflok dan pemanfaatan media digital. Tujuan kegiatan meliputi peningkatan pengetahuan dan keterampilan pelaku usaha dalam penerapan sistem bioflok, serta optimalisasi media digital sebagai sarana edukasi dan promosi budidaya ikan nila. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif bersama mitra usaha Sikofish Gorontalo. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu sosialisasi program, pelatihan teknis budidaya ikan nila berbasis bioflok, pelatihan produksi dan pengelolaan konten digital, penerapan inovasi teknologi, pendampingan, serta evaluasi berkala. Konten edukasi diproduksi dan dipublikasikan melalui platform digital seperti YouTube dan Instagram untuk memperluas jangkauan informasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menerapkan teknologi bioflok, yang ditunjukkan oleh tingginya partisipasi pada sesi praktik dan meningkatnya interaksi audiens terhadap konten edukasi yang diunggah secara daring. Selain itu, mitra usaha memperoleh sarana promosi digital yang lebih efektif sehingga informasi mengenai praktik budidaya dan produk ikan nila dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas. Kesimpulan, kegiatan pengabdian ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas masyarakat dalam budidaya ikan nila, mendukung kemandirian pangan lokal, serta mendorong pemanfaatan media digital sebagai media edukasi dan promosi berkelanjutan
Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Penggunaan Obat Tradisional Untuk Penyakit Lambung Pada Masyarakat Desa Kemurang Kulon Aziz, Zahwa Nabilla; Febriyanti, Rizki; Susiyarti, Susiyarti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v5i1.36230

Abstract

Pengobatan dengan obat tradisinal dapat memberikan manfaat bagi kesehatan jika penggunaannya dilakukan dengan cara yang benar dan sesuai aturan yang dianjurkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan terhadap perilaku penggunaan obat tradisional untuk penyakit lambung pada Masyarakat Desa Kemurang Kulon RT 05/RW 02. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan rancangan penelitian potong lintang (cross sectional) menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah divalidasi. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling terhadap populasi sebanyak 445 responden dan diperoleh 82 responden yang memenuhi kriteria inklusi penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square untuk melihat hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukan bahwa masyrakat yang memenuhi tingkat pengetahuan baik (21%), tingkat pengetahuan  cukup (34%), dan tingkat pengetahuan kurang sebesar (37%). Sementara itu  hasil pada perilaku penggunaan yaitu, baik (16%), cukup (63%), dan (21%) kurang. Hasil uji statistik menunjukan tidak adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan terhadap perilaku penggunaan obat tradisional (p value = 0,209). Walaupun mayoritas masyarakat masih menunjukan tingkat pengetahuan dan perilaku penggunaan yang tergolong cukup, penelitian ini menegaskan pentingnya pemberian edukasi, pendampingan, dan sosialisasi yang berkelanjutan agar masyarakat dapat menggunakan obat tradisional secara tepat, aman, dan bertanggung jawab dalam upaya mengatasi keluhan penyakit lambung
Pemberdayaan Masyarakat Desa Buti Melalui Inovasi Produk Minuman Fungsional dari pangan Lokal Menuju Desa Bebas Stunting dan Mandiri Gizi Uno, Wiwit Zuriati; Pakaya, Mahdalena Sy; Hunawa, Rachmawaty D
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v5i1.34132

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang masih tinggi di Indonesia, termasuk di Desa Buti, Gorontalo, yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Rendahnya literasi gizi, terbatasnya pemanfaatan pangan lokal, serta minimnya peluang usaha menjadi faktor utama penyebab. Metode yang digunakan pada Program Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) dilaksanakan melalui tiga tahap: (1) persiapan (survei awal, pendataan balita stunting, rekrutmen peserta), (2) pelaksanaan (edukasi gizi, pelatihan pembuatan minuman herbal berbahan jagung, jahe merah, sereh, dan lengkuas, serta uji organoleptik), dan (3) keberlanjutan (pendampingan kader PKK dan posyandu, distribusi leaflet, monitoring, serta publikasi hasil kegiatan). Hasil yang diperoleh dari Program ini meningkatkan pengetahuan gizi masyarakat secara signifikan (skor post-test 82% dibandingkan pre-test 55%). Selain itu, tercipta prototipe minuman herbal fungsional yang disukai masyarakat, serta peningkatan kapasitas kader PKK dan posyandu sebagai agen edukasi gizi. Masyarakat juga memperoleh keterampilan baru dalam pengolahan pangan lokal. Kesimpulan: Program berhasil meningkatkan literasi gizi, mendorong pemanfaatan pangan lokal, serta membuka peluang usaha berbasis komunitas. Keberlanjutan program diharapkan melalui penguatan kelompok usaha desa, integrasi dengan kegiatan posyandu, serta dukungan pemerintah desa, sehingga Desa Buti dapat mewujudkan “Desa Bebas Stunting dan Mandiri Gizi.
Edukasi Pentingnya Pemahaman Obat Generik dan Obat Bermerek di Desa Merubung Perbatasan Indonesia-Malaysia Dewi, Rusmina Iswanti Kumala; Naurahpashani, Auryn Safwah; Keya, Aprianti; Ilham, Ilham; Utami, Meisha Luthfiatusshabrina; Ratri, Irma; Illma, Nur; Eliyana, Eliyana; Gita, Lora Dwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v5i1.35391

Abstract

Kurangnya pemahaman masyarakat mengenai perbedaan antara obat generik dan obat bermerek menjadi salah satu alasan mengapa penggunaan obat generik masih rendah, terutama di daerah perbatasan Indonesia dan Malaysia. Banyak orang berpikir bahwa obat generik kualitasnya lebih buruk dibandingkan obat bermerek, padahal keduanya sama-sama efektif dan aman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran warga Desa Merubung, Kecamatan Tekarang, mengenai pentingnya memahami perbedaan antara obat generik dan bermerek. Kegiatan ini dilakukan dengan metode edukasi partisipatif melalui penyuluhan interaktif menggunakan media visual berupa Power Point yang diikuti oleh 40 peserta. Untuk mengukur tingkat pemahaman peserta, dilakukan uji coba sebelum dan setelah penyuluhan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada nilai rata-rata peserta, yaitu dari 58,00 meningkat menjadi 93,25 setelah penyuluhan, yang menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat terhadap materi meningkat. Edukasi ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menggunakan obat secara rasional dan bijak. Kegiatan serupa diharapkan dapat berlanjut terus-menerus agar masyarakat di daerah perbatasan semakin memahami dan mandiri dalam penggunaan obat
Inovasi Kue Cup Brudel Fungsional : Formulasi Jahe, Kunyit, dan Ubi Ungu Sebagai Pangan Sehat Untuk Kesehatan Jantung dan Tulang Paneo, Mohamad Aprianto; Thomas, Nurain; Polamolo, Cristian; Lihawa, Karmila; Raji, Andre; Latif, Multiani S; Pomalango, Zulkifli B
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v5i1.34986

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan inovasi produk pangan fungsional melalui pembuatan kue cup brudel berbahan dasar kunyit, jahe, dan ubi ungu yang mendukung kesehatan jantung dan tulang. Tujuan utama dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan aspek produksi dan pemasaran digital pada UMKM Rumah Brudel li Ummu Azzam, serta memperkenalkan bahan fungsional yang bermanfaat bagi kesehatan konsumen. Program ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan pelatihan dalam proses produksi, pengelolaan bahan baku sehat, pembuatan SOP produksi, serta penerapan strategi pemasaran digital melalui platform media sosial. Selain itu, dilakukan uji coba pasar dengan melibatkan kelompok dewasa dan lansia untuk mengumpulkan feedback mengenai rasa dan manfaat produk. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan dalam aspek produksi, dengan 82% responden melaporkan peningkatan dalam kemampuan mengolah bahan fungsional dan efisiensi produksi. Di sisi pemasaran, 82% responden mengungkapkan peningkatan kemampuan dalam membuat konten promosi dan menggunakan platform digital secara lebih efektif. Produk ini juga mendapatkan penerimaan positif dari konsumen terkait cita rasa dan manfaat kesehatan, dengan jangkauan pemasaran yang lebih luas berkat strategi pemasaran digital yang diterapkan. Program ini berhasil meningkatkan kapasitas produksi dan memperkuat pemasaran digital UMKM Rumah Brudel li Ummu Azzam. Inovasi produk kue cup brudel fungsional tidak hanya meningkatkan kualitas produk tetapi juga memperluas pasar, memberikan dampak positif terhadap kesehatan masyarakat, serta meningkatkan daya saing UMKM di pasar lokal dan digital.

Page 11 of 12 | Total Record : 111