cover
Contact Name
Sulistiyanto
Contact Email
sulistiyanto@polsri.ac.id
Phone
+6287735639708
Journal Mail Official
editorial@mail.onlinelibrary.id
Editorial Address
jl.ratudibalau tanjung seneng bandar lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia
Published by Alesha Media Digital
ISSN : -     EISSN : 28296702     DOI : https://doi.org/10.59025
Jurnal ini berfokus pada penelitian dan program keterlibatan akademisi-komunitas untuk memajukan teori, penelitian, dan praktik yang berguna bagi masyarakat. Selain mengenal semua istilah filosofis di lapangan, yaitu community engagement, development, empowerment, dan service, kami juga menyambut baik semua pendekatan metodologis, sebut saja ABCD (asset-based community development), PAR (participatory action research), CBR (community-based community development), penelitian berbasis), pembelajaran layanan, dan sebagainya. Ruang lingkup artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini membahas berbagai topik, termasuk, namun tidak terbatas pada: Penelitian dan pemberdayaan masyarakat (baik di pedesaan maupun perkotaan) secara sosial, ekonomi, budaya, keagamaan, olahraga, pertanian dan lain sebagainya; Pelayanan kesehatan dan lingkungan masyarakat; Mengembangkan dan melatih teknologi tepat guna di kalangan masyarakat; Pemberdayaan masyarakat di daerah terpencil dan tertinggal yang membangun akses sosial; Pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 620 Documents
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Melalui Edukasi Interaktif pada Siswa Sekolah Dasar di Banyuwangi Utami, Indah Tri; Hutasoit, Jhonatan Rameldo; Prajnawita, Disny
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/99ahm318

Abstract

Masalah kesehatan berbasis lingkungan masih sering terjadi pada anak usia sekolah dasar, salah satunya penyakit diare yang berkaitan dengan rendahnya praktik kebersihan tangan dan perilaku jajan tidak sehat. Kondisi tersebut juga ditemukan pada beberapa sekolah dasar di Desa Banjar, Kabupaten Banyuwangi, sehingga diperlukan upaya edukasi kesehatan untuk meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam menerapkan PHBS di lingkungan sekolah. Kegiatan dilaksanakan pada tiga sekolah dasar pada tanggal 13–15 Januari 2025 dengan melibatkan 87 siswa kelas III–V. Metode yang digunakan berupa community-based program melalui penyuluhan interaktif, demonstrasi, media edukasi visual, serta praktik langsung cuci tangan pakai sabun. Evaluasi dilakukan menggunakan desain one group pretest–posttest dengan analisis uji paired t-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata pengetahuan siswa dari 48,28 menjadi 66,67 setelah intervensi. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme tinggi dan mampu mempraktikkan langkah mencuci tangan dengan benar. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan yang dikombinasikan dengan praktik langsung dan media interaktif efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam menerapkan PHBS di lingkungan sekolah.
Sosialisasi Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) bagi Guru Sekolah Dasar di Wilayah Pulau-Pulau Kecil Perbatasan: Kasus Pulau Damer Johansz, Dovila; Souhoka, Renny; Septory, Jekriel; Kilikily, Cristianti C.; Rumtutuly, Fransheine; Sugiarto, Sigit; Sopacua, Jems; Kempa, Titin
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/k37rrj13

Abstract

Guru sekolah dasar di wilayah pulau-pulau kecil perbatasan menghadapi keterbatasan akses terhadap kegiatan pengembangan profesional yang berkelanjutan, sehingga pemahaman terhadap pendekatan pembelajaran inovatif masih relatif terbatas. Salah satu pendekatan yang mulai diperkenalkan dalam kebijakan pendidikan adalah pembelajaran mendalam yang menekankan pada pemahaman konseptual, keterlibatan aktif peserta didik, serta pengembangan kemampuan berpikir kritis. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru sekolah dasar mengenai konsep dan penerapan pendekatan pembelajaran mendalam. Kegiatan dilaksanakan pada hari Sabtu, 22 November 2025, di Pulau Damer dengan melibatkan tujuh orang guru yang berasal dari tiga sekolah, yaitu SD Negeri Wulur, SD Kristen Wulur, dan SD Kristen Kehli. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, serta refleksi terhadap praktik pembelajaran yang telah diterapkan oleh peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru terhadap konsep pembelajaran mendalam, khususnya terkait karakteristik pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, pentingnya pemahaman konseptual, serta penerapan aktivitas pembelajaran yang mendorong berpikir kritis dan reflektif. Implikasi dari kegiatan ini adalah meningkatnya kesadaran guru akan pentingnya merancang pembelajaran yang lebih bermakna dan kontekstual bagi peserta didik, khususnya pada konteks pendidikan di wilayah pulau-pulau kecil perbatasan.
Penguatan Keterampilan Evaluasi Pembelajaran Guru melalui Edukasi Media Inovatif Wordwall di SMP Negeri 2 Banyuasin I Sumah, Astrid Sri Wahyuni; Genisa, Marlina Ummas; Octavury, Yetrie; Saputri, Winda Fadhila
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/enz57x06

Abstract

Evaluasi pembelajaran merupakan proses sistematis untuk mengambil keputusan sejauh mana tujuan program pembelajaran tercapai. Media evaluasi interaktif adalah alat penilaian pembelajaran digital yang menggabungkan elemen multimedia dan interaksi pengguna. Wordwall memiliki peran strategis sebagai media evaluasi interaktif yang mengubah penilaian hasil belajar dari sekadar tes kaku menjadi aktivitas yang menyenangkan (gamifikasi). Media Wordwall bukan sekadar situs penyedia kuis, melainkan alat bantu strategis bagi guru untuk meningkatkan kualitas pengajaran tanpa harus menghabiskan banyak waktu persiapan. Akan tetapi, guru masih mengalami kesulitan dalam membangun desain permainan dari nol. Pemasukan materi (pertanyaan dan jawaban) pada templat yang diinginkan masih membingungkan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam mengevaluasi hasil pembelajaran melalui media aplikasi Wordwall. Metode kegiatan dilakukan secara partisipatif dengan observasi dan peran serta dalam kegiatan, serta wawancara dengan pihak-pihak yang memiliki hubungan dengan kegiatan pelatihan evaluasi hasil pembelajaran tersebut. Hasil kegiatan yang didapatkan adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru terhadap pemanfaatan media Wordwall dalam proses evaluasi hasil pembelajaran. Hal ini diketahui dari peningkatan pemahaman guru setelah kegiatan sosialisasi berlangsung, dengan tanggapan salah seorang guru yang menyatakan kegiatan sosialisasi ini memiliki manfaat besar bagi para guru untuk mengenal media-media evaluasi pembelajaran berbasis digital yang mudah digunakan, misalnya media Wordwall.
Pemberdayaan Remaja Dalam Pembentukan Personal Hygiene Reproduksi Remaja Putri Awal di SDN Pucung, Gunung Kidul Amalia, Inka Nur Aghni Amalia; Nurhidayati, Siti
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/7pvfpw68

Abstract

Menurut WHO (2022) remaja merupakan transisi dari anak dan dewasa dengan rentang usia 10-19 tahun. Sedangkan menurut Kemenkes RI, remaja adalah periode transisi dari anak-anak ke dewasa yang mengalami berbagai perubahan biologis, psikologis, dan sosial. Dimulai usia 10-13 tahun dan berakhir usia 18–22 tahun (Kemenkes RI, 2022). Namun, rendahnya pengetahuan terkait personal hygiene reproduksi menjadi penyebab berkembangnya mikroorganisme. Kementerian Kesehatan RI melaporkan bahwa 35-40% perempuan pernah mengalami infeksi organ reproduksi disebabkan kebersihan diri. Penelitian sebelumnya dengan responden berjumlah 23 siswi (71,9%) tidak siap menghadapi menarche karena kurangnya pengetahuan personal hygiene reproduksi saat menstruas). Fenomena tersebut menunjukkan rendahnya pengetahuan personal hygiene reproduksi pada remaja awal putri. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri awal menngenai personal hygiene reproduksi pada siswi kelas 4-6, SDN Pucung, Gunung Kidul. Metode kegiatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan desain pre-eksperimental melalui pendekatan one grup pre-test dan post-test.  Hasil analisis menunjukkan rata-rata skor pre-test 6,06, rata-rata skor post-test 7,63, dan hasil analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,012. Kesimpulan terdapat peningkatan rata-rata skor pre test dan post test, analisis bivariat memiliki hubungan signifikan yang berarti terdapat peningkatan pengetahuan siswi terkait personal hygiene area reproduksi.
Pendampingan Pembelajaran Al Qur’an Dengan Fokus Peningkatan Kemampuan Membaca Bagi Ibu-Ibu Lanjut Usia di Wilayah Minoritas Muslim Kecamatan Bangli Martian, Merliyansi Juwita; Fikriyah, Anisatul
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/q9yrsc26

Abstract

Pembelajaran Al-Qur’an bagi ibu-ibu lanjut usia di wilayah minoritas Muslim Kecamatan Bangli masih menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya kemampuan membaca, keterbatasan daya ingat, serta minimnya akses terhadap pembelajaran keagamaan yang berkelanjutan. Kondisi ini mendorong dilaksanakannya kegiatan pendampingan pembelajaran Al-Qur’an sebagai upaya untuk meningkatkan literasi Al-Qur’an pada lansia. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, sehingga menumbuhkan motivasi belajar, serta menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif dan partisipatif. Metode yang digunakan meliputi pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, evaluasi, dan dokumentasi, serta penerapan metode pembelajaran seperti Iqro, ceramah, talaqqi, dan pengulangan yang sistematis dan berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan secara intensif sebanyak enam kali dalam seminggu dengan sistem bergilir di rumah peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an secara bertahap, meningkatnya minat dan keaktifan peserta, serta terciptanya lingkungan belajar yang lebih nyaman. Dengan demikian, pendampingan pembelajaran Al-Qur’an ini terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan dan motivasi belajar lansia di wilayah minoritas Muslim.
Digitalisasi Administrasi Posyandu Melalui Pelatihan Spreadsheet Untuk Meningkatkan Kompetensi Kader Posyandu di Kelurahan Purwokerto Wetan Fransisca, Diandra Chika; Yuniati, Trihastuti
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/j4xwqm37

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh permasalahan tata kelola data pada Posyandu Balita di Kelurahan Purwokerto Wetan yang masih menggunakan sistem pencatatan manual pada buku register. Kondisi tersebut menyebabkan proses administrasi menjadi tidak efisien, rentan terhadap kesalahan input data tumbuh kembang balita, serta menghambat kecepatan penyusunan laporan bulanan. Untuk mengatasi permasalahan mitra, diusulkan program digitalisasi administrasi melalui pelatihan teknis dan implementasi perangkat lunak pengolah angka. Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan literasi digital dan kemandirian kader dalam mengelola data kesehatan balita secara akurat. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah Participatory Action Research yang melibatkan empat puluh kader melalui tahapan identifikasi kebutuhan, perancangan templat administrasi digital, pelatihan intensif, serta pendampingan lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kompetensi teknis peserta dengan rata-rata pemahaman meningkat dari empat puluh enam persen menjadi sembilan puluh satu persen. Kesimpulannya, implementasi sistem administrasi digital ini terbukti efektif mempercepat waktu pelaporan dan meminimalisasi kesalahan manajemen data kesehatan. Keberhasilan program ini memberikan dampak positif bagi penguatan sistem informasi kesehatan di tingkat kelurahan secara berkelanjutan  
Diskusi Komunitas Remaja Sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan Berbasis Gender dan Perkawinan Anak di Desa Godog, Kabupaten Garut Sopian, Neng Resti Putri; Muslihah, Neni Nadiroti
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/z91kh122

Abstract

Kekerasan berbasis gender (KBG) dan praktik perkawinan anak masih menjadi permasalahan sosial yang banyak ditemukan di masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Remaja merupakan kelompok yang rentan sekaligus strategis dalam upaya pencegahan karena berada pada fase pembentukan nilai, sikap, dan kesadaran sosial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, sikap, dan kesadaran remaja dalam pencegahan kekerasan berbasis gender dan perkawinan anak melalui diskusi komunitas remaja di Desa Godog, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, pencatatan reflektif selama dan setelah kegiatan diskusi, serta dokumentasi kegiatan yang meliputi materi diskusi dan catatan hasil pertemuan. Analisis data dilakukan secara partisipatif dengan menelaah proses diskusi, respons peserta, dan dinamika interaksi selama kegiatan berlangsung. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa sebelum kegiatan, pemahaman remaja terhadap kekerasan berbasis gender dan perkawinan anak masih terbatas, terutama terkait bentuk kekerasan nonfisik dan relasi kuasa. Setelah mengikuti diskusi komunitas, terjadi peningkatan pengetahuan, perubahan sikap yang lebih kritis, serta tumbuhnya kesadaran remaja untuk berperan dalam upaya pencegahan di lingkungan sosialnya. Diskusi komunitas remaja terbukti menjadi strategi yang efektif dalam penguatan kapasitas remaja sebagai agen pencegahan kekerasan berbasis gender dan praktik perkawinan anak di tingkat desa
Screening Gangguan Pendengaran pada Warga Terdampak Kebisingan Proyek Jalan Tol di Mojoroto Kediri Wuryandari , Maria Magdalena Riyaniarti Estri; Untarto, Hari; Tuna, Hartati; Parubak, Ronald; Sujatmiko, Sujatmiko; Astutik, Wahyu Sri; Margaretta, Sheylla Septina; Purnamasari, Vivien Dwi
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/c152cn47

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Mojoroto dilatarbelakangi oleh permasalahan warga yang berisiko mengalami gangguan pendengaran akibat faktor lingkungan dan kurangnya pemeriksaan kesehatan telinga secara rutin. Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan kegiatan pemeriksaan pendengaran telinga menggunakan alat garpu tala sebagai metode sederhana namun efektif untuk mendeteksi adanya gangguan pada hantaran suara. Tujuan dari kegiatan ini adalah melakukan screening gangguan pendengaran pada masyarakat yang berisiko terpapar kebisingan, meningkatkan kesadaran kesehatan telinga, serta memberikan rekomendasi tindak lanjut bagi peserta dengan hasil abnormal. Metode kegiatan dilakukan melalui pemeriksaan langsung pada warga dengan tes Rinne dan interpretasi hasil pemeriksaan. Dari 35 peserta, sebagian besar menunjukkan adanya tanda gangguan pendengaran konduktif baik ringan maupun nyata, sedangkan sebagian lainnya dalam kondisi normal. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa pemeriksaan sederhana dapat membantu menemukan masalah kesehatan telinga yang mungkin tidak disadari masyarakat, sehingga dapat segera diberikan penanganan lebih lanjut. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil meningkatkan deteksi dini gangguan pendengaran, memberikan edukasi kesehatan telinga, serta mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan pendengaran.
Runmadhan for Humanity sebagai Inovasi Filantropi Partisipatif Berbasis Aktivitas Olahraga di Klaten Sari, Eka Novita
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/mwt4f970

Abstract

Program Runmadhan for Humanity yang diselenggarakan oleh LAZ Dompet Sejuta Harapan (DSH) Klaten merupakan inovasi filantropi berbasis olahraga yang mengintegrasikan aktivitas lari dan jalan santai dengan aksi sosial pada momentum Ramadan. Artikel ini bertujuan menganalisis program tersebut sebagai model filantropi partisipatif dalam pengabdian masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan Participatory Action Research dengan posisi penulis sebagai practitioner-researcher. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi kegiatan.  Keberhasilan program diukur melalui tingkat partisipasi (500 peserta), keberagaman latar belakang peserta, serta intensitas interaksi sosial selama kegiatan. Perubahan kesadaran filantropi diidentifikasi dari narasi peserta yang memaknai aktivitas olahraga sebagai bagian dari kontribusi sosial, sementara penguatan solidaritas diukur melalui keterlibatan dalam aktivitas kolektif seperti olahraga bersama dan interaksi lintas komunitas Hasil menunjukkan bahwa program ini berfungsi sebagai ruang partisipasi inklusif sekaligus media edukasi filantropi berbasis pengalaman. Penelitian ini mengidentifikasi empat komponen utama model sport-based participatory philanthropy, yaitu aktivasi fisik sebagai medium sosial, experiential giving, penguatan jaringan komunitas, dan mobilisasi donor berkelanjutan. Namun, keberlanjutan partisipasi dan transparansi pengelolaan donasi masih menjadi tantangan pengembangan program
Meningkatkan Literasi Digital Siswa SMA/SMK melalui Kurikulum Koding Berbasis Project-Based Learning di Sulawesi Selatan Kurniawan, Angga; Kudin, Mawardi; At-Taqwa, Abdul Salam; Setiono, Nisrina Hanifa
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/q3fcw725

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi digital siswa SMA/SMK di Sulawesi Selatan melalui kurikulum koding berbasis Project-Based Learning (PjBL) selama 16 sesi. Mitra menghadapi tiga masalah utama: belum ada pembelajaran koding sistematis, rendahnya kemampuan computational thinking, dan kesiapan guru terbatas dalam PjBL. Program dilaksanakan daring via Zoom, melibatkan 86 siswa dari tiga sekolah (SMAN 3 Bone, SMAN 12 Bone, SMAN 9 Bulukumba). Metode PjBL memandu peserta membuat aplikasi (kalkulator, kasir) berbasis Python/web. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata kognitif sebesar 40.2 poin (84%) dari pre-test ke post-test, dengan 82.5% peserta menghasilkan proyek akhir berkategori "Memuaskan" hingga "Sangat Memuaskan". Rata-rata kehadiran 85,7%. Program ini terbukti efektif meningkatkan literasi digital dan keterampilan koding aplikatif, serta menghasilkan model replikasi untuk pendidikan literasi digital terukur di daerah lain.