cover
Contact Name
Sulistiyanto
Contact Email
sulistiyanto@polsri.ac.id
Phone
+6287735639708
Journal Mail Official
editorial@mail.onlinelibrary.id
Editorial Address
jl.ratudibalau tanjung seneng bandar lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia
Published by Alesha Media Digital
ISSN : -     EISSN : 28296702     DOI : https://doi.org/10.59025
Jurnal ini berfokus pada penelitian dan program keterlibatan akademisi-komunitas untuk memajukan teori, penelitian, dan praktik yang berguna bagi masyarakat. Selain mengenal semua istilah filosofis di lapangan, yaitu community engagement, development, empowerment, dan service, kami juga menyambut baik semua pendekatan metodologis, sebut saja ABCD (asset-based community development), PAR (participatory action research), CBR (community-based community development), penelitian berbasis), pembelajaran layanan, dan sebagainya. Ruang lingkup artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini membahas berbagai topik, termasuk, namun tidak terbatas pada: Penelitian dan pemberdayaan masyarakat (baik di pedesaan maupun perkotaan) secara sosial, ekonomi, budaya, keagamaan, olahraga, pertanian dan lain sebagainya; Pelayanan kesehatan dan lingkungan masyarakat; Mengembangkan dan melatih teknologi tepat guna di kalangan masyarakat; Pemberdayaan masyarakat di daerah terpencil dan tertinggal yang membangun akses sosial; Pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 620 Documents
Strategi Pemasaran Digital bagi Pelaku UMKM di Kelurahan Duri Kepa Elistia, Elistia; Syah, Tantri Yanuar Rahmat; Edastami, Mayang Sari; Atmaja, Dodi Ria
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/hqghb914

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Kelurahan Duri Kepa dalam mengimplementasikan strategi pemasaran digital secara efektif dan berkelanjutan. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi rendahnya literasi digital, keterbatasan dalam pembuatan konten pemasaran, serta belum optimalnya pemanfaatan media sosial dan marketplace sebagai sarana pemasaran. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan community-based training berbasis praktik melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi. Evaluasi kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan peserta terkait pemasaran digital. Peserta mampu membuat konten promosi digital, mengelola media sosial bisnis, serta mulai memanfaatkan marketplace sebagai saluran pemasaran. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong perubahan perilaku pelaku usaha dalam mengadopsi teknologi digital sebagai strategi utama pemasaran. Program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan daya saing usaha, perluasan jangkauan pasar, serta penguatan kepercayaan diri pelaku UMKM dalam menghadapi transformasi digital. Kegiatan ini juga berkontribusi terhadap pemberdayaan ekonomi lokal serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat. Untuk keberlanjutan, diperlukan pendampingan lanjutan dan pengembangan materi yang lebih mendalam terkait analisis data serta strategi pemasaran digital yang terintegrasi.
Pemberdayaan Pelaku UMKM Sate Bulayak di Kecamatan Narmada melalui Metode Participatory Action Research untuk Mendukung Pengembangan Pariwisata Lombok Sumardani, Rizki; Anggara, Bagas; Taufik, Muhammad; Muharis, Muharis; Sulistia, Eman; Prayuda, Hilman; Prawiranegara, Khalid
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/8qjzbm95

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Sate Bulayak di Kabupaten Narmada, Lombok Barat, melalui metode Penelitian Tindakan Partisipatif (PTP) guna memperkuat pengembangan pariwisata kuliner lokal. Kegiatan ini melibatkan 20 pengusaha Sate Bulayak yang mengikuti program pelatihan dan pendampingan selama sembilan minggu yang mencakup inovasi produk, desain kemasan, branding, dan pemasaran digital. Pendekatan partisipatif memungkinkan para peserta untuk terlibat secara aktif dalam mengidentifikasi masalah, merencanakan tindakan, dan mengevaluasi hasil, sehingga menumbuhkan kesadaran kolektif dan rasa memiliki terhadap pengembangan usaha. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kapasitas manajerial, inovasi produk, dan literasi digital, termasuk penciptaan produk baru seperti Sate Bulayak Beku dan desain kemasan modern yang meningkatkan daya saing di pasar. Selain itu, pembentukan kelompok usaha bersama (KUB) menunjukkan upaya kolaboratif yang berkelanjutan di antara para pelaku UMKM. Program ini juga berkontribusi pada promosi Sate Bulayak sebagai daya tarik wisata kuliner yang mendukung diversifikasi pariwisata Lombok Barat. Temuan ini menyoroti bahwa pemberdayaan berbasis partisipatif tidak hanya meningkatkan daya saing UMKM, tetapi juga memperkuat potensi pariwisata lokal secara berkelanjutan.
Inovasi Web Augmented Reality dalam Meningkatkan Kesiapsiagaan Bencana Siswa Sekolah Pesisir Anwar, Syahferi; Manurung, Irma Valentina; Damanik, Balqis Nurmauli; Hely, Hely
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/fc846732

Abstract

SMAN 1 Pantai Cermin merupakan sekolah pesisir yang terletak ±1,2 km dari garis pantai dengan ketinggian rata-rata 2 meter di atas permukaan laut, sehingga sangat rentan terhadap bencana hidrometeorologi. Survei awal menunjukkan 65% siswa belum pernah mendapatkan pelatihan kesiapsiagaan bencana, sementara 70% masyarakat sekitar belum memahami prosedur tanggap darurat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kesiapsiagaan bencana siswa, guru, dan masyarakat SMAN 1 Pantai Cermin melalui penerapan modul edukasi berbasis Augmented Reality (AR) dan simulasi praktik lintas sektor. Kegiatan dilaksanakan selama enam bulan dengan pendekatan community-based participatory dengan tahapan: (1) survei dan analisis kebutuhan, (2) sosialisasi, (3) pengembangan dan validasi modul WebAR berbasis AR.js/MindAR, (4) pelatihan guru dan anggota PMR, (5) simulasi kebencanaan lintas sektor bersama PMI dan BPBD, serta (6) pendampingan dan evaluasi. Evaluasi dilakukan melalui observasi keterampilan praktik, survei kepuasan peserta, dan penilaian kompetensi fasilitator. Sebanyak 200 siswa SMAN 1 Pantai Cermin berhasil memperoleh keterampilan dasar kebencanaan mencakup prosedur evakuasi, penggunaan tandu darurat, dan identifikasi titik kumpul. Sebanyak 10 guru berhasil menjadi fasilitator internal kesiapsiagaan bencana. Modul WebAR berhasil dikembangkan dan digunakan secara aktif dalam satu ruang simulasi sekolah. Keterlibatan tiga lembaga mitra (PMI, BPBD, Dinas Pendidikan) tercapai, dan seluruh luaran termasuk buku saku, video edukasi, serta artikel publikasi berhasil diselesaikan. Integrasi teknologi WebAR dalam program pelatihan kesiapsiagaan bencana terbukti efektif, terjangkau, dan dapat diterapkan di sekolah pesisir dengan keterbatasan infrastruktur. Pendekatan simulasi partisipatif lintas sektor memperkuat kapasitas institusional sekolah sebagai pusat ketahanan komunitas.
Beyond Digital: Penguatan Penghimpunan Zis Berbasis Komunitas dan Kepercayaan melalui Pendampingan di Tingkat Lokal Halimatussadiah, Halimatussadiah; Haris, Basmawati
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/0bz3dd92

Abstract

Penghimpunan zakat, infak, dan sedekah di tingkat lokal masih menghadapi berbagai tantangan, terutama rendahnya tingkat kepercayaan masyarakat serta ketergantungan pada pendekatan digital yang belum mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Kondisi ini menyebabkan potensi penghimpunan dana sosial keagamaan belum optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat strategi penghimpunan zakat, infak, dan sedekah berbasis komunitas melalui pendekatan kepercayaan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan tahapan edukasi, pendampingan pengurus, praktik lapangan, dan evaluasi yang melibatkan pengelola zakat di tingkat lokal serta masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pengurus terkait pentingnya membangun kepercayaan, perbaikan pola komunikasi dengan masyarakat, serta mulai diterapkannya transparansi sederhana dalam pelaporan pengelolaan dana. Selain itu, keterlibatan tokoh masyarakat dalam pendekatan komunitas terbukti mampu mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam berzakat. Kebaruan dari kegiatan ini terletak pada penguatan strategi penghimpunan berbasis relasi sosial yang menempatkan kepercayaan sebagai instrumen utama, bukan sekadar pelengkap dari sistem digital. Pendekatan ini menunjukkan bahwa integrasi antara nilai-nilai lokal, peran tokoh masyarakat, dan praktik transparansi sederhana dapat menjadi model alternatif yang kontekstual dan adaptif dalam meningkatkan penghimpunan dana ZIS di tingkat komunitas. Dengan demikian, penghimpunan zakat, infak, dan sedekah tidak hanya bergantung pada teknologi digital, tetapi juga memerlukan penguatan relasi sosial dan kepercayaan untuk mencapai hasil yang berkelanjutan.
Penguatan Kemandirian Pangan Sayuran Melalui Implementasi Urban Farming di Gulon RT 01 RW 19, Kelurahan Jebres, Surakarta Nurhayati, Dewi Ratna; Sholihah, Efi Nikmatu; Fajri, Siti Aulida; Sawitri, Andini Desi
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/jwmnxx38

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat di Gulon RT 01 RW 19, Kelurahan Jebres, Surakarta adalah belum optimalnya pemanfaatan lahan pekarangan serta keterbatasan pengetahuan dalam budidaya sayuran untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian pangan keluarga melalui penerapan urban farming berbasis pekarangan rumah. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan praktik, serta pendampingan kepada masyarakat dalam budidaya cabai rawit menggunakan media sederhana. Kegiatan dilaksanakan selama satu bulan dengan melibatkan 15 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi, pemahaman, dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif. Sebagian besar peserta mampu menerapkan teknik budidaya secara mandiri dan tanaman menunjukkan pertumbuhan yang baik serta berpotensi untuk dipanen. Kegiatan ini juga memberikan dampak positif dalam mengurangi pengeluaran rumah tangga dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ketahanan pangan. Dengan demikian, program ini berpotensi dikembangkan sebagai model pemberdayaan masyarakat berbasis ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Peningkatan Kompetensi Siswa melalui Pelatihan Pengajaran yang Efektif dan Kunjungan Laboratorium Teknik Mesin Universitas Lampung Anwar, Syaipudin; Magnolia, An-Nisa; Saputra, Rizal Adi; Prayitno, Hadi
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/q9psh624

Abstract

Pemahaman tentang ilmu teknik menjadi kebutuhan siswa untuk dapat mengikuti perkembangan teknologi. Teknologi berkembang pesat pada perguruan tinggi melalui program riset dan inovasinya. Program pengabdian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kompetensi siswa melalui pelatihan pengajaran yang efektif serta kunjungan laboratorium di Teknik Mesin Universitas Lampung guna meningkatkan pengetahuan siswa tentang teknologi terbarukan yang sedang dikembangkan di perguruan tinggi. Program ini dirancang untuk memberikan pemahaman konseptual dan pengalaman praktis kepada siswa, khususnya dalam bidang teknik dan pembelajaran aplikatif. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi terkait strategi pembelajaran efektif, diskusi interaktif, serta praktik langsung melalui observasi dan demonstrasi alat di laboratorium. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap metode belajar yang efektif serta bertambahnya wawasan mengenai dunia teknik mesin dan penerapannya di industri yang ditunjukan pada hasil pretest dan posttest, nilai pretest didapatkan nilai mean 46,0 dan posttest 72,0 kemudian didapatkan nilai t-Test nya sebesar 3,14 dan p-value sebesar 0,012. Nilai p-value sebesar 0,012 menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest dengan memiliki tingkat kepercayaan ~98,8%. Hal ini mengindikasikan bahwa perlakuan atau intervensi yang diberikan memiliki pengaruh nyata terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Kegiatan ini juga meningkatkan motivasi belajar dan minat siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di bidang teknik.
Revitalisasi Karakter AUD melalui Digital ICE dan Budaya Lokal di KB-TK Inklusi Lestari, Budi Dyah; Wirahno, Dewi Nugrahastuti; Irdyansah, Andry
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/7c4qhc81

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk merevitalisasi pendidikan karakter anak usia dini melalui inovasi media digital ICE (Interactive Character Education) berbasis nilai-nilai budaya lokal di sekolah inklusi KB-TK Talenta Semarang. Sekolah ini memiliki komitmen kuat terhadap pendidikan inklusif dan pembentukan karakter, namun masih menghadapi tantangan dalam pengembangan media pembelajaran yang interaktif, visual, dan ramah bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Pendekatan pembelajaran karakter yang digunakan masih bersifat konvensional, serta belum mengoptimalkan potensi budaya lokal sebagai sumber belajar yang kontekstual dan menyenangkan. Melalui kegiatan ini, tim pelaksana akan mengembangkan dan mengimplementasikan media ICE sebagai sarana pembelajaran karakter yang berbasis teknologi dan budaya lokal. Media ini dirancang dalam bentuk aplikasi digital yang interaktif dan mudah digunakan oleh anak-anak usia dini. Konten ICE mengintegrasikan cerita, tokoh, dan kebiasaan budaya Semarang dalam bentuk visual dan audio, serta dilengkapi fitur asesmen sederhana bagi guru. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dalam 8 tahap kunjungan, mencakup sosialisasi, pelatihan guru, uji coba media, pendampingan, dan evaluasi. Selain itu, program ini juga meningkatkan kapasitas guru dalam pembelajaran karakter digital dan mendorong partisipasi aktif orang tua. Kegiatan ini mendukung pencapaian SDGs poin 4 (Quality Education), serta mendukung IKU 3,5 dan 7 perguruan tinggi dan RIRN dalam bidang sosial-humaniora. Inovasi ini diharapkan mampu menciptakan pembelajaran karakter yang adaptif, menyenangkan, dan relevan dengan kebutuhan anak-anak di sekolah inklusi, sekaligus memperkuat jati diri budaya sejak usia dini. Dalam kerangka Asta Cita pembangunan nasional, kegiatan ini sejalan dengan Cita ke-6 yaitu meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional melalui pendidikan dan inovasi berbasis.
Edukasi Gizi dan Demonstrasi Puding Wortel sebagai Inovasi Pangan Lokal untuk Pencegahan Stunting pada Ibu Hamil dan Balita di Desa Genikan Wardani, Sintia Kusuma; Sari, Atriany Nilam
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/azjngd57

Abstract

Permasalahan gizi pada ibu hamil dan balita di Desa Genikan masih dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan gizi, keterbatasan variasi konsumsi pangan, serta pemanfaatan pangan lokal yang belum optimal sehingga berpotensi meningkatkan risiko stunting. Kondisi ini menunjukkan perlunya intervensi edukatif yang tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga keterampilan praktis dalam pengolahan makanan bergizi berbasis bahan lokal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu melalui edukasi gizi dan demonstrasi pembuatan puding wortel sebagai inovasi pangan lokal. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan gizi, demonstrasi pembuatan puding wortel, serta evaluasi menggunakan pengukuran pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan pada 20 peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan sebesar 0,40 setelah intervensi, yang mengindikasi peningkatan pemahaman mengenai gizi seimbang dan pemanfaatan pangan lokal. Selain itu, peserta menunjukkan respon positif dan kemampuan dalam mempraktikkan pembuatan makanan bergizi berupa puding wortel secara mandiri. Secara keseluruhan, kegiatan ini menunjukkan potensi dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu sebagai upaya pendukung pencegahan stunting di masyarakat. 
Pendampingan Psikososial Anak Sekolah Dasar Pascabencana Banjir Melalui Alat Permainan Edukatif di Aceh Tamiang Maisarah, Maisarah; Hasanah, Isma Uswatun; ZN, Hafizah; Sahara, Irniza Siti; Prasetya, Cyndi
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/v1d5ts85

Abstract

Bencana banjir yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik, tetapi juga berdampak pada kondisi psikososial anak sekolah dasar sebagai kelompok rentan. Anak-anak mengalami ketakutan, kecemasan, penurunan motivasi belajar, serta kesulitan berinteraksi sosial akibat pengalaman bencana. Permasalahan mitra menunjukkan belum adanya pendampingan psikososial yang terstruktur untuk membantu pemulihan emosional anak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan resiliensi, interaksi sosial, dan motivasi belajar anak melalui pendampingan berbasis alat permainan edukatif dan kit pembelajaran psikososial. Metode pelaksanaan dilakukan dalam dua tahap, yaitu sosialisasi dan penyerahan alat pada 23 Februari 2026 serta pelatihan dan penerapan teknologi pada 25 Februari 2026 di Desa Geudham, Kecamatan Manyak Payed. Kegiatan ini melibatkan 25 anak sekolah dasar terdampak banjir sebagai peserta utama. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keberanian berpartisipasi, interaksi sosial, ekspresi emosional positif, serta antusiasme belajar anak. Secara kuantitatif, skor rata-rata ekspresi emosional meningkat dari 2,08 menjadi 3,64, interaksi sosial dari 2,12 menjadi 3,52, partisipasi aktif dari 2,20 menjadi 3,72, dan motivasi belajar dari 2,16 menjadi 3,60. Selain itu, guru dan relawan mampu memanfaatkan media secara mandiri untuk kegiatan lanjutan. Kegiatan ini efektif mendukung pemulihan psikososial anak sekaligus memperkuat resiliensi komunitas pascabencana.
Pendampingan Usaha Hasil Hutan Nonkayu Produk Tradisional Khas Karo “Kesaya” dalam Penyembuhan Penyakit Keluarga Pasaribu, Widi Sriwahyun; Larasari, Brasti Anjani; Pratiwi, Debby; Agustia, Dilma’aarij Riski; Hzimah, Zulfa
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/aek7rn50

Abstract

Usaha obatan tradisional ini cukup potensial sebagai penggerak ekonomi produktif masyarakat daerah tersebut, hal ini dikarenakan banyak dari luar daerah yang memesan langsung. Usaha obatan tradisional untuk penyembuhan penyakit keluarga di masyarakat Desa Serdang mayoritas adalah usaha keluarga yang turun-temurun dan diwariskan, serta setiap keluarga memiliki racikan dan ramuannya tersendiri. Pemahaman masyarakat Karo terhadap pengelolaan sumber daya alam dapat dilihat dari pemanfaatan tumbuhan sebagai unsur pendukung kesejahteraan. Hal ini menarik perhatian untuk dikaji lebih dalam melalui pendampingan usaha dalam proses produksi hingga pemanfaatannya pada penyembuhan penyakit keluarga melalui kolaborasi lintas ilmu yang dilakukan oleh tim pengabdian masyarakat. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat menunjukkan produk obat herbal yang dibuat menggunakan bahan yang ada di Tanah Karo, khususnya hasil hutan. Produk kesaya memberikan manfaat yang dapat menyembuhkan perut kembung dan masuk angin. Perpaduan bahan yang ada, diolah dan dibuat serta di konsumsi oleh masyarakat pada umumnya. Selain itu, hasil pengabdian masyarakat, membuat kelompok pengrajin obat tradisional mengerti dan memahami mengelola bisnis kecil, serta terklasifikasinya bahan baku Kesaya yang termasuk bagian dari Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK).