cover
Contact Name
Salim
Contact Email
amal.ilmiah@uho.ac.id
Phone
+6285341614860
Journal Mail Official
amal.ilmiah@uho.ac.id
Editorial Address
Perpustakaan FKIP Universitas Halu Oleo, Jl. HEA Mokodompit, Kampus Hijau Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Sulawesi Tenggara,
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 27464733     EISSN : 27145778     DOI : https://doi.org/10.36709/amalilmiah
Core Subject : Education,
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat memiliki Online ISSN: 2714-5778 dan Print ISSN : 2746-4733 dengan DOI: 10.36709/amalilmiah Artikel yang dapat dipertimbangkan untuk dimuat dalam jurnal ini adalah hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang sesuai dengan focus dan scope jurnal pada bidang Pendidikan.
Articles 260 Documents
Peningkatan Profesionalisme Guru Melalui Model Kolaboratif Deep Learning Berbasis Lesson Study di Era Disrupsi Digital Mohamad Salam; La Misu; Awaludin Awaludin; Jafar Jafar; Hasnawati Hasnawati; Salim Salim; Sitti Nur Astuti S
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Juli 2026
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v7i2.714

Abstract

Era disrupsi digital menuntut guru untuk terus meningkatkan profesionalismenya agar mampu mengimplementasikan pembelajaran inovatif yang relevan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme guru SMPN 15 Kendari melalui model kolaboratif Deep Learning berbasis Lesson Study. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pembentukan kelompok Lesson Study, pelatihan penyusunan modul ajar, pendampingan open kelas, dan refleksi kolaboratif melalui siklus Plan–Do–See. Instrumen pengukuran berupa kuesioner respons guru berskala Likert empat poin dan lembar observasi open kelas yang dianalisis secara deskriptif persentase. Kegiatan diikuti 25 guru yang terbagi dalam empat kelompok bidang studi: Matematika, IPA, IPS, dan Bahasa. Hasil menunjukkan bahwa 100% guru menyatakan sosialisasi Deep Learning berbasis Lesson Study sangat penting, 85,71% menyatakan model ini berdampak positif terhadap proses belajar mengajar, 100% menilai model ini membangun kolaborasi antar guru, dan 95,24% menyatakan antusias untuk melaksanakan open kelas. Disimpulkan bahwa model kolaboratif Deep Learning berbasis Lesson Study efektif meningkatkan profesionalisme guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran inovatif di era digital.
Transformasi Kompetensi Pedagogik Guru melalui Pelatihan Deep Learning dan Strategi Meaningful Learning Anggit Grahito Wicaksono; Jumanto Jumanto; Viera Nur Khalifah; Bertha Wikara
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Juli 2026
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v7i2.780

Abstract

Rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa akibat dominasi hafalan dalam pembelajaran konvensional, ditambah terbatasnya kompetensi guru dalam inovasi pembelajaran, dimana pemahaman Deep Learning guru rendah dan integrasi elemen Meaningful Learning sulit dilakukan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru Sekolah Dasar dalam menerapkan pendekatan Deep Learning pada elemen Meaningful Learning melalui pelatihan dan pendampingan terstruktur. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman guru terhadap pendekatan Deep Learning dan kesulitan dalam mengintegrasikan elemen Meaningful Learning dalam pembelajaran. Metode pelaksanaan mencakup empat tahap: persiapan, sosialisasi, pelatihan intensif, dan evaluasi, dengan melibatkan 35 guru dari tiga sekolah dasar. Pelatihan difokuskan pada penguatan konsep Deep Learning, workshop pengembangan modul ajar, dan pendampingan implementasi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman konseptual guru dengan kenaikan skor rata-rata dari 74,13 menjadi 91,73 (23,74%), serta 80% peserta berhasil menyusun modul ajar berbasis Meaningful Learning. Tanggapan peserta sangat positif dengan dominasi ekspresi kepuasan (27,3%) dan harapan keberlanjutan (25,5%). Simpulan program menunjukkan bahwa model pelatihan terstruktur dengan pendampingan berkelanjutan efektif dalam meningkatkan kompetensi guru dan menciptakan dampak transformatif pada praktik pembelajaran. Program ini merekomendasikan perluasan model serupa untuk pengembangan profesional guru yang berkelanjutan.
Pengenalan Bidang Farmasi sebagai Upaya Peningkatan Pemahaman dan Minat Karier Siswa SMA Yulius Evan Christian; Madeleine Rose Karjono
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Juli 2026
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v7i2.791

Abstract

Pemahaman siswa SMA mengenai bidang farmasi dan peran profesi farmasis masih terbatas, sehingga diperlukan upaya edukatif untuk meningkatkan literasi akademik dan kesehatan serta membantu siswa memahami pilihan studi di bidang kesehatan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkenalkan ruang lingkup ilmu farmasi, peran dan kompetensi farmasis, serta prospek studi dan karier di bidang farmasi kepada siswa SMA, sekaligus mengidentifikasi tingkat pemahaman siswa sebelum dan sesudah kegiatan. Metode pelaksanaan meliputi pemberian pre-test, penyampaian materi edukasi melalui ceramah interaktif, diskusi, serta pemberian post-test sebagai evaluasi. Kegiatan diikuti oleh 23 siswa SMA. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa, yang ditandai dengan kenaikan nilai rata-rata dari 91,30 pada pre-test menjadi 100,00 pada post-test, serta peningkatan capaian jawaban benar pada seluruh butir pertanyaan. Peningkatan ini menunjukkan bahwa kegiatan edukasi mampu meningkatkan dan meratakan pemahaman siswa tentang bidang farmasi. Secara keseluruhan, kegiatan pengenalan farmasi terbukti efektif dalam meningkatkan literasi akademik dan kesehatan siswa serta berperan sebagai tahap awal dalam pembentukan minat dan orientasi karier di bidang farmasi. Oleh karena itu, sekolah disarankan untuk mengintegrasikan kegiatan pengenalan karier di bidang kesehatan, khususnya farmasi, secara berkala dalam program bimbingan konseling atau kegiatan pengembangan diri siswa.
Merajut Identitas Bangsa Bagi PMI Melalui Pelatihan Etika, Estetika, Dan Olahraga Tradisional Maspiyah Maspiyah; Nur Ahmad; Novia Restu Windayani; Bayu Ristiawan; Lutfi Saksono; Karwanto Karwanto; Awang Dharmawan; Lutfhi Abdil Khuddus
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Juli 2026
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v7i2.808

Abstract

Pekerja Migran Indonesia (PMI) merupakan kelompok masyarakat yang memiliki peran strategis sebagai duta bangsa di luar negeri. Namun, dalam praktiknya PMI masih menghadapi berbagai permasalahan, antara lain rendahnya kepercayaan diri, keterbatasan pemahaman etika dan estetika berpenampilan, serta minimnya aktivitas fisik yang berorientasi pada pembentukan karakter. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengembangan diri PMI melalui pelatihan etika, estetika, dan olahraga tradisional Indonesia di Dili, Timor Leste. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan dalam tiga pertemuan, yaitu dua pertemuan daring dan satu pertemuan luring yang melibatkan 20 peserta PMI. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap etika berperilaku 80%, estetika berpenampilan 75%, serta kesadaran akan pentingnya olahraga tradisional 85% sebagai sarana menjaga kesehatan fisik dan mental. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dan kebanggaan terhadap identitas budaya Indonesia. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam memperkuat karakter PMI sebagai representasi bangsa Indonesia di luar negeri.
Optimalisasi Branding Pangan Lokal Tape Singkong Melalui Sosialisasi Produk Fermentasi Biologis Aziza Karenina; Winda Rachman Putri; Amalianneisha Rafadewi Andhanatami Putri; Nuris Fattahillah; Andyta Ma’rifatul Usnia
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Juli 2026
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v7i2.822

Abstract

Pemanfaatan tape singkong sebagai produk unggulan daerah masih belum optimal karena rendahnya pemahaman masyarakat mengenai proses fermentasi biologis, manfaat produk, serta strategi branding pangan lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai manfaat tape singkong sebagai produk fermentasi berbasis biologis serta mengoptimalkan branding pangan lokal melalui kegiatan sosialisasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai branding pangan lokal tape singkong sebagai produk fermentasi biologis. dengan subjek kegiatan masyarakat setempat produsen tape singkong. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, diskusi, dan dokumentasi selama kegiatan sosialisasi berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai fermentasi biologis tape singkong, manfaat produk, persepsi terhadap nilai tape singkong, pengetahuan tentang branding, serta meningkatnya partisipasi peserta. Masyarakat juga mulai memahami pentingnya mengaitkan nilai biologis produk dengan identitas visual melalui nama produk, logo, dan kemasan. Kegiatan sosialisasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat serta berkontribusi pada penguatan branding tape singkong sebagai produk pangan lokal berbasis biologis yang bernilai tambah dan berdaya saing. Pemasaran berbasis sains melalui sosialisasi dapat digunakan pada berbagai produk pangan lokal lainnya karena mampu mengintegrasikan nilai ilmiah, kearifan lokal, dan strategi pemasaran sehingga meningkatkan daya saing produk sekaligus memperkuat literasi sains Masyarakat.
Literasi Digital Pada Hilirisasi Produk UMKM Bawang Merah dalam Meningkatkan Nilai Tambah Ekonomi Deni Suwandhani; Riza Yonita; Engla Desnim Silvia; Rino Febrian; Ariqil Hafizh
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Juli 2026
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v7i2.843

Abstract

Pengembangan usaha tani bawang merah di Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, masih menghadapi kendala, terutama rendahnya pemahaman petani tentang hilirisasi produk dan belum optimalnya pemanfaatan literasi digital. Selama ini, hasil panen umumnya dijual dalam bentuk segar sehingga rentan terhadap fluktuasi harga dan belum memperoleh manfaat ekonomi secara maksimal. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman hilirisasi serta kapasitas literasi digital petani dalam pengembangan produk dan pemasaran. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan desain deskriptif kuantitatif, melibatkan 30 petani. Kegiatan meliputi penyuluhan, pelatihan, diskusi, dan pendampingan praktis. Evaluasi dilakukan melalui daftar hadir, angket respons, serta pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan tingkat kehadiran 93,3% dan penyelesaian kegiatan 86,7%. Nilai rata-rata meningkat dari 56,4 menjadi 82,7 setelah kegiatan. Peningkatan juga terlihat pada pemahaman hilirisasi, literasi digital, pemasaran digital, dan nilai tambah produk. Temuan ini menunjukkan kegiatan efektif dalam meningkatkan kapasitas awal petani menuju usaha tani yang lebih adaptif dan berorientasi pasar. Literasi digital menjadi kunci utama keberlanjutan hilirisasi produk pertanian di tingkat desa dan meningkatkan nilai tambah ekonomi.
Dampak Pelatihan Program CREADIS dalam Meningkatkan Pemahaman Disabilitas dalam Berwirausaha Fadjri Kirana Anggarani; Dian Atnantomi Wiliyanto; Joko Yuwono; Mahardika Supratiwi; Selvi Sumardin; Vitri Widyaningsih; Nazmin binti Abdullah
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Juli 2026
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v7i2.849

Abstract

Berwirausaha adalah satu upaya untuk meningkatkan perekonomian bagi disabilitas. Tujuan pelatihan CREADIS adalah untuk memberikan pelatihan komunitas disabilitas binaan dalam mengembangkan usahanya, mendapatkan omzet, dan mendapatkan pasar yang lebih luas. Kegiatan pelatihan CREADIS ini menggunakan metode kuantitatif untuk melihat dampak pelatihan terhadap pemahaman disabilitas binaan dalam memahami pengelolaan bisnis atau wirausaha bidang makanan sehat. Program pelatihan CREADIS dilaksanakan dalam tiga tahapan utama, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan melibatkan 10 disabilitas binaan. Hasil analisis secara statistik uji t-test dengan menggunakan Wilcoxon menunjukkan bahwa setiap pelatihan yang diikuti oleh binaan disabilitas memiliki signifikansi p < 0.05. Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh pelatihan terhadap peningkatan pemahaman tentang materi bisnis atau wirausaha peserta pelatihan. Pelatihan sudah diberikan fasilitas Juru Bahasa Isyarat (JBI) untuk memberikan pelatihan yang inklusif bagi peserta disabilitas binaan dalam mengakses materi yang disampaikan narasumber. Hal ini menjadi bahan evaluasi bagi pelatihan kewirausahaan yang dilaksanakan bagi disabilitas, karena pelatihan yang inklusif penting untuk memberikan akses lebih mudah bagi interaksi narasumber dan peserta pelatihan. Rekomendasi pelatihan kewirausahaan bagi disabilitas di rumah sakit maupun instansi lain adalah perlu diberikan satu kegiatan lagi untuk presentasi pemasaran produk kepada masyarakat atau pengusaha makanan yang sudah memiliki merek.
Optimalisasi Kompetensi Statistik Dasar Guru Melalui Pengolahan Data Berbasis Microsoft Excel Asrul Sani; Aswani Aswani; Alfian Alfian; Rahmad Prajono
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Juli 2026
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v7i2.823

Abstract

Kemampuan mengolah data hasil belajar merupakan kompetensi penting bagi guru dalam mendukung evaluasi pembelajaran berbasis data. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru SMP dalam menerapkan statistik dasar melalui pengolahan data berbasis Microsoft Excel. Kegiatan dilaksanakan kepada 20 guru melalui pelatihan dan pendampingan yang mencakup pengelolaan data, visualisasi data, analisis statistik dasar, dan interpretasi hasil analisis. Efektivitas kegiatan dievaluasi menggunakan pretest dan posttest. Hasil menunjukkan adanya peningkatan kompetensi peserta, ditandai dengan meningkatnya proporsi peserta yang sangat paham terhadap statistik dasar dari 30% menjadi 75% serta menurunnya peserta yang tidak paham dari 25% menjadi 0%. Pada aspek keterampilan penggunaan Microsoft Excel, peserta yang mampu mengolah data meningkat dari 25% menjadi 60%, sedangkan kategori tidak mampu menurun dari 50% menjadi 10%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pelatihan efektif dalam meningkatkan kemampuan guru dalam mengolah dan menganalisis data hasil belajar. Penguasaan statistik dasar dan Microsoft Excel diharapkan dapat mendukung evaluasi pembelajaran yang lebih objektif, akurat, dan akuntabel.
Gamifikasi dalam Digitalisasi Ujian Sekolah: Inovasi Evaluasi Pembelajaran Berbasis Deep Learning Meidy Atina Kuron; Reinhard Komansilan; Anastasya Margaretha Rumapea; Edelweis Injilia Tumbelaka; Rexy Joshua Senduk
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Edisi November 2026
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi telah menjadi katalis dalam menciptakan pembelajaran yang lebih efektif dan inovatif. Guru dapat menghadirkan pengalaman belajar yang menarik, menyenangkan, sekaligus bermakna bagi siswa. Tujuan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam menerapkan digitalisasi ujian sekolah sebagai implementasi pembelajaran mendalam (deep learning). PkM dilaksanakan di SMP Negeri 6 Tondano dengan 18 guru partisipan. Metode yang digunakan meliputi 5 tahapan yaitu 1) Identifikasi kebutuhan Mitra, 2) Pelatihan, 3) Penerapan Teknologi digitalisasi ujian sekolah berbasis gamifikasi (Kahoot, Quizizz dan Wordwall), 4) Pendampingan dan Evaluasi, dan 5) Keberlanjutan kegiatan serupa sesuai SK Kepala Sekolah. Hasil survei menunjukkan bahwa 94% peserta menyatakan sangat setuju dan 6% peserta menyatakan setuju bahwa kegiatan ini sangat efektif dilaksanakan. Selain itu, hasil evaluasi pretest dan posttest menunjukkan adanya peningkatan dari rata-rata pretest sebesar 66,67 menjadi 87,22 dalam posttest sehingga disimpulkan bahwa PkM yang telah dilaksanakan meliputi pelatihan, pendampingan dan evaluasi ini sangat efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru tetapi juga mendukung implementasi deep learning sebagai upaya meningkatkan kualitas proses, hasil dan evaluasi pembelajaran di sekolah.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Sosialisasi Pemilahan Sampah Organik untuk Budidaya BSF sebagai Pakan Ikan Hasrianti Hasrianti; Rinda Noviyanti; Agnes Puspitassari Sudarmo; Feti Fatimatuzzahroh; Maman Rumanta; Eni Rohkayati
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Edisi November 2026
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v7i3.619

Abstract

Permasalahan sampah organik di pasar tradisional sering menimbulkan dampak lingkungan seperti bau tidak sedap, pencemaran, serta berkembangnya hama dan penyakit. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan masyarakat Desa Waru dalam mengelola sampah organik melalui sosialisasi dan pelatihan pemilahan sampah sebagai bahan budidaya Black Soldier Fly (BSF). Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai jenis-jenis sampah organik yang lazim ditemukan di pasar, seperti sisa sayur, buah, kulit makanan, dan limbah basah, sekaligus menjelaskan dampak negatif bila tidak dikelola dengan benar. Tahap berikutnya adalah pelatihan teknis yang meliputi praktik pemilahan sampah organik, persiapan media untuk larva BSF, serta pemanfaatan hasil biokonversi menjadi pakan ikan berprotein tinggi dan pupuk organik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat secara signifikan berdasarkan indikator evaluasi sebelum dan setelah kegiatan. Setelah kegiatan, pemahaman masyarakat terkait siklus hidup BSF meningkat dari 75% menjadi 90%, keterampilan masyarakat dalam memilah sampah meningkat sebesar 55%, penguasaan teknik budidaya dan panen maggot meningkat sebesar 80%, dan kesadaran masyarakat terhadap nilai ekonomi limbah meningkat mencapia 80%. Program ini berkontribusi pada pengurangan permasalahan sampah organik pasar, membuka wawasan baru mengenai nilai ekonomi dari pengolahan limbah, serta mendukung pembangunan Desa Waru yang lebih adaptif terhadap prinsip lingkungan berkelanjutan.