cover
Contact Name
Zulfah
Contact Email
jerkin.org@gmail.com
Phone
+6281267157303
Journal Mail Official
zulfahasni670@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan
ISSN : 29619890     EISSN : 29619890     DOI : https://doi.org/10.31004/jerkin.v1i1
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is a journal on Faculty of Education. Jurnal JERKIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is under the auspices of the Faculty of Education, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. The journal is registered with E-ISSN: 2961-9890. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is published four times a year in September, December, March and June. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan receives 50 articles per issue. The journal publishes articles in mathematics education including teaching and learning, instruction, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, educational developments, from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Articles 2,799 Documents
Perkembangan Teori Ekonomi Industri dan Implikasinya Terhadap Kebijakan: Penelitian Khairani Alawiyah Matondang; Ellyka Evitasari Purba; Muammar El Zaidan; Diana Winata Lumbangaol
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3305

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan teori ekonomi industri dari masa klasik hingga modern serta menelaah implikasinya terhadap kebijakan persaingan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur yang berfokus pada analisis teori-teori utama seperti model Structure–Conduct–Performance (SCP), pendekatan Chicago School, dan New Industrial Organization (NIO). Hasil kajian menunjukkan bahwa teori ekonomi industri mengalami evolusi yang signifikan seiring dengan perubahan struktur pasar dan kemajuan teknologi. Model SCP menekankan hubungan antara struktur pasar dan kinerja industri, sedangkan Chicago School menyoroti pentingnya efisiensi dan perilaku rasional dalam menilai dampak konsentrasi pasar. Sementara itu, pendekatan NIO memperluas analisis dengan teori permainan untuk memahami strategi perusahaan dalam persaingan yang kompleks. Di era ekonomi digital, muncul tantangan baru seperti dominasi platform besar dan pasar dua sisi yang menuntut kebijakan persaingan lebih adaptif. Dengan demikian, teori ekonomi industri berperan penting dalam membentuk kebijakan yang mampu menjaga keseimbangan antara efisiensi pasar, perlindungan konsumen, dan dorongan inovasi.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengolahan Sampah Organik Menjadi Produk Bernilai Ekonomis : Pengabdian Darmin; Juraidin; Mastorat; Erham; Gufran; Juhriati; Jufrin; Christien Gloria Tutu; Ahmad
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3306

Abstract

The main problem faced by the Bumi Pajo village community is that durian peel waste, generated from seasonal consumption by the village community, has not been optimally utilized. In developing household products, the community does not yet have the skills and knowledge to process this waste into creative and marketable products, such as durian peel chips, compost materials, or crafts. As a result, the economic potential of this waste is neglected and even causes environmental problems. The implementation method of this community service program starts from an initial survey and mapping of potential partners, technical training, and mentoring the fermentation process of durian peel into vinegar that can be used as a household product or an additive in the food and health sectors. This community service program is directed at education and basic training in processing durian peel waste into vinegar, as well as its use in everyday life. The program also includes training in product packaging, local marketing strategies, and a simple introduction to digital marketing to increase product sales. The results of community service include the processing of durian peels into economically valuable products, such as durian peel chips, organic compost, and home crafts.
Pelatihan Citizen Report Memanfaatkan Smartphone untuk Mendukung Penyebaran Informasi Melalui Website Desa Borisallo : Pengabdian Muhammad Zainal Altim; Abdullah Basalamah; Ansarullah; Zulkarnain Hamson; Fadly Kasim
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3307

Abstract

The implementation of citizen reporting in villages is still hampered by residents' limited knowledge and skills in using digital devices, a lack of understanding of effective news writing, and limited access to information dissemination. This Community Service Program (PKM) activity aims to improve digital literacy, particularly smartphone use, and provide an understanding of the concept, benefits, and practices of citizen journalism. In addition, this activity also trains participants to access and disseminate information through village websites, and motivates them to utilize technology to develop village potential and the village economy. The PKM implementation methods include: (a) needs analysis, (b) designing a training model, (c) implementation using participatory methods, questions and answers, and demonstrations, and (d) evaluation of activity results. The results indicate that this activity is effective in increasing the digital literacy of village officials and the community, as well as strengthening the understanding and practice of citizen journalism. The evaluation also shows a significant increase in the technical and non-technical competencies of participants, as well as a growing awareness and collaborative spirit between village officials and the community in supporting information transparency and digital-based empowerment.
Karya Allah Atau Iblis : Analisis Teologis Atas Penyaliban Yesus Sebagai Opus Dei Berdasarkan Perspektif Injil Markus 8:31 : Penelitian Tan Markus Setiadi Wahyu; Kosasih, Indriani; Tampubolon, Maruli Tua; Siregar, Humala Andi Aposan; Amtiran, Abdon
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3309

Abstract

This article explores the theological paradox found in the Passion narrative of Christ as foretold in Gospel of Mark 8:31–33. The central focus of this study is to examine how the crucifixion of Jesus an event that outwardly appears to be an evil act inspired by the Devil and executed by sinful human hands can simultaneously be understood as Opus Dei, the supreme work of God for the salvation of humanity. This research applies a qualitative method using historical-critical exegesis combined with narrative theological analysis to uncover the deep theological meaning within the text. The analysis demonstrates that Mark intentionally portrays the tension between God’s sovereign redemptive plan and satanic opposition to emphasize the paradoxical character of a suffering Messiah. Through Peter, Satan attempts to divert Jesus from the path of suffering, but Jesus firmly rejects the temptation, affirming the cross as the will of the Father. Therefore, the crucifixion becomes the decisive moment where the forces of darkness are paradoxically employed by God to bring about His plan of redemption. This event embodies both Opus Diaboli and Opus Dei a point in salvation history where the greatest evil is ultimately overcome by the greatest love.
Marhabanan: Lebih dari Sekadar Potong Rambut; Sambutan Spiritual untuk Bayi Baru Lahir dalam Budaya Melayu: Penelitian Rappeh; Wulan Rahma Ayu; Muhammad Ridho
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3311

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna dan nilai spiritual tradisi Marhabanan dalam budaya Melayu sebagai lebih dari sekadar prosesi pemotongan rambut bayi baru lahir, melainkan sebagai bentuk sambutan religius dan sosial yang sarat makna. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi terhadap pelaksanaan Marhabanan di beberapa komunitas Melayu di Sumatera bagian timur. Data dianalisis secara deskriptif melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan guna menemukan nilai-nilai budaya dan religius yang terkandung di dalam tradisi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Marhabanan memiliki fungsi spiritual sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah atas kelahiran anak, sekaligus sebagai sarana memperkenalkan bayi kepada lingkungan sosialnya melalui lantunan shalawat dan doa bersama. Selain itu, tradisi ini juga memperkuat solidaritas sosial, mempererat hubungan kekeluargaan, serta menjadi media transmisi nilai-nilai keislaman dan kemelayuan kepada generasi muda. Dengan demikian, Marhabanan tidak hanya berperan sebagai ritual simbolik, tetapi juga sebagai refleksi identitas budaya dan spiritual masyarakat Melayu yang mengintegrasikan unsur agama, tradisi, dan kebersamaan sosial dalam satu kesatuan makna.
Hubungan Antara Pola Asuh Orang Tua Otoriter Terhadap Kedisiplinan Siswa Kelas VII SMP IP YAKIN: Penelitian Afdiyah Eka Ariyana; Fatma Nofriza
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3312

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah keterkaitan antara gaya pengasuhan orang tua yang bersifat otoriter dengan tingkat kedisiplinan siswa kelas VII di SMP IP Yakin Jakarta Barat. Pendekatan yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain korelasional, melibatkan seluruh siswa kelas VII sebagai populasi penelitian, dengan sampel berjumlah 54 responden yang ditentukan melalui teknik simple random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner berskala Likert yang telah melewati uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment melalui perangkat lunak SPSS versi 27.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh otoriter yang diterapkan oleh orang tua sebagian besar berada pada kategori sedang (66,67%), demikian pula tingkat kedisiplinan siswa yang juga tergolong sedang (61,11%). Nilai koefisien korelasi (r) sebesar –0,094 dengan taraf signifikansi 0,501 (p > 0,05) mengindikasikan adanya hubungan negatif yang sangat lemah dan tidak signifikan antara pola asuh otoriter orang tua dengan kedisiplinan siswa. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pola asuh otoriter tidak memberikan pengaruh yang berarti terhadap pembentukan disiplin siswa, sehingga faktor-faktor lain seperti iklim sekolah, peran pendidik, serta pengaruh teman sebaya diduga memiliki kontribusi yang lebih dominan dalam membentuk perilaku disiplin peserta didik.
Perancangan Soil Test Pada Rencana Pekerjaan Renovasi Musholla Al Hidayah, Pondok Melati, Bekasi: Penelitian Basit Al Hanif; Mohammad Imamuddin; Rachmad Irwanto; Masmun Zuryati; Noviandi Putra Darsono
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3315

Abstract

Pembangunan sarana ibadah seperti mushola memiliki peran strategis dalam mendukung kehidupan sosial dan spiritual masyarakat, sehingga bangunan yang menjadi tempat berkegiatan orang banyak harus dibangun sesuai standar yang berlaku. Permasalahan yang sering terjadi adalah banyaknya bangunan umum termasuk mushola yang dibangun tanpa pendampingan tenaga ahli Teknik Sipil, sehingga sering mengabaikan proses penyelidikan tanah. Kurangnya pemahaman masyarakat terhadap pentingnya uji tanah dalam proses pembangunan, sehingga banyak bangunan yang didirikan tanpa mempertimbangkan karakteristik tanah di lokasi, dan berisiko menimbulkan kerusakan struktural di kemudian hari. Pegabdian dengan memberikan penyuluhan tentang pentingnya penyelidikan tanah, penyediaan teknis penyelidikan tanah serta pendampingan teknis yang berkelanjutan. Pengabdian ini bertujuan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan mushola yang aman dan fungsional
Pelatihan Kewirausahaan Berbasis Potensi Lokal Untuk Meningkatkan Ekonomi Kreatif Masyarakat Desa: Penelitian Umi Rahmawati; Annisa Nugraheni Afridhianika; Purwaka Hari Prihanto; Mulyadi; Rudy Irwansyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3323

Abstract

This local potential-based entrepreneurship training aims to improve the creative economy of rural communities. The program's implementation includes preparation, identification of local potential, participant recruitment, training, mentoring, networking and marketing, and evaluation and monitoring. The results demonstrate that local potential-based entrepreneurship training has proven effective in increasing the knowledge, skills, and entrepreneurial attitudes of rural communities. Furthermore, the training successfully created high-value superior products, enhanced participants' digital marketing skills, expanded market access, and encouraged the formation of Joint Business Groups (KUB) as a platform for economic collaboration. Overall, this program significantly contributes to strengthening the village creative economy through innovation, digitalization, and a spirit of community mutual cooperation.
Optimalisasi Media Sosial dan Marketplace Untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM Lokal: Pengabdian Alya Elita Sjioen; Elli Sulistyaningsih; Arwin; Nuralam; Jemadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3324

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan optimalisasi media sosial dan marketplace pada UMKM lokal untuk meningkatkan daya saing. Pelaksanaan kegiatan di lakukan melalui tahap persiapan, perencaan program, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, monitoring dan evaluasi, serta tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap pemasaran digital, dari 45% menjadi 88%, serta kemampuan praktis dalam mengelola media sosial dan marketplace secara profesional. Jumlah UMKM yang memiliki toko daring meningkat dari 32% menjadi 80%, dengan rata-rata kenaikan penjualan sebesar 27% dalam dua bulan setelah pendampingan. Selain itu, sekitar 70% peserta telah membangun identitas merek yang konsisten dan meningkatkan engagement media sosial dari 1,5% menjadi 4,8%. Temuan ini membuktikan bahwa optimalisasi media sosial dan marketplace mampu memperluas jangkauan pasar, meningkatkan omzet, dan meningkatkan daya saing UMKM, serta mendorong transformasi UMKM menuju model bisnis yang lebih modern dan berkelanjutan.
Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Sebagai Upaya Menumbuhkan Jiwa Nasionalisme: Penelitian Rinovian R; Tugas Tri Wahyono; Slamet Riyadi; Ibrahim; Samuji
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3325

Abstract

Pendidikan karakter berbasis kearifan lokal dilakukan untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahap persiapan, sosialisasi program, pelaksanaan, pendampingan dan monitoring, serta evaluasi dan tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan yang memanfaatkan kearifan lokal terbukti mampu memperkuat pendidikan karakter sekaligus menumbuhkan jiwa nasionalisme. Dengan mengintegrasikan cerita rakyat, permainan tradisional, ritual adat, serta kesenian daerah, ditambah dengan kegiatan seperti kunjungan ke situs sejarah, gotong royong, dan upacara bendera, nilai-nilai moral dan kebangsaan dapat ditanamkan secara alami dan penuh makna. Partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor utama keberhasilan program, yang ditandai dengan terbentuknya kelompok kerja budaya sebagai penggerak pelestarian dan pendidikan karakter. Meskipun menghadapi tantangan seperti kurangnya pemahaman awal, keterbatasan fasilitas, dan waktu yang terbatas. Namun, program ini memberikan dampak positif berupa meningkatnya pemahaman dan keterampilan, meningkatnya solidaritas, kebersamaan, dan semangat gotong royong, serta terciptanya kebiasaan baru di masyarakat.