cover
Contact Name
Sucipto Sucipto
Contact Email
sucipto@unpkediri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
dimastara@unpkdr.ac.id
Editorial Address
Jl. Ahmad Dahlan No.76, Mojoroto, Kec. Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur 64112
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
ISSN : -     EISSN : 28285646     DOI : https://doi.org/10.29407/dimastara
Jurnal Dimastara merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada bidang keilmuan/kegiatan pengabdian yaitu Teknik, Manajemen, Kewirausahaan, Pendidikan, Sosial, Sains, Kesehatan, Pertanian dan Peternakan, Seni dan Budaya.
Articles 104 Documents
Pelestarian Tradisi “Ie Bu Peudah” sebagai Warisan Budaya di Gampong Lambunot Paya Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar Jamil, Muhammad Safwan; Lasri, Lasri; Bariah, Chairul; Bunaiya, Bunaiya; Saprijal, Saprijal
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 5 No 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v5i1.27265

Abstract

Tradisi Ie Bu Peudah merupakan salah satu warisan budaya kuliner masyarakat Aceh yang memiliki nilai sosial, religius, dan kearifan lokal yang tinggi, terutama saat bulan Ramadan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna, fungsi, dan upaya pelestarian tradisi Ie Bu Peudah sebagai warisan budaya lokal bagi masyarakat Gampong Lambunot Paya, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap tokoh masyarakat, ibu rumah tangga, dan generasi muda di desa tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Ie Bu Peudah tidak hanya berfungsi sebagai menu berbuka puasa, tetapi juga sebagai sarana mempererat solidaritas sosial, memupuk nilai-nilai religius, dan mempererat hubungan antar warga. Namun, tradisi ini menghadapi berbagai tantangan, seperti menurunnya minat generasi muda, sulitnya mendapatkan bahan-bahan tradisional, dan pengaruh modernisasi yang telah mengubah pola konsumsi masyarakat. Upaya pelestarian dilakukan melalui partisipasi aktif masyarakat dan dukungan dari pemerintah desa. Singkatnya, pelestarian tradisi Ie Bu Peudah merupakan bagian penting dalam menjaga identitas dan warisan budaya Aceh. Kolaborasi antara pemerintah desa, lembaga pendidikan, dan masyarakat diperlukan untuk memastikan keberlanjutan tradisi ini agar tetap hidup, dikenal, dan diwariskan kepada generasi mendatang. 
Pelatihan Aplikasi Canva Berbasis AI sebagai Strategi Pengembangan SDM di KADIN Provinsi DKI Jakarta Agustian Sukarno, Ferry; Hiskiawan, Puguh; Christina, Livia; Tipani Tio, Cynthia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 5 No 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v5i1.27291

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan literasi digital dan keterampilan pemanfaatan teknologi bagi pegawai Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi DKI Jakarta. Sebagian besar pegawai KADIN termasuk dalam kelompok usia produktif menengah (35–50 tahun) yang memiliki pengalaman kerja tinggi, namun masih menghadapi tantangan dalam adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital, khususnya aplikasi berbasis kecerdasan buatan. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Fakultas Teknologi dan Desain Universitas Bunda Mulia menyelenggarakan pelatihan penggunaan aplikasi Canva berbasis Artificial Intelligence (AI) sebagai sarana peningkatan kompetensi SDM. Pelatihan mencakup pemahaman konsep dasar AI dalam desain grafis, pengenalan fitur-fitur otomatis Canva, serta praktik langsung dalam pembuatan materi visual seperti media sosial, presentasi, dan promosi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam mengoperasikan Canva secara mandiri dan kreatif, dengan efisiensi waktu kerja yang lebih baik. Selain itu, pelatihan ini juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya literasi digital dan kolaborasi berbasis teknologi dalam mendukung transformasi digital di lingkungan kerja KADIN.
Pendampingan Belajar Membaca Al-Qur’an Berbasis Metode Kibar pada Peserta Didik di TK Islam Ahlul Qur’an Sari, Laila; Kustati, Martin; Gusmirawati, Gusmirawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 5 No 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v5i1.27322

Abstract

Pendampingan ini diharapkan dapat menghasilkan peningkatan pada kualitas bacaan Al-Qur’an anak dengan cara memberikan pendampingan yang menyenangkan agar anak-anak lebih semangat, lebih tertarik dan tetap bersemangat selama mengikuti kegiatan belajar. Pendidikan Al-Qur’an memiliki peranan yang amat penting dalam membentuk karakter, akhlak, dan spiritualitas anak, sehingga pendidikan Al-Qur’an memiliki peran yang sangatlah penting untuk diberikan kepada anak sejak anak masih berusia dini. Kegiatan pendampingan ini berfokus pada belajar membaca Al-Qur’an berbasis metode kibar dalam rangka meningkatkan kemampuan dan kemahiran anak dalam membaca Al-Qur’an. Metode Kibar dikembangkan sebagai bentuk penyempurnaan dari metode Iqra’ yang disajikan dalam bentuk yang lebih ringkas, sederhana, dan menyenangkan yang terdiri dari empat jilid yaitu Pra Kibar, Kibar A, Kibar B, dan Kibar C.  Dalam pelaksanaan pendampingan ini digunakan metode Service Learning, yang terdiri atas tiga komponen utama, yakni tahap persiapan, pelaksanaan kegiatan, dan refleksi hasil. Hasil pendampingan melihatkan terdapat peningkatan dalam kemampuan anak dalam membaca Al-Qur’an baik dari aspek pengenalan huruf, kelancaran dalam membaca, dan pemahaman tajwid dasar. Selain itu, melalui metode kibar ini anak juga mampu membaca Al-Qur’an lebih cepat tanpa membutuhkan waktu yang lama. Dengan demikian, metode kibar terbukti sangatlah efektif dalam salah satu pendekatan yang dapat diimplementasikan dalam proses belajar mengajar membaca Al-Qur’an.
Program Pemberdayaan Remaja SMA Negeri 9 Berau dalam Pencegahan Anemia melalui Kampanye Gizi Seimbang di Wilayah Pesisir Anshory, Jamil; Khuzaimah, Ummi; Aryatika, Karera; Majiding, Chaidir Masyhuri; Saputri G, Riska Mayang; Ash Siddiq, Muhammad Nuzul Azhim; Kawareng, Andi Tenri; Wirawanti, Ika Wirya; Safika, Erri Larene; Iriyani. K, Iriyani. K; Rozi , Fahrul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 5 No 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v5i1.27335

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap masalah gizi, terutama anemia defisiensi zat besi, yang dapat menurunkan konsentrasi belajar, daya tahan tubuh, dan prestasi akademik. Di wilayah pesisir Kabupaten Berau, pola konsumsi remaja cenderung rendah zat besi meskipun tersedia sumber pangan lokal yang kaya gizi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan gizi dan kesadaran pencegahan anemia melalui program pemberdayaan remaja di SMA Negeri 9 Berau. Pelaksanaan dilakukan pada tanggal 27 November 2024 dengan pendekatan edukasi partisipatif berbasis sekolah. Metode mencakup pretest pengetahuan, penyuluhan interaktif mengenai gizi seimbang dan pangan lokal kaya zat besi, pemeriksaan kadar hemoglobin, serta posttest pengetahuan. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan siswa sebesar 58,2 persen dan mayoritas memperoleh nilai posttest tinggi. Pemeriksaan hemoglobin mengungkapkan 51,1 persen siswa mengalami anemia, lebih tinggi pada perempuan dibanding laki-laki. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi partisipatif efektif meningkatkan literasi gizi remaja, namun perubahan perilaku makan membutuhkan intervensi berkelanjutan. Program ini penting untuk membangun perilaku hidup sehat dan mendukung penurunan prevalensi anemia pada remaja di wilayah pesisir.
Pelajar Cerdas Tanpa Kekerasan: Membangun Keterampilan Resolusi Konflik di Sekolah Menengah Atas Negeri 7 Kota Malang Sembiring, Ruth Agnesia; Setiawan, Andi; Subekti, Tia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 5 No 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v5i1.27342

Abstract

Conflict is an integral part of social life, including in the school environment. Interactions between students from diverse social and cultural backgrounds and with different personalities often lead to conflict. If not managed properly, conflict in the school environment can result in aggressive behavior, bullying, and other acts of violence. Schools, as educational institutions, play a strategic role in shaping the character and social skills of students. One approach that can be applied is conflict resolution education, which focuses on developing communication skills, empathy, and peaceful problem-solving (Deutsch et al., 2016). Based on this urgency, this community service program aims to provide conflict resolution skills training for students at SMA Negeri 7 Kota Malang. The main target of this activity is 10th grade students so that they have effective conflict resolution skills to create a safe and conducive learning environment. The material provided covers the causes of conflict and Simon Fisher's five quadrants of conflict resolution, namely Avoiding, Dominating, Accommodating, Problem Solving/Collaborating, and Compromising (Fisher et al., 2001). By equipping students with these skills, they are expected to be able to resolve disputes constructively without resorting to violence. Conflict resolution educational interventions in schools can reduce aggressive behavior and increase positive relationships between students. Conflict resolution skills also contribute to building a more inclusive and harmonious school culture.
Pendampingan Literasi Islam Moderat Pada Mahasiswa Baru di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung Prisca Budi Juvitasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 5 No 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v5i1.25375

Abstract

Badan Intelijen Nasional (BIN) tahun 2018 menyebutkan bahwa 39% mahasiswa di perguruan tinggi telah terpapar radikalisme karena memang universitas-universitas tersebut bisa dikatakan sebagai sumber munculnya radikalisme. UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dipilih sebagai lokasi penelitian karena jumlah mahasiswa baru yang ada di kampus PTKIN yang mempunyai jumlah mahasiswa terbesar di Jawa Timur ini. Tujuan dari pendampingan ini untuk mengetahui literatur keislaman yang digunakan oleh mahasiswa baru dan cara menguatkan literasi keislaman. Penelitian ini menggunakan metode Service Learning (SL) yang mengguanakan 3 tahapan yaitu observasi, wawancara, dan focus group discussion. Hasil dari pemetaan mahasiswa baru diketahuibahwa saat ini mahasiswa lebih sering mencari informasi melalui internet daripada membaca buku cetak. Berdasarkan tahap persiapan diketahui bahwa pengetahuan mahasiswa terkait literasi keislaman masuk kategori rendah. Jadi diperlukan sosialisasi untuk mengarahkan mahasiswa baru agar mendapatkan informasi yang valid terkait islam moderat bukan islam radikal. Walaupunmahasiswa tersebut berasal dari sekolah Madrasah Aliyah tetapi masih banyak yang tidak bisa membedakan informasi yang mereka terima masuk dalam ketegori islam moderat atau islam radikal. Jadi rumah baca moderasi beragama memegang peran penting dalam melanjutkan sosialisasi tersebut.
Sosialisasi dan Edukasi Bahaya Pernikahan Dini bagi Remaja Desa Pamongan Kediri BAITY, ANGGI; Setiawan, Dony; Nur Cahyo, Moch. Hussein; Illiyin, Darul Fikri Sabilul; Erlangga, Satria; Rahman, Moh Fathur; Muyasaroh, Azkiya; Musafa; Anggraini, Eva Fitri; Nurrahmatul, Imelda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 5 No 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v5i1.26942

Abstract

Pernikahan dini masih menjadi persoalan serius di Indonesia, khususnya di wilayah pedesaan, meskipun batas usia minimal perkawinan telah ditetapkan 19 tahun. Fenomena ini menimbulkan dampak negatif pada kesehatan, psikologis, sosial, dan ekonomi remaja serta berkontribusi terhadap keberlanjutan siklus kemiskinan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi mengenai bahaya pernikahan dini sekaligus memotivasi remaja untuk melanjutkan pendidikan melalui berbagai program beasiswa. Metode yang digunakan adalah Asset Based Community Development (ABCD), dengan pelaksanaan di Balai Desa Pamongan, Kediri, melibatkan remaja berusia 13–16 tahun. Materi sosialisasi mencakup dampak pernikahan dini, peran keluarga, kegiatan positif, motivasi pendidikan, serta informasi beasiswa pendidikan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan, perubahan sikap, dan munculnya motivasi menunda pernikahan. Peserta memberikan respon positif melalui partisipasi aktif dalam diskusi, meskipun masih terdapat tantangan berupa rendahnya rasa percaya diri dan keterbatasan dukungan keluarga. Kegiatan ini direkomendasikan untuk dilakukan secara berkelanjutan guna menekan angka pernikahan dini sekaligus meningkatkan partisipasi remaja dalam pendidikan tinggi.
Sosialisasi Nutrisi Pakan Ternak Berkualitas pada Kelompok Ternak "Tri Mulyo” Desa Tenggur Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung Farida, Intan Nur; Sahertian, Julian; Anifiatiningrum; Annisa, Fera; Salsabila, Adinda Meylia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 5 No 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v5i1.26960

Abstract

Peternakan memiliki peran penting dalam pembangunan ekonomi Indonesia, khususnya dalam penyediaan protein hewani dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Namun, masih banyak peternak yang belum memahami pentingnya nutrisi pakan berkualitas sehingga produktivitas ternak belum optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak melalui sosialisasi nutrisi pakan ternak berkualitas. Pengabdian dilaksanakan pada Kelompok Ternak “Tri Mulyo” Desa Tenggur, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung dengan peserta sebanyak 25 orang. Metode yang digunakan meliputi pre-test, penyampaian materi, diskusi interaktif, dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peternak mengenai konsep dasar nutrisi pakan, kebutuhan protein, energi, mineral, serta teknik penyediaan pakan berbasis lokal. Rata-rata nilai pre-test sebesar 6,52 meningkat menjadi 6,92 pada post-test, dengan peningkatan rata-rata 0,40 poin. Walaupun peningkatan tidak terlalu besar, hasil ini tetap menunjukkan adanya pengaruh positif dari sosialisasi yang diberikan. Kegiatan ini memberikan dampak nyata dalam meningkatkan pemahaman peternak terhadap nutrisi pakan dan diharapkan dapat mendorong penerapan teknologi pakan sederhana secara berkelanjutan.
Digitalisasi Promosai dan Penguatan Identitas Visual Produk Sebagai Strategi Pengembangan UMKM di Desa Ngablak Niken Nuralifvah; Fitria Nur Kholidah; Nelly Rizka Tri Wulandari; Amanda Nurrizka Azzahrani; Moh. Dio Alif Utama; Lavina Zahra Yulianto; Deril Faradila Ananta; Mira Layyinnaturrosyida; Muhammad Ilham Firdaus; Fatma Puri Sayekti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 5 No 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v5i1.27000

Abstract

Di era digitalisasi ini, para pelaku UMKM kurang beradaptasi dengan perkembangan teknologi, sehingga pemanfaatan teknologi digital untuk keberlangsungan bisnis mereka masih rendah. Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan UMKM di Desa Ngablak dalam aspek desain visual dan pemasaran digital guna meningkatkan penjualan dan jangkauan pasar yang lebih luas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Participatory Action Research (PAR) dengan tiga tahapan yakni tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelaku UMKM yang menjadi sasaran dalam kegiatan ini adalah pemilik UMKM tahu, jamu, dan sablon. Kegiatan pengabdian yang dilakukan melibatkan partisipasi tim pengabdian dan pelaku UMKM yang mencakup penguatan desain visual, pendaftaran lokasi usaha pada Google Maps, serta pembuatan dan publikasi video promosi di media sosial. Hasil dari pengabdian ini adalah meningkatnya aspek visual produk serta visibilitas dan aksesibilitas UMKM di desa Ngablak yang mampu meningkatkatkan daya tarik produk, mendukung keberlanjutan usaha secara lebih optimal, dan memperkuat daya saing produk lokal di tengah kondisi persaingan pasar.
Pelatihan Canva Untuk Meningkatkan Kompetensi Desain Digital Pemuda dan UMKM di Desa 3D Rusmanto, Didik Eko; Eswono, Erixzen Shena Putra; Rofi’ah, Zahrotur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 5 No 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v5i1.27101

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut pemuda dan pelaku UMKM untuk mampu beradaptasi dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi dan pemasaran, namun keterbatasan keterampilan desain grafis masih menjadi kendala utama dalam meningkatkan daya saing produk lokal. kegiatan Pengabdian Masyarakat dapat dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi desain digital pemuda dan UMKM di Desa 3D melalui pelatihan aplikasi Canva. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, penyusunan modul pelatihan, pelaksanaan workshop Canva, pendampingan praktik, serta evaluasi melalui latihan membuat desain dengan canva. Data dikumpulkan menggunakan observasi, wawancara, tes keterampilan, dan dokumentasi hasil karya peserta. Luaran yang diharapkan dari kegiatan ini untuk meningkatkan keterampilan peserta dalam membuat desain digital secara mandiri dengan aplikasi canva, tersedia konten promosi produk UMKM berbasis Digital, serta terbentuk ekosistem kolaborasi pemuda sebagai motor penggerak digitalisasi desa. kegiatan ini dapat mendukung transformasi digital di tingkat lokal dan mendorong peningkatan daya saing UMKM di era ekonomi kreatif.  

Page 9 of 11 | Total Record : 104