cover
Contact Name
Anita Nurgufriani
Contact Email
jurnalbahasatsb@gmail.com
Phone
+6285338894705
Journal Mail Official
jurnalbahasatsb@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pendidikan Taman Siswa No. 1 Palibelo, Bima, NTB 84173
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Published by STKIP Taman Siswa Bima
ISSN : 20880316     EISSN : 26850133     DOI : https://doi.org/10.37630/jpb
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Bahasa STKIP Taman Siswa Bima, terbit 2 kali setahun dengan edisi Januari–Juni dan Juli-Desember. Jurnal ini merupakan wadah bagi pegiat pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. Redaksi menerima artikel dan laporan penelitian mengenai inovasi dan perkembangan dalam pendidikan bahasa dan sastra Indonesia, seperti: Pendidikan bahasa Indonesia; Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA); Pengajaran dan pembelajaran; Bahasa dalam pendidikan; Linguistik; Pengembangan kurikulum bahasa; Tes bahasa; Sastra dalam dunia pendidikan dan pengajarannya.
Articles 256 Documents
Transformasi Digital dalam Pendidikan Bahasa Inggris Bagi Mahasiswa Pariwisata Ni Nyoman Nidya Trianingrum; Ni Made Ernila Junipisa
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v16i2.4499

Abstract

Transformasi digital telah mengubah pendekatan pembelajaran Bahasa Inggris dalam pendidikan vokasi pariwisata, tidak hanya untuk meningkatkan kompetensi komunikasi mahasiswa tetapi juga untuk memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk transformasi digital dalam pembelajaran Bahasa Inggris, menganalisis pengaruhnya terhadap kemampuan komunikasi mahasiswa, serta mengkaji kontribusinya terhadap pemahaman pariwisata berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain sequential explanatory. Responden terdiri atas 25 instruktur Bahasa Inggris dan 135 mahasiswa pariwisata di Bali. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, wawancara mendalam, serta pre-test dan post-test, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital diwujudkan melalui penggunaan Learning Management System (LMS), platform konferensi video, media kolaboratif digital, dan multimedia interaktif berbasis simulasi. Pemanfaatan Google Classroom, Padlet, Quizizz, Zoom, dan video simulasi terbukti meningkatkan motivasi, partisipasi, dan kemampuan komunikasi mahasiswa. Nilai rata-rata meningkat dari 62,3 pada pre-test menjadi 82,6 pada post-test. Selain itu, pembelajaran berbasis digital juga meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai green tourism, pelestarian budaya lokal, dan community-based tourism. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi digital efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Inggris sekaligus mendukung pengembangan kompetensi pariwisata berkelanjutan.
Makna Ideasional pada Teks Video YouTube Guru Gembul “Cara Mengukur Kadar Intelektualitas Seseorang”: Analisis Linguistik Fungsional Sistemik Nissa Media Utami; Muhammad Aceng Tata; Rizzaldy Satria Wiwaha
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v16i2.4669

Abstract

Bahasa dipandang sebagai sistem semiotik sosial yang memiliki tiga fungsi utama, yaitu fungsi ideasional, fungsi interpersonal, dan fungsi tekstual. Fungsi ideasional berkaitan dengan kemampuan bahasa untuk merepresentasikan pengalaman manusia, baik pengalaman yang bersifat fisik, mental, maupun sosial. Penelitian ini bermaksud mengetahui makna ideasional serta maksud yang terkandung dalam teks video yang berjudul cara mengukur kadar intelektualitas seseorang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk menganalisis makna ideasional dengan teknik pengumpulan data pustaka. Peneliti mengacu kepada teori yang dikemukakan oleh M.A.K Halliday yaitu Linguistik Fungsional Sistemik (LSF) berkaitan dengan makna ideasional. Terdapat enam jenis proses yaitu proses material, proses mental, proses verbal, proses perilaku, proses relasional dan proses eksistensial. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa guru gembul lebih banyak menggunakan proses material dan proses mental. Penggunaan gaya bahasa menunjukkan strategi komunikasi yang argumentatif, retoris, dan reflektif untuk menyampaikan gagasan mengenai intelektualitas. Perpaduan tersebut membuat penyampaian materi menjadi lebih komunikatif, menarik, serta mendukung penyampaian makna ideasional dalam konten video.
Strategi dan Fungsi Ketidaksantunan Berbahasa Netizen dalam Kolom Komentar TikTok @Willie Salim: Kajian Pragmatik Novia Lathifani Zharfan; Lukman Hakim; Meris Gusmahvida; Agus Lukmanul Khakim
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v16i2.4696

Abstract

TikTok merupakan media sosial yang berfungsi tidak hanya sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai ruang interaksi digital yang membentuk berbagai praktik komunikasi pengguna. Akun @WillieSalim, yang dikenal karena berbagi konten dan tantangan belanja, sering memicu berbagai reaksi dari pengguna internet, termasuk komentar kasar dalam bahasa mereka. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi bahasa tidak sopan yang digunakan oleh pengguna internet di bagian komentar akun TikTok @WillieSalim dan untuk menjelaskan alasan atau motif di balik penggunaan ketidaksopanan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatis, khususnya menerapkan teori ketidaksopanan Culpeper dari tahun 1996 dan 2011. Data terdiri dari kata, frasa, atau kalimat yang menunjukkan kurangnya kesopanan, yang diambil dari bagian komentar video paling populer dari tahun 2025 hingga 2026. Temuan penelitian mengungkapkan lima strategi ketidaksopanan: ketidaksopanan langsung (disebut sebagai ketidaksopanan), ketidaksopanan sopan positif, ketidaksopanan sopan negatif, sarkasme atau ejekan kesopanan, dan menahan kesopanan. Strategi dari penggunaan sarkasme dan kekasaran positif telah menjadi pendekatan yang paling umum, didorong oleh alasan seperti refleksi sosial, keraguan tentang keaslian konten, dan pelepasan emosi.
Alih Kode antara Bahasa Arab, Bahasa Indonesia dan Dialek Daerah dalam Interaksi Santri di Lingkungan Pesantren Ulayya Dhiya Ulhaq; Vina Latifah; Ade Nandang; Izzuddin Musthafa
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v16i2.4731

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk, faktor penyebab, dan fungsi alih kode antara bahasa Arab, bahasa Indonesia, dan dialek daerah dalam interaksi santri di lingkungan pesantren. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sumber data berupa tuturan santri yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan Teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi santri berlangsung dalam situasi multilingual yang memunculkan alih kode Indonesia–Arab, Arab–Indonesia, Indonesia–dialek daerah, dan Arab–dialek daerah, baik secara situasional maupun metaforis. Alih kode dipengaruhi oleh lawan tutur, situasi komunikasi, topik pembicaraan, kemampuan berbahasa, identitas sosial, kebijakan bahasa pesantren, dan lingkungan multilingual. Secara linguistik, alih kode berfungsi sebagai strategi adaptasi komunikasi untuk menyesuaikan konteks tutur, memperjelas makna, memperkuat solidaritas kelompok, menegaskan identitas kesantrian, serta mendukung pembelajaran bahasa Arab. Temuan ini menunjukkan bahwa alih kode merupakan praktik kebahasaan yang berperan penting dalam membangun efektivitas komunikasi dan dinamika sosial di lingkungan pesantren.
Rekonstruksi Etika Berbahasa Indonesia Berbasis Kearifan Lokal: Tinjauan Literatur Integratif pada Komunitas Adat di Nusantara Fridolin Vrosansen Borolla; Sumarah Suryaningrum; Theofilia E. Leunupun; Salsa Bugis
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v16i2.4792

Abstract

Penelitian ini mengkaji dialektika kearifan lokal dan etika berbahasa Indonesia di tengah pergeseran bahasa pada masyarakat adat. Menggunakan metode kualitatif integrative literature review dengan kerangka struktural fungsional Talcott Parsons (AGIL), kajian ini mensintesis dinamika kebahasaan di komunitas Baduy, Bali, dan Madura. Hasil menunjukkan bahwa masyarakat adat merespons hegemoni bahasa nasional bukan dengan resistensi, melainkan melalui strategi adaptasi sistemik: kedwibahasaan untuk mempertahankan kesantunan, tabu bahasa untuk harmoni ekologis, dan orkestrasi tokoh adat serta folklor untuk transmisi nilai antargenerasi. Temuan fundamental merekonstruksi konsep berbahasa “baik dan benar” dari kepatuhan gramatikal semata menjadi ketepatan kontekstual dan kesantunan moral. Kearifan lokal bertransformasi menjadi fondasi etika yang memperkaya bahasa Indonesia, mengubahnya dari alat asimilasi menjadi medium ekspresi identitas yang mulia. Implikasinya, kebijakan pedagogis harus mengintegrasikan leksikon kebudayaan dan tradisi lisan ke dalam pendidikan karakter, memastikan generasi penerus tidak hanya kompeten secara linguistik, tetapi juga berakar kuat pada identitas kebangsaan.
Prototipe kata “Senjata” pada Masyarakat Kota Kendari: Tinjauan Semantik Kognitif Sahur Saerudin; Nurjannah Nurjannah
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v16i2.4799

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena kebahasaan mengenai semantik prototipe pada kata senjata. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh subjektivitas masyarakat Kendari dalam dalam mengungkapkan kata senjata berdasarkan konsep yang ada dalam benaknya. Metode penelitian ini melalui pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif yang dilaksanakan melalui tahap pengumpulan data, analisis data, dan penyajian hasil analisis data. Data didapatkan melalui kuisoner yang memuat sepuluh variabel tentang konsep senjata. Data tersebut kemudian dianalisis dengan memanfaatkan kajian semantik prototipe. Data yang telah dianalisis selanjutnya disajikan dengan menggunakan metode formal dan informal. Berdasarkan hasil analisis data, penulis menemukan beberapa prototipe yang dapat digunakan untuk mengkategorikan sesuatu sebagai senjata. pengkategorian itu dibagi menjadi dua variabel yaitu variabel alat dan variabel fungsi. Fungsi yang dimaksud disini terbagi dua yaitu untuk melindungi dan untuk melukai. Jawaban responden menujukan bahwa variabel untuk melindung yang paling berpengaruh dalam pengkategorian senjata. Dengan demikian, sesuatu dikategorikan sebagai senjata apabila fungsinya untuk melidungi diri dari segala sesuatu yang dapat membahayakan diri.

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 15 No 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 15 No. 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 15 No 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 15 No. 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 14 No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 14 No. 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 13 No. 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 13 No 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 13 No. 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 12 No. 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 12 No 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 12 No. 1 (2022): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 12 No 1 (2022): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 11 No. 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 11 No 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 11 No 1 (2021): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 11 No. 1 (2021): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 10 No. 2 (2020): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 10 No 2 (2020): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 10 No. 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 10 No 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 9 No. 2 (2019): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 9 No 2 (2019): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 9 No. 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 9 No 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 8 No. 2 (2018): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 8 No 2 (2018): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 8 No. 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 8 No 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 7 No. 2 (2017): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 7 No 2 (2017): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 7 No. 1 (2017): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol 7 No 1 (2017): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA More Issue