cover
Contact Name
Syafriani
Contact Email
syafrianifani@gmail.com
Phone
+6281276299789
Journal Mail Official
syafrianifani@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang Kota, Kampar
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Medika: Medika
ISSN : -     EISSN : 29857295     DOI : https://doi.org/10.31004/t6azja17
Core Subject : Health,
Jurnal Medika: Medika adalah jurnal yang mempublikasikan hasil pengabdian masyarakat bidang kesehatan. Jurnal pengabdian masyarakat Medika di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlwan Tuanku Tambusai. Jurnal ini berisikan artikel berkenaan dengan hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan. Jurnal Medika ini terbit dua kali selama setahun pada bulan Januari dan Juni. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan ide maupun gagasan hasil dari penelitian dan pengabdian itu sendiri. Jurnal Medika adalah jurnal nasional dengan E-ISSN: 2985-7295. Jurnal Medika mempublikasikan artikel hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dengan terbitan sebanyak 2 nomor dalam setahun.
Articles 64 Documents
Search results for , issue "in progres" : 64 Documents clear
Penerapan Smart Computer Vision untuk Deteksi Alat Pelindung Diri di Tempat Pembuangan Akhir Sampah Prayitno, Prayitno; Wiktasari, Wiktasari; Pernanda, Suko Tyas; Rizal, Aminuddin; Sunardi, Sunardi
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/r8jkzd21

Abstract

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) merupakan lingkungan kerja dengan risiko tinggi terhadap kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Rendahnya kepatuhan pekerja dalam menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) menjadi salah satu faktor utama yang meningkatkan risiko kecelakaan. Pengawasan manual yang dilakukan selama ini terbukti kurang efektif karena keterbatasan tenaga pengawas dan luasnya area kerja. Pengabdian ini mengusulkan penerapan sistem APDWatch berbasis Smart Computer Vision yang mengintegrasikan model deteksi objek YOLOv8m dan model klasifikasi multi-output VGG16 untuk mendeteksi penggunaan APD secara otomatis. Sistem ini mampu memberikan notifikasi real-time kepada pengawas ketika ditemukan pelanggaran penggunaan APD. Hasil evaluasi menunjukkan nilai mAP@50 sebesar 0,9514 untuk YOLOv8m dan rata-rata F1-score 0,8927 pada atribut helm, rompi, dan sepatu menggunakan VGG16. Implementasi sistem pada perangkat IoT berbasis Raspberry Pi dengan kamera menunjukkan kemampuan berjalan secara real-time dengan latensi kurang dari 2 detik. Program pengabdian ini dilaksanakan di CV Berkah Jaya Mandiri Semarang dengan luaran berupa aplikasi web monitoring, artikel ilmiah, dan HKI hak cipta aplikasi. Penerapan sistem ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pekerja tentang pentingnya penggunaan APD serta mengurangi angka kecelakaan kerja di sektor pengelolaan sampah.
Improving Tuna Chili Product Quality at KWT Larasati through Food Safety Education Febrianti, Riska Ayu; Mujayanah, Ani Rosa Putri Ayu; Segara, Akbar Pandu; Narulita, Erlia; Neliana, Intan Ria; Dliyauddin, Moh
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/smsftw11

Abstract

Food safety is a crucial aspect of small-scale processed food production, particularly for fish-based products such as tuna chili sauce, which are highly susceptible to contamination and quality deterioration. This community service program aimed to improve the knowledge and awareness of members of Kelompok Wanita Tani (KWT) Larasati regarding the application of food safety principles in tuna chili sauce production. The program was conducted in 2025 at the KWT Larasati production site using an educational and participatory approach, including food safety counseling, interactive discussions, and on-site mentoring and observation. The effectiveness of the program was evaluated using pre-test and post-test instruments to assess changes in participants’ knowledge levels, as well as an observation checklist based on Good Manufacturing Practices for small and micro food enterprises (Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik/CPPOB) to evaluate hygiene and sanitation practices. Data were analyzed using descriptive quantitative methods by comparing mean pre-test and post-test scores, and qualitative descriptive analysis of field observations. The results showed a substantial increase in the average food safety knowledge score from 48 to 85 after the educational intervention. Initial improvements were also observed in several food safety practices, including workers’ personal hygiene, equipment cleanliness, production flow arrangement to reduce the risk of cross-contamination, and the completeness of basic product labeling information. Although the implementation of food safety principles has not yet been fully consistent, this program proved effective as an initial step in enhancing food safety awareness and encouraging improvements in production practices. This community service program is expected to serve as a foundation for strengthening the sustainable implementation of CPPOB to improve the quality, safety, and competitiveness of tuna chili products in small-scale food enterprises.
Penerapan Teknik Cawan Tuang dan Sebar Dalam Pemeriksaan Enterobacteriaceae pada Pasien Diare Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Diagnosis Laboratorium Hasfika, Essydhea; Prihatiningsih, Diah; Abadi, Moh. Fairuz
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/wyt38555

Abstract

Diare masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang signifikan dan salah satu penyebab utamanya adalah infeksi bakteri dari famili Enterobacteriaceae. Pemeriksaan mikrobiologi melalui metode kultur merupakan langkah penting dalam mendukung diagnosis dan pengendalian penyakit diare. Kegiatan ini bertujuan untuk membandingkan jumlah Enterobacteriaceae pada sampel feses penderita diare menggunakan teknik cawan tuang (pour plate) dan cawan sebar (spread plate). Kegiatan ini menggunakan desain eksperimental laboratoris dengan pendekatan komparatif terhadap 16 sampel feses penderita indikasi diare yang dianalisis di laboratorium. Data diperoleh melalui penghitungan jumlah koloni bakteri dalam satuan CFU/gram, kemudian dianalisis secara deskriptif dan statistik menggunakan uji Shapiro–Wilk dan uji Wilcoxon Signed-Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode cawan tuang menghasilkan rata-rata jumlah Enterobacteriaceae yang lebih tinggi dan lebih homogen dibandingkan metode cawan sebar. Temuan ini menunjukkan bahwa metode cawan tuang lebih efektif dalam menghitung total populasi Enterobacteriaceae pada sampel feses penderita diare, sedngkan metode cawan sebar lebih sesuai untuk pengamatan morfologi koloni permukaan. Disarankan untuk melibatkan jumlah sampel yang lebih besar dan beragam guna meningkatkan validitas serta generalisasi hasil penelitian.
Merawat Alam, Menyelamatkan Manusia: Pengabdian dan Refleksi Spiritual-Ekologis atas Bencana Banjir Bandang aceh 26 November 2025 Mardhiah, Ainal; Tabroni‬ , Imam; Nur, Hasan Basri M.; Umareni, Umareni; Prihandini, Zila Muzdalifah; Hunainah, Hunainah
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/xsrnqq95

Abstract

Banjir bandang Aceh 26 November 2025 tidak hanya menelan korban jiwa dan harta benda, tetapi juga mengungkap problematika mendalam tentang kerusakan lingkungan akibat ulah manusia yang berbuah petaka bagi masyarakat hilir. Metode pengabdian ini menggunakan metode observasi partisipatif, wawancara mendalam, dokumentasi, dan refleksi reflektif-spiritual selama tiga belas kali perjalanan ke tujuh kabupaten terdampak sejak 27 November 2025 hingga waktu penulisan. Hasil menunjukkan empat temuan utama. Pertama, kayu gelondongan bernomor dan bernama di Pidie Jaya, Aceh Utara, dan Aceh Tamiang menjadi bukti illegal logging terorganisir penyebab utama bencana. Kedua, gunung-gunung di Aceh Tengah dan Bener Meriah mengalami keretakan struktural dengan longsor susulan tanpa hujan akibat deforestasi dan pertambangan emas di daerah aliran sungai. Ketiga, sebanyak 563 jiwa meninggal, 22 desa lenyap, dan 91.665 korban mengungsi dalam kondisi rentan dengan ancaman pelecehan seksual di tenda-tenda pengungsian. Keempat, ironi kebijakan terjadi ketika korban diancam hukuman memanfaatkan kayu banjir sementara pelaku perusak hutan bebas tanpa sanksi. Kesimpulan  menegaskan bahwa bencana ini adalah buah dari hilangnya amanah dalam pengelolaan lingkungan dan perlindungan rakyat. Saran adanya advokasi kebijakan penegakan hukum berkeadilan, kerjasama perguruan tinggi-pemerintah-masyarakat untuk pemanfaatan material bencana secara ekonomis, pendampingan psikososial berbasis spiritual, dan dorongan moratorium pembukaan lahan serta restorasi ekosistem hulu.
Optimalisasi Kesehatan Lansia melalui Edukasi Gizi dan Pemeriksaan Tekanan Darah serta Kadar Gula Darah di Desa Serambi Indah Kota Langsa Lina, Lina; Harahap, Meliani Sukmadewi; Keumalahayati, Keumalahayati; Helmi, Alfian; Khaira, Nuswatul; Hasnani, Fenti; Supriyanti, Supriyanti
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/fqvpr020

Abstract

Pemenuhan asupan nutrisi seimbang pada lansia merupakan faktor penting dalam mencegah penyakit degeneratif dan memperlambat penurunan fungsi fisiologis akibat proses penuaan. Lansia membutuhkan pola makan yang sesuai dengan kebutuhan tubuh serta pemantauan kesehatan secara rutin untuk menjaga kualitas hidup dan mencegah komplikasi penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes mellitus. Oleh karena itu, diperlukan upaya promotif dan preventif melalui kegiatan edukasi dan pemeriksaan kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan serta kemandirian lansia dalam mengelola kesehatannya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran lansia dalam memenuhi kebutuhan gizi serta mengontrol tekanan darah dan kadar gula darah di Desa Serambi Indah, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif melalui edukasi gizi menggunakan media leaflet dan penyuluhan interaktif, serta pemeriksaan tekanan darah (TD) dan kadar gula darah (KGD) sebagai bentuk skrining kesehatan. Peserta kegiatan berjumlah 70 orang lansia. Evaluasi dilakukan melalui pengisian kuesioner pengetahuan dan pencatatan hasil pemeriksaan kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta (100%) memiliki tingkat pengetahuan yang baik setelah mengikuti edukasi. Pemeriksaan tekanan darah menunjukkan mayoritas peserta berada pada kategori normal sebanyak 43 orang (61,43%), sementara pemeriksaan kadar gula darah menunjukkan mayoritas juga berada pada kategori normal sebanyak 48 orang (68,57%). Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan lansia serta memberikan gambaran kondisi kesehatan mereka secara langsung.
Edukasi kesehatan untuk Meningkatkan Kenyamanan dan Mengurangi Resiko Kesehatan Selama Penerbangan Fresia, Sinta; Ambarwati, Dwi; Wulandari, Nur Afni
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/2s3tyf57

Abstract

The number of Umrah pilgrims from Indonesia is increasing every year. Long-haul flights to Saudi Arabia with a duration of 9–12 hours can pose a risk of various health problems for Umrah pilgrims, such as Deep Vein Thrombosis (DVT), dehydration, Jet Lag, Respiratory Tract Infections (ARI), and fatigue. Lack of knowledge regarding preventive measures and healthy behaviors during long-haul flights on airplanes can increase health risks and disease complications. The results of the assessment of the level of knowledge before being given health education regarding aviation health were for 40 respondents in the Qathunnadaa Islamic study group Umrah pilgrims, obtained that the majority of respondents had a good level of knowledge, namely 17 people (42.5%). Respondents with a moderate level of knowledge numbered 15 people (37.5%), while respondents with a low level of knowledge numbered 8 people (20%). The method of community service activities starts from preparation, implementation of counseling with interactive lectures, demonstrations of stretching exercises during the plane, discussions, distribution of booklets and educational videos, mentoring and evaluation (pre-test-post-test) and reporting on program sustainability. After being given Health Education on the topic of aviation health, there was an increase in the level of knowledge to good for 30 people (75%) and a moderate level of knowledge for 10 people (25%). Thus, this community service program is expected to increase the congregation's understanding of the importance of maintaining health and minimizing health risks, especially during airplane flights.
Pelatihan dan Pendampingan Pemanfaatan Biopestisida Metil Eugenol Bagi Petani Lombok di Kampung Walma Distrik Skanto Keerom Papua Suhartawan, Bambang; Syarifuddin, Syarifuddin; Taba, Herman HI Tjolleng; Tanwir, Tanwir; Mugiati, Mugiati; Daawia, Daawia; Sufaati, Supeni
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/chgvh445

Abstract

Fruit flies are the main pests causing decreased productivity of horticultural crops in Walma Village, Skanto District, Keerom Regency. This pest attack causes significant economic losses for local farmers with fruit damage rates reaching 40-60%. This community service activity aims to increase farmers' knowledge and skills in utilizing methyl eugenol pheromones as environmentally friendly biopesticides to control fruit flies. Implementation methods include counseling on fruit fly biology and pheromone mechanisms, training on making pheromone traps using local materials, demonstration of trap installation in fields, and continuous assistance during three months of planting season. This activity involved 35 farmers from Walma Village who own horticultural land. The results showed an increase in farmers' knowledge by 78% from pre-test to post-test, successful installation of 140 pheromone trap units in 15 hectares of land, reduction in fruit fly attack rates from 45% to 18%, and increase in harvest yields by 35-42%. Farmers also showed high enthusiasm with commitment to continue using this biopesticide. This activity makes a real contribution to increasing sustainable agricultural productivity and reducing chemical pesticide use in Papua region, specifically Keerom Regency.
Peningkatan Pengetahuan Gizi, Keterampilan Pengolahan Makanan dan Pemberdayaan Keluarga Stunting di Desa Bi’ih Mahpolah, Mahpolah; Mahdalena, Mahdalena; Aprianti, Aprianti; Rahman, Muhammad Fadhil; Sholehah, Laila
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/a1esxw89

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta produktivitas jangka panjang, dan masih menjadi tantangan utama di Indonesia, termasuk di Desa Bi’ih yang mencatat prevalensi 36,1%, lebih tinggi dibandingkan angka kabupaten, provinsi, maupun nasional. Kondisi ini dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan gizi keluarga, ketahanan pangan yang kurang optimal, serta keterbatasan akses pangan bergizi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas keluarga balita stunting melalui edukasi gizi, pelatihan pengolahan makanan berbasis pangan lokal, serta pemberdayaan keluarga dalam budidaya sayuran hidroponik sebagai strategi ketahanan pangan. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan interaktif, demonstrasi praktik pengolahan pangan sehat, pelatihan budidaya hidroponik, pendampingan, dan monitoring. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta, ditunjukkan oleh kenaikan skor pretest–posttest dari 28% menjadi 92%, serta keberhasilan keluarga dalam mengoperasikan, memanen, dan melakukan penanaman ulang hidroponik secara mandiri. Program ini juga memperkuat kolaborasi antara pemerintah desa, kader kesehatan, dan keluarga balita dalam upaya pencegahan stunting. Secara keseluruhan, intervensi ini efektif dalam meningkatkan literasi gizi, praktik produksi pangan rumah tangga, serta ketahanan pangan keluarga, sehingga berpotensi menjadi model pemberdayaan berkelanjutan dalam percepatan penurunan stunting di tingkat desa.
Gambaran Pengetahuan, Sikap, serta Upaya Pencegahan TB Masyarakat di Tiga Puskesmas Kota Palu Yuliet, Yuliet; Patala, Recky; Sinta, Sinta; R, Sitti Khadijah; Arif, Aditya Ariwinardi; Hidayat, Chairunisah; Susilawati, Ni Made; Hardi, Hardi
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/avz1tm83

Abstract

Tuberkulosis (TB) hingga kini masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat. Gambaran mengenai tingkat pengetahuan, sikap dan upaya pencegahan masyarakat menjadi langkah penting untuk memperkuat edukasi serta intervensi di layanan kesehatan primer. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di tiga puskesmas di Kota Palu, yaitu Bulili,  Mabelopura dan Kamonji. Kegiatan dilakukan melalui edukasi tentang TB serta penyebaran kuesioner untuk menggali pengetahuan, sikap dan upaya pencegahan TB, sekaligus  mengidentifikasi karakteristik responden. Sebanyak 102 orang berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hasilnya menunjukkan bahwa 61,8% responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik, 33,3% cukup, dan 4,9% masih kurang. Responden sebanyak 51,0% menunjukkan sikap positif terhadap pencegahan TB, sementara 49,0% masih menunjukkan sikap yang kurang mendukung. Untuk upaya pencegahan, 59,8%  berada pada kategori baik, 38,2%  cukup, dan 2% kurang. Hasil ini menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar masyarakat sudah memiliki pengetahuan dan upaya pencegahan yang cukup baik, penguatan edukasi tetap perlu dilakukan secara berkelanjutan. Upaya ini penting untuk membentuk sikap yang lebih positif dan mendorong konsistensi perilaku pencegahan, sehingga pemutusan rantai penularan TB dapat berjalan lebih optimal.
Penguatan Identitas Karier Siswa SMK di Era Digital melalui Pendekatan Career Construction Theory: Program Pengabdian Berbasis Pelatihan Reflektif Sahin, Arif; Wulandari, Wenny; Rahmawan, Wise; Fathurrahman, Farouq; Salsabila, Salma Syahidah; Aprilia, Zahwa; Mubarak, Muh. Azhar
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ms1krd27

Abstract

Perubahan dunia kerja di era digital yang semakin dinamis dan tidak linier menuntut siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki identitas karier yang jelas dan adaptif. Namun, banyak siswa masih mengalami kebingungan, ketidakpastian, dan kecemasan dalam menentukan arah karier setelah lulus. Hal ini menunjukkan bahwa layanan karier di sekolah belum sepenuhnya memfasilitasi proses refleksi diri dan konstruksi makna karier secara personal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui pelatihan kelompok secara luring di SMK Multicomp Depok dengan melibatkan siswa SMK sebagai peserta. Pelatihan menggunakan pendekatan reflektif-partisipatif berbasis naratif yang memfasilitasi siswa untuk mengeksplorasi nilai hidup, pengalaman bermakna, serta menyusun narasi karier pribadi. Kegiatan dilakukan melalui pemaparan materi menggunakan media PowerPoint, penggunaan lembar kerja reflektif, serta diskusi dan refleksi terbimbing. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan mampu meningkatkan pemahaman siswa mengenai makna karier, memperjelas arah karier, serta memperkuat kesiapan psikologis dalam menghadapi transisi dari sekolah ke dunia kerja di era digital. Siswa juga menunjukkan perubahan cara pandang terhadap karier dari yang semula bersifat sempit dan eksternal menjadi lebih reflektif, personal, dan adaptif. Pelatihan penguatan identitas karier berbasis Career Construction Theory terbukti relevan dan aplikatif sebagai model layanan karier dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat serta berpotensi menjadi alternatif pengembangan layanan bimbingan karier di SMK yang lebih reflektif, partisipatif, dan berkelanjutan.