cover
Contact Name
Syafriani
Contact Email
syafrianifani@gmail.com
Phone
+6281276299789
Journal Mail Official
syafrianifani@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang Kota, Kampar
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Medika: Medika
ISSN : -     EISSN : 29857295     DOI : https://doi.org/10.31004/t6azja17
Core Subject : Health,
Jurnal Medika: Medika adalah jurnal yang mempublikasikan hasil pengabdian masyarakat bidang kesehatan. Jurnal pengabdian masyarakat Medika di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlwan Tuanku Tambusai. Jurnal ini berisikan artikel berkenaan dengan hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan. Jurnal Medika ini terbit dua kali selama setahun pada bulan Januari dan Juni. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan ide maupun gagasan hasil dari penelitian dan pengabdian itu sendiri. Jurnal Medika adalah jurnal nasional dengan E-ISSN: 2985-7295. Jurnal Medika mempublikasikan artikel hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dengan terbitan sebanyak 2 nomor dalam setahun.
Articles 608 Documents
Strategi Marketing Kreatif untuk UMKM Tempe: Dari Branding ke Cuan Maksimal H, Nava Wardatul H; A, Rini Pujji; Ulum, Misbahul; L, Dewi Ayu; Y, Nike Indah; R, Aliya Kurnia; Anisa, Anisa; S, Moh Akbar; W, Dafit Firman; Nuristasari, Nuristasari; B, Arina Sabila; J, Azzahrotul; P, Aiko Sakina; R, Emilda; Qonita, Ana
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/7w4rvr90

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam pembangunan perekonomian Indonesia, khususnya dalam menyerap tenaga kerja dan mendukung pertumbuhan PDB. Didesa Kejawan, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso terdapat potensi ekonomi lokal dari produksi tempe, namun belum berkembang optimal karena bergantung pada strategi pemasaran konvensional. Kurangnya pemahaman pelaku UMKM tentang pemasaran modern, literasi digital, dan cara mengenalkan produk menjadi kendala utama. Peneltian sebelumya menunjukkan bahwa program pengabdian sering kali kali hanya fokus pada pendekatan teknis tanpa integrasi menyeluruh terhadap penguatan identitas merek. Kegiaatan pengabdian ini bertujuan memberikan pendampingan pelaku strategi kepada UMKM tempe di Desa Kejawan dengaan fokus membangun idenntitas merek sederhana (seperti stempel atau label produk) dan memperkenalkan srategi pemaasaaraan digital. Program ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk dan memperluas jaringan pemasaran produk. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dan metode penelitian tindakan pastisipatif. Langkah-langkahnya meliputi wawancara, diskusi kelompok, perencangan logo, pembuatan akun media sosial, dan pendaftaran lokasi di Google Maps. Hasilnya menunjukkan bahwa program ini berjalan dengan baik, meningkatkan pemahaman UMKM tentang digital marketing dan branding, serta memberikan keterampilan baru dalam mendesain logo dan mengelola media sosial, yang diharapkan berdampak positif dan meningkatkan pendapatan. Kata kunci: UMKM Tempe, Branding, Digital Marketing
Pemberdayaan Masyarakat untuk Memenuhi Kebutuhan Air Bersih di Kampung Ifale Distrik Sentani Kabupaten Jayapura Suhartawan, Bambang; Alfons, Alfred B; Tanwir, Tanwir; Anggraeni, Dewi; Taba, Herman HI Tjolleng; Nuriah, Yuyun; Daawia, Daawia
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/13n41k92

Abstract

Community empowerment to meet clean water needs in Ifale Village, Sentani District, Jayapura Regency, is crucial given the declining water quality of Lake Sentani due to pollution. Despite having access to water sources, communities still rely on untreated water, leading to increased disease. This research aims to improve community access to clean water through the development of a local media-based filtration system. Methods used include community education, training, and advocacy to improve understanding and skills in water treatment. Results show a significant reduction in water quality parameters, such as turbidity and E. coli, as well as increased community awareness of the importance of water treatment. The formation of clean water management groups is a strategic step to ensure the program's sustainability. In conclusion, this program not only improves access to clean water but also empowers communities to manage water resources independently, enabling it to be implemented in other areas facing similar challenges.
Digitalisasi Produk-Produk UP2K di Kecamatan Telanaipura Kota Jambi Yuniarti , Yenny; Tialonawarmi , Feny; Sriayudha, Yayuk; Syukri , Adi Ikhsan; Olimsar, Fredy; Sudradjat, Abdi Dwiantara; Tama, Amri
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/f533qf43

Abstract

Pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia pada awal tahun 2020 menyebabkan peningkatan penggunaan internet yang sangat tinggi di Masyarakat umum maupun para pelaku usaha, baik usaha mikro, kecil, menengah hingga usaha yang telah mengglobal. Kemudahan yang diperoleh akibat terjadinya digitalisasi pemasaran yaitu Masyarakat dapat mencari berbagai kebutuhan secara online tanpa harus bersusah payah singgah dari satu toko ke toko yang lain secara tradisional, dalam waktu dua puluh empat jam penuh, dengan pilihan produk yang bervariasi dari berbagi pelaku usaha. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Telanaipura, produk yang dihasilkan UP2K yang ada di Kecamatan Telanaipura relatif banyak dan bervariasi, namun kendala pemasaran dan kemampuan memasarkan produk secara digital masih sangat rendah. Kegiatan PPM tidak hanya memberikan pemahaman dan pendampingan mengenai digitalisasi pemasaran produk kepada UMKM yang menjadi anggota UP2K di Kecamatan Telanaipura, namun juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri melalui kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Metode yang digunakan dalam PPM ini berupa ceramah, diskusi, pelatihan teknis dalam pembuatan akun dan pembuatan konten yang akan di posting di media sosial.
PKM Internasional: Skrining Dan Pemeriksaan Mata Pada Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Kuala Lumpur Malaysia Rakhman, Arief; Rimadhani, Marina; Nurmaulinda, Dessyta Sukma; Rindiastuti, Yuyun; Fatmariyanty, Susi; Damayanti, Nita; Supriyanto, Nugroho Agung
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/gcrras37

Abstract

Mata adalah organ vital dalam kehidupan manusia terutama bagi Pekerja Migran Indonesia di Malaysia yang sering menghadapi keterbatasan untuk akses ke fasilitas layanan kesehatan. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan oleh Program Studi Doktoral Fakultas Kedokteran Airlangga, Surabaya, Indonesia. Kesehatan mata dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti faktor usia, hipertensi, penyakit kardiovaskuler, tiroid dan diabetes mellitus yang memicu gangguan penglihatan bahkan dapat menyebabkan kebutaan.  Konseling mengungkapkan bahwa 90% PMI enggan berobat karena kendala biaya dan administrasi. Program ini menunjukkan bahwa sebesar 25,67% PMI yang hadir mengalami masalah kesehatan mata dan Sebagian besar 55,18% disebabkan oleh kelainan presbyopia, myopia, asthenopia. Sebanyak 27,59% kelainan akomodasi pada kedua bola mata, 24,14% kelainan rabun jauh dan 20,69% kelainan sindrom mata kering. Selain itu program PKM juga berhasil meningkatkan kesadaran dan pengetahuan PMI tentang pentingnya kesehatan mata dibuktikan dengan peningkatan persepsi positip dari 37,5% menjadi 73,5%.  Peserta juga memberikan umpan balik positip dan berharap kegiatan ini berkesinambungan. 
Pemberdayaan Diri Melalui Terapi Psikoreligius Dalam Mengurangi Kecemasan Jemaah Calon Haji Ikwan, Moch.; Setiawan, Arif Helmi; Bistara, Difran Nobel
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/0yyryz40

Abstract

The Hajj pilgrimage is a complex ritual that often causes anxiety in prospective pilgrims, which can impact mental health and the solemnity of worship. This community service program aims to reduce anxiety levels and empower prospective pilgrims through psychoreligious therapy in order to strengthen their mental and spiritual readiness. This activity uses a participatory approach involving 65 prospective pilgrims from KBIHU Bryan Makkah Surabaya, which is implemented through several stages, namely preparation and permits, socialization and participant recruitment, program implementation and individual mentoring, and evaluation and follow-up. The instrument used is the Zung Self-Rating Anxiety Scale (ZSAS) with pre-test and post-test measurements. The pre-test results showed that the majority of pilgrims were in the moderate (32.31%) and high (44.62%) anxiety categories. After the intervention, there was a significant decrease, with 41.54% of participants being categorized as not anxious, 47.69% in the mild anxiety category, 10.77% in the moderate anxiety category, and no participants were experiencing high anxiety. These findings indicate that strengthening psychological and spiritual aspects reduces anxiety, while broadening its application in the context of mental-spiritual preparation for prospective Hajj pilgrims. Thus, the self-empowerment program through dhikr-based psychoreligious therapy has proven effective in reducing anxiety and is recommended for continued implementation and expansion to other KBIHUs to help more prospective pilgrims prepare for the Hajj with greater calm, confidence, and reverence.
Sosialisasi Pemanfaatan Jagung Sebagai Pangan Lokal untuk Meningkatkan Gizi Anak Al-Qodri, Muhandri; Ariyani, Eka Vivin; Jannah, Raudhatul; Nirmala, Dhea; Maruddani, Raoda Tul Jannah; Zulfajri, Zulfajri
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sq3d3y34

Abstract

Jagung merupakan salah satu pangan lokal yang kaya karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral, sehingga berpotensi mendukung peningkatan status gizi anak. Namun, pemanfaatannya di masyarakat masih terbatas, terutama di wilayah yang lebih mengandalkan beras sebagai makanan pokok. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan jagung sebagai sumber pangan bergizi. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, demonstrasi pengolahan jagung, dan pendampingan partisipatif kepada warga di Desa Bakung Muaro Sebo Kabupaten Muaro Jambi. Pelaksanaan kegiatan dimulai dengan sosialisasi mengenai pentingnya gizi anak dan manfaat jagung bagi kesehatan. Tahap berikutnya adalah penyiapan lahan bersama warga, diikuti penanaman jagung sebagai upaya pemberdayaan dan kemandirian pangan. Setelah panen, masyarakat diberikan pelatihan pengolahan jagung menjadi berbagai menu sehat, salah satunya bubur jagung yang disajikan langsung kepada anak-anak sebagai contoh pemanfaatan. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pengamatan partisipasi warga, peningkatan pengetahuan, dan respon anak terhadap produk olahan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan gizi, keterampilan mengolah jagung, serta antusiasme anak dalam mengonsumsi olahan tersebut. Kegiatan ini membuktikan bahwa pemanfaatan jagung sebagai pangan lokal tidak hanya berperan dalam peningkatan gizi anak, tetapi juga mendukung ketahanan pangan berkelanjutan di tingkat desa.
Merdeka Bermain, Merdeka Belajar: Sosialisasi Loose Parts Sebagai Metode Paud Masa Kini Isnaini, Fatimah Noor; Tanto, Octavian Dwi; Kusuma, Wening Sekar
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/5c986q09

Abstract

The use of loose parts as a learning medium has emerged as an innovative approach in early childhood education, especially in contexts with limited access to conventional learning tools. Loose parts are natural or recycled objects readily found in children’s environments that can be creatively used to stimulate imagination, critical thinking, and cognitive development. However, field surveys in Ngawi revealed that most early childhood educatiors are not yet implementing loose parts in their teaching, despite having prior knowledge of of the concept. This community service program involved 24 early childhood educators from various regions in Ngawi and was conducted online through lectures, workshops, and evaluating using pre-tests and post-test. The results showed a significant increase in teacher’s understanding and awareness regarding the importance and practical use of loose parts in learning. Post-program feedback indicated that the participants were more confident and motivated to utilize surrounding materials in meaningful learning activities. This initiative is expected to inspire more creative and effective teaching practices in early childhood education.
Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu dalam Stimulasi Perkembangan Anak Berkebutuhan Khusus Melalui Structured Enviroment Ningsih, Kholifatul Novita; Mulyeni, Trisna; Kasirah , Irah; Hardiani, Wahyu; Meggy, Hendriano
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/kd55q625

Abstract

Anak usia dini merupakan individu dalam rentang usia 0–6 tahun yang sedang berada pada masaemas perkembangan (golden age), yaitu masa kritis dalam pembentukan struktur dan fungsi otak,perkembangan bahasa, emosi, sosial, dan keterampilan motorik (Irvan, 2020; Adatul’aisy, 2023;Magdalena et al, 2025). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkanpemahaman dan keterampilan kader Posyandu, guru PAUD, dan orang tua dalam memberikan stimulasiperkembangan kepada anak usia dini berkebutuhan khusus (ABK) melalui pendekatan structured environment.Masalah utama yang diidentifikasi adalah kurangnya pengetahuan dan keterlibatan dalam menciptakanlingkungan yang suportif dan adaptif bagi ABK di lingkungan Posyandu. Metode pelaksanaan terdiri atas tigatahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan inti mencakup pelatihan, penyusunan buku saku danmodul edukatif, serta pendampingan penerapan struktur lingkungan secara sederhana. Hasil dari pre-test danpost-test menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari 48,8% menjadi 86,3%. Selain itu, indikatorpemahaman terhadap structured environment, prinsip lingkungan suportif, dan karakteristik ABK mengalamipeningkatan signifikan. Peserta juga mampu merancang ruang stimulasi sederhana dan memahami pentingnyavisualisasi, rutinitas, dan zona aktivitas dalam mendukung tumbuh kembang anak. Evaluasi akhirmenunjukkan tingkat kepuasan peserta sangat tinggi. Program ini diharapkan menjadi model pemberdayaankomunitas yang dapat direplikasi di wilayah lain untuk mendukung inklusivitas layanan anak usia dini.
Penyuluhan Perlindungan Data Pribadi di Indonesia dan Malaysia di Shah Alam Malaysia Wahyudi; Febilita Wulan Sari; Hetty Hassanah; Sahat Maruli T. Situmeang; Musa Darwin Pane
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/3djh9v65

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Komputer Indonesia bertempat pada Fakulti Undang-Undang Universiti Teknologi MARA, Shah Alam, Selangor Malaysia. Penyuluhan hukum tentang perlindungan data pribadi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga privasi di era digital. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang regulasi perlindungan data pribadi di Indonesia dan Malaysia, serta mendorong pemahaman atas hak dan kewajiban individu maupun entitas dalam pengelolaan data. Dalam penyuluhan ini, metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi kasus. Materi mencakup landasan hukum, seperti Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi di Indonesia dan Personal Data Protection Act (PDPA) di Malaysia, serta implikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terkait isu perlindungan data pribadi, terutama dalam mengenali risiko penyalahgunaan data dan langkah preventif yang dapat dilakukan. Penyuluhan ini diharapkan menjadi pijakan awal untuk membangun budaya perlindungan data pribadi yang lebih kuat di masyarakat lintas negara.
Pelatihan Pengembangan Kapasitas Ibu- Ibu PKK Kelurahan Abepura untuk Mendukung Pembangunan Berkelanjutan Karim, Latif
Jurnal Medika: Medika Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/e5n3s862

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini membahas tentang pengembangan kapasitas Ibu-ibu PKK di Kelurahan Abepura untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Pengembangan kapasitas ini difokuskan pada pemberdayaan perempuan melalui peningkatan keterampilan ekonomi, pengetahuan pengelolaan lingkungan, kesehatan keluarga, dan peningkatan partisipasi dalam pengambilan keputusan. Melalui pendekatan partisipatif dan pelatihan yang terstruktur, Ibu-ibu PKK diharapkan dapat memainkan peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat di tingkat kelurahan. Hasil dari pelaksanaan program menunjukkan peningkatan keterampilan ekonomi, peningkatan kesadaran lingkungan, serta perubahan perilaku yang lebih sehat di kalangan peserta. Program ini juga berhasil meningkatkan partisipasi perempuan dalam kegiatan sosial dan pengambilan keputusan yang berhubungan dengan pembangunan. Program pemberdayaan ini memiliki potensi besar untuk mempercepat pencapaian pembangunan berkelanjutan di Kelurahan Abepura, dengan melibatkan perempuan sebagai agen perubahan yang membawa dampak positif bagi keluarga dan masyarakat.