cover
Contact Name
Rizal Furqan Ramadhan
Contact Email
admin@rizaniamedia.com
Phone
+6285257563813
Journal Mail Official
admin@rizaniamedia.com
Editorial Address
RT 10 RW 04 Desa Pucanganak Kecamatan Tugu Kabupaten Trenggalek
Location
Kab. trenggalek,
Jawa timur
INDONESIA
Khidmah Nusantara
ISSN : -     EISSN : 30476488     DOI : https://doi.org/10.69533
Core Subject : Social,
KHIDMAH NUSANTARA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (E-ISSN : 3047-6488) merupakan Jurnal nasional dengan akses terbuka yang menerbitkan artikel hasil penelitian di bidang Pengabdian Kepada Masyarakat. Ruang Lingkup Jurnal berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, agama, ekonomi, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan dan bidang pengabdian lainnya. Jurnal KHIDMAH NUSANTARA dikelola dan dipublikasikan oleh Rumah Jurnal RIZANIA MEDIA PRATAMA. Jurnal ini diterbitkan sebagai sarana dan wadah para dosen, ilmuan, peneliti maupun pakar bidang Pengabdian mempublikasikan hasil-hasil kegiatan pengabdian untuk menunjang Tugas dan Program Tri Dharma Perguruan Tinggi secara Umum. Jurnal KHIDMAH NUSANTARA terbit dua kali dalam setahun pada bulan Agustus dan Februari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2026): Februari 2026 (In Progress)" : 11 Documents clear
Perancangan Website Dan Pelatihan Pengelolaan Artikel Berita Untuk Meningkatkan School Branding Taman Kanak Suharto, Ririn Pratiwi; Arjo, Tri Ramadani; Maulidiyah, Fitrotul; Setiawan, Ardian Wahyu; Sekarsari, Putri; Suryanto, Bambang
Khidmah Nusantara Vol. 2 No. 2 (2026): Februari 2026 (In Progress)
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/hak3gk34

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di TK Plus Al Falah Pungging, Mojokerto, yang menghadapi kendala dalam penyebaran informasi dan school branding karena belum memiliki website resmi. Selama ini, sekolah hanya menggunakan blogspot sejak 2015 yang kurang optimal dalam mendokumentasikan profil, program, dan kegiatan sekolah. Untuk itu, program ini bertujuan merancang website sekolah yang profesional serta meningkatkan kapasitas guru dan staf dalam pengelolaan konten digital. Metode yang digunakan adalah model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) untuk pengembangan teknologi dan metode learning by doing dalam pelatihan penulisan artikel dan publikasi konten. Kegiatan meliputi analisis kebutuhan, perancangan website, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Hasilnya, website sekolah berhasil dibangun dan aktif digunakan, kemampuan literasi digital guru meningkat, jumlah artikel yang dipublikasikan bertambah, serta citra sekolah menjadi lebih positif. Survei kepuasan mitra menunjukkan 98% responden menyatakan “sangat setuju” terhadap seluruh indikator. Program ini tidak hanya menghasilkan luaran berupa website, tetapi juga memberikan dampak berkelanjutan dalam peningkatan kapasitas SDM, penguatan branding sekolah, dan kemitraan antara perguruan tinggi dan masyarakat.
Pelatihan Pengembangan Media Sosial Dan Strategi Promosi Usaha Kuliner Amor’s Kitchen Guna Meningkatkan Daya Beli Maulidiyah, Fitrotul; Suharto, Ririn Pratiwi; Hariyanto, Sugeng; Eltivia, Nurafni; Rahmawati, Rizka
Khidmah Nusantara Vol. 2 No. 2 (2026): Februari 2026 (In Progress)
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/s7y1pd11

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) ini dilaksanakan bersama mitra Amor’s Kitchen, sebuah usaha kuliner di Malang yang memproduksi donat, brownies, dan berbagai jenis camilan. Analisis situasi menunjukkan bahwa meskipun mitra menghasilkan produk berkualitas tinggi, mereka menghadapi keterbatasan dalam strategi promosi, khususnya dalam pemanfaatan media sosial. Program ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan partisipasi aktif mitra pada setiap tahap kegiatan. Tujuan program ini adalah untuk meningkatkan daya beli konsumen melalui pelatihan dan praktik langsung dalam pengembangan media sosial serta strategi promosi digital. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, pembuatan akun media sosial, pelatihan fotografi dan videografi produk, serta pendampingan dalam implementasi konten promosi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra kini telah memiliki akun media sosial aktif, mampu memproduksi foto dan video secara mandiri, serta mulai mendapatkan interaksi positif dari calon pelanggan. Jumlah pengikut akun meningkat dan beberapa pesanan produk telah diterima melalui media sosial. Kegiatan tindak lanjut difokuskan pada konsistensi unggahan, penerapan iklan digital, pengelolaan data pelanggan, serta evaluasi efektivitas strategi promosi. Program ini diharapkan dapat memberdayakan Amor’s Kitchen untuk mengelola strategi promosi digital secara mandiri dan meningkatkan keberlanjutan usaha.
Peningkatan Softskill Kewirausahaan dengan Pelatihan Buket untuk Mahasiswa UIN Gus Dur Pekalongan Septiarani, Tara; Khoiriyah, Sapna; Afifah, Nur; Tazaka, Tariq; Rahmawati, Ferida
Khidmah Nusantara Vol. 2 No. 2 (2026): Februari 2026 (In Progress)
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/vm1dgd56

Abstract

Mahasiswa umumnya mengalami defisit dalam penguasaan soft skill, khususnya kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi interpersonal. Pelatihan buket berpotensi menjadi intervensi yang efektif untuk mengembangkan kompetensi tersebut melalui pendekatan praktis dan partisipatif. efektivitas pelatihan pembuatan buket dalam meningkatkan softskill kewirausahaan di kalangan mahasiswa UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, khususnya bagi penerima beasiswa BIDIKMISI-KIP Kuliah. Penelitian ini dilatar belakangi oleh tanggung jawab moral mahasiswa penerima beasiswa untuk menjadi agen perubahan dan mengembangkan kemandirian ekonomi. Metode yang digunakan adalah pengabdian kepada masyarakat dengan pendekatan partisipatif, yang melibatkan mahasiswa secara aktif dalam seluruh tahapan kegiatan: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Persiapan meliputi penyusunan tim pelaksana, kerja sama dengan pihak kampus, dan analisis kebutuhan untuk menyesuaikan pelatihan dengan minat mahasiswa. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam beberapa aspek softskill kewirausahaan mahasiswa yaitu kreativitas, inovasi, kerja sama tim, kepercayaan diri dan mindset kewirausahaan. Sebagai kesimpulan, pelatihan ini tidak hanya berhasil meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga memberikan pengalaman sosial dan emosional yang penting bagi mahasiswa. Pendekatan yang menyenangkan dan partisipatif sangat sesuai untuk generasi muda saat ini. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam menciptakan mahasiswa yang mandiri secara finansial dan mampu memberdayakan sesama. Pelatihan ini tidak hanya mengasah keterampilan teknis dalam merangkai buket, tetapi juga memberikan pengalaman sosial dan emosional yang relevan bagi pengembangan karakter dan kompetensi interpersonal. Pendekatan yang menyenangkan, interaktif, dan berbasis praktik terbukti efektif dalam menjangkau generasi muda yang cenderung responsif terhadap pembelajaran nonformal. Secara lebih luas, kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam membentuk mahasiswa yang mandiri secara finansial, memiliki jiwa wirausaha, serta mampu memberdayakan masyarakat di sekitarnya yang sejalan dengan nilai-nilai kewirausahaan dan tanggung jawab sosial dalam konteks pendidikan tinggi.
Internalisasi Budaya Organisasi Untuk Penguatan Karakter Santri Dalam Meningkatkan Komitmen Dan Disiplin Pesantren Al-Ihsan Bogor Sri Utaminingsih; Saiful Anwar; Estiningsih; Ratna Hidayanti; Ashri Fathia; Dini Puspita; Fadillah, Ismi Nurul; Kesni Merianti; Rini Puspitasari
Khidmah Nusantara Vol. 2 No. 2 (2026): Februari 2026 (In Progress)
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/m62pws02

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat internalisasi nilai budaya organisasi pada santri Pesantren Al Ihsan Baron Bogor melalui pendekatan Asset Based Community Development (ABCD). Program dilaksanakan dengan metode penyuluhan, pelatihan, diskusi interaktif, serta simulasi pembiasaan positif yang memanfaatkan potensi dan aset internal pesantren sebagai modal utama pembinaan karakter. Tahapan kegiatan meliputi pra-perencanaan, perencanaan kolaboratif, pelaksanaan pelatihan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman santri terhadap nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja keras, keikhlasan, dan komitmen, dengan rata-rata peningkatan skor sebesar 1,24. Hal ini mengindikasikan bahwa pendekatan ABCD efektif dalam mendorong santri terlibat aktif, menghubungkan nilai-nilai budaya dengan praktik keseharian, serta membentuk perilaku positif yang selaras dengan visi pendidikan karakter pesantren. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menegaskan bahwa pembiasaan nilai secara terstruktur dapat meningkatkan motivasi, tanggung jawab, dan perilaku disiplin pada peserta didik.
Implementasi Budaya Organisasi dalam Meningkatkan Kinerja Kepemimpinan Siswa Organisasi Santri SMA Bina Insan Mandiri Muchamad Riyan Bashofi; Aprillia; Tania Rizki Putritama; Diah Mayang Auliya; Edeltrudis Y. Fatima; Imas Masriah
Khidmah Nusantara Vol. 2 No. 2 (2026): Februari 2026 (In Progress)
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/48ncm255

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kepemimpinan dan kinerja siswa melalui penerapan budaya organisasi di lingkungan SMA berbasis pesantren. Latar belakang kegiatan menunjukkan masih rendahnya keterlibatan aktif siswa, kedisiplinan, serta kerja sama dalam organisasi siswa, yang berdampak pada lemahnya praktik kepemimpinan. Program ini dirancang untuk memperkuat keterampilan kepemimpinan, kesadaran berorganisasi, dan tanggung jawab kolektif siswa. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang dipilih karena menempatkan peserta sebagai subjek aktif perubahan. Menurut Kemmis dan McTaggart, PAR efektif dalam konteks pendidikan karena mengintegrasikan refleksi kritis, tindakan nyata, dan partisipasi kolaboratif untuk memecahkan masalah kontekstual. Pendekatan ini juga sejalan dengan pandangan Reason dan Bradbury yang menekankan bahwa PAR mampu memberdayakan komunitas dan meningkatkan kapasitas sosial melalui keterlibatan langsung. Pelaksanaan program melibatkan seluruh siswa dalam kegiatan terstruktur, pelatihan kepemimpinan, diskusi reflektif, serta pendampingan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam perilaku kepemimpinan, kerja sama tim, kedisiplinan, dan kepatuhan terhadap norma organisasi. Selain itu, siswa melaporkan motivasi yang lebih tinggi dan pemahaman yang lebih jelas terhadap peran dan tanggung jawab organisasi. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan budaya organisasi melalui metode PAR berdampak positif terhadap pengembangan kepemimpinan siswa dan efektif dalam mempersiapkan mereka menjadi pemimpin yang bertanggung jawab di masa depan
Pengembangan Kreativitas Berbasis Learning Organization Untuk Meningkatkan Kualitas Layanan Organisasi Santri Di Pondok Pesantren Nursifa, Astri; Lusi Eska Pandini; Asqia Dinda Pratiwi; Kamelia; Dante Beka Qashidie; M. Hanif Farhan Amin; Siti Zubaidah; Yulita Pujilestari
Khidmah Nusantara Vol. 2 No. 2 (2026): Februari 2026 (In Progress)
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/6c0pt842

Abstract

Organisasi Santri (Organtri) berperan sentral dalam mendukung tata kelola kegiatan dan layanan santri di pondok pesantren. Kualitas layanan ini mencakup bagaimana Organtri mengelola konflik, merancang kegiatan ekstrakurikuler, hingga memediasi kebutuhan santri dengan pimpinan pondok. Namun hasil observasi menunjukkan lemahnya kreativitas pengurus, kurangnya inovasi program, serta belum terbangunnya budaya Learning Organization (LO), yang menyebabkan terjadinya pengulangan kesalahan antarperiode kepengurusan. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kreativitas, kemampuan berpikir sistemik, serta kualitas layanan Organtri melalui model pelatihan berbasis LO yang mengintegrasikan teori lima disiplin Senge. Metode pelaksanaan PKM Participatory Action Research (PAR) melalui workshop, simulasi, studi kasus, FGD, observasi lapangan, serta pendampingan bagi 24 santri kelas X–XI. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan berpikir kreatif, pembentukan visi bersama, team learning, dan pemecahan masalah menggunakan System Thinking. Program menghasilkan Knowledge Transfer Protocol untuk keberlanjutan organisasi.
Sosialisasi Pentingnya Kesadaran Penggunaan Antibiotik Serta Bahaya Resistensi Antibiotik di SMAN 18 Jakarta Handayani, Widya; Syahrul Munir; I Putu Aris Septa Permana; Eka Saputri; Nanda Rahma Desra; Sagita Feronica Sagita
Khidmah Nusantara Vol. 2 No. 2 (2026): Februari 2026 (In Progress)
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/3rsdxg73

Abstract

Antibiotic resistance is a growing global health problem caused by the irrational use of antibiotics in humans, animals, and the environment. The high prevalence of infectious diseases, low public awareness, and inappropriate antibiotic use practices contribute to the emergence of resistant microorganisms, which can reduce treatment effectiveness and increase morbidity and mortality rates. This community service activity aimed to improve students’ knowledge and awareness of the importance of rational antibiotic use and the dangers of antibiotic resistance. The activity employed an educational counseling method and was conducted among 11th-grade students at SMAN 18 Jakarta using a pre-test and post-test design. A total of 60 students participated in the educational session delivered through presentations and interactive discussions. The evaluation instrument consisted of 10 multiple-choice questions to assess knowledge levels before and after the intervention.The results showed a significant increase in knowledge, with the average score rising from 71% in the pre-test to 88% in the post-test. This improvement indicates that the educational intervention was effective in enhancing students’ understanding of antibiotic resistance and the prevention of antibiotic misuse. This educational activity is expected to contribute to reducing antibiotic resistance in the community.
Pendampingan Pengelolaan Event Kesenian Tari di Desa Tulusbesar Untuk Pemberdayaan Masyarakat Dan Keberlanjutan Budaya Novitasari; Isnaini Nur Safitri; Candrika Citra; Pritantina Yuni Lestari; Ardian Wahyu Setiawan
Khidmah Nusantara Vol. 2 No. 2 (2026): Februari 2026 (In Progress)
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/bew4xq57

Abstract

Desa Tulus Besar, salah satu desa di Kabupaten Malang, memiliki potensi wisata budaya dan seni yang kaya terutama kesenian tari, Namun, penyelenggaraan event pertunjukan tari di desa ini masih menghadapi kendala, terutama dalam aspek manajemen dan profesionalitas. Melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), tim dosen Politeknik Negeri Malang melakukan pendampingan kepada para pegiat seni tari yang tergabung dalam Sanggar Tari Srikandi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola event pertunjukan tari secara sistematis dan berkelanjutan. Metode pengabdian yang digunakan dalam kegiatan PKM ini adalah Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan masyarakat dan pengelola seni desa sebagai mitra aktif sejak tahap identifikasi permasalahan dalam penyelenggaraan event kesenian, perencanaan program pendampingan, pelaksanaan kegiatan, hingga evaluasi dan refleksi bersama. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu menerapkan konsep manajemen event secara efektif dengan terselenggaranya pertunjukan seni tari. Kegiatan ini juga berhasil melibatkan masyarakat lokal melalui partisipasi UMKM dalam stand bazar yang turut memeriahkan acara. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa kegiatan pendampingan mampu meningkatkan profesionalitas pengelolaan event seni sehingga dapat menjaga keberlanjutan budaya lokal di tengah perubahan sosial melalui event dan berpotensi menjadikan Desa Tulus Besar sebagai destinasi wisata budaya lokal yang berkelanjutan.
Pendampingan Mahasiswa Jurusan Non-Bahasa dalam Pemanfaatan Aplikasi EFL Untuk Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasis Digital Luluk Anjarwati; Dewi Hidayati; Anis Azimah
Khidmah Nusantara Vol. 2 No. 2 (2026): Februari 2026 (In Progress)
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/37c83509

Abstract

Keterampilan Bahasa Inggris merupakan kompetensi penting yang perlu dimiliki mahasiswa jurusan non-bahasa di era digital. Namun, keterbatasan waktu, metode pembelajaran konvensional, dan rendahnya kepercayaan diri sering menjadi kendala dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris mahasiswa jurusan non-bahasa melalui pendampingan pemanfaatan aplikasi English as a Foreign Language (EFL) berbasis digital. Kegiatan dilaksanakan di STAI Diponegoro dengan melibatkan 20 mahasiswa dari Program Studi PGMI, PAI, dan Ekonomi Syariah. Program ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang menekankan partisipasi aktif mahasiswa dalam setiap tahapan kegiatan melalui siklus perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan belajar secara partisipatif, pelatihan penggunaan aplikasi EFL, pendampingan berkelanjutan secara daring, serta refleksi bersama untuk perbaikan proses pembelajaran. Evaluasi dilakukan menggunakan desain pra-eksperimental one-group pretest–posttest. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan Bahasa Inggris mahasiswa pada seluruh aspek yang dinilai, dengan rata-rata skor meningkat dari 55,5 pada pre-test menjadi 71,5 pada post-test. Selain itu, mahasiswa menunjukkan peningkatan motivasi, kepercayaan diri, dan kemandirian dalam pembelajaran Bahasa Inggris berbasis digital. Dengan demikian, pendampingan berbasis aplikasi EFL melalui pendekatan PAR terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi Bahasa Inggris sekaligus mendorong keterlibatan aktif dan kesadaran belajar mahasiswa jurusan non-bahasa.
Pemberdayaan UMKM Melalui Sosialisasi Digital Marketing di Era 5.0 Mahasiswa di Desa Nglebo Muhammad Mahbub Savi Diwangga; Sukron Ma'mun
Khidmah Nusantara Vol. 2 No. 2 (2026): Februari 2026 (In Progress)
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/b7ekb443

Abstract

Kegiatan mahasiswa dalam pengabdian di Desa Nglebo, Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek, diarahkan pada pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui sosialisasi digital marketing yang relevan dengan tuntutan Era 5.0. Latar kegiatan adalah besarnya potensi ekonomi lokal terutama pertanian, peternakan, dan usaha rumahan yang masih terhambat oleh praktik pemasaran konvensional sehingga jangkauan dan nilai tambah produk terbatas. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi digital serta keterampilan pemasaran digital pelaku usaha dengan pendekatan partisipatif berupa observasi lapangan, wawancara kebutuhan, perancangan materi kontekstual, penyampaian materi interaktif, dan pendampingan teknis pembuatan akun usaha serta pembuatan konten promosi. Sasaran program meliputi elemen strategis komunitas desa, Karang Taruna, ibu-ibu PKK, dan kelompok Dasawisma—agar transfer pengetahuan memiliki efek jangkauan yang luas. Evaluasi awal menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap penggunaan platform media sosial, mekanisme marketplace, dan teknik pembuatan konten sederhana; peserta menyambut positif dan meminta pelatihan lanjutan yang lebih aplikatif. Program ini berperan sebagai titik awal transformasi digital lokal dan, jika dilanjutkan secara berkelanjutan dan didukung infrastruktur serta pendanaan, berpotensi memperkuat daya saing UMKM, meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat, serta membentuk ekosistem usaha desa yang adaptif, kreatif, dan berkelanjutan.

Page 1 of 2 | Total Record : 11