cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6287831398687
Journal Mail Official
peshum.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
PESHUM
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28288017     DOI : 10.56799
PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi, Sosial, Budaya, Antropologi. (3) Humaniora: Sastra, Sejarah, Bahasa, Seni, Filsafat, Agama, Hukum. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora terbit setiap 6 kali dalam setahun.
Articles 2,033 Documents
Peran Kurikulum Merdeka Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di SDN 8 Sumberagung Bayani, Mufasirul; Aimah, Siti
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i1.7229

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan Kurikulum Merdeka terhadap keterlibatan siswa, kreativitas guru, dan pengembangan keterampilan abad 21 di SDN 8 Sumberagung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk mengeksplorasi perubahan dalam pembelajaran setelah implementasi kurikulum. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan temuan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka berhasil meningkatkan keterlibatan siswa melalui pembelajaran berbasis proyek yang relevan dengan kehidupan sehari-hari mereka, seperti eksperimen praktis dan diskusi kelompok. Selain itu, fleksibilitas kurikulum memberikan ruang bagi guru untuk lebih kreatif dalam merancang pembelajaran yang kontekstual dan bermakna, dengan mengintegrasikan aspek budaya lokal dan kebutuhan siswa. Pendekatan ini juga terbukti efektif dalam mengembangkan keterampilan abad 21 pada siswa, termasuk berpikir kritis, kolaborasi, dan komunikasi, melalui aktivitas kolaboratif yang menekankan pada pemecahan masalah nyata. Penelitian ini menegaskan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka, meskipun menghadapi keterbatasan fasilitas, dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan relevan, serta membekali siswa dengan keterampilan penting untuk masa depan. Hasil ini memberikan rekomendasi bagi kebijakan pendidikan untuk terus mendorong pembelajaran kontekstual yang fleksibel.
Evaluasi Dan Akreditasi Sekolah Sebagai Indikator Mutu Pendidikan Studi Kasus Di MA Tahfidz Al-Quran Al-Islami Huda, Miftahul; Aimah, Siti
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i1.7230

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis proses evaluasi dan akreditasi di MA Tahfidz Al-Quran Al-Islami sebagai indikator mutu pendidikan, dengan menyoroti tantangan, dan dampaknya terhadap pengelolaan sekolah. Penelitian ini Menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara observasi, dan Adapun analisis yang digunakan yaitu analisis interaktif yang mencakup reduksi, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan karakter religius siswa menjadi keunggulan signifikan dalam proses akreditasi. Namun, keterbatasan fasilitas fisik menjadi hambatan utama dalam memenuhi standar yang lebih tinggi. Dampak akreditasi terlihat dalam peningkatan motivasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan, meskipun tekanan administratif sering mengurangi fokus pada pembelajaran langsung. Penelitian ini merekomendasikan keseimbangan antara pemenuhan standar akreditasi dan prioritas pada pengajaran untuk menjaga mutu pendidikan. Dengan demikian, sekolah dapat meningkatkan kualitas secara berkelanjutan tanpa mengorbankan fokus utama pada pengembangan akademik dan karakter siswa.
Tanggung Jawab Hukum Penyelenggara Optik Terhadap Pelayanan Oleh Pegawai Tanpa Sertifikat Refraksionis Optisien Wanda Dwi Safitri; Didiek Wahju Indarta; M. Abdim Munib
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tanggung jawab hukum penyelenggara optik terhadap pelayanan kesehtaan mata yang diberikan oleh pegawai tanpa sertifikat Refraksionis Optisien di Kabupaten Bojonegoro. Latar  belakang penelitian ini berfokus pada tingginya praktik penggunaan kacamata yang tidak didukung oleh pemeriksaan profesional, dimana banyak optik mempekerjakan tenaga yang tidak memiliki sertifikat, berpotensi menimbulkan risiko kesehatan bagi konsumen. Metode penelitian yang digunakan adalah hukum empiris dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, serta pengumpulan data melalui wawancara dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukan bahwa rendahnya kepatuhan terhadap regulasi yang mengharuskan adanya tenaga bersertifikat di optik dapat menyebabkan dampak negatif bagi kesehatan masyarakat termasuk gangguan penglihatan jangka panjang. Selain itu, kurangnya pengawasan dan edukasi masyarakat tentang hak-hak mereka sebagai konsumen, serta perlunya kerjasama dengan lembaga pendidikan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja di bidang optik. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pembuat kebijakan dalam merumuskan strategi untuk melindungi konsumen dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan mata di Kabupaten Bojonegoro
Implementasi Resolusi Konflik Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Di SDN Tumokang Baru, Kecamatan Dumoga Utara Kholifa, Muthia Nur; Yahiji, Kasim; Solong, Najamuddin Petta
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7236

Abstract

Implementasi resolusi konflik dalam meningkatkan kedisiplinan siswa di lembaga pendidikan. Konflik dapat menghambat kemampuan belajar mengajar siswa, akademisi, dan dapat mengancam lingkungan belajar penting untuk mengembangkan strategi pengajaran yang efektif untuk mengatasi konflik disiplin dan meningkatkan kemampuan resolusi konflik siswa. Artikel ini membahas pengertian resolusi konflik, pengertian kedisiplinan siswa, faktor-faktor yang mempengaruhi kedisiplinan siswa, dan resolusi konflik disiplin siswa di lembaga pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan objek kajian penelitian kepustakaan (library research) yaitu serangkaian penelitian yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, atau penelitiannya digali melalui beragam informasi kepustakaan. (buku, ensiklopedi, jurnal ilmiah, koran, majalah dan dokumen). Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa Resolusi konflik disiplin siswa, pihak sekolah harus mempunyai komitmen yang baik. Dalam resolusi konflik disiplin siswa, guru juga memerlukan strategi baik ketika mengajar dikelas maupun di luar pembelajaran. Dan di lingkungan sekolah guru harus berpartisipasi aktif dalam penerapan disilpin, guru disekolah sebagai motivator siswa, sebagai pembimbing siswa, sebagai fasilator siswa. Selain itu, dalam resolusi konflik disiplin perlu adanya peran guru yang cenderung pada kebaikan memberi semangat siswa untuk mengikuti peraturan dan tidak melanggar peraturan tersebut. Karena disiplin adalah kunci keberhasilan siswa.   Kata kunci: implementasi resolusi konflik, kedisiplinan siswa             Abstract   Abstract: The focus of this research discusses the implementation of conflict resolution in improving student discipline in educational institutions. Disciplinary conflict in education is a problem that is often experienced in schools and educational institutions. Conflict can hinder students’ teaching and learning abilities, academics, and can threaten the learning environment. In this context, it is important to develop effective teaching strategies to resolve disciplinary conflicts and improve students’ conflict resolution abilities. This article discusses the meaning of conflict resolution, the meaning of student discipline, factors that influence student discipline, and the resolution of student disciplinary conflicts in educational institutions. The method used in this research is qualitative research with the object of library research, namely a series of research relating to library data collection methods, or the research is explored through various library information. (books, encyclopedias, scientific journals, newspapers, magazines and documents). The data collection technique used in this research is the documentation method. The results of the analysis show that in resolving student disciplinary conflicts, the school must have good commitment. In resolving student disciplinary conflicts, teachers also need strategies both when teaching in class and outside of learning. And in the school environment teachers must actively participate in the application of discipline, teachers at school as student motivators, as student mentors, as student facilitators, etc. Apart from that, in the resolution of disciplinary conflicts there needs to be a role for teachers who tend to be kind and encourage students to follow the rules and not break them. Because discipline is the key to student success. Keywords: implementation of conflict resolution, student discipline
Rasionalitas di Balik Pelecehan Seksual: Studi Kasus Tindakan Guru terhadap Murid Menggunakan Teori Pilihan Rasional Ciek Julyati Hisyam; Aulia Putri Al-Amin; Lutfian Ahmad Fauzan; Muhammad Raihan Aditya Malik; Nabila Zhafarina Effendi; Salsabilla Az Zahra
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7238

Abstract

Pelecehan seksual adalah tindakan kekerasan yang dilakukan secara sepihak dengan memaksa korban untuk melakukan tindakan yang tidak diinginkan oleh korban secara seksual. Secara general, masyarakat memperlakukan wanita untuk menjaga diri dan penampilan mereka agar tidak menunjukkan sisi seksual mereka kepada masyarakat yang mana hal itu akan mengundang tindakan kejahatan seksual. Namun faktanya, titik berat tindakan pelecehan seksual bukan terdapat pada sang korban, namun pada sang pelaku. Tindakan pelecehan seksual tidak memandang tempat maupun waktu, dan tidak menutup kemungkinan bahwa adanya perilaku pelecehan di lembaga pendidikan seperti sekolah yang dilakukan oleh guru maupun murid. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan mengenai tindakan pelecehan anak yang terjadi di lembaga pendidikan menggunakan pendekatan teori pilihan rasional. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang dilakukan dengan teknik wawancara dan observasi kepada informan yang berlokasi di Lembaga Pemasyarakatan, serta teknik studi pustaka untuk memvalidasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa salah satu faktor terjadinya pelecehan seksual adalah adanya ketidaksadaran dan kurangnya kontrol diri terhadap tindakan yang dilakukan. Meskipun pelaku menyadari bahwa tindakannya salah, pelaku tersebut tetap melakukannya, menunjukkan adanya disonansi antara tindakan yang diambil dan kesadaran moral.
Analisis Fonologi Pembacaan Dongeng Oleh Siswa SD 2 Panjang, Kabupaten Kudus: Kajian Artikulasi, Intonasi, dan Kesalahan Fonologis Wulan Sari, Duwike; Nelisa Putri, Audita; Rudhiyah Nurrokhimin, Nanda; Yustia Alkhania Umammi, Ika; Setiawaty, Rani
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7251

Abstract

Penelitian ini menganalisis kemampuan fonologi siswa kelas III SD 2 Panjang, Kudus, dalam pembacaan dongeng, dengan fokus pada artikulasi, intonasi, kefasihan, kecepatan membaca, dan kesalahan fonologis. Metode deskriptif kualitatif digunakan dengan teknik dokumentasi dan observasi terhadap tujuh siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa menghadapi kesulitan dalam intonasi yang monoton, artikulasi yang tidak tepat, serta kesalahan fonologis seperti substitusi, elisi, dan adisi fonem. Penelitian ini menekankan pentingnya strategi pembelajaran yang terfokus pada latihan membaca intensif dan pelatihan artikulasi untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa.
Implementasi Kurikulum Alam Dalam Mengembangkan Minat, Bakat, Serta Kepedulian Peserta Didik Sekolah Citra Alam Yogyakarta Intan Nastiti Hayu Laksita; Icha Meidayanti; Azky Anggraeni; Wahyuni Isna Apriana; Dafa Harist Ariyadi; Taufik Muhtarom
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7252

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas implementasi kurikulum alam di Sekolah Citra Alam Yogyakarta dalam mengembangkan minat, bakat, serta kepedulian peserta didik. Dengan pendekatan kualitatif dan teknik analisis data melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi, penelitian ini menjawab tantangan pendidikan holistik berbasis alam. Hasil menunjukkan kurikulum ini efektif membentuk karakter peduli lingkungan, empati, dan tanggung jawab. Kurikulum ini mendukung pembelajaran akademik sekaligus mengintegrasikan nilai-nilai karakter dan keterampilan hidup, memberikan dampak positif pada potensi siswa dan kesadaran ekologis mereka untuk keberlanjutan masa depan.
Membentuk Generasi Peduli Lingkungan Melalui Model Pendidikan Lingkungan Hidup Disekolah Alam Erva Karimatunisa; Nur Annisa Salsabila; Nur Aziza; Pratiwi Ayu Retno Sari; Yuvitha Disha Maulidha; Taufik Muhtarom
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana model pembelajaran lingkungan hidup di sekolah alam dapat membentuk generasi yang peduli terhadap lingkungan. Melalui studi literatur, penelitian ini menganalisis berbagai strategi pembelajaran yang unik, seperti pembelajaran langsung di alam, proyek berbasis lingkungan, dan penanaman nilai-nilai keberlanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman langsung, partisipasi aktif, dan penanaman nilai-nilai yang kuat secara bersama-sama berkontribusi pada pembentukan karakter peduli lingkungan pada siswa. Sekolah alam tidak hanya membekali siswa dengan pengetahuan tentang lingkungan, tetapi juga menumbuhkan empati, rasa tanggung jawab, dan keterampilan yang diperlukan untuk menjadi agen perubahan yang aktif dalam mengatasi tantangan lingkungan di masa depan.
Analisis Program Keunggulan SDIT Alam Nurul Islam Melalui Pembelajaran Kontekstual Dalam Penumbuhan Karakter Tanggungjawab Siswa Lestari, Anggita; Dhinda Anggita Prameswari; Nikadinata, Vivian; Raden Roro Zakiyah Munawaroh; Nadhylla Nesty Sukma Wardani; Taufik Muhtarom
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7258

Abstract

Kontekstual learning dalam penumbuhan karakter tanggungjawab siswa. Metode deskriptif kualitatif bertujuan untuk menganalisis, menggambarkan, dan merangkum berbagai kondisi dan situasi berdasarkan data yang diperoleh melalui wawancara atau observasi terkait masalah yang diteliti di lapangan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi: observasi, wawancara, dokumentasi. SDIT Alam Nurul Islam ialah sekolah alam yang unggul dalam kualitas akademik dan menguatkan keimanan siswanya. SDIT bertujuan untuk membantu siswa memahami keikhlasan ajaran Islam dan membentuk karakter siswa yang akan menjadi Sholih,Ilmuan,dan Pemimpin SDIT Alam Nurul Islam menerapkan pembelajaran kontekstual melalui berbagai program yang fokus pada integrasi teori dan praktik, termasuk kegiatan pertanian. SDIT Alam Nurul Islam menerapkan pembelajaran kontekstual melalui berbagai program yang fokus pada integrasi teori dan praktik, termasuk kegiatan pertanian dan peternakan. Hal ini memberikan dampak positif kepada siswa terutama mendorong siswa untuk mandiri dan bekerja sama dalam menanam, merawat, memanen, mengelola hasil kebun, memberi pakan, minum, serta perawatan kandang.
Analisis Pembelajaran Kontekstual Dalam Membentuk Karakter Peduli Lingkungan Pada Peserta Didik SD IT Alam Nurul Islam Ardila, Yuliana Puspita; Erlinda Salsabila Putri Fatikah; Ajeng Dafiq Musclichah; Muslimah Dwi Nurcahyani; Moch Ridho Saputra; Taufik Muhtarom
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7259

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali informasi mengenai pembelajaran kontekstual dalam membentuk karakter peduli lingkungan pada siswa di SD IT Alam Nurul Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SD IT Alam Nurul Islam menggunakan kurikulum mandiri, namun selain menggunakan kurikulum mandiri, SD IT Alam Nurul Islam juga menerapkan kurikulum berbasis alam. Pembelajaran berbasis alam mengutamakan hubungan yang intensif dengan alam sekitar. Kurikulum yang digunakan mengacu pada aspek akhlak, pengetahuan, sains, kepemimpinan, dan kewirausahaan serta menjadikan alam sebagai media pembelajaran agar anak mendapatkan pengetahuan sebanyak-banyaknya dari alam semesta. Dalam proses penelitian, ada beberapa jenis kegiatan yang dilakukan oleh peserta didik dan dilakukan di luar ruangan. Kegiatan seperti berkebun, beternak, magang, dan kelas memasak yang melatih kemandirian dan tanggung jawab peserta didik. Beberapa kegiatan tersebut juga dapat menarik motivasi dan semangat peserta didik dalam proses pembelajaran karena proses pembelajaran dilakukan secara kontekstual dan dapat memanfaatkan alam atau lingkungan sekitar secara langsung.

Page 51 of 204 | Total Record : 2033