cover
Contact Name
Andarula Galushasti
Contact Email
agrimas@polije.ac.id
Phone
0282230101105
Journal Mail Official
agrimas@polije.ac.id
Editorial Address
https://agrimas.polije.ac.id/index.php/journal/about/editorialTeam
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Agrimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Pertanian
ISSN : -     EISSN : 29619645     DOI : -
Journal of Agrimas is a journal that disseminates research results in agriculture. This journal publishes original research to the community with a scope including Community Science and Technology Development in agriculture, Application of Science and Technology for agricultural-based regional development, and Application of vocational innovation products in agriculture. All submitted papers are fully peer-reviewed by qualified reviewers with expertise in the area appropriate for the article.
Articles 56 Documents
Pelatihan Pembuatan Kitchen Garden di Desa Glagahwero Jember sebagai Upaya Menuju Desa Agroeduwisata : Training on the Production Plant Growth Promoting Rhizobacteria based on Bamboo Root for the Karangrejo-Jember Farmer as an environmental agricultural solution Wilujeng, Elly Daru Ika; Adnan, Moch. Rosyadi; Rahmawati, Dwi; Ermawati, Netty; Maulinda, Restiana; Prasetyo, Hari
Agrimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Pertanian Vol. 4 No. 2 (2025): OKTOBER
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/agrimas.v4i2.65

Abstract

Located in Kalisat Subdistrict, Jember Regency, Glagahwero Village has abundant potential, encompassing water rafting adventures, smart green house structures, and the appealing "Beroeng Sorah" eatery. The "Beroeng Sorah" eatery functions as a vital cornerstone to enhance the appeal of water rafting tourism. However, the lack of surrounding greenery contributes to a warmer atmosphere, especially during the summer months. Therefore, a dedicated training and mentoring initiative focused on establishing kitchen gardens was implemented in Glagahwero, strategically located near the "Beroeng Sorah" eatery. This activity aimed to draw tourists to visit Glagahwero. Held on July 27, 2024, at the "Beroeng Sorah" cafe, the program engaged local youth groups and the PKK members. The training employed a combination of informative lectures and interactive discussions, covering topics from the fundamentals and benefits of kitchen gardens, the art of designing kitchen gardens, and the implementation steps. This project has been successfully adopted, implemented, and managed by the youth community of Desa Glagahwero to support water rafting tourism. The people of Glagahwero received the benefits of the kitchen garden practice and acknowledged its positive impact on environmental sustainability. Ultimately, the community looks forward to future programs to further enhance public knowledge and strategically develop the village's potential into a thriving agro-edu-tourism destination
Diseminasi Sistem Informasi Promosi Wisata Terintegrasi Berbasis Internet+ Choirunnisa, Shabrina; Destarianto, Prawidya; Resya, Fachmi; Hartadi, Didit Rahmat; Agustianto, Khafidurrohman; Kurniawan, Bagus Putu Yudhia; Mahanani, Retno Sari; Galushasti, Andarula; Suranto, Dwi Djoko
Agrimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Pertanian Vol. 4 No. 2 (2025): OKTOBER
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/agrimas.v4i2.66

Abstract

Sektor wisata memiliki nilai ekonomi yang tinggi, hal ini sejalan dengan arah pengembangan Politeknik Negeri Jember menjadi Badan Layanan Umum (BLU). Sebagai agen pemerintah BLU dituntut untuk melakukan langkah-langkah extraordinary di bidangnya masing-masing, sehingga diharapkan dapat berkontribusi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Namun sektor wisata termasuk didalamnya wisata edukasi memiliki tantangan yaitu arah pengembangan wisata yang bekerkelanjutan. Pengabdian sebelumnya bertujuan untuk menjawab tantangan tersebut dengan mendesiminasikan aplikasi Sistem Educational Tourism Terintegrasi dengan Adopsi Internet + yang memiliki fitur: promosi, reservasi, dan fitur pendukung lainnya. Sistem Educational Tourism Terintegrasi dengan Adopsi Internet + yang didesiminasikan pada pengabdian ini sesuai dengan RIP Politeknik Negeri Jember 2021-2025, Jurusan Teknologi Informasi, Isu Strategis Informasi. Sistem Educational Tourism Terintegrasi dengan Adopsi Internet + yang didesiminasikan pada pengabdian ini bertujuan untuk membuat portal informasi dan pemesanan Wisata Edukasi dilingkungan Politeknik Negeri Jember, sebagai produk unggul dari TEFA JTI Innovation. Melalui pengabdian ini diharapkan dapat menyelesaikan dua permasalahan: a) meningkatkan kualitas manajemen dan promosi pada wisata edukasi TEFA di lingkungan Politeknik Negeri Jember melalui produk unggulan TEFA JTI Innovation, dan b) implementasi Internet+ dengan pendekatan teknologi informasi untuk peningkatan layanan dan ekonomi sebagai bentuk dukungan sebagai tulang punggung perekomian nasional.
Penerapan Konsep Zero Waste dalam Inovasi Produk Olahan Ikan Bandeng (Ecomarbondeng) sebagai Upaya Peningkatan Nilai Tambah Brillyantina, Septine; Wulandari, Sekar Ayu; Mutmainah, Dini Nafisatul; Jannah, Warda Rohmatul; Ardiansyah, Helmy
Agrimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Pertanian Vol. 4 No. 2 (2025): OKTOBER
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/agrimas.v4i2.67

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan konsep zero waste dalam inovasi produk olahan ikan bandeng (Chanos chanos) yang dikenal dengan nama Ecomarbondeng, sebagai upaya peningkatan nilai tambah dan keberlanjutan ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sidoarjo. Konsep zero waste diterapkan dengan memanfaatkan seluruh bagian ikan, termasuk limbah seperti tulang, kepala, dan kulit, yang umumnya tidak dimanfaatkan secara optimal. Produk inovatif yang dihasilkan terdiri dari dua varian, yaitu Eco Martabak Bandeng (ECO MAR) yang menggunakan daging ikan bandeng sebagai bahan utama, dibungkus dengan daun kubis dan kulit pangsit, serta Bola-Bola Bandeng (BONDENG) yang dibuat dari tepung limbah ikan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan pelatihan langsung dengan melibatkan peserta dalam seluruh proses pengolahan produk. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa 92% peserta memahami prinsip zero waste setelah pelatihan dan mampu mempraktikkan pengolahan produk dengan baik. Selain itu, 90% peserta menilai produk Ecomarbondeng unik dan layak dikembangkan sebagai usaha rumah tangga atau UMKM. Penerapan konsep zero waste ini juga terbukti dapat mengurangi pencemaran limbah organik di sentra produksi, serta meningkatkan kesadaran lingkungan dan ekonomi masyarakat pesisir. Inovasi ini diharapkan dapat diperluas ke sentra pengolahan ikan lainnya, memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan, serta meningkatkan daya saing produk olahan perikanan lokal.
Pemanfaatan Limbah Kotoran Domba Dan Kambing Untuk Produksi Pupuk Organik Pada Kelompok Ternak Sidomulyo Desa Suci Kecamatan Panti Kabupaten Jember Hudori, Huda Ahmad; Wiyono, Luluk Cahyo; Dhandy, Rahmat; Sholihah, Elis Rahmawati Mar’atus; Wati, Cicik Retno
Agrimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Pertanian Vol. 4 No. 2 (2025): OKTOBER
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/agrimas.v4i2.63

Abstract

Sheep and goat farming has enormous economic potential if managed properly. Livestock waste can be processed into organic fertilizer, biogas, or raw materials for other innovative products with high economic value. This community service program will be carried out in the Sidomulya livestock group in Suci Village, Panti District, with a total of 25 sheep and goat farmers, as an effort to increase the empowerment of the role of mothers in maintaining environmental sustainability. The purpose of this community service activity is to utilize livestock waste to reduce the negative impact of livestock waste on environmental pollution through waste management activities including good livestock management, especially in handling waste, the process of recycling livestock waste (recycling) on a home and group scale to improve starting from sheep waste, through empowering livestock group members. The method of implementing the community service activity is carried out through several stages, namely lectures, discussions, demonstrations, direct practice, and observation. The results of this activity are expected to change community behavior from waste disposal to productive processing, which contributes to the broader goals of community service, namely village economic empowerment and environmental preservation in rural Jember.
Prospek Usaha Pembuatan Body Scrub Melon Golden Langkawi Di Upt Pengembangan Agribisnis Tanaman Pangan Dan Hortikultura (PATPH) Sidoarjo Chairina, Raden Roro Lia; Ambarkahi, Ratih Puspitorini Yekti; Universitasari, Pascawati Savitri; Ardi, Aditya Nizar Al; Nugraheni, Ponti Primastuti Aulia
Agrimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Pertanian Vol. 5 No. 1 (2026): APRIL (IN PROGRESS)
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/agrimas.v5i1.68

Abstract

Melon Golden Langkawi merupakan salah satu produk unggulan UPT Pengembangan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (PATPH) Sidoarjo. Namun, sebagian hasil panen memiliki grade rendah sehingga kurang diminati pasar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan sebagai solusi atas permasalahan rendahnya pemanfaatan hasil hortikultura tersebut melalui pelatihan diversifikasi produk berbasis bahan alami. Pelatihan berfokus pada pembuatan body scrub berbahan dasar Melon Golden Langkawi grade rendah, yang dikembangkan dengan pendekatan partisipatif melibatkan staf UPT dan masyarakat sekitar. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan kesadaran peserta terhadap pentingnya inovasi serta pengolahan hasil pertanian secara berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, diskusi, dan evaluasi hasil kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta, serta antusiasme tinggi dalam mengembangkan produk serupa. Kegiatan ini memberikan dampak sosial positif berupa peningkatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan inovasi, pemanfaatan sumber daya lokal, dan peluang pemberdayaan ekonomi berbasis hasil hortikultura.
Penerapan MOB 6 untuk Mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca dari Kotoran Ternak di Kecamatan Kuranji, Padang Harianti, Mimien; Gusnidar; Aprisal; Maira, Lusi; Gusmini; Emalinda, Oktanis; Sandi, Nofrita; Hijri, Nurul; Meitasari, Retno; Naspendra, Zuldadan
Agrimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Pertanian Vol. 5 No. 1 (2026): APRIL (IN PROGRESS)
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/agrimas.v5i1.69

Abstract

Kotoran ternak yang tidak dikelola dengan baik dapat melepaskan gas rumah kaca (GRK), khususnya metana (CH₄) dan dinitrogen oksida (N₂O), yang berkontribusi terhadap pencemaran lingkungan dan perubahan iklim. Peternak skala kecil seringkali kekurangan teknologi tepat guna untuk mempercepat penguraian pupuk kandang sekaligus meminimalkan emisi. Program pengabdian masyarakat ini memperkenalkan MOB 6, konsorsium mikroorganisme yang dikembangkan secara lokal, untuk mendukung pengelolaan pupuk kandang ramah lingkungan di Kelompok Peternak Rimbo Tarok Jaya, Kecamatan Kuranji, Kota Padang. Program ini dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif yang terdiri dari (1) koordinasi awal dengan kelompok tani, (2) sesi edukasi tentang emisi GRK dan manfaat MOB 6, (3) demonstrasi produksi MOB 6, dan (4) penerapan langsung MOB 6 pada kotoran sapi segar diikuti dengan praktik pengomposan terpandu. Kegiatan tersebut meningkatkan pengetahuan dan keterampilan teknis petani dalam menyiapkan dan menerapkan MOB 6, mengurangi bau pupuk kandang, dan mendorong pengomposan lebih cepat. Program ini menunjukkan bahwa teknologi MOB 6 dapat berfungsi sebagai strategi praktis dan berbiaya rendah untuk meningkatkan pengelolaan limbah ternak yang berkelanjutan sekaligus mendukung mitigasi emisi gas rumah kaca di tingkat masyarakat.