Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Model Konseptual Pendidikan Kewarganegaraan Berdasarkan Landasan Filosofis: Konteks Sekolah Menengah di Indonesia Suriaman; Sapriya; T Heru Nurgiansah; Ryan Prayogi; Heny Mulyani; Zindan Baynal Hubi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i2.5819

Abstract

Abstrak Artikel ini membahas tentang model pendidikan kewarganegaraan di sekolah menengah berlandaskan kepada dasar filosofisnya sehingga menjadi acuan dalam pengembangan disiplin keilmuan PKn. Tujuan utama pendidikan kewarganegaraan adalah untuk membentuk warga negara yang bertanggung jawab, peduli terhadap masyarakat, memiliki pengetahuan tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara, serta mampu berpartisipasi aktif dalam kehidupan demokratis. Model konseptual pendidikan kewarganegaraan yang dijelaskan dalam artikel ini didasarkan pada landasan filosofis yang kuat. Landasan filosofis ini meliputi prinsip-prinsip moral, etika, dan nilai-nilai dasar yang diperlukan untuk membentuk warga negara yang baik. Model ini juga mencakup komponen-komponen seperti kurikulum, metode pengajaran, dan evaluasi pembelajaran. Dalam konteks sekolah menengah, pendidikan kewarganegaraan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang sistem politik, hukum, dan pemerintahan negara. Selain itu, pendidikan kewarganegaraan juga dapat membantu siswa memahami perbedaan budaya, agama, dan nilai-nilai yang ada dalam masyarakat. Pendidikan kewarganegaraan di sekolah menengah juga dapat membantu siswa mengembangkan keterampilan sosial, seperti kerjasama, komunikasi, dan kepemimpinan. Melalui pendidikan kewarganegaraan, siswa diajarkan tentang pentingnya menghormati perbedaan, memahami perspektif orang lain, dan berpartisipasi aktif dalam kehidupan masyarakat. Dalam artikel ini, model konseptual pendidikan kewarganegaraan berdasarkan landasan filosofis dijelaskan secara rinci dengan tujuan untuk memberikan panduan bagi pengembangan mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan yang efektif di sekolah menengah. Kata Kunci: Pendidikan Kewarganegaraan, Landasan Filosofis, Sekolah Menengah
FORMING DIGITAL CITIZENSHIP BASED ON AUGMENTED REALITY IN CIVIC EDUCATION LEARNING: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Suriaman; Cecep Darmawan; Sapriya; Karim Suryadi; T Heru Nurgiansah; Karman
Jurnal Kewarganegaraan Vol. 23 No. 1 (2026): March 2026
Publisher : Department of Pancasila and Civic Education, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/65r7nh79

Abstract

The swift advancement of digital technology necessitates a cohesive strategy to enhance digital citizenship within citizenship education via pertinent and contextual learning methodologies. Previous studies generally analyzed the two as separate factors; this study, however, rigorously investigates the level of integration between them in citizenship education. The study used a systematic literature review to analyze scientific articles published between 2018 and 2025, indexed in Scopus and Web of Science, using the keywords digital citizenship, augmented reality, citizenship education, learning, and technology, in accordance with PRISMA guidelines, assisted by Google Scholar and Publish or Perish. The findings indicate that digital citizenship through augmented reality serves as an immersive educational technology that enhances engagement and visualization in learning. The explicit integration of these two concepts remains constrained. This paper presents a conceptual framework that designates augmented reality as a pedagogical intermediary for applying digital citizenship principles in experiential citizenship education, and advocates for more empirical validation in genuine educational settings.