Claim Missing Document
Check
Articles

PENGELOLAAN EMOSI ANAK DENGAN GANGGUAN ADHD DALAM MENUMBUHKAN KARAKTER DISIPLIN Adhofa Kamila Maimun; Nur Azmi Wiantina; Muhammad Fauzan Muttaqin
FOKUS : Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Vol. 8 No. 3 (2025): Vol 8, No 3 Mei 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/fokus.v8i3.27350

Abstract

Children with Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) have challenges in controlling emotions and behavior, which impacts their ability to obey rules and develop disciplined character. This study aims to analyze emotional management strategies in children with ADHD and how this management contributes to fostering disciplined character in the school environment. The method used is a study casus qualitative approach with observation, interview, and documentation techniques for teachers, parents, and students with ADHD. The results of the study indicate that an individual approach, consistency in implementing rules, emotional regulation training, and cooperation between teachers and parents play a major role in shaping children's discipline. Effective emotional management not only reduces impulsive behavior but also helps students understand the consequences of their actions. In conclusion, proper emotional management is an important foundation in developing disciplined character in children with ADHD, and requires ongoing support from various parties.
IMPLEMENTASI METODE AMONG DALAM KEGIATAN PRAMUKA SIAGA DI SD ISLAM IMAM SYAFI’I Dwi Nurmansyah; Muhammad Fauzan Muttaqin
JOEBAS: Journal of Education, Behavior, and Social Studies Vol. 1 No. 2 (2025): JOEBAS: Journal of Education, Behavior, and Social Studies
Publisher : LPPM Universitas Bani Saleh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65624/joebas.v1i2.259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi Metode Among dalam kegiatan Pramuka Siaga di SD Islam Imam Syafi’i sebagai strategi pembentukan karakter peserta didik usia 6–9 tahun. Fokus utama penelitian ini adalah menelaah bagaimana prinsip Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, dan Tut Wuri Handayani diterapkan untuk menumbuhkan nilai-nilai disiplin, kepemimpinan, kerja sama, motivasi positif, dan kemandirian anak. Latar belakang penelitian menunjukkan bahwa penerapan Metode Among di lapangan seringkali masih bersifat instruktif dan belum sepenuhnya menumbuhkan partisipasi aktif peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan pada 15 Mei 2025. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan satu pembina Pramuka Siaga dan observasi partisipatif terhadap aktivitas peserta. Analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian tematik, serta verifikasi melalui triangulasi sumber, member check, dan peer debriefing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keteladanan pembina melalui aturan yang konsisten, komunikasi humanis, dan sanksi edukatif efektif menumbuhkan kedisiplinan serta kepemimpinan sederhana. Strategi motivasi positif dan penghargaan simbolik meningkatkan rasa percaya diri, sementara dukungan teman sebaya memperkuat nilai kerja sama dan gotong royong. Penelitian merekomendasikan pelatihan berkelanjutan bagi pembina serta kolaborasi intensif dengan orang tua untuk memastikan keberlanjutan pembinaan karakter anak di lingkungan sekolah dan keluarga.