p-Index From 2021 - 2026
10.72
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Indonesian Journal of Tropical and Infectious Disease Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Health Notions Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Journal Of Nursing Practice BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health) Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Jurnal Ners Klabat Journal of Nursing Jurnal Medika Hutama Indonesian Journal of Global Health research Babali Nursing Research Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat MAHESA : Malahayati Health Student Journal Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA) Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Kolaborasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Mandiri JAPI: Jurnal Akses Pengabdian Indonesia Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Jurnal Abdi Kesehatan dan Kedokteran Eduvest - Journal of Universal Studies Health and Technology Journal (HTECHJ) Journal for Quality in Public Health Indonesian Nursing Journal Health Dynamics Jurnal Sains, Teknologi dan Kesehatan Jurnal Medika: Medika Jurnal Ners dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery) Jurnal Smart Keperawatan Ficco Public Health Journal Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Journal of Global Research in Public Health Journal of Community Engagement in Health Strada Jurnal Ilmiah Kesehatan (SJIK) Journal for Research in Public Health Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Proceeding of The International Conference on Health Sciences and Nursing Indonesian Journal of Global Health Research
Claim Missing Document
Check
Articles

The Effect of Gadget Use on Gross and Fine Motor Development among Preschool Children: The Role of Primitive Reflexes Jamilatus Sholeha; Yuly Peristiowati; Nurwijayanti Nurwijayanti
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i8.6215

Abstract

Excessive gadget use among preschool children may reduce physical activity and sensorimotor stimulation, thereby affecting primitive reflex integration and motor development. This study aimed to analyze the effect of gadget-use intensity and primitive reflex integration on gross and fine motor development among preschool children. A quantitative study with a cross-sectional design was conducted involving 100 preschool children in RT 01 RW 02 Sukasari Village, Bogor. Data were collected through measurements of gadget-use duration, primitive reflex examination, and assessment of gross and fine motor development using the Denver Developmental Screening Test (DDST). Data were analyzed using multiple linear regression with a significance level of 0.05. The results showed that gadget-use intensity significantly affected gross motor development (p = 0.001; t = 3.365) and fine motor development (p = 0.003; t = 3.032). Primitive reflex integration also had a significant effect on gross motor development (p < 0.001; t = 7.654) and fine motor development (p < 0.001; t = 7.817). Simultaneously, gadget-use intensity and primitive reflex integration significantly influenced children's motor development. Children who used gadgets for more than 2.7 hours per day were more likely to experience delayed motor development than those with approximately 2 hours of daily use. These findings indicate that excessive gadget use increases the risk of delayed motor development through reduced physical stimulation and emphasize the importance of parental supervision and active physical stimulation to support optimal motor development in preschool children.
Nursing Management Implementation and Burnout Syndrome as Predictors of Nursing Care Quality Derlin Firnawati; Ratna Wardani; Nurwijayanti Nurwijayanti
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 17, No 1 (2026): January 2026
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf170106

Abstract

The quality of nursing care in hospitals is influenced by multiple organizational and psychological factors, particularly the implementation of nursing management and the presence of burnout syndrome among nurses. Effective nursing management ensures coordinated care delivery, while burnout may reduce professional performance and service responsiveness. This study aimed to analyze the implementation of nursing management and the effect of burnout syndrome on the quality of nursing care. A cross-sectional design was employed involving 98 respondents. Data were collected using structured questionnaires, and hypotheses were tested using multiple linear regression analysis to examine the simultaneous and partial effects of nursing management and burnout syndrome on nursing service quality. The analysis demonstrated that nursing management had a significant effect on the quality of nursing care (p = 0.027; t = 2.242). Burnout syndrome also showed a significant effect on nursing service quality (p = 0.005; t = 2.899). These findings indicate that both organizational management practices and psychological conditions significantly influence service quality. As conclusion, nursing management implementation and burnout syndrome are the predictors of nursing care quality. Strengthening managerial practices and addressing nurse burnout are essential strategies to improve hospital service quality.Keywords: nursing management; burnout syndrome; service quality; nurses
Strategi Pengembangan Transformasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIM-RS) di RSUD dr. Iskak Tulungagung Zuhrotul Aini; Nurwijayanti Nurwijayanti; Supriyanto Supriyanto; Heru Eko Susanto
Journal of Community Engagement in Health Vol. 5 No. 2 (2022): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v5i22.383

Abstract

Dalam persiapan menuju era disrupsi kesehatan 4.0, masih banyak rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan yang menghadapi berbagai tantangan. Tantangan yang paling utama dirasakan dari segi ketidakjelasan peraturan perundangan dan kurangnya harmonisasi regulasi antar kementerian terkait. RSUD dr. Iskak Tulungagung sebagai fasilitas pelayanan kesehatan sekunder merupakan komponen yang tidak terpisahkan dalam proses transformasi kesehatan nasional. SIMRS RSUD dr. Iskak Tulungagung saat ini terfokus utama pada pelayanan billing pasien mulai dari pendaftaran pasien, pelayanan di unit pelayanan, order pemeriksaan ke penunjang medis sampai dengan pasien keluar rumah sakit. Proses digitalisasi dan integrasi seluruh data Rumah Sakit dalam bentuk digital ini memiliki beberapa kendala, sehingga dinilai belum optimal dalam penerapan transformasi SIM-RS RSUD dr.Iskak Tulungagung.Tujuan kegiatan residensi ini adalah untuk menganalisa faktor- faktor yang menjadi penyebab belum optimalnya Pengembangan Transformasi SIM RS di RSUD dr. Iskak Tulungagung dengan analisis fishbone dan USG serta mencari strategi yang tepat dalam upaya pengembangan Transformasi SIM RS di RSUD dr. Iskak Tulungagung dengan analisis SWOT. Hasil penelitian menyatakan masalah yang perlu diprioritaskan penyelesaiannya adalah berkas rekam medis belum terintegrasi secara digital serta setiap operator modul aplikasi hanya bisa mengakses data sesuai dengan unit masing-masing (belum terintegrasi). Strategi yang dapat diterapkan pada kegiatan residensi ini adalah secara bertahap merubah Berkas rekam medis dalam bentuk kertas menjadi digital dan terintegrasi, setiap operator modul aplikasi bisa diakses pada seluruh unit pelayanan serta mulai membentuk sistem Integrasi Layanan Back Office di RSUD dr. Iskak Tulungagung.
Penerapan “Si Laki Mas Deon” (Aplikasi Laporan Kinerja Puskesmas Dengan Online) pada Puskesmas Sukorame Kota Kediri Poppy Hidayat; Nurwijayanti Nurwijayanti; Indasah Indasah; Gretta Hapsari Amalya
Journal of Community Engagement in Health Vol. 5 No. 2 (2022): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v5i22.404

Abstract

Pelayanan Kesehatan Puskesmas adalah upaya yang diberikan Puskesmas kepada masyarakat, meliputi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, pencatatan, dan pelaporan yang dituangkan dalam suatu sistem. Tahap akhir Manajemen Puskesmas adalah Pengawasan, Pengendalian, dan Penilaian (P3), yaitu tahap pemantauan kemajuan, melakukan koreksi terhadap pelaksanaan kegiatan, dan menilai pencapaian kegiatan dengan melakukan Penilaian Kinerja Puskesmas (PKP). Penilaian kinerja ini dilakukan oleh internal puskesmas (self-assessment). Kegiatan pengolahan data PKP di Puskesmas Sukorame Kota Kediri belum sepenuhnya dilaksanakan sesuai Pedoman PKP Dinas Kesehatan Jawa Timur tahun 2021. Pelaksanaan pengolahan data di Puskesmas Sukorame Kota Kediri masih dilakukan oleh Penanggung Jawab Penilaian Kinerja Puskesmas (PKP), sehingga masih terkendala dalam pelaporan tepat waktu. Sehingga diperlukan konsep dan sistem kebijakan dan manajemen pelayanan kesehatan dalam mengolah data Penilaian Kinerja Puskesmas (PKP) di Puskesmas Sukorame Kota Kediri. Metode yang digunakan dalam pengolahan data PKP adalah dengan membuat aplikasi Google Spreadsheet “Si Laki Mas Deon” (Aplikasi Laporan Kinerja Puskesmas Dengan Online) yang diterapkan di Puskesmas Sukorame Kota Kediri. Hasil penerapan Silaki Mas Deon (Aplikasi Laporan Kinerja Puskesmas Online) sangat baik sebagai konsep dan sistem kebijakan dan sistem manajemen pelayanan kesehatan dalam pengolahan data Penilaian Kinerja Puskesmas (PKP) di Puskesmas Sukorame Pusat, Kota Kediri.
Efektivitas Google Form sebagai Alat Bantu Pelaporan Kecelakaan Akibat Kerja dan Kejadian Berbahaya di RSUD Kota Madiun Sumiati Sumiati; Indasah Indasah; Nurwijayanti Nurwijayanti
Journal of Community Engagement in Health Vol. 5 No. 2 (2022): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v5i22.407

Abstract

Banyaknya keselamatan pasien yang terjadi berhubungan dengan ketidakefektifan komunikasi dan kurangnya koordinasi antar profesi kesehatan dimana berporos pada dua kelompok utama tenaga kesehatan yaitu dokter dan perawat. Data laporan Insiden Keselamatan Pasien di RSUD Kota Madiun pada tahun 2020 yaitu dari penyebabnya administrasi klinik 42,9%, proses (prosedur) klinis 7,1%, infeksi nosokomial 3,6%, medikasi (cairan infus) 17,9%, alat kesehatan 7,1%, pasien 10,7%, jatuh 3,6%, laboratorium (patologi) 3,6%. Secara umum pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk mengidentifikasi strategi dalam melakukan upaya agar pelaporan kecelakaan akibat kerja dan kejadian berbahaya di RSUD Kota Madiun, mengetahui variabel-variabel yang merupakan kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman serta untuk mengetahui strategi yang bisa diambil oleh RSUD Kota Madiun. Pengkajian atau identifikasi masalah pada laporan residensi ini menggunakan diagram Fishbone (diagram tulang ikan). Berdasarkan penilaian yang telah dilakukan menggunakan diagram layang SWOT untuk memprioritaskan strategi yang akan dilaksanakan untuk mengatasi masalah yang ada maka rencana intervensi residensi ini adalah pembentukan strategi dalam melakukan upaya agar pelaporan kecelakaan akibat kerja dan kejadian berbahaya, salah satunya dengan mengoptimalkan google form di RSUD Kota Madiun.
Edukasi Pola Asuh dan Hidup Sehat kepada Ibu Balita dengan Stunting melalui Program Pengabdian Masyarakat di Desa Joho Kecamatan Semen Kabupaten Kediri Nurwijayanti Nurwijayanti; Fitria Yusti Ningrum; Adriana Novi Ndiken; Jian Bagas Wara; Fridolin Dapa Dadu; Ana Solikah
Journal of Community Engagement in Health Vol. 5 No. 2 (2022): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v5i22.409

Abstract

Salah satu faktor yang mempengaruhi status gizi adalah pengetahuan gizi ibu yang mempengaruhi status gizi balita adalah pengetahuan gizi ibu yang dipraktikan dalam pola asuh dan pemberian makan. Tujuan Dari pengabdian masyarakat ini adalah Menciptakan edukasi dari rumah ke rumah mengenai peningkatan pengetahuan pola asuh pada ibu balita stunting serta meningkatnya kecukupan gizi pada balita stunting di desa joho. Metode Yang digunakan adalah fishbone dengan mencari penyebab dan akar masalah. Hasil dari pengabdian masyarakat bidang gizi hasil bahwa terdapat pola asuh ibu balita yang masih salah dan rata rata ibu balita dengan anak stunting belum mengetahui kandungan gizi yang baik untuk anaknya terdapat pendataan ekonomi balita stunting menunjukan angka 62% untuk keluarga penerima bantuan PKH. Pengabdian masyarakat untuk pencatatan mengenai pola asuh ibu balita dengan stunting menemukan hasil bahwa terdapat pola asuh ibu balita yang masih salah dan untuk mengetahuan mengenai kandungan gizi pada makanan balita masih sangat rendah, rata rata ibu balita dengan anak stunting belum mengetahui kandungan gizi yang baik untuk anaknya.Saran yang disampaikan adalah diharapkan dengan adanya pengabdian masyarakat ini mampu memberikan saran dan data mengenai stunting serta membuat penurunan angka stunting menjadi lebih cepat dan tepat sasaran.
Stunting Prevention Strategy by Improving the Nutritional Status of Toddlers (N/D) at the Balowerti Health Center, Kediri City Nurwijayanti Nurwijayanti; Nanik Kusyani; Nurullita Widyazizah; Maria Nubatonis; Rosalia Astria Tanggu S; Sri Sumiarsih; Diyana Juli Pangastuti
Journal of Community Engagement in Health Vol. 6 No. 2 (2023): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v6i2.487

Abstract

Stunting is a disorder of growth and development of children due to chronic malnutrition and recurrent infections, which is characterized by the length or height below the standard according to age, which is below –2 SD. The causes of stunting are nutritional and non-nutritional factors. The data used are secondary and primary data and USG, fishbone and SWOT methods in analyzing the problem. Several problems were found in the nutrition program, namely: low N/D achievement, low number of infants aged 6 (six) months who received exclusive breastfeeding, low number of newborns who received Early Initiation of Breastfeeding (IMD). Some of the problems in the nutrition program, namely: low achievement of N/D, low number of infants aged 6 (six) months who get exclusive breastfeeding, low number of newborns who receive Early Initiation of Breastfeeding (IMD), based on a study With the fishbone method, it was found that the root of the problem was the priority of the problem, namely the absence of a collaborative team for handling nutrition problems at the public health center (in an individual health effort team), the referral system from Integrated heatlhcare center to the public health center (for the 2T case), lack of social media for outreach (you can add Facebook). , YouTube or Tik Tok other than the existing Instagram), there is no procedure standard (SOP) in following up the 2T case findings that must be referred to the health center, and the lack of educational innovations for cadres and the target/community.
Health Education about Food Safety based on Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP) at Selera Kita Restaurant in Kuwait Nurwijayanti; Zulkipli Abdullah Usin; Laily Nurhanifah
Journal of Community Engagement in Health Vol. 7 No. 1 (2024): March
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v7i1.517

Abstract

The prospect of food business in the form of restaurants in Kuwait is quite promising. This is because many native Kuwaitis and immigrants often use restaurant services. Restaurant performance must meet consumer expectations so that they feel satisfied as users of the restaurant's products. To maintain and increase satisfaction, restaurants must pay attention to food management activities in restaurants so that they run in accordance with applicable regulations. A series of activities starting from menu planning, food distribution to consumers to achieve optimal health status through providing appropriate food including recording, reporting and evaluation is a series of food management. Based on the results of initial observations and interviews with managers, employees and consumers at the Selera Kita restaurant in Kuwait, this community service aims to find strategic ways by providing education related to management, employees and consumers' understanding of food safety based on Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP), knowing several variables which are strengths, weaknesses, opportunities and threats, knowing strategies that can be taken by management to improve service to consumers. Respondents were selected using a simple random sample. The results of this research are in the form of health education about food safety based on Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP) with assessments using Fishbone diagrams, SWOT analysis and descriptive analysis showing that 70% of the 30 respondents have sufficient knowledge of food safety to improve services to consumers has been implemented well, but needs to be improved so that it can run more optimally.
Education on the Implementation of Epidemiological Surveillance for HIV/AIDS Infectious Diseases in the Community at the Ledeunu Community Health Center, Sabu Raijua Regency Oktofianus Radja Tuka; Nurwijayanti
Journal of Community Engagement in Health Vol. 7 No. 1 (2024): March
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v7i1.529

Abstract

HIV/AIDS epidemiological surveillance is a series of continuous, systematic and ongoing observation processes in data collection, analysis and interpretation of HIV/AIDS disease data in an effort to effectively and efficiently prevent and control HIV/AIDS. The aim of implementing this Community Service activity is to educate the community so that they can overcome the possibility of HIV/AIDS and how to treat it. The activity was carried out in the Ledeunu health center working area using a lecture method by the implementing team, attended by community members, accompanied by the distribution of prizes to each participant. The material presented is evaluated by conducting a question and answer session at the end of the activity, where all questions/quizzes submitted by the implementing team can be answered by the participants.
Increasing Knowledge of Diabetes Mellitus Patients through Dietary Assistance at the Gurah Community Health Center, Kediri, East Java Nurwijayanti; Sad Omega Kencanawaty; Lasito
Journal of Community Engagement in Health Vol. 8 No. 1 (2025): March
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v8i1.660

Abstract

Considering the high prevalence of Diabetes Mellitus in Indonesia, education on proper eating patterns is important to control blood sugar and prevent serious impacts for patients. This report aims to increase the knowledge of Gurah Public Health Center prolanis patients about the importance of diet in preventing complications of Diabetes Mellitus. The method of implementing community service activities is carried out using lecture and discussion methods, using leaflets and presentations. Patients receive an explanation about Diabetes Mellitus, appropriate eating patterns, and the principles of balanced nutrition. This activity includes a pre-test and post-test to measure the increase in participants' knowledge. The result of the activity was that there was a significant increase in participants' understanding, shown by the average post-test results which were higher than the pre-test, indicating educational success. Conclusions and suggestions from community service are because this program has succeeded in increasing knowledge about the management of Diabetes Mellitus among patients. It is recommended that similar activities be carried out on an ongoing basis to strengthen public awareness and understanding of the prevention and management of Diabetes Mellitus.
Co-Authors Abiddin, Andi Hayyun Adetya Wahyu Dwi Jaya Adriana Novi Ndiken Agung Cahyono Agung Sudibdyo Agus Khoirul Anam Agus Setiyawan Agusta Dian Agusta Dian E Agusta Dian Ellina Agustin Widyowati Agustin, Evi Avicenna Alfi Yudisianto Alfi Yudisianto Ana Solikah Andi Hayyun Abiddin Andin Ajeng Rahmawati Anwar, Muhammad Choirul Apir Arfah, Andi Muh Arif Mustofa Armando Hadyono JS Atik Setiawan Wahyuningsih Aulia Rahman Billy Anoraga, Aditya Butar-Butar, Maria Haryanti Byba Melda Suhita Byba Melda Suhita Byba Melda Suhita Chusnul Justanti Dali, Agus Salim Derlin Firnawati Dhandi Hidayatullah Diyah Herowati Diyana Juli Pangastuti Duri, Vinca Rosa Swastika Ekawati Wasis Wijayati ellina, agusta dian Emy Ismiaty, Emy Ester Lita Maratade Evi Kurniawati Farida Farida Fika Istikah Firman Yudianto Fitria Yusti Ningrum Fresvian Jenrivo Fridolin Dapa Dadu Gempi Tri Sumini Gretta Hapsari Amalya Gretta Hapsari Amalya Hadi Santoso Hamzah Arof Hasrul Heru Eko Susanto Hesky Frengky Ngongoloy Ida Nurwati Indah Triningsih Indasah Indasah Ira Nurdiana Irwan Syahputra, Irwan Isa Harpika Izzah El Maila Jalu, Prastyantoko Kukuh Jamilatus Sholeha Jian Bagas Wara Joko Prasetyo Joko Prasetyo Joko Prasetyo Josefina Neltji Malisngorar Jufenti Ade Fitri Junaidi, Anang Koesnadi Koesnadi Kurnia Wira Susanti Laily Nurhanifah Lasito Lasito Lia Retno Wulan Sari Maria Nubatonis Maria Rante Tandung Marintas Marintas Martins, Noelio Auxilio Pedro Miftakhul Muthohiroh Mochammad Romli Arief Muhammad Saleh Muji Murtiningsih Nancy Natalia Dharmawan Nanik Kusyani Ning Arti Wulandari Nisa Diani Amalia Novita Ana Anggraini Novita Ana Anggraini Novita Anna Anggraeni Nur Aini Fatimah Nurdina Nurdina Nurdina Nurdina Nurdina Nurdina Nurlely Tri Wahyuni Nurlely Triwahyuni Nurullita Widyazizah Nusantarie, Krit Mahayuning Oktofianus Radja Tuka Osnawati H. Marsaoly Panca Radono Panca Radono Parinding, Yunus Poni Angelia Poppy Hidayat Poppy Hidayat Priawan, Hendra Prima Dewi Prima Dewi Dewi Prima Dewi Kusumawati Putri Retno Wijaya Radiktyasari, Asty Rahayu Budi Utami Rahmania Ambarika Rahmania Ambarika Rahmania Ambarika Rahmania Ambarika Ratna Wardani Ratna Wardani Ratna Wardani Ratna Wardani Raudatul Hikmah Reny Tri Febriani Rima Faradila Ririt Ika Lestari Rischa Devi Hayuningtyas Risyan Karnain Risyan Karnain Rita Sugihati Riza Tsalatsatul Mufida Rizky Amalia Sinulungga Rosalia Astria Tanggu S Ruri Firmansyah Rusiana Rahayu Ryan Hidayatullah Sad Omega Kencanawaty Sad Omega Kencanawaty Salsabila, Unik Hanifah Samad, Andi Muh. Arfah Saputra Sandu Siyoto Sandu Siyoto, Sandu Sasmita, Hasri Yulia Sentot Imam Suprapto Sentot Imam Suprapto Sentot Imam Suprapto Siska Saidi Rizali Sismulyanto Siswati, Heni Siswati, Heni Siti Farida Siti Farida Noor Laila Sofyan Wahyu Sofyan Wahyu Kumara Sri Kardjati Sri Kardjati Maria Sri Sumiarsih Sri Wahyuningsih Sri Yuni Windu Puri Sudewa, I Gusti Ngurah Wisnu Sugiati Sugiati Sumiati Sumiati Sunyoto Sunyoto Supriyanto Supriyanto Suwarsi Suwarsi Tallupadang, Resty Titien Altini Hidayat Tri Hari Wahyuningtyas Tutus Fibri Ajimas Budi Wahyuni, Retno Dwi Wardani, Silvia Intan Wening Palupi Dewi Widiani Retnaningsih Winda Gusya Wuryani, Denik Yenny Puspitasari Yohanes Deo Fau Yuli Peristiowati Yuli Peristiowati, Yuli Yuly Periostiawati Yuly Peristiowati Yuly Peristiowati Zuhrotul Aini Zulkipli Abdullah Usin Zulkipli Zulkipli