Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

EFEKTIVITAS TEHNIK RELAKSASI NAPAS DALAM DAN DZIKIR TERHADAPPENURUNAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN PRE OPERASI BPHDI RSUD dr. RADEN SOEDJATI SOEMODIARDJO PURWODADI Wahyu Riniasih; Kiki Natassia
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 1 No. 1 (2016): THE SHINE CAHAYA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Latar Belakang: Di dunia jumlah laki-laki dewasa yang menderita BPH adalah sebesar 30 juta jiwa dan secara epidemiologi pada saat usia laki-laki dewasa mencapai 40 tahun, kemungkinan terkena atau menderita penyakit ini adalah sebesar 40%, dengan meningkatnya usia 60 hingga 70 tahun persentasenya meningkat menjadi 50%, dan terus meningkat pada usia diatas 70 tahun menjadi sebesar 90%. Salah satu penatalaksanaan medis BPH adalah pembedahan. Pembedahan yang ditunggu pelaksanaannya akan menyebabkan rasa takut dan cemas pada pasien. Rasa cemas ini dapat diatasi dengan terapi nonfarmakologi, diantaranya tehnik relaksasi nafas dalam dan dzikir.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas tekhnik relaksasi napas dalam dandzikir terhadap penurunan tingkat kecemasanpada pasien preoperasi BPH   Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif Pre-Eksperimen dengan rancangan Pretest-Posttest With Control Group.Pengumpulan data menggunakan kuisioner kecemasan HRS-A . Jumlah responden 36 orang, dengan Teknik Nonprobability Sampling yaitu dengan Teknik Accidental. Data yang diperoleh diolah secara statistik dengan uji pairet t test dan independent t test   Hasil: Berdasarkan hasil analisa diperoleh bahwa dari segi usia, jumlah penderita dominan pada usia > 40 tahun, pendidikan dominan SD dan pekerjaan dominan sebagai petani. Ratarata tingkat kecemasan responden sebelum dan sesudah terapi nafas dalam adalah 32,11 menjadi 20,83 sedangkan rata-rata tingkat kecemasan sebelum dan sesudah dzikir 32,83 menjadi 27,39.   Simpulan: Ada perbedaan tingkat kecemasan post intervensi antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan nilai signifikasi yang didapat adalah p=0,000 (p<0,05) 
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN DUKUNGAN KELUARGA DALAM MENURUNKAN TEKANAN DARAH TINGGI (HIPERTENSI) PADA LANSIA DI DESA TRUWOLU KECAMATAN NGARINGANKABUPATEN GROBOGAN Ahmad Arifin; Suryani; Wahyu Riniasih
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 2 No. 2 (2017): THE SHINE CAHAYA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu kontributor paling penting untuk penyakit jantung dan stroke yang bersama-sama membentuk penyebab nomor satu kematian dan kecacatan di dunia. Para peneliti memperkirakan bahwa tekanan darah tinggi memberikan kontribusi untuk 9,4 juta kematian akibat penyakit kardiovaskuler setiap tahun. Hal ini juga meningkatkan risiko kondisi seperti gagal ginjal dan kebutaan (WHO, 2013). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Dukungan Keluarga dalam Menurunkan Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi) Pada Lansia di Desa Trowolu Kecamatan Ngaringan.   Metode: Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah semua lansia yang menderita tekanan darah tinggi (hipertensi) di Desa Towolu sejumlah 60 lansia. Teknik sampling adalah teknik yang dipergunakan untuk mengambil sampel dari populasi (Hidayat, 2009). Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Total Sampling, yang merupakan teknik penentuan sampel jika seluruh populasi dijadikan sampel (Saryono, 2009).   Hasil: Dari hasil diperoleh nilai p 0.000 yang menunjukkan bahwa korelasi antara skor tingkat pengetahuan dan dukungan keluarga bermakna dengan uji korelasi Spearman’s rho. Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan tingkat pengetahuan dengan dukungan keluarga dalam menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi) pada lansia di Desa Trowolu Kecamatan Ngaringan Kabupaten Grobogan.   Simpulan:Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan tingkat pengetahuan dengan dukungan keluarga dalam menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi) pada lansia di Desa Trowolu Kecamatan Ngaringan Kabupaten Grobogan. 
PENGARUH JOGING TERHADAP PENURUNAN TINGKAT STRES PADA REMAJA SMAN 1 TOROH Mika Agustiana; Wahyu Riniasih; Sukmayadi; Fatchulloh
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 9 No. 1 (2024): THE SHINE CAHAYA DUNIA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

 Latar Belakang: Stres adalah suatu keadaan seseorang mengalami tekanan dari lingkungannya dan tidak dapat mengatasinya sehingga akan menjadikan seorang tersebut mengalami gangguan psikis. Prevalensi stres remaja di indonesia meningkat dari tahun ke tahun, yaitu mencapai 64 juta jiwa atau 27,6% dari jumlah penduduk di Indonesia, di Jawa Tengah prevalensi stres tahun 2022 tercatat 608.000 orang mengalami stres. Prevelensi di kabupaten Grobogan 7% dari 119.588 dari jumlah penduduk di kabupaten Grobogan (Ambarwati., 2020). Stres merupakan bagian yang tidak terhindarkan dari kehidupan. Stres mempengaruhi setiap orang, bahkan anak-anak. Kebanyakan stres di usia remaja berkaitan dengan masa pertumbuhan. Remaja khawatir akan perubahan tubuhnya dan mencari jati diri, keterampilan menyelesaikan masalah, tetapi karena pergolakan emosional dan ketidakyakinan remaja dalam membuat keputusan penting. Manfaat jogging yaitu membantu menurunkan dan menjaga berat badan yang sehat, memperkuat sistem kekebalan tubuh, menyehatkan jantung, meningkatkan kekuatan tulang dan mengembangkan otot, meningkatkan sistem pernafasan dan mengurangi stres (Andalsari, 2018).   Tujuan ; Untuk mengetahui pengaruh joging terhadap penurunan tingkat stres pada remaja SMAN 1 Toroh.   Metodologi; Jenis penelitian ini menggunakan desain quasi eksperiment dengan posttest– only control design. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 50 responden siswa SMAN 1 toroh dengan menggunakan teknik sampel simple random sampling, dengan uji paired sampel t-test dan Independent t-test.   Hasil; Hasil penelitian diketahui uji t dependent (paired t test) diperoleh nilai p-value ,000 nilai tersebut < α 0.05, maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya ada pengaruh joging terhadap penurunan tingkat stress.   Kesimpulan; Kesimpulan ada pengaruh joging terhadap tingkat stres pada remaja SMAN 1 Toroh. 
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN DIABETES MELITUS TIPE II : A LITERATUR REVIEW Nur Vera Kundarwi; Nurulistyawan Tri Purnanto; Wahyu Riniasih
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 7 No. 2 (2022): THE SHINE CAHAYA DUNIA - S1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

Latar Belakang; Diabetes Mellitus adalah sebuah penyakit metabolik yang ditandai dengan adannya peningkatan kadar gula darah akibat gangguan pada sekresi insulin. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui ketertaikan faktor pola makan, aktivitas fisik, keturunan, dan usia dengan kejadian diabetes mellitus tipe II.Metode: Pencarian menggunakan database Pubmeed, Science direct, Prouquest, SAGE journal, dan Google scholar didaptakan 170  jurnal Kriteria artikel antara tahun 2016-2021 dengan format pdf. Analisa data menggunakan analisa PICOT.Hasil: Faktor yang mempengaruhi kejadian diabetes mellitus meliputi Pola makan, aktivitas fisik, usia, dan keturunan. Faktor tersebut sangat berperan penting dalam penyebab terjadinya diabetes mellitus tipe II.Kesimpulan: Terdapat pengaruh faktor pola makan, aktivitas fisik, keturunan, dan usia terhadap kejadian diabetes mellitus tipe II.
EFEKTIVITAS RENDAM HANGAT JAHE MERAH DAN KOMPRES HANGAT JAHE MERAH TERHADAP NYERI SENDI RHEUMATOID ARTHRITIS PADA LANSIA DI DESA KALIMARO Restiana Antonia Putri; Wahyu Riniasih; Noni Widiawatie
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 8 No. 2 (2023): THE SHINE CAHAYA DUNIA - S1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

Latar Belakang: Rhematoid Arthritis merupakan penyakit nyeri sendi  pada lansia yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Tanda gejala meliputi rasa kaku atau pegal pada pagi hari kemudiaan timbul rasa nyeri pada sendi dimalam hari nyeri tersebut terjadi secara terus menerus. Dampak jangka panjang yang bisa terjadi akibat Rhematoid Arthritis, di antaranyaperadangan pada pembulu darah, mata, jantung, dan paru-paru, kerusakan pada sendi. Terapi non-farmakologis  lebih aman digunakan karena efek samping yang ditimbulkan lebih rendah dibandingkan dengan obat-obatan karena terapi non-farmakologis menggunakan proses fisiologis, oleh karena itu untuk mengurangi tingkat nyeri dengan pengobatan non farmakologi salah satunya menggunakan  terapi rendam jahe merah dan kompres hangat jahe.Metode: Penelitian kuantitantif dengan metode pendekatan yang digunakan peneliti yaitu quasy eksperimental. Desain penelitian yang digunakan Two group pre test dan post test with control design, Teknik sempling yang digunakan adalah random Sampling dengan 46responden. Hasil: Dari hasil diatas menunjukkan kelompok eksperimen bahwa data didapatkan nilai p value 0,000 dan hasil dari kelompok kontrol 0,002 dikarenakan <0,05 maka Ha diterima, Ho ditolak, yang artinya ada keefektivitasan rendam jahe merah dan kompres hangat jahe merahterhadap nyeri rheumatoid arthritis. Kesimpulan: Rendam hangat jahe merah dan kompres hangat jahe merah efektivitas terhadap nyeri sendi rheumatoid arthritis.
PEER DAN AUTHENTIC ASSESSMENT UNTUK MENINGKATKAN PERFORMANCEMAHASISWA SAAT PRAKTIK LAPANGAN PROGRAM D III KEPERAWATAN Wahyu Riniasih; Wahyu Dewi Hapsari
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 2 No 1 (2017): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM UNAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35270/hk1vay17

Abstract

Latar belakang: Penerapan metode assesment tidak banyak mendapatkan perhatian. Proses assesment dilakukan tanpa melibatkan mahasiswa akibatnya mahasiswa tidak interest terhadap proses pembelajaran dengan metode assesment yang ada sehingga mahasiswa yang aktif saja yang mau mengerjakan tugas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan performance mahasiswa saat praktik lapangan pada kelompok saat peer assessment dan kelompok saat authentic assesmentMetode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif non experiment dengan rancangan penelitian deskriptive komparatif. Subyek penelitian mahasiswa STIKES An Nur semester VI D III perawat dengan total sampling, jumlah responden 60 mahasiswa. Normalitas data dengan kolmogorov-smirnov test dengan hasil <0,001. Analisis data menggunakanwilcoxon test.Hasil: Hasil penelitian terdapat perbedaan performance mahasiswa pada saat peer assesment dengan saat authentic assessment dengan hasil <0,001. Terdapat perbedaan performance mahasiswa yang signifikan antara peer assessment dan authentic assessment dengan hasil <0,001. Peer assesment dilakukan antar mahasiswa sehingga memungkinkan mahasiswa untukterlibat secara langsung dalam penilaian, mahasiswa menjadi aktiv, percaya diri dan termotivasi dalam belajar.Kesimpulan: Terdapat perbedaan peningkatan performance pada mahasiswa D III Keperawatan STIKES An Nur Purwodadi saat praktik klinik lapangan
ANALISIS FAKTOR YANGMEMPENGARUHI MINAT MASYARAKAT DALAM KEPESERTAAN JKN-KIS MANDIRI DI DESA PANDANHARUMKABUPATEN GROBOGAN Wahyu Dewi Hapsari; Kiki Natassia; Wahyu Riniasih
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 4 No 2 (2019): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM UNAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35270/r7vrm519

Abstract

Latar belakang: Jaminan Kesejatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) merupakan jaminan berupa perlindungan kesehatan agar peserta memperoleh manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan. BPJS Kesehatan memiliki sasaran pokok, salah satunya adalah tercapainya kepesertaan semesta sesuai peta jalan menuju Jaminan Kesehatan Nasional Tahun 2019. Tapi tampaknya sasaran tersebut belum tercapai dengan cepat, seperti di Desa Pandanharum Kabupaten Grobogan Provinsi Jawa Tengah masih terdapat 1300 penduduk yang belum menjadi peserta JKN-KIS. Hal ini tentunya menjadi pertanyaan tentang minat masyarakat dalam kepesertaan JKN-KIS khususnya mandiri.Metodologi: Metode penelitian ini adalah survei yang bersifat analitik, yang menggunakan pendekatan waktu cross sectional dengan metode pengumpulan data didapatkan melalui wawancara langsung dengan kuesioner terstruktur yang ditujukan kepada 93 responden Desa Pandanharum Kabupaten Grobogan yang didapat dengan cara non random sampling dengan teknik porposive sampling.Hasil: Karakteristik umur responden di Desa Pandanharum Kabupaten Grobogan dari 93 responden 49,5% berumur dewasa akhir (36 – 45 tahun), 43% berpendidikan terakhir Sekolah Dasar (SD) dan 32,3% bekerja swasta. Sedangkan tingkat pengetahuan dari 93 responden 88,2% tergolong cukup baik, 52,7% menganggap biaya cukup memberatkan, 76,3% cenderung cukup berminat. Hasil uji statistik pada pengetahuan dan biaya berpengaruh dengan minat masyarakat dalam kepesertaan JKN-KIS Mandiri di Desa Pandanharum Kabupaten Grobogan.Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan antara pengetahuan dan biaya terhadap minat masyarakat dalam kepesertaan JKN-KIS Mandiri di Desa Pandanharum Kabupaten Grobogan.
EFEKTIFITAS AROMATERAPI LEMON DENGAN TEKNIK RELAKSASI  NAFAS DALAM TERHADAP PENURUNAN DISMENORE  PADA REMAJA PUTRI DI SMA N 1 JEPON Wahyu Riniasih; Yesita K; Lia Pertiwi
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 8 No 1 (2023): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM UNAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35270/e9r1yq48

Abstract

Latar Belakang; Dismenore merupakan  rasa nyeri yang  dirasakan pada wanita ketika menstruasi yang diakbitakan oleh ketidakseimbangan hormone progesteron dalam darah. Wanita yang dismenore menghasilkan prostaglandin 10 kali lebih banyak daripada wanita yang tidak dismenore. Di Indonesia kejadian dismenore terdiri dari 72,89% dismenore primer dan 21,11% dismenore sekunder di kalangan perempuan umur produktif. Dari 91,7% siswa yang mengalami dismenore setiap bulannya, sebanyak 68,9% mengakui adanya gangguan aktivitas pembelajaran. Metodologi; Penelitian ini menggunakan desain penelitian Pra-Eksperimen, dengan menggunakan rancangan One Group Pre-Post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri  kelas 11 SMA Negeri Jepon. Jumlah sampel penelitian sebanyak 43 dan diuji menggunakan wilcoxon. Hasil; Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon didapatkan nilai P-Value 0,000 < 0,05, maka: Ha diterima, Ho ditolak maka dapat disimpukan ada efektifitas aromaterapi lemon dengan teknik relaksasi nafas dalam terhadap penurunan dismenore pada remaja putri di SMA N 1 Jepon. Kesimpulan; Aromaterapi lemon dengan teknik relaksasi nafas dalam efektif dalam menurunan dismenore pada remaja putri di SMA N 1 Jepon. 
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN TINGKAT KEMANDIRIAN PERSONAL HYGIENE PADA ANAK SEKOLAH SD NEGERI 2 DEPOK Anita Lufianti; Aseptasari; Wahyu Riniasih; Ariefatun Nisa
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 11 No 01 (2026): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM UNAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35270/0cg80j75

Abstract

Latar Belakang: Pola asuh orang tua merupakan faktor penting yang memengaruhi tingkat kemandirian anak, termasuk dalam hal kebersihan pribadi (personal hygiene). Anak-anak usia sekolah memerlukan bimbingan yang tepat agar mampu menjaga kebersihan diri secara mandiri. Berdasarkan studi pendahuluan di SD Negeri 2 Depok pada siswa kelas 2 dan 3, ditemukan bahwa sebagian besar anak masih bergantung pada orang tua dan guru dalam menjaga kebersihan dirinya. Orang tua dan guru masih memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku personal hygiene anak. Terdapat variasi gaya pengasuhan di antara orang tua, termasuk pola otoriter, permisif, dan demokratis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan tingkat kemandirian personal hygiene pada anak di SD Negeri 2 Depok. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan melibatkan 66 responden siswa kelas 2 dan 3 SD Negeri 2 Depok. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner tentang pola asuh orang tua dan tingkat kemandirian personal hygiene anak. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan tingkat kemandirian personal hygiene anak, dengan nilai p-value (0,000) < α (0,05). Nilai koefisien korelasi +0,660 menunjukkan hubungan yang kuat dan berpola positif. Pola asuh demokratis (36,4%) menjadi tipe terbanyak, diikuti permisif (34,8%) dan otoriter (28,8%). Tingkat kemandirian anak terbanyak berada pada kategori kurang mandiri (48,5%). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara pola asuh orang tua dengan tingkat kemandirian personal hygiene pada anak di SD Negeri 2 Depok. Pola asuh demokratis cenderung menghasilkan tingkat kemandirian yang lebih baik dibandingkan pola otoriter dan permisif.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG COVID-19 TERHADAP PENCEGAHAN COVID-19 DI DESA NGABENREJO  KECAMATAN GROBOGAN Fitriani; Wahyu Riniasih
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 6 No 1 (2021): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM UNAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35270/nvxmkt42

Abstract

Latar Belakang : Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Corona Virus 2 (SARS-CoV-2), yang mana belum pernah teridentifikasi sebelumnya pada manusia. Virus ini pertama kali muncul di kota Wuhan, Provinsi Hubei, China pada tanggal 31 Desember 2019. Pemerintah Indonesia menetapkan Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat COVID-19. COVID-19 dinyatakan sebagai jenis penyakit yang menimbulkan kedaruratan kesehatan masyarakat (KKM) di Indonesia dan wajib dilakukan upaya penanggulangan, sesuai dengan perintah undag-undang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang covid 19 Terhadap Pencegahan  covid 19 di Desa Ngabenrejo Kecamatan Grobogan Metode: Menggunakan Desain Korelasi dengan pendekatan Cross Sectional Design. Dengan jumlah 51 responden yang didapat dengan cara identifikasi berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi, Non Probability Sampling dengan teknik pengambilan sampel Simple Random Sampling. Hasil : Hasil uji hipotesis dengan Uji Spearman’s rho diperoleh hasil rata-rata 0,519 dengan nilai asymp Sig.(2-tailed) 0.01 Kesimpulan : Terdapat hubungan tingkat pengetahuan tentang covid 19 terhadap pencegahan covid 19
Co-Authors Abdul Rasyid Ariadi Ahmad Arifin Ahmad Arifin Anggi Livia Widiyanto Anik Wahyunita Anisy Nurul Janah Anita Lufianti Anitya Novi Widyaastuti Ariefatun Nisa Aseptasari ASRIYADI, FITROH Ayu Setyaningrum Bagus Indra Pamungkas Daviq Bagus Setiadi Deny Rahmat Desyika mayasari DHIYAN NANY WIGATI Dina Septika Dewi Khofifa Eko Supriyadi Eva Latifatul Uzza Evi Puspitasari Farhan Muhammad Naji Farhan Muhammad Najib Farokhah, Mirna Vaul Fatchulloh Febriana Tri Kusumawati Febryana Nur Khafifah Festy Mahanani Festy Mahanani M Festy Mahanani Mulyaningrum Firli Mareta Salamah Fitria Jaya Wicaksana Fitriani Fitriani Fitriani Indah Rahayu Indra Gunawan Jayanti Dwi Puspita Kharisma Rahmawat Kiki Natassia Kiki Natassia Kumalasari, Nurya Lia Indah Pertiwi Lia Pertiwi Linda Listiyaningrum Maylia Meity Mulya Susanti Mika Agustiana Mika Agustiana Mingle A Pistanty Mingle A Pistanty Mira Saida Putri Muhamad Makmun Muhammad Makmun Mutmainah Indah Puspitasar Nalfriza Alfianti Nety Ayuningtyas Maryono Ni Komang Tri Widayani Ni Komang Tri Widayani Nipriyanti Nipriyanti Noni Widiawatie Novita Kurniasari Novita Rina Rahmasari Nur Vera Kundarwi Nurtiani Rahmawati Nurul Kodiyah Nurulistyawan T.P permatasari, Anggita septyani Purhadi Rahmawati Restiana Antonia Putri Ricard Janottama Rini Sri Purwati Riska Indrayati Risti Linta Chumaira Rosandra Firdi Silvian Rosdiana Rosdiana Sahara, Rizki Sari, Gigih Kenanga Silvi Nur Hakiki Sintia Ardiane Suyatmo Siti Nurul Istiqomah Sri Temu Sri Untari Sukmayadi Supriadi, Eko Suryani SURYANI Suryani Suryani sutiyono Sutiyono sutiyono sutiyono Sutrisno Sutrisno Sutrisno Sutrisno Sutrisno Tika Dwi Ningrum Titih Huriah Ulfa, Fatma Nurmala Wahidah Nur Khasana Wahidah Nur Khasanah Wahyu Dewi Hapsari Wahyu Dewi Hapsari Wahyu Dewi Hapsari Wiwik Windiyartin Yesita K Yesita Ragil K Yugi Febia