Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Analisis Ketersediaan serta Aksesibilitas jalur pejalan kaki di Kota Palembang Aji Saputra, Angga; Humaira, Afifa; Azizah, Napinurul; Herlianti, Meza; Azzahra Surga, Fatimah; Kurniawan, Rudy; Wahyu Fajriani, Suci; Septiana Putri, Lisya
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.5244

Abstract

Aksesibilitas adalah suatu alat sarana prasarana yang dapat memberikan kemudahan bagi seseorang yang akan melakukan perjalanan, pelayanan, dan juga lingkungan. Ini juga mencakup kemudahan bagi pengguna dengan kebutuhan khusus (difabel) dan lansia untuk mewujudkan kesamaan setiap warga, sedangkan pejalan kaki adalah istilah yang digunakan dalam transportasi untuk menggambarkan orang yang berjalan dijalan trotoar. Penelitian ini bertujuan menganalisis aksesibilitas pejalan kaki di kota Palembang dengan melihat ketersediaan dan kualitas dari infrastruktur, pola pemanfaatan ruang trotoar, serta implikasinya terhadap mobilitas masyarakat perkotaan. Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui observasi dan wawancara, serta melalui penelitian terdahulu. Pengumpulan data dilakukan dengan data primer dan data sekunder. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa adanya guiding block yang berlubang dan tanjakan yang curam sehingga dapat menyulitkan pengguna kursi roda dan tunanetra saat melintas, hal ini menunjukkan bahwa fasilitas seperti trotoar, guiding block, dan jembatan penyeberangan telah tersedia di Kota Palembang. Namun, kualitas dan pemanfaatannya belum optimal. Masih ditemukan trotoar rusak, genangan air, serta alih fungsi trotoar yang digunakan pedagang kaki lima. Terlebih lagi, kondisi ini lebih berdampak pada penyandang disabilitas yang belum dapat mengakses fasilitas secara mandiri. Dengan demikian, permasalahan aksesibilitas tidak hanya terletak pada ketersediaan fasilitas, tetapi juga pada kualitas, pemerataan, dan pengelolaannya di kota palembang. Implikasinya, pemerintah kota diharuskan lebih memperhatikan kebutuhan seluruh masyarakatnya baik itu non-disabilitas dan penyandang disabilitas.
Transformasi Angkot Modern (Feeder): Strategi Palembang Membangun Jaringan Transportasi Publik Yang Kohesif di Kota Palembang Ariska, Iis; Intan Emi Putri; Fitri Wahdaniyah; Fatur Aryatama; Shalsa Badisyafitri; Rudy Kurniawan; Lisya Septiani Putri; Suci Wahyu Fajriani
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.5253

Abstract

Transformasi angkot konvensional menjadi angkot modern (feeder) merupakan salah satu strategi pemerintah daerah dalam memperkuat integrasi sistem transportasi publik perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi angkot modern sebagai feeder dalam membangun jaringan transportasi publik yang kohesif di Kota Palembang. Penelitian menggunakan metode penelitian kajian pustaka, yang difokuskan pada sinkronisasi jadwal serta keterhubungan fisik dengan LRT Sumatera Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa angkot modern telah berfungsi sebagai feeder secara operasional dan memperluas aksesibilitas masyarakat menuju stasiun LRT, namun integrasi sistem belum sepenuhnya optimal. Masih ditemukan potensi tumpang tindih rute dengan angkot lama, belum diterapkannya sistem tarif terpadu antar moda, serta pengaruh waktu tunggu terhadap keputusan moda pengguna. Kondisi tersebut membatasi terjadinya pergeseran signifikan dari kendaraan pribadi ke transportasi publik. Oleh karena itu, diperlukan penguatan integrasi tarif, sinkronisasi jadwal berbasis kepastian layanan, pembenahan kelembagaan, dan peningkatan kualitas infrastruktur simpul transit guna mewujudkan jaringan transportasi publik yang benar-benar kohesif di Kota Palembang.
Struktur dan Stratifikasi Sosial-Ekonomi Masyarakat Kota Palembang: Studi Komparatif Perumahan Alexandria & Griya Sejahtera Mardana, Rachma; Pratama, M. Budi; Khodijah, Nandea; Wulandari, Nyayu Tania; Aliah, Syarlla Zenia; Kurniawan, Rudy; Putri, Lisya Septiani; Fajriani, Suci Wahyu
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.5369

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pesatnya pertumbuhan pembangunan pemukiman yang terjadi di Kota Palembang yang memperlihatkan ketimpangan kondisi sosial ekonomi antar Kawasan di kota pelambang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan struktur sosial, menganalisis bentuk stratifikasi, serta menjelaskan perbedaan kondisi ekonomi di Perumahan Alexandria dan Griya Sejahtera. Pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi lapangan dan wawancara mendalam terhadap lima orang informan yang dipilih secara purposive sampling. Dari hasil penelitian menunjukkan adanya struktur sosial yang kontras antara kedua kawasan, yang di mana Perumahan Alexandria didominasi oleh kelompok dengan status ekonomi tinggi seperti pengusaha dan pegawai negeri, sedangkan Perumahan Griya Sejahtera merepresentasikan masyarakat berpenghasilan rendah. Stratifikasi yang terbentuk tidak hanya didasarkan pada pendapatan, tetapi juga kepemilikan aset dan akses terhadap sumber daya. Temuan ini mengonfirmasi bahwa adanya ketimpangan multidimensi yang tajam dalam satu lokasi perkotaan yang sama.
Evaluasi Ketersediaan dan Kualitas Jalur Pejalan Kaki di Kawasan Jembatan Ampera Kota Palembang Acintya, Anggie Elma; Azzahro, Azizah; Syakirania, Fela; Prasetyo, Dwi Arif; Maulana, Ridho Adji; Kurniawan, Rudy; Fajriani, Suci Wahyu; Putri, Lisya Septiani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38489

Abstract

Jalur pejalan kaki merupakan salah satu elemen penting dalam mendukung mobilitas masyarakat serta menciptakan ruang kota yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna. Kawasan sekitar Jembatan Ampera di Palembang menjadi salah satu pusat aktivitas perkotaan dengan tingkat mobilitas yang tinggi, baik untuk kegiatan ekonomi, transportasi, maupun pariwisata, sehingga membutuhkan infrastruktur pedestrian yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ketersediaan dan kualitas jalur pejalan kaki di kawasan tersebut serta mengidentifikasi berbagai permasalahan yang memengaruhi pemanfaatannya. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, dokumentasi, dan kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun jalur pejalan kaki telah tersedia di beberapa bagian kawasan, kualitasnya masih belum optimal karena adanya kerusakan trotoar, keterbatasan fasilitas pendukung, serta penggunaan trotoar untuk aktivitas lain seperti parkir kendaraan dan pedagang kaki lima yang mengganggu kenyamanan pejalan kaki. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kualitas infrastruktur serta penataan penggunaan ruang publik agar fungsi jalur pejalan kaki dapat berjalan secara optimal dalam mendukung aksesibilitas dan mobilitas masyarakat perkotaan.
Peran Ojek Online Indralaya dalam Menompang Ketahan Ekonomi Rumah Tangga Perkotaan Sabrina; Lisya Septiani Putri; Suci Wahyu Fajriani; Kirana Suhada; Imelda Putri Zulkarnain; Reva Zikri Fahlevi; Salsabilla Azzahra; Rudy Kurniawan
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5108

Abstract

Permasalahan ekonomi rumah tangga di wilayah perkotaan, khususnya bagi keluarga pengemudi ojek online, semakin kompleks akibat pendapatan yang tidak menentu dan ketergantungan terhadap platform digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran ojek online dalam ketahanan ekonomi rumah tangga di Indralaya serta strategi adaptif yang diterapkan oleh keluarga pengemudi dalam menghadapi ketidakpastian pendapatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan sosiologi perkotaan, melalui wawancara mendalam dengan pengemudi ojek online serta studi literatur yang berkaitan dengan pekerjaan informal, ekonomi rumah tangga, dan transportasi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ojek online menjadi sumber pendapatan utama bagi rumah tangga, membantu pemenuhan kebutuhan dasar, serta memberikan fleksibilitas dalam pengaturan waktu kerja. Akan tetapi, pendapatan yang tidak tetap menjadikan rumah tangga rentan terhadap krisis ekonomi, seperti pandemi dan kenaikan harga bahan bakar minyak. Untuk menghadapi ketidakpastian tersebut, keluarga pengemudi menerapkan strategi adaptif, di antaranya diversifikasi sumber pendapatan, keterlibatan anggota keluarga dalam aktivitas ekonomi, serta pemanfaatan program bantuan sosial. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa ojek online memiliki peranan penting dalam ketahanan ekonomi keluarga, namun perlindungan sosial dan kebijakan pendukung diperlukan untuk mengurangi tingkat kerentanan yang ada. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pengembangan kebijakan ekonomi digital serta kajian lanjutan mengenai ekonomi informal di wilayah perkotaan.    
STRUKTUR SOSIAL EKONOMI PEKERJA SEKTOR INFORMAL DI KAWASAN SEBERANG ULU KOTA PALEMBANG Thita Maharani; Yusela anida; Nindi amirnati; Dwi andreanno Saputra; Rudy Kurniawan; Lisya Septiani Putri; Suci Wahyu Fajriani
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5343

Abstract

Sektor informal merupakan salah satu sektor ekonomi yang memiliki peran penting dalam menyerap tenaga kerja dan menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur sosial ekonomi pekerja sektor informal di kawasan Seberang Ulu Kota Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap empat informan yang bekerja di sektor informal, yaitu pedagang warung, pedagang ikan di pasar, pengrajin tenun songket, serta pelaku usaha kecil rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja sektor informal menjadikan aktivitas tersebut sebagai sumber pendapatan utama bagi keluarga. Namun demikian, pendapatan yang diperoleh bersifat tidak tetap dan sangat dipengaruhi oleh kondisi pasar, jumlah pembeli, serta faktor eksternal seperti cuaca. Selain itu, sebagian besar pekerja sektor informal menjalankan usaha secara mandiri dengan modal pribadi tanpa dukungan organisasi atau kelompok usaha tertentu. Dalam mengelola keuangan rumah tangga, para pekerja sektor informal menerapkan strategi penghematan serta memanfaatkan pendapatan harian untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa hubungan sosial antar pekerja di lingkungan sekitar relatif baik meskipun terdapat persaingan dalam kegiatan ekonomi. Oleh karena itu, sektor informal tetap menjadi salah satu penopang utama ekonomi masyarakat, meskipun masih menghadapi berbagai keterbatasan seperti ketidakstabilan pendapatan dan minimnya dukungan modal usaha.
Kemiskinan Perkotaan sebagai Fenomena Multidimensional: Dinamika dan Strategi Bertahan Kelompok Rentan di Permukiman Sempadan Sungai Cibeureum, Kota Bandung Danapati Putri; Rudy Kurniawan; Suci Wahyu Fajriani; Lisya Septiani Putri
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6120

Abstract

Kemiskinan perkotaan di Kota Bandung merupakan fenomena multidimensional yang dipengaruhi oleh interaksi faktor ekonomi, sosial dan spasial. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk, penyebab, dan dinamika kemiskinan serta strategi bertahan kelompok rentan di permukman sempadan Sungai Cibeureum. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan strategi studi kasus melalui observasi dan wawancara terhadap 30 informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemiskinan termanifestasi dalam keterbatasan fisik hunian, ketidakstabilan ekonomi akibat dominasi sektor informal, serta keterbatasan akses terhadap layanan dasar. Penyebab utama kemiskinan meliputi tingginya harga lahan, urbanisasi, dan ketidakpastian pendapatan dan kerentanan terhadan risiko lingkungan seperti banjir. Masyarakat mengembangkan strategi bertahan melalui pemanfaatan jaringan sosial, kedekatan dengan sumber penghidupan, dan adaptasi terhadap keterbatasan. Temuan ini menegaskan bahwa kemiskinan perkotaan merupakan proses yang dinamis dan terikat secara spasial.
Fungsi Ruang Terbuka Hijau Jakabaring Bagi Kehidupan Sosial Masyarakat Kota Palembang M. Taufiqurrahman Akbar; Farel Edyan Putri; Marissabeth Panjaitan; Maureen Anastasya Silangit; Rudy Kurniawan; Suci Wahyu Fajriani; Lisya Septiani Putri
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fungsi ruang terbuka hijau Jakabaring bagi kehidupan sosial masyarakat kota Palembang. Jakabaring sebagai salah satu kawasan ruang terbuka hijau strategis di Kota Palembang memiliki peranan penting dalam kehidupan masyarakat baik dari aspek sosial, ekonomi, maupun lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Informan penelitian meliputi pengunjung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jakabaring telah menjadi ruang multifungsi yang dimanfaatkan untuk aktivitas olahraga, rekreasi, berkumpul, dan aktivitas ekonomi kecil. Dari aspek sosial, Jakabaring berfungsi sebagai ruang interaksi sosial, tempat bertemu, dan mempererat hubungan antar warga. Masyarakat merasakan manfaat lingkungan berupa udara yang lebih sejuk, ruang hijau yang nyaman, serta peningkatan kualitas lingkungan sekitar. Namun demikian, terdapat beberapa tantangan terkait keberlanjutan kawasan seperti perawatan fasilitas, perubahan fungsi lahan, dan kebutuhan peningkatan aksesibilitas. Penelitian ini memberikan rekomendasi strategis bagi pengambil kebijakan dalam pengembangan dan pengelolaan ruang terbuka hijau Jakabaring ke depan.
BECAUSE MOTIVE AHBAB: A PHENOMENOLOGICAL ANALYSIS OF AHBAB TABLIGHI JAMA’AT DA’WAH MOVEMENT Ilal Ilham; Tresno Tresno; Muhammad Rifai; Gunawan Gunawan; Mallia Hartani; Suci Wahyu Fajriani
Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama (JISA) Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Sociology of Religion Study Program, Faculty of Social Sciences, North Sumatra State Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jisa.v9i1.28538

Abstract

This article discusses a phenomenological study of Tablighi Jama’at ahbab, focusing on the motives of Tablighi Jama’at ahbab. The purpose of this study is to explore the subjective experiences and unconscious motives of ahbab participating in the Tablighi Jama’at da'wah movement. This study uses a qualitative approach with an exploratory descriptive research type that aims to describe and explore the phenomenon in depth. The data collection techniques in this study used participant observation to directly observe experiences in the field and in-depth interviews to understand the perspectives of the ahbab. In determining the research informants, the author used purposive sampling techniques, and the data obtained was analysed using Miles and Huberman's data analysis. The results of the study show that the reasons for ahbab joining Tablighi Jama’at are: wanting to experience the atmosphere of their previous environment, practising what they have learned, because Tablighi Jama’at does not question specific schools of thought and sects, the approach of Tablighi Jama’at as a means of learning Islam, finding something different in Tablighi Jama’at, protection within Tablighi Jama’at, and because Tablighi Jama’at does not differentiate between ahbab and the redemption of sins. These findings provide an understanding of various factors that motivate people to join a religious movement.
Kekerasan Anak di Tempat Penitipan Anak sebagai Patologi Sosial: Analisis Sosiologi Anak terhadap Disfungsi Lembaga Pengasuhan Deska Fitriyani; Suci Wahyu Fajriani; Mallia Hartani; Kurnia Asni Sari; Lisya Septiani Putri
Locus Journal of Academic Literature Review Vol 5 No 6 (2026): June
Publisher : LOCUS MEDIA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56128/ljoalr.v5i6.968

Abstract

Artikel ini membahas kekerasan anak di Taman Penitipan Anak (TPA) atau daycare sebagai bentuk patologi sosial institusional. Kajian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan dan analisis dokumen kualitatif. Data bersumber dari artikel ilmiah, regulasi, dokumen kebijakan, laporan lembaga perlindungan anak, serta pemberitaan media kredibel yang dianalisis melalui analisis isi dan analisis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa kekerasan di daycare tidak dapat dipahami semata-mata sebagai penyimpangan individual pengasuh, tetapi sebagai gejala disfungsi institusi pengasuhan dalam menjalankan fungsi protektif, afektif, edukatif, dan kontrol sosial. Kekerasan tersebut berkaitan dengan relasi kuasa dewasa-anak, rendahnya kapasitas caregiver, lemahnya supervisi, tidak jelasnya mekanisme pelaporan, serta normalisasi kekerasan dalam budaya pengasuhan. Perspektif sosiologi anak menegaskan bahwa anak merupakan subjek sosial yang memiliki pengalaman, ekspresi, suara, dan hak untuk diakui. Oleh karena itu, pencegahan kekerasan di daycare memerlukan pembenahan kelembagaan melalui penguatan kapasitas pengasuh, SOP perlindungan anak, mekanisme pengaduan, pengawasan kolaboratif, keterlibatan orang tua, dan akuntabilitas lembaga. Kata kunci: Kekerasan anak, lembaga pengasuhan, patologi sosial, sosiologi anak, tempat penitipan anak (TPA)
Co-Authors Abdul Kholek Acintya, Anggie Elma Acparel Ganesa Islami Pasha Adellia Ayu Zahra Adinda Mahesa Ayu Adithya Pratama Agung Permadi Ainul Zulqoifah Ainul Zulqoifah Asmawati Aisa Rosa Aisyah Arrahma Aji Saputra, Angga Aliah, Syarlla Zenia Aliyah Jasmine Rifa Riyanti Alja'is Fadillah, Yogi Alyssa Nabillah Ananda Meylisha Andina, Anissa Sofinaycila Anizzah Meisyah putri ARISKA, IIS Asmawati, Ainul Zulqoifah Aulia Novita Aulia Novita Rizki Aulia Salma Novita Hasanah Azizah, Napinurul Azzahra Surga, Fatimah Azzahro, Azizah Bintarsih Sekarningrum cantika Danapati Putri Davit Saputra Dea Anggraini Debora Situmeang Desi Nurmasari Deska Fitriyani Deva Agustrianda Dinda Triyani Dwi andreanno Saputra Dwiki Hari Pangestu Erna Retna Safitri Ernia Syah Putri Fadillah Nur Habibah M Farel Edyan Putri Fatur Aryatama Fitri Wahdaniyah Gea Lestari Geneva Nurwahyu Al Imani Gunawan Gunawan Gunawan, Gunawan Haniifa Rahmah Herlianti, Meza Humaira, Afifa Ilal Ilham Imelda Putri Zulkarnain Inasyah Mutia Putri Intan Emi Putri Keysha Mutia Ranandityas Khodijah, Nandea Kirana Suhada Kurnia Asni Sari Kurnia Asni Sari Kurnia Asni Sari Kurnia Asni Sari Lidya Shela Agustin Lisya Septiana Putri Lisya Septiani Putri Lisya Septiani Putri Lisya Septiani Putri Lisya Septiani Putri Lisya Septiani Putri M. Munandar Sulaeman M. Taufiqurrahman Akbar Maharani Safitri Mallia Hartani Mallia Hartani Mallia Hartani Mallia Hartani Mardana, Rachma Marissabeth Panjaitan Maulana, Ridho Adji Maureen Anastasya Silangit Mellys Wahyuni Mirna Delli Septiana Moh Alif Awaluddin Muhammad Adib Saputra Muhammad Fajri Muhammad Rifai Mustar Robi Nabila Tahira Nabila Tahira Nadya Difriana Nara Zatty Nazhifa Mulya Kinasih Nesya Dwi Ramadhani Nindi amirnati Noor Annisa Suci Lestary Nur Rahma Vadila Nurul Kalima Ochi Ramadhanti Oktaviana Br Ginting Prasetyo, Dwi Arif Pratama, Ahmad Yusuf Pratama, M. Budi Putri Adinda Putri Utaya, Naura Putri, Rienika Rahayu , Fitria Raisha Dea Alifya Reva Zikri Fahlevi Ridhah Taqwa Rika Maryam Rizki Fahrizi Rohmat Rudy Kurniawan Rudy Kurniawan Rudy Kurniawan Rudy Kurniawan Sabrina Sahara Salsabila Nihel Fazila, Ghania Salsabilla Azzahra Sari, Kurnia Asni Septiana Putri, Lisya Shalsa Badisyafitri Siska Mona Sartika Sisy Viola Gendis Nasution Suci Maharani Suhardi Suhardi Syakirania, Fela Tary Hadisti Ajizah Thita Maharani Tresno Tresno Tresno Tresno Tresno, Tresno Umi Khasanah Utami, Nesa Venny Salsabela Wijaya Vini Anggun Pratiwi Widyawati Hafsari Wulandari, Nyayu Tania Yansyah, M. Randi Yunita Maha Rani, Yunita Yusela anida Zairindra Anggun Safitri Zulqoifah, Ainul