Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Integrasi Etnopedagogi Surau dan Pendidikan Formal dalam Pembentukan Karakter Anak: Kajian Sosiologi Pendidikan Budaya Minangkabau Suci Wahyu Fajriani; Tresno Tresno; Kurnia Asni Sari; Mallia Hartani; Ilal Ilham
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i4.771

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi beberapa model pemberdayaan pendidikan yang dilaksanakan oleh masyarakat Minangkabau melalui surau. Adat istiadat budaya yang telah mengakar menjadikan surau sebagai wadah pemecahan masalah, lembaga pendidikan Islam tradisional, dan tempat melakukan musyawarah. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pembentukan karakter anak di bidang pendidikan melalui surau sebagai lembaga kearifan lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka (literature review) dengan tujuan menganalisis dan menginterpretasi berbagai bahan tertulis. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk memahami teori dan praktik. Hasil penelitian menunjukan kearifan lokal dalam integrasi etnopedagogi budaya Minangkabau dan pendidikan formal menjadikan surau sebagai wadah awal dari pendidikan karakter anak menunjukan dampak positif sebagai upaya untuk menyeimbangkan pendidikan tradisional berbasis lokal dengan pendidikan formal. Pendidikan formal dapat berperan sebagai lembaga yang memberikan validitas terhadap pengajaran kearifan lokal, dengan cara membuat kurikulum untuk mendukung kearifan lokal budaya adat istiadat yang telah lebih dulu diajarkan sebagai tujuan untuk pembentukan karakter anak
Analisis Peran Gender dalam Konstruksi Citra Diri Mahasiswa FoMO di Era Digital Lisya Septiani Putri; Ainul Zulqoifah Asmawati; Suci Wahyu Fajriani; Mallia Hartani
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i4.773

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara individu membentuk citra diri mereka, terutama di kalangan mahasiswa yang aktif di media sosial. Salah satu fenomena yang muncul dalam konteks ini adalah Fear of Missing Out (FoMO), yaitu kecemasan yang timbul akibat merasa tertinggal dari tren atau aktivitas sosial yang dialami orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran gender dalam pembentukan citra diri mahasiswa yang mengalami FoMO di era digital. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi, penelitian ini menggali pengalaman subjektif mahasiswa dalam membentuk identitas mereka di media sosial. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi, dengan melibatkan 10 informan yang dipilih secara purposive sampling, terdiri dari 5 mahasiswa laki-laki dan 5 mahasiswa perempuan. Teknik analisis fenomenologi digunakan untuk mengidentifikasi pola pengalaman mahasiswa terkait FoMO dan dampaknya terhadap citra diri mereka. Kebaruan penelitian ini terletak pada eksplorasi mendalam pengalaman subjektif mahasiswa, dengan fokus pada nuansa gender dalam konteks kecemasan FoMO yang memengaruhi konstruksi identitas di media sosial. Studi ini memberikan pemahaman yang lebih kaya dan kontekstual mengenai perbedaan dinamika gender dalam menanggapi tekanan FoMO dan bagaimana hal tersebut termanifestasi dalam citra diri digital mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa perempuan cenderung membentuk citra diri berdasarkan estetika dan validasi sosial, sementara mahasiswa laki-laki lebih menekankan status sosial dan pencapaian. FoMO juga berdampak pada tekanan sosial yang mendorong mahasiswa untuk mengikuti standar tertentu dalam menampilkan diri di media sosial.
Kemiskinan Pekerja Informal Lansia Di Pasar 16 Ilir Palembang Dalam Ketidakpastian Pendapatan Nazhifa Mulya Kinasih; Widyawati Hafsari; Nadya Difriana; Davit Saputra; Cantika; Rudy Kurniawan; Suci Wahyu Fajriani; Lisya Septiani Putri
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4977

Abstract

Kemiskinan perkotaan masih menjadi permasalahan sosial yang kompleks, terutama bagi kelompok pekerja informal lansia yang memiliki keterbatasan dalam akses kerja dan perlindungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemiskinan pekerja informal lansia di kawasan Pasar 16 Ilir, Kota Palembang dalam konteks ketidakpastian pendapatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk memahami pengalaman hidup lansia yang bekerja di sektor informal. Teknik pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling dengan kriteria berusia di atas 60 tahun dan bekerja sebagai pedagang atau penyedia jasa informal. Data dikumpulkan melalui wawancara bahwa pendapatan pekerja informal lansia bersifat fluktuatif dan sangat bergantung pada kondisi pasar, jumlah pembeli, serta kemampuan fisik untuk bekerja, sehingga menimbulkan kerentanan ekonomi yang berkelanjutan. Keterbatasan akses terhadap pekerjaan formal dan perlindungan sosial menyebabkan lansia tetap bekerja di usia lanjut sebagai bentuk keterpaksaan ekonomi. Dalam menghadapi ketidakpastian pendapatan, para lansia mengembangkan berbagai strategi bertahan hidup, seperti menunda pembayaran sewa rumah, berhutang, serta melakukan negosiasi terhadap biaya pendidikan anggota keluarga. Selain itu, makna hidup berkecukupan bagi langsia cenderung berorientasi pada pemenuhan kebutuhan dasar sehari-hari, seperti makan dan tempat tinggal, tanpa adanya jaminan ekonomi jangka panjang. Temuan ini menunjukkan bahwa kemiskinan pada pekerja informal langsia tidak hanya dipengaruhi oleh faktor ekonomi, tetapi juga oleh keterbatasan struktural dalam akses terhadap layanan sosial dan perlindungan kerja diwilayah perkotaan.
Pergeseran Pola Interaksi Sosial dalam Kelompok Ruang Publik Kawasan Taman Kambang Iwak Palembang Agung Permadi; Ananda Meylisha; Haniifa Rahmah; Nesya Dwi Ramadhani; Venny Salsabela Wijaya; Rudy Kurniawan; Suci Wahyu Fajriani; Lisya Septiani Putri
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.4995

Abstract

Ruang publik memiliki peran penting sebagai wadah interaksi sosial masyarakat. Seiring dengan perubahan pola kehidupan sosial, terjadi pergeseran dalam bentuk interaksi yang berlangsung di ruang publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pergeseran pola interaksi sosial dalam kelompok di kawasan Taman Kambang Iwak Palembang serta mengidentifikasi karakter interaksi yang terbentuk di dalamnya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Taman Kambang Iwak Palembang masih berfungsi sebagai ruang publik yang dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas seperti olahraga, rekreasi, berkumpul bersama keluarga, pertemuan komunitas, serta aktivitas ekonomi informal. Pengunjung berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Namun, pola interaksi sosial yang terjadi cenderung berlangsung dalam kelompok-kelompok yang telah memiliki hubungan sebelumnya, seperti keluarga, teman sebaya, atau komunitas tertentu. Interaksi antar kelompok yang berbeda relatif terbatas dan umumnya hanya berupa kontak sosial singkat tanpa komunikasi yang berkelanjutan. Temuan ini menunjukkan adanya perubahan dalam pola interaksi sosial di ruang publik, di mana komunikasi lebih banyak berlangsung dalam lingkup kelompok masing-masing meskipun ruang tersebut bersifat terbuka dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat.
Kondisi Sosial Ekonomi dan Strategi Bertahan Hidup Penghuni Permukiman Kumuh di Kota Palembang Rika Maryam; Maharani Safitri; Adithya Pratama; Inasyah Mutia Putri; Keysha Mutia Ranandityas; Rudy Kurniawan; Suci Wahyu Fajriani; Lisya Septiani Putri
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.5028

Abstract

Kawasan permukiman kumuh merupakan kawasan yang terabaikan dari pembangunan kota dengan kondisi pemukiman yang memiliki kualitas rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi sosial, ekonomi, serta strategi bertahan hidup masyarakat yang tinggal di pemukiman kumuh. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian naratif deskriptif. Penelitian dilakukan di jl. Letkol iskandar, Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Bukit kecil, Kota Palembang. Data akan dikumpulkan melalui wawancara, Observasi, dan dokumentasi, pemilihan informan dilakukan secara purposive dengan kriteria artikel yang secara langsung membahas tentang sosial, ekonomi dan strategi bertahan hidup di Permukiman Kumuh perkotaan.
Peran Ruang Terbuka Hijau Dalam Menjaga Keseimbangan Ekologi Kota Di Kambang Iwak Palembang Yunita Maha Rani, Yunita; Putri, Rienika; Yansyah, M. Randi; Andina, Anissa Sofinaycila; Rahayu , Fitria; Kurniawan, Rudy; Fajriani, Suci Wahyu; Putri, Lisya Septiani
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.5098

Abstract

Ruang Terbuka Hijau (RTH) memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekologi wilayah perkotaan yang mengalami tekanan akibat pertumbuhan penduduk dan pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Ruang Terbuka Hijau Kambang Iwak dalam menjaga keseimbangan ekologi Kota Palembang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif yang dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian dipilih secara purposive yang terdiri dari pengunjung, masyarakat sekitar, serta pihak pengelola kawasan. Analisis data menggunakan model analisis interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kambang Iwak memiliki peran ekologis penting melalui fungsi jasa pengaturan (regulating services) seperti penurunan suhu lingkungan, peningkatan kualitas udara, serta penciptaan iklim mikro yang lebih nyaman. Selain itu, kawasan ini juga memberikan jasa ekosistem budaya (cultural services) sebagai ruang rekreasi, interaksi sosial, dan peningkatan kesejahteraan psikologis masyarakat. Namun demikian, keberlanjutan fungsi ekologis kawasan ini masih menghadapi tekanan antropogenik berupa aktivitas pengunjung dan potensi pencemaran sampah. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan yang berkelanjutan melalui penguatan vegetasi, penataan zonasi aktivitas, serta peningkatan kesadaran lingkungan masyarakat untuk menjaga keseimbangan ekologi perkotaan.  
Kondisi Kehidupan Masyarakat Miskin Di Permukiman Bantaran Sungai Musi Kelurahan Seberang Ulu 1 Kecamatan 3-4 Ulu Rt. 4 Kota Palembang suci maharani; Nurul Kalima; Muhammad Fajri; Adinda Mahesa Ayu; Aulia Salma Novita Hasanah; Rudy Kurniawan; Suci Wahyu Fajriani; Lisya Septiani Putri
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.5104

Abstract

Pertumbuhan kota yang pesat akibat urbanisasi seringkali menimbulkan berbagai permasalahan sosial, salah satunya meningkatnya jumlah masyarakat miskin yang tinggal di kawasan marginal seperti bantaran sungai. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan kondisi kehidupan masyarakat miskin yang tinggal di permukiman bantaran Sungai Musi di Kelurahan Seberang Ulu 1 Kecamatan 3–4 Ulu RT 4 Kota Palembang. Penelitian ini dilakukan karena kawasan tersebut menunjukkan berbagai permasalahan sosial ekonomi seperti rendahnya pendapatan, keterbatasan pendidikan, kondisi hunian yang kurang layak, serta keterbatasan akses terhadap fasilitas dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan masyarakat setempat, serta dokumentasi untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai kondisi sosial ekonomi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat bekerja pada sektor informal dengan pendapatan yang tidak menentu serta memiliki tingkat pendidikan yang relatif rendah. Kondisi hunian masyarakat juga masih tergolong sederhana dan rentan terhadap banjir, dengan keterbatasan akses terhadap sanitasi, air bersih, dan pengelolaan sampah. Meskipun demikian, masyarakat memiliki strategi bertahan hidup melalui usaha rumahan dan solidaritas sosial antarwarga. Temuan ini penting sebagai bahan pertimbangan bagi pemerintah dan pihak terkait dalam merumuskan kebijakan penanggulangan kemiskinan dan penataan permukiman di kawasan bantaran sungai.
Perubahan Hubungan Sosial Mahasiswa Sosiologi Universitas Sriwijaya dalam Arus Urbanisasi Alja'is Fadillah, Yogi; Novita, Aulia; Utami, Nesa; Salsabila Nihel Fazila, Ghania; Putri Utaya, Naura; Kurniawan, Rudy; Wahyu Fajriani , Suci; Septiani Putri , Lisya
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.5105

Abstract

Urbanisasi pendidikan mendorong perpindahan mahasiswa dari desa ke kota dan memunculkan perubahan dalam pola hubungan sosial di lingkungan kampus. Selama ini, kajian tentang mahasiswa perantau lebih banyak menyoroti aspek culture shock dan adaptasi individu, sementara perubahan struktur relasi sosial belum banyak dikaji secara mendalam. Padahal, pergeseran konteks sosial dari lingkungan homogen ke ruang urban yang heterogen berpotensi mengubah cara mahasiswa membangun, mempertahankan, dan memanfaatkan jaringan sosialnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana arus urbanisasi memengaruhi perubahan hubungan sosial mahasiswa Sosiologi Universitas Sriwijaya angkatan 2024. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara semi terstruktur terhadap sembilan mahasiswa perantau yang dipilih secara purposive. Data dianalisis secara deskriptif-interpretatif dengan mengacu pada konsep habitus dan modal sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa urbanisasi tidak hanya memperluas jaringan pertemanan, tetapi juga menggeser pola relasi dari yang berbasis kedekatan geografis menjadi lebih selektif dan berorientasi pada kesesuaian nilai serta dukungan akademik dan emosional. Solidaritas antar mahasiswa perantau menguat karena pengalaman senasib, sementara organisasi kampus berperan penting dalam pembentukan modal sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa urbanisasi pendidikan mentransformasi struktur dan orientasi hubungan sosial mahasiswa. Ke depan, penelitian serupa dapat diperluas pada lintas angkatan dan universitas untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif
Efektivitas LRT Palembang Sebagai Inovasi Pelayanan Publik Berbasis Teknologi: Tinjauan Literatur Vini Anggun Pratiwi; Aisa Rosa; Pratama, Ahmad Yusuf; Desi Nurmasari; Dinda Triyani; Rudy Kurniawan; Suci Wahyu Fajriani; Lisya Septiani Putri
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.5136

Abstract

Transportasi publik merupakan komponen penting dalam pembangunan perkotaan karena berperan dalam meningkatkan mobilitas masyarakat dan mengurangi permasalahan kemacetan. Light Rail Transit (LRT) Palembang hadir sebagai salah satu inovasi pelayanan publik berbasis teknologi yang bertujuan meningkatkan efektivitas sistem transportasi perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas LRT Palembang sebagai inovasi pelayanan publik berbasis teknologi melalui pendekatan tinjauan literatur. Metode yang digunakan adalah studi literature review dengan menganalisis berbagai penelitian terdahulu yang berkaitan dengan transportasi publik, kualitas pelayanan, integrasi transportasi, serta pemanfaatan teknologi dalam sistem transportasi perkotaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberadaan LRT berkontribusi dalam meningkatkan mobilitas masyarakat, mengurangi kemacetan lalu lintas, serta memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat perkotaan. Selain itu, kualitas pelayanan, integrasi antar moda transportasi, serta penerapan konsep smart city dan smart mobility menjadi faktor penting dalam meningkatkan efektivitas layanan LRT. Meskipun demikian, optimalisasi pemanfaatan LRT masih memerlukan peningkatan kualitas pelayanan, penguatan integrasi transportasi, serta pemanfaatan teknologi digital secara berkelanjutan. Oleh karena itu, pengembangan LRT sebagai inovasi pelayanan publik perlu didukung oleh kebijakan transportasi yang terintegrasi dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Kondisi Sosial Lingkungan Padat Penduduk di Rumah Susun 24 Ilir Kota Palembang Mellys Wahyuni; Ochi Ramadhanti; Fadillah Nur Habibah M; Lidya Shela Agustin; Acparel Ganesa Islami Pasha; Rudy Kurniawan; Lisya Septiani Putri; Suci Wahyu Fajriani
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.5164

Abstract

Fenomena yang sering terjadi dalam perkembangan di kota-kota besar yang ada di Indonesia, termasuk salah satunya Pulau Sumatera yaitu terjadinya pertumbuhan penduduk yang begitu pesat yang biasanya tidak disertai dengan antisipasi daya dukung dengan baik. Di wilayah Palembang, salah satu contoh yang mencolok adalah Rusun 24 Ilir. Rusunawa, yang juga dikenal sebagai Rumah Susun atau disingkat "rusun", sering digunakan pemerintah sebagai cara untuk memberikan tempat tinggal yang layak bagi masyarakat dengan pendapatan rendah atau mereka yang terkena dampak kebijakan penataan kota. Namun, adanya rusun di kawasan perkotaan yang padat belum tentu bisa mengatasi semua masalah sosial dan lingkungan yang rumit. Berdasarkan hasil wawancara dengan informan diketahui bahwa kondisi lingkungan di masa lalu cukup memprihatinkan karena saluran air dan pembuangan limbah belum tertata dengan baik. Kondisi sanitasi yang masih terbuka dan belum terkelola secara optimal sering kali menimbulkan bau tidak sedap serta memberikan kesan kumuh pada kawasan perumahan. Penelitian ini menunjukkan bahwa kehidupan di Rumah Susun 24 Ilir Palembang sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan yang padat dan keterbatasan fasilitas. Pendudukan penduduk berdampak pada sanitasi, distribusi udara, kondisi bangunan yang sudah tua, serta kenyamanan hidup sehari-hari.
Co-Authors Abdul Kholek Acintya, Anggie Elma Acparel Ganesa Islami Pasha Adellia Ayu Zahra Adinda Mahesa Ayu Adithya Pratama Agung Permadi Ainul Zulqoifah Ainul Zulqoifah Asmawati Aisa Rosa Aisyah Arrahma Aji Saputra, Angga Aliah, Syarlla Zenia Aliyah Jasmine Rifa Riyanti Alja'is Fadillah, Yogi Alyssa Nabillah Ananda Meylisha Andina, Anissa Sofinaycila Anizzah Meisyah putri ARISKA, IIS Asmawati, Ainul Zulqoifah Aulia Novita Aulia Novita Rizki Aulia Salma Novita Hasanah Azizah, Napinurul Azzahra Surga, Fatimah Azzahro, Azizah Bintarsih Sekarningrum cantika Danapati Putri Davit Saputra Dea Anggraini Debora Situmeang Desi Nurmasari Deska Fitriyani Deva Agustrianda Dinda Triyani Dwi andreanno Saputra Dwiki Hari Pangestu Erna Retna Safitri Ernia Syah Putri Fadillah Nur Habibah M Farel Edyan Putri Fatur Aryatama Fitri Wahdaniyah Gea Lestari Geneva Nurwahyu Al Imani Gunawan Gunawan Gunawan, Gunawan Haniifa Rahmah Herlianti, Meza Humaira, Afifa Ilal Ilham Imelda Putri Zulkarnain Inasyah Mutia Putri Intan Emi Putri Keysha Mutia Ranandityas Khodijah, Nandea Kirana Suhada Kurnia Asni Sari Kurnia Asni Sari Kurnia Asni Sari Kurnia Asni Sari Lidya Shela Agustin Lisya Septiana Putri Lisya Septiani Putri Lisya Septiani Putri Lisya Septiani Putri Lisya Septiani Putri Lisya Septiani Putri M. Munandar Sulaeman M. Taufiqurrahman Akbar Maharani Safitri Mallia Hartani Mallia Hartani Mallia Hartani Mallia Hartani Mardana, Rachma Marissabeth Panjaitan Maulana, Ridho Adji Maureen Anastasya Silangit Mellys Wahyuni Mirna Delli Septiana Moh Alif Awaluddin Muhammad Adib Saputra Muhammad Fajri Muhammad Rifai Mustar Robi Nabila Tahira Nabila Tahira Nadya Difriana Nara Zatty Nazhifa Mulya Kinasih Nesya Dwi Ramadhani Nindi amirnati Noor Annisa Suci Lestary Nur Rahma Vadila Nurul Kalima Ochi Ramadhanti Oktaviana Br Ginting Prasetyo, Dwi Arif Pratama, Ahmad Yusuf Pratama, M. Budi Putri Adinda Putri Utaya, Naura Putri, Rienika Rahayu , Fitria Raisha Dea Alifya Reva Zikri Fahlevi Ridhah Taqwa Rika Maryam Rizki Fahrizi Rohmat Rudy Kurniawan Rudy Kurniawan Rudy Kurniawan Rudy Kurniawan Sabrina Sahara Salsabila Nihel Fazila, Ghania Salsabilla Azzahra Sari, Kurnia Asni Septiana Putri, Lisya Shalsa Badisyafitri Siska Mona Sartika Sisy Viola Gendis Nasution Suci Maharani Suhardi Suhardi Syakirania, Fela Tary Hadisti Ajizah Thita Maharani Tresno Tresno Tresno Tresno Tresno, Tresno Umi Khasanah Utami, Nesa Venny Salsabela Wijaya Vini Anggun Pratiwi Widyawati Hafsari Wulandari, Nyayu Tania Yansyah, M. Randi Yunita Maha Rani, Yunita Yusela anida Zairindra Anggun Safitri Zulqoifah, Ainul