Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENGEJAWANTAHAN TARI GENDING SRIWIJAYA: SOCIOCULTURAL DALAM PERSPEKTIF NILAI Mareta, Yoan; Sariyatun, Sariyatun; Sutimin, Leo Agung
Patra Widya: Seri Penerbitan Penelitian Sejarah dan Budaya. Vol. 20 No. 2 (2019): Agustus
Publisher : Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52829/pw.290

Abstract

Tari Gending Sriwijaya merupakan tari sambut asal Sumatera Selatan yang sejauh ini dipandang sebagai icon cultural. Sebagai warisan nilai estetika dari perjalanan sejarah yang panjang, tari ini dapat difungsikan sebagai bentuk manifestasi nilai. Tujuan penelitian ini adalah untuk menafsirkan nilai-nilai apa saja yang terkandung dalam setiap gerakan tari Gending Sriwijaya, menerjemahkan nilai-nilai tersebut, serta relevansinya dengan realitas yang ada pada masyarakat selama ini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi/pengamatan dan kajian literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya sumbangsih literasi makna yang sangat luas dari setiap gerakan tari Gending Sriwijaya. Setelah dikaji melalui pendekatan sociocultural, ditemukan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam tari Gending Sriwijaya terdiri dari nilai sosial, nilai budaya, nilai
Implementasi Gerakan Keuangan Hijau Keluarga Melalui Optimasi Lahan Perumahan, Pengelolaan Limbah Terintegrasi, dan Konservasi Energi Kurniadi, Romi; Mareta, Yoan; Kuswanto, Kuswanto; Sahara, Sahara; Falani, Ilham
Riau Journal of Empowerment Vol 7 No 3 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/raje.7.3.190-199

Abstract

This programme focuses on the urgency of green finance education at the household level through a Participatory Action Research (PAR) approach. The programme focused on household waste management, limited land use for agriculture, and energy-saving engineering in Akana 4 Housing Estate, Pematang Gajah Village, Muaro Jambi Regency. The results of the programme showed an increase in housewives' participation in waste management activities, farming skills on limited land, and adoption of energy-saving technologies. The programme successfully encouraged behavioural changes, such as waste segregation and energy saving, which had a positive impact on household financial management as well as economic and environmental well-being.
Cultural Penetration: Post-Modern Threat to Historical Learning Mareta, Yoan; Rukmana, Lisa; Yaldi, Destri
Indonesian Journal of History Education Vol 8 No 1 (2023): Development of Learning History
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijhe.v8i1.66184

Abstract

According to the view of post-modernism in the world of education, humans are no longer subjects and actors to take advantage of science and technology but fall trapped into objects and targets controlled by science and technology as a product of modernism. In fact, technology and information are currently the solution to the development of creativity in the learning process which is also reflected in the implementation of the independent learning curriculum. This research uses a qualitative paradigm with a literature study method. In-depth analysis of the process of elaboration and subjective meaning are the thing that is most highlighted in qualitative research. The theory is then used as a guide to align the research focus with the facts of the field. The research results obtained are described as follows: Post-Modern Threats, Cultural penetration in the historical learning, and Digitalization and historical empathy. The conclusion is that digitization in historical learning is an important literacy process and really requires technological advances. But furthermore, the packaging must still include the essence of the nation's values and character.
Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Pada Mata Pelajaran Sejarah Di SMA Negeri 04 Kota Jambi Hawarulaini, Latifa; Mareta, Yoan; Purnomo, Budi
Krinok: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sejarah Vol. 3 No. 3 (2024): Kajian Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Pendidikan Sejarah FKIP Universitas JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/krinok.v3i3.36540

Abstract

This article is prepared based on how the Implementation of Merdeka Belajar Curriculum at SMA N 04 in History Subjects in Jambi City. Qualitative research is a systematic and analytical research or research that builds a cultural reconstruction of a group of people where culture is a reflection of the views of the group as a whole society. This research is used using descriptive qualitative research methods. The data collection technique used in this paper uses primary data, namely by collecting data directly by examining the object concerned. This paper aims to describe and examine more deeply the Merdeka Curriculum in history subjects. The results showed that SMA N 04 Jambi City has efficiently implemented the Independent Curriculum in history subjects, training students' thinking skills by using presentation or discussion methods.  
Development of Digital Comic Media Based on Ibis Paint X to Increase Motivation to Learn History in Class X SMA Negeri 6 Jambi City Anggraeni, Santi; Juwita, Rani; Mareta, Yoan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30404

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian Pengembangan (RnD) yang menggunakan Model ADDIE dengan tahapan: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, Evaluasi. Subjek uji coba dalam penelitian ini dilakukan dengan melakukan uji coba oba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar. Teknik analisis data menggunakan jenis data kualitatif dan kuantitatif. Data dikumpulkan dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini 1) Mengatasi permasalahan di sekolah berupa rendahnya motivasi belajar sejarah siswa dengan menggunakan produk komik digital berbasis Ibis Paint X. 2) Efektivitas penggunaan produk media komik digital berbasis Ibis Paint X untuk meningkatkan motivasi belajar sejarah. Ada beberapa hasil, diantaranya melalui hasil validasi ahli materi dengan skor 88% (Sangat Layak) dan validasi ahli media dengan skor 83,3% (Sangat Layak). Menunjukkan bahwa media komik digital berbasis Ibis Paint X layak digunakan dan diujicobakan kepada siswa. Selain itu, hasil yang diperoleh dalam melihat respon siswa rata-rata dengan persentase 88% (Sangat Layak). Melalui hasil kedua, media komik digital berbasis Ibis Paint X dikategorikan sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran di sekolah.
EKSISTENSI TARI ASEIK DALAM MEMPERTAHANKAN IDENTITAS BUDAYA KERINCI Rahmanda, Teguh; Mareta, Yoan; Purnomo, Budi
JEJAK : Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah Vol. 5 No. 1 (2025): Pembelajaran Sejarah, Sejarah, dan Kebudayaan Lokal
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jejak.v5i1.47292

Abstract

Tari Aseik sebagai kepribadian sosial dan warisan adat di Kabupaten Kerinci perlu dieksplorasi sebagai salah satu identitas budaya. Hal ini menentukan cara pandang dan kualitas masyarakat kerinci dalam mencerminkan gaya hidup mereka. Hadirnya Tari Aseik pada setiap upacara atau ritual yang di adakan di masyarakat Kerinci mempunyai peranan penting bagi masyarakat setempat, ada kepuasan yang mendalam ketika tari ini diperkenalkan maka tarian ini menarik orang-orang lokal dan asing untuk menjaga dan mengembangkan cara hidup mereka. Tujuan dari eksplorasi ini dilakukan untuk melihat berkembangnya Tari Aseik sebagai kekhasan sosial dalam dalam upacara atau ritual yang ada di masyarakat Kerinci. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif-deskriptif. Sementara itu, pendekatan yang digunakan ialah pendekatan antropologi budaya. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kehadiran Tari Aseik yang masih penting keberadaannya hingga kini merupakan gambaran mentalitas, tingkah laku, dan kualitas masyarakat sebagai teladan kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Kerinci. Tari Aseik tidak hanya berkaitan dengan olah fisik tetapi juga hubungan antara manusia, alam dan leluhur.
Meningkatkan Minat Belajar Sejarah Materi Kependudukan Jepang Melalui Penerapan Model Discovery Learning Pada Siswa Kelas XI SMAN 2 Kota Jambi Febrianti, Tiara; Fitrah, Yundi; Mareta, Yoan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30688

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa pada materi sejarah Kependudukan Jepang melalui model pembelajaran discovery learning. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan di kelas XI F-4 SMAN 2 Kota Jambi dengan 36 siswa. Model pembelajaran yang berpusat pada siswa ini dipilih untuk mengatasi rendahnya minat belajar. Data dikumpulkan melalui angket, dan penelitian dilaksanakan dalam empat tahap: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil menunjukkan peningkatan minat belajar siswa dari 47% dan 57% pada siklus pertama menjadi 76% dan 85% pada siklus kedua. Temuan ini membuktikan bahwa discovery learning efektif dalam meningkatkan minat dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran sejarah.
Penerapan Model Collaborative Learning Berbasis Mind Mapping untuk Meningkatkan Kreativitas Belajar Siswa Pada Mata Pembelajaran Sejarah Kelas XI SMA N 1 Kota Jambi Nabila, Nabila; Firman, Firman; Mareta, Yoan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30718

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan model pembelajaran kolaboratif berbasis Mind Mapping dalam meningkatkan kreativitas belajar siswa pada mata pelajaran Sejarah di kelas XI SMA Negeri 1 Kota Jambi. Permasalahan utama yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana strategi pembelajaran tersebut dapat mendorong peningkatan kreativitas siswa. Untuk menjawab permasalahan tersebut, peneliti menerapkan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang mencakup empat tahap utama, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 36 siswa kelas XI, yang menjadi partisipan dalam proses pembelajaran selama dua siklus. Untuk memperoleh data tentang tingkat kreativitas belajar siswa, peneliti menggunakan instrumen berupa angket yang dikembangkan berdasarkan indikator kreativitas tertentu. Instrumen ini dirancang untuk mengukur secara kuantitatif perubahan kreativitas siswa sebelum dan sesudah model pembelajaran diterapkan. Hasil dari analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kreativitas siswa setelah penggunaan model Collaborative Learning berbasis Mind Mapping. Pada siklus I, capaian kreativitas siswa berada pada angka 40% di tindakan I dan 50% di tindakan II. Setelah dilakukan evaluasi dan perbaikan, proses pembelajaran dilanjutkan ke siklus II, di mana hasilnya meningkat menjadi 72% di tindakan I dan 85% di tindakan II. Peningkatan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran yang digunakan tidak hanya membantu siswa memahami materi, tetapi juga mendorong kemampuan berpikir kreatif selama pembelajaran sejarah berlangsung.
The Incang-Incang Tradition of the Pedamaran Village Community, Ogan Komering Ilir 2001-2023 Suci Meilany; Mareta, Yoan; Purnomo, Budi
Journal of Indonesian History Vol. 12 No. 2 (2024): Journal of Indonesian History
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jih.v12i2.18378

Abstract

This study discusses the Incang-incang Tradition of the Pedamaran Village Community, Ogan Komering Ilir 2001-2023. The incang-incang tradition is a local product of the South Sumatra region that has not been widely introduced to the Indonesian people. Incang-incang is a poem in the form of pantun, expressed in a regular tone and using the Panesak language as the everyday language of the Pedamaran community. This study aims to describe the Incang-incang Tradition of the Pedamaran Village Community, Ogan Komering Ilir 2001-2023. The type of research used is historical research. The method of collecting research data is obtained through observation, interviews and document searches or literature studies. In the Incang-incang tradition, it is used as a form of entertainment for the Pedamaran community which can be done with or without reciprocation, and can also be accompanied by musical instruments such as guitars. The results of the study show that the Incang-incang Tradition has been present in the community since 1980 because the community began to do incang-incang so that many people liked it, until in 2001 it began to be implemented in certain activities in the community. Over time, Incang-incang became increasingly well-known as evidenced by the large number of speakers at that time who could speak Incang-incang. However, Incang-incang did not get the proper form of recognition for the young people of Pedamaran society. So, nowadays there are only a few speakers of incang-incang and they are dominated by the elderly. From the results of this study, it is hoped that incang-incang can be pursued harder so that it can be enjoyed by the younger generation through several performances organized by the local government. Therefore, it is hoped that Incang-incang can become the pride of the Pedamaran community as an entertainment activity for the community itself.
Pelatihan Dasar Pengelolaan Data Penelitian Kualitiatif “ Dari Transkrip Hingga Temuan” untuk Mahasiswa Di Pendidikan Sejarah Universitas Jambi Adi Saputra, Muhamad; Mustofa Meihan, Andre; Wahyuni, Anny; Mareta, Yoan; Robbi Kurniawanti, Merci
Estungkara: Jurnal Pengabdian Pendidikan Sejarah Vol. 4 No. 1 (2025): Estungkaran: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pendidikan Sejarah FKIP Universitas JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/est.v4i1.47069

Abstract

Qualitative research is a widely used approach in historical studies; however, technical skills such as transcription, coding, and thematic analysis are often insufficiently mastered by undergraduate students. This community engagement program aimed to strengthen the research capacity of students in the History Education Study Program, FKIP Universitas Jambi, through a structured one-day training. The training covered four main sessions: an introduction to qualitative research, transcription practice, manual coding techniques, and writing initial findings. The training method was participatory and practical, emphasizing hands-on learning. The results showed a significant improvement in students’ understanding and skills, particularly in managing field data into systematic findings. Participant feedback indicated that the training was highly relevant and should be developed into a continuous program. This activity contributes to fostering a research-oriented academic culture and equips students with essential methodological competencies for qualitative, history-based research