Westhisi, Sharina Munggaraning
IKIP Siliwangi

Published : 52 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PEMAHAMAN GURU PAUD TERHADAP STRESS AKADEMIK PADA ANAK USIA DINI Ghina Wulansuci; Ririn Hunafa Lestari; Sharina Munggaraning Westhisi
Golden Age: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 1 (2022): Golden Age : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ga:jpaud.v6i1.9714

Abstract

This study aims to determine the understanding of students majoring in PG-PAUD towards the concept of academic stress in early childhood. This study uses a quantitative descriptive method which aims to explain a symptom in the form of numbers that have meaning on the understanding of PG-PAUD students majoring in academic stress in early childhood. This study shows that non-regular students of the PG-PAUD study program do not understand the concept of academic stress in early childhood. The focus of the research is the PG-PAUD study program students, totaling 40 non-regular students as prospective educators who have a bachelor's qualification in Early Childhood Education (PAUD) who are able to identify children's difficulties in various fields of development. The results showed that of 23 non-regular students as respondents or 57.5% did not know about academic stress in early childhood and 17 non-regular students or 42.5% knew about academic stress.Keywords: Academic Stress; PG-PAUD Students; Early Childhood. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman mahasiswa jurusan PG-PAUD terhadap konsep stress akademik pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk menjelaskan suatu gejala dalam bentuk angka yang memiliki arti terhadap pemahaman mahasiswa jurusan PG-PAUD terhadap stress akademik pada anak usai dini. Penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa non reguler program studi PG-PAUD tidak memahami konsep dari stress akademik pada anak usia dini. Fokus pada penelitian adalah mahasiswa program studi PG-PAUD yang berjumlah 40 mahasiswa non reguler sebagai calon pendidik yang memiliki kualifikasi sarjana Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang mampu mengidentifikasi kesulitan anak dalam berbagai bidang pengembangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 23 mahasiswa non reguler sebagai responden atau 57,5% tidak mengetahui tentang stress akademik pada anak usia dini dan 17  mahasiswa non reguler atau 42,5% mengetahui tentang stress akademik. Kata Kunci: Stress Akademik; Mahasiswa PG-PAUD; Anak Usia Dini.
PEMBELAJARAN DARING UNTUK MENUMBUHKAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN BERMAIN PASIR KINETIK Yusti Holidah Agustin; Sharina Munggaraning Westhisi
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 Nomor 4, Juli 2022
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v5i4.11294

Abstract

Creativity is one of the potentials that children have that needs to be developed from an early age. In online learning to foster children’s creativity, methods are needed that can encourage children to be interested, and to create creative ideas. During the process of learning activities at home, children will feel bored with the tasks given, children need fun activities such as playing. Playing for all children is something that is very liked, every day they will not be separated from playing. The purpose of this study was to determine the achievements of online learning development to foster early childhood kinetic sand playing activities in group B at RA As-Sa’idiyyah. The method used in this research is descriptive qualitative with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The subjects of this study were group B children in RA As-Sa’idiyyah with 5 girls and 5 boys. Data analysis techniques in this study are data reduction, data presentation/display, and drawing conclusions or data verification. Online learning to foster creativity in early childhood through kinetic sand playing activities went well and got a good response from children. The results of this study can be concluded that one of the activities that can be done to foster creativity in early childhood is playing with kinetic sand.Kreativitas merupakan salah satu potensi yang dimiliki anak yang perlu dikembangkan sejak dini. Dalam pembelajaran daring untuk menumbuhkan kreativitas anak dibutuhkan metode yang mampu mendorong agar anak berminat, untuk menciptakan ide-ide kreatif. Selama proses kegiatan pembelajaran di rumah, anak akan merasa bosan dengan tugas-tugas yang diberikan, anak perlu kegiatan yang menyenangkan seperti bermain. Bermain bagi semua anak merupakan hal yang sangat disukai, setiap hari mereka tidak akan lepas dari bermain.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui capaian perkembangan pembelajaran daring untuk menumbuhkan kreativitas anak usia dini melalui kegiatan bermain pasir kinetik pada kelompok B di RA As-Sa’idiyyah.Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dari penelitian ini adalah anakkelompok B di RA As-Sa’idiyyah dengan jumlah 5 anak perempuan dan 5 anak laki-laki. Teknik analisisdata dalam penelitianinireduksidata, penyajiandata/display,dan penarik kesimpulan atau verfikasi data.Pembelajaran daring untuk menumbuhkan kreativtas anak usia dini  melalui kegiatan bermain pasir kinetik berjalan dengan baik dan mendapatkan respon yang baik dari anak. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa salah satu kegiatan yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan kreativitas anak usia dini dengan kegiatan bermain pasir kinetik. 
PEMBELAJARAN DARING MELALUI METODE PERMAINAN KARTU HURUF HIJAIYAH DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA ARAB Yeni Heryanti; Agus Hasbi Noor; Sharina Munggaraning Westhisi
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 Nomor 5, September 2022
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v5i5.12014

Abstract

This study aims to determine: 1) scenarios and implementation of online learning through the hijaiyah letter card game method in improving children's Arabic language skills. 2) children's response to the hijaiyah letter card game in improving Arabic language skills through online learning. 3) children's difficulties when participating in online learning through the hijaiyah letter card game method in improving children's Arabic language skills. 4) the obstacles faced by teachers when carrying out online learning through the hijaiyah letter card game method in improving children's Arabic language skills. The method used is descriptive qualitative research. The data sources of this study were 10 children in group B and class teachers. Collecting data using interview instruments, observation sheets, and documentation. Data were analyzed through data reduction, data presentation, and verification or concluding. The results showed that the scenario and implementation after the hijaiyah letter card game through online learning could improve Arabic language skills. Children can respond well and enthusiastically. The difficulties faced by children are the internet network and the lack of parental assistance. Some children easily do the task, some are slow. There are also teacher obstacles, namely difficulties in the process of assessing and evaluating children's learning outcomes because the teacher only sees from the video.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) skenario dan implementasi pembelajaran daring melalui metode permainan kartu huruf hijaiyah dalam meningkatkan kemampuan Berbahasa Arab anak. 2) respon anak terhadappermainan kartu huruf hijaiyah dalam meningkatkan kemampuan Berbahasa Arab  melalui pembelajaran daring. 3) kesulitananak saat mengikuti pembelajaran daring melalui metode permainan kartu huruf hijaiyah dalam meningkatkan kemampuan Berbahasa Arab anak. 4) kendala yang dihadapi guru saat mengimplementasikan pembelajaran daring melalui metode permainan kartu huruf hijaiyah dalam meningkatkan kemampuan Berbahasa Arab anak. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah anakkelompok Byang berjumlah 10 orangdan guru kelas. Pengumpulan datamenggunakan instrumen wawancara, lembar observasi dan dokumentasi. Datadianalisis melalui reduksi data, display datadan verifikasi atau penarikan kesimpulan.Hasil penelitian  menunjukkan  skenario dan implementasi setelah adanya permainan kartu huruf hijaiyah melalui pembelajaran daring dapat meningkatkan kemampuan Berbahasa Arab. Anak dapat merespon dengan baik dan antusias. Kesulitan yang dihadapi anak yaitu jaringan internet dan kurangnya pendampingan orangtua. Ada anak yang mudah mempraktekan tugas,ada yang lambat.Adajugakendalaguru yaitu kesulitan dalam penilaian dan proses evalusi hasil belajar anak karena guru hanya melihat dari video.
MEDIA BERBASIS TIK SEBAGAI MEDIA PENGGANTI REALITAS PADA PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI DI MASA PANDEMI COVID-19 Ririn Hunafa Lestari; Sharina Munggaraning Westhisi; Ghina Wulansuci
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 8 No 1 (2023): JANUARI
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jip.8.1.26-34

Abstract

Dengan mewabahnya penyakit yang disebabkan oleh virus corona-19, mengakibatkan dampak terhadap sistem pendidikan yang dilaksanakan secara tatap muka beralih menjadi pembelajaran dari rumah. Hal tersebut berdampak pada proses pembelajaran salah satunya pemanfaatan media pembelajaran khususnya pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini yang memerlukan pembelajaran yang bersifat hands on experience. Maka dari itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan media TIK sebagai media pembelajaran yang bersifat nyata arau real pada saat pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan metode penelitian fenomenologi berdasarkan hasil wawancara kepada guru PAUD sebagai teknik pengumpulan data dengan teknik analisis data grounded theory. Untuk menguji keabsahan data, penelitian ini menggunakan triagulasi sumber untuk membandingkan pengalaman pendidik PAUD terhadap media digital sebagai media pembelajaran yang digunakan selama pandemi covid-19. Setelah diperoleh data wawancara, data dianalisis dengan teknik analisis grounded theory. Berdasarkan hasil coding yang diperoleh sebanyak 26 yang disimpulkan bahwa media pembelajaran TIK sebagai media pengganti realitas dimasa pandemi Covid-19 menjadi salah satu solusi guru dalam mentransformasikan pengetahuan yang dibuat dalam bentuk menarik dan konkrit ketika anak belajar di rumah
PEMBELAJARAN DARING: METODE BERMAIN KARTU HURUF DALAM MENINGKATKAN KEAKSARAAN AWAL ANAK USIA DINI Teti Salamah; Sharina Munggaraning Westhisi
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 Nomor 2, Maret 2023
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v6i2.16068

Abstract

Pra keaksaraan atau keaksaraan awal adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan kemampuan menggunakan aksara dan mengenal huruf vokal dan konsonan yang dikuasai anak sebagai kemampuan dasar sebelum belajar membaca dan menulis dengan baik dan benar. Dalam pembelajaran daring guru dituntut untuk berinovasi dalam memilih metode dan media pembelajaran yang tepat untuk mengenalkan serta meningkatkan kemampuan keaksaraan awal anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan skenario dan implementasi pembelajaran daring, respon anak, serta kendala guru selama pembelajaran daring berlangsung dalam mengenal keaksaraan awal pada anak melalui metode bermain kartu huruf. Dengan menggunakan metode bermain kartu huruf diharapkan anak mampu mengenal huruf vokal dan konsonan dengan optimal sebagai dasar dalam membaca dan menulis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif yang melibatkan guru, peserta didik serta orang tua kelompok A di Kober Al-I’annatutholibin sebagai subjek dari penelitian dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi data, dis- play data dan verifikasi data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perkembangan keaksaraan awal anak meningkat dengan metode bermain kartu huruf, respon anak dan gurupun me- nunjukan respon yang positif, namun dalam pmbelajaran daring ini terdapat beberapa kesulitan yang dihadapi anak dan kendala yang dihadapi guru namun dapat teratasi sehingga pembela- jaran dapat terlaksana dan menunjukan hasil yang signifikan dalam mengenal keaksaraan awal.Pre-literacy or early literacy is a term used to describe the ability to use letters and recognize vowels and consonants that are mastered by children as basic skills before learning to read and write properly and correctly. In online learning, teachers are required to innovate in choosing the right learning methods and media to introduce and improve children's early literacy skills. This study aims to describe scenarios and implementations of online learning, children's re- sponses, and teacher constraints during online learning in recognizing early literacy in children through the letter card playing method. By using the letter card playing method, it is hoped that children will be able to recognize vowels and consonants optimally as a basis for reading and writing. This study uses a descriptive qualitative research method involving teachers, students and parents of group A in Kober Al-I'annatutholibin as the subject of research with data collection techniques using observation, interviews, and documentation studies. Data were analyzed through data reduction, data display and data verification. The results of this study indicate that the development of children's early literacy increases with the letter card playing method, the responses of children and teachers also show a positive response, but in this online learning there are several difficulties faced by children and obstacles faced by teachers but can be overcome so that learning can be carried out and showed significant results in recognizing early lit- eracy.
PENINGKATAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN MEMERCIK PADA PEMBELAJARAN DARING Diyana Nuraeni; Sharina Munggaraning Westhisi
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 Nomor 2, Maret 2023
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v6i2.15501

Abstract

Semenjak tersebarnya Covid-19 di Indonesia, aktivitas belajar di sekolah digantikan dengan belajar dari rumah. Kreativitas merupakan suatu kemampuan penting untuk anak usia dini. Kreativitas anak melalui kegiatan memercik sangat rendah karena hanya terpaku pada satu jenis bahan alam saja, padahal masih banyak bahan alam yang dapat dijadikan untuk memercik. Oleh karena itu peneliti melakukan penelitian melalui metode penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas anak melalui kegiatan memercik dalam pembelajaran daring dilaksanakan pada kelompok A sebanyak 10 orang, empat anak laki-laki dan enam perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi untuk memperjelass hasil observasi meningkatkan kreativitas anak melalui kegiatan memercik dalam pembelajaran daring. Analisis data yang digunakan penelitian adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa kegiatan memercik dalam pembelajaran daring dapat meningkatkan kreativitas anak. Hasil penilaian yang dilakukan menunjukkan bahwa ada peningkatan dalam kreativitas anak melalui kegiatan memercik dalam pembelajaran daring. Respon anak melalui kegiatan memercik sangat senang karena dapat berekspresi di lingkungannya, anak dapat aktif dan tidak jenuh mengerjakan kegiatannya. Dapat disimpulkan bahwa kreativitas anak dapat berkembang jika anak diberikan media pembelajaran yang beragam agar anak tidak bosan dan memungkinkan anak untuk bereksplorasi.Since the spread of Covid-19 in Indonesia, learning activities in schools have been replaced by learning from home. Creativity is an important ability for early childhood. Children's creativity through splashing activities is very low because they are only glued to one type of natural material, even though there are still many natural materials that can be used for sprinkling. Therefore, researchers conducted research through qualitative descriptive research methods. This study aims to increase children's creativity through splashing activities in online learning carried out in group A as many as 10 people, 4 boys and 6 girls. Data collection techniques used by researchers are observation, interviews, and documentation studies to clarify the results of observations to increase children's creativity through splashing activities in online learning. The data analysis used in this research is data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Based on the results of the study, it is known that splashing activities in online learning can increase children's creativity. The results of the assessment carried out showed that there was an increase in children's creativity through splashing activities. Children's responses through splashing activities are very happy because they can express themselves in their environment, children can be active and not bored in doing their activities. It can be concluded that children's creativity can develop if children are given various learning media so that children do not get bored and allow children to explore.
Pelatihan Pembuatan Video Animasi Powtoon untuk Guru PAUD dalam Peningkatan Kompetensi Profesional di Era Merdeka Belajar Sharina Munggaraning Westhisi; Ema Aprianti; Dedah Jumiatin; Nurlaela Nurlaela; Siti Sadiyah
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 15, No 1 (2024): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v15i1.15547

Abstract

Kemajuan teknologi saat ini sangat berdampak pada kehidupan manusia, salah satunya terhadap kemampuan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam rangka mengembangkan dan meningkatkan kompetensi profesional melalui teknologi. Sayangnya, guru PAUD yang memanfaatkan aplikasi pembuatan video animasi untuk memfasilitasi kebutuhan dan minat anak masih jarang dijumpai. Hal ini yang mendasari pelaksanaan pelatihan “Powtoon”, yang merupakan salah satu aplikasi video animasi, untuk memotivasi guru PAUD untuk membuat media pembelajaran berbasis teknologi, sehingga suasana pembelajaran lebih nyaman dan menyenangkan bagi anak dan sebagai upaya peningkatan kompetensi profesional guru PAUD di era merdeka belajar.  dapat dijadikan media untuk menyampaikan pembelajaran dengan menyenangkan dan praktis. Pelatihan ini melibatkan guru PAUD yang terhimpun pada Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Kecamatan Cimahi Tengah. Pelatihan ini mampu berkontribusi positif dalam peningkatan kompetensi profesional guru PAUD di era merdeka belajar.
Memperkuat keterampilan market planning: Pelatihan soft skill di lembaga kesetaraan Heris Hendriana; Ansori Ansori; Tiffany Estherlita; Subur Binyati; Sharina Munggaraning Westhisi; Erni Arum Nursanti
Abdimas Siliwangi Vol. 7 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v7i1.21906

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat yang diinisiasi oleh Program Pascasasrjana IKIP Siliwangi menetapkan PKBM Sangkanhurip yang terletak di Desa Sangkanhurip, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung sebagai tempat pelaksanaan program pengabdian. Berdasarkan hasil identifikasi ditemukan beberapa masalah yang dihadapi lembaga tersebut dalam proses pengembangan kewirausahaan yang sudah berjalan. Pelatihan ini bertujuan untuk menggali dampak dan efektivitas pelatihan dalam mempersiapkan peserta untuk memahami dan mengelola pasar lokal. Studi ini menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif dalam menyajikan materi market planning kepada peserta. Pelatihan difokuskan pada aspek analisis pasar, strategi pemasaran yang relevan dengan konteks lokal, dan pengembangan keterampilan manajemen bisnis yang diperlukan. Metode evaluasi meliputi survei pra pelatihan, survei pasca pelatihan, observasi lapangan dan wawancara. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman peserta tentang analisis pasar, strategi pemasaran yang sesuai dengan konteks lokal, dan keterampilan manajemen bisnis setelah mengikuti pelatihan. Implikasinya adalah penguatan kapasitas masyarakat lokal untuk mengelola bisnis atau inisiatif mereka sendiri dengan memahami pasar dan mengembangkan strategi yang efektif dalam meningkatkan kesejahteraan komunitas
Merdeka curriculum: use of information and communication technology media in early childhood education Ririn Hunafa Lestari; Sharina Munggaraning Westhisi; Liza Bunga Aprilia
Tunas Siliwangi Vol 10 No 1 (2024): VOL 10 N0 1, APRIL 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ts.v10i1.4643

Abstract

This research aims to determine the use of ICT media in the independent curriculum in early childhood education. To find out this goal, a qualitative descriptive research method was used on the action plans of three professional teacher education students involving an independent curriculum and information and communication technology media based on the observation process and analyzed using grounded theory analysis. Based on the results of the research analysis, the results obtained show that an independent curriculum involves information and communication technology as a learning medium. This is based on the use of ICT in online learning. However, its use is not given directly to children but is regulated by the teacher in planning, implementing, and assessing learning, giving rise to a new approach that can be applied to early childhood education, namely the TPACK learning approach. The TPACK learning approach is a learning approach that involves teacher competence, technology, and learning materials.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BAHASA MELALUI METODE BERCERITA MENGGUNAKAN BONEKA JARI PADA ANAK KELOMPOK A Afianti, Afianti; Sumitra, Agus; Westhisi, Sharina Munggaraning
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 6 No. 6 (2023): Volume 6 Number 6, November 2023
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan bahasa pada anak kelompok A di TK Chadidjah dengan menggunakan boneka jari dengan tema hewan membuat pembelajaran menjadi menarik dan anak memiliki pengalaman belajar yang baru serta dapat meningkatkan aspek bahasa. Berdasarkan latar belakang masalah yang ada tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan bahasa melalui metode bercerita dengan boneka jari di TK Chadidjah pada usia 4-5 tahun. Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian adalah anak kelompok A sebanyak 10 anak. Wawancara, observasi dan dokumentasi dijadikan sebagai alat pengumpulan data. Reduksi data, display data dan kesimpulan atau verifikasi adalah analisis kualitatif yang dipakai dalam teknik analisis data pada penelitian ini. Hasil penelitian dalam enam kali pertemuan terbukti efektif melalui metode bercerita dengan menggunakan boneka jari dan rata-rata anak berkembang sesuai harapan (BSH) serta dapat meningkatkan kemampuan bahasa, terbukti dengan bertambahnya perbendaharaan kata yang baru dan dapat menceritakan kembali apa yang telah disampaikan oleh guru. Hal terpenting dalam menggunakan metode bercerita dengan boneka jari memberi kesempatan anak untuk berpartisipasi aktif dalam mengekspresikan bahasanya, kemampuan yang total dari pengajar dalam mendongeng menggunakan media boneka jari dapat menarik minat anak dengan berpartisipasi aktif mengikuti gaya bahasa dan ekspresi yang disampaikan oleh guru. Language skills in group A children at Chadidjah Kindergarten by using finger puppets with animal themes make learning interesting and children have new learning experiences and can improve language aspects. Based on the background of the problem, this study aims to improve language skills through the finger puppet storytelling method in Chadidjah Kindergarten at the age of 4-5 years. This research method uses descriptive research with a qualitative approach. Subjects in this study were 10 children in group A. Interviews, observations, and documentation were used as data collection tools. Data reduction, data display, and conclusions or verification are qualitative analyses used in data analysis techniques in this study. The results of the study in six meetings proved effective through the storytelling method using finger puppets and the average child developed according to expectations (BSH) and could improve language skills, as evidenced by the increase in new vocabulary and being able to retell what had been conveyed by the teacher. The most important thing in using the finger puppet storytelling method is to give children the opportunity to actively participate in expressing their language, the total ability of the teacher in storytelling using finger puppet media can attract children's interest by actively participating in the language style and expressions conveyed by the teacher.