Westhisi, Sharina Munggaraning
IKIP Siliwangi

Published : 52 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Meningkatkan Kemampuan Berbahasa pada Anak Kelompok B melalui Media Big Book dengan Menggunakan Loose Part Yeni, Engken; Nafiqoh, Heni; Westhisi, Sharina Munggaraning
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 Number 1, January 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berawal dari rendahnya kemampuan berbahasa pada anak kelompok B di Kober Al-Ihsan. Melalui media big book dengan menggunakan loose part diharapkan kemampuan berbahasa pada anak meningkat karena guru merasa kesulitan dalam menerapkan metode pembelajaran yang tepat selama proses pembelajaran. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan dalam meningkatkan kemampuan berbahasa melalui media big book dengan menggunakan loose part pada anak kelompok B di Kober Al-Ihsan. Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian adalah anak kelompok B sebanyak 10 anak. Wawancara, observasi dan dokumentasi dijadikan sebagai alat pengumpulan data. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis kualitatif yaitu reduksi data, display data, kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian dalam enam kali pertemuan melalui media big book dengan menggunakan loose part terbukti efektif dan hasilnya lima anak menunjukkan berkembang sangat baik (BSB), tiga anak berkembang sesuai harapan (BSH) dan meningkat kemampuan bahasanya serta hanya dua anak saja yang masih membutuhkan arahan dari guru dalam kegiatan tersebut dengan kategori penilaian mulai berkembang (MB) serta dapat meningkatkan kemampuan berbahasa dengan anak mampu menghubungkan gambar benda dengan kata-kata serta anak mampu mengenal suku kata  awal nama benda di sekitarnya.   This research began with the low language skills of group B children in Kober Al-Ihsan. Through big book media using loose parts, it is hoped that children's language skills will increase because teachers find it difficult to apply appropriate learning methods during the learning process. This research aims to find out and describe how to improve language skills through big book media using loose parts for group B children in Kober Al-Ihsan. This research method uses descriptive research with a qualitative approach. The subjects in the research were 10 group B children. Interviews, observations, and documentation were used as data collection tools. The data analysis technique in this research uses qualitative analysis, namely data reduction, data display, conclusions, or verification. The results of research in six meetings via big book media using loose parts proved to be effective and the results showed that five children showed very good development (BSB), three children developed according to expectations (BSH) and improved their language skills and only two children still needed guidance from the teacher in this activity is in the beginning to develop (MB) assessment category and can improve language skills with children being able to connect pictures of objects with words and children being able to recognize the initial syllables of the names of objects around them.
KEMAMPUAN LITERASI SAINS MELALUI PENERAPAN PERMAINAN PENCAMPURAN WARNA UNTUK ANAK USIA DINI Nurida, Siti; Westhisi, Sharina Munggaraning
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 6 No. 6 (2023): Volume 6 Number 6, November 2023
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sains sangat erat dengan kehidupan sekitar anak, karena anak memiliki rasa ingin tahu yang besar. Melalui literasi sains anak mendapatkan informasi mengenai alam sekitar. Temuan yang didapat peneliti pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini lebih ditekankan pada buku-buku atau lembar kerja anak. Sehingga pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan literasi sains anak sangat sedikit diberikan kepada anak. Untuk itu dalam upaya peningkatan kemampuan literasi sains ini dapat dikembangkan melalui permainan pencampuran warna.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana permainan pencampuran warna dapat meningkatkan kemampuan literasi sains pada anak. Penelitian ini menggunakan metode deskriftif kualitatif dengan subyek penelitian yaitu guru dan anak kelompok A yang berjumlah 12 anak yang terdiri dari 6 anak laki-laki dan 6 anak perempuan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil dari penelitian selama dilapangan dapat disimpulkan bahwa permainan pencampuran warna dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kemampuan literasi sains anak pada kelompok A di TK Plus Al-Hikmah dan menjadi rekomendasi bagi guru dalam memberikan pembelajaran yang menyenangkan bagi anak. Science is very closely related to the lives of children because children have a great deal of curiosity. Through scientific literacy, children get information about the natural environment. The findings obtained by researchers in early childhood education are more emphasized in children's books or worksheets. So learning to improve children's scientific literacy skills is very little given to children. For this reason, to improve scientific literacy skills, they can be developed through color-mixing games. This study aims to determine the extent to which color-mixing games can improve scientific literacy skills in children. This study uses a qualitative descriptive method with research subjects, namely teachers and children in group A, totaling 12 children, consisting of 6 boys and 6 girls. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The data analysis used is data collection, data presentation, and conclusion drawing. Based on the results of the research in the field, it can be concluded that the color mixing game can be a solution for improving children's scientific literacy skills in group A in TK Plus Al-Hikmah and become a recommendation for teachers in providing fun learning for children.
Media Smart Board: Media Pembelajaran dalam Meningkatkan Kemampuan Berhitung Anak Usia Dini Mulyani, Cucu; Westhisi, Sharina Munggaraning; Musfita, Regita
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 Number 3, May 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini disebabkan masih adanya kapasitas anak dalam berhitung belum berkembang. Untuk itu perlu adanya upaya untuk meningkatkan kemampuan berhitung melalui media pembelajaran yang menarik yaitu dengan  media smart board. Adapun penelitian ini bertujuan  untuk peningkatkan kemampuan berhitung kelompok B di KOBER Mekar Arum dengan menggunakan media smart board. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian sebanyak 12 anak, delapan laki-laki dan empat perempuan. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan berupa reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Berdasarkan penelitian di lapangan menunjukan adanya peningkatan kemampuan berhitung, pada awalnya masih ada  anak yang belum berkembang. Kemudian setelah dilakukan penelitian pada tahap pertama 6 anak yang belum berkembang dan 6 anak mulai berkembang dan sampai pada tahap terakhir kemampuan anak berkembang sangat baik. Dengan demikian penggunaan media smart board dapat meningkatkan kemampuan berhitung kelompok B di KOBER Mekar Arum. The background of this research is because the children's capacity to count has not yet developed. For this reason, it is necessary to make efforts to improve numeracy skills through interesting learning media, namely smart boards. This research aims to increase the numeracy ability of group B in KOBER Mekar Arum by using smart board media. The research method used is descriptive-qualitative, with research subjects of as many as 12 children, eight boys, and four girls. The data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation. Data analysis is used in the form of data reduction, displaying data, and drawing conclusions. Based on research in the field, there was an increase in numeracy skills, but at first, there were still children who had not developed them. Then, after doing research, in the first stage, six children have not developed, six children begin to develop, and until the last stage, there is the ability of children to develop very well. Thus, the use of smart board media can improve group B's numeracy skills at KOBER Mekar Arum.
Tari Jaipong: Implementasi Tari dalam Mengembangkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia Dini Triska, Rina Nenggi; Zahro, Ifat Fatimah; Westhisi, Sharina Munggaraning
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 Number 2, March 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan guru dalam menstimulasi kemampuan motorik kasar anak usia dini sehingga anak bosan dan jenuh pada saat melakukan pembelajaran. Maka diperlukan  hal yang baru untuk untuk menarik minat belajar anak dan salah satu caranya adalah dengan tari jaipong yang di laksanakan 2 kali dalam seminggu ketika pembelajaran gerak dan lagu, dan setelah senam irama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan stimulasi motorik kasar anak usia 5-6 tahun melalui tari jaipong, respon anak, dan kendala yang dialami oleh guru pada saat implementasi tari jaipong. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, verifikasi atau penarikan kesimpulan dengan bejumlah 10 orang anak kelompok B. Hasil dari penelitin ini, guru membuat terlebih dahulu RPPM dan RPPH berdasarkan kurikulum 13  anak sangat antusias ketika mengikuti kegiatan, anak tidak kaku pada saat melakukan gerakan. Maka dapat disimpulkan bahwa pemilihan seni tari jaipong dapat menjadi alternatif untuk menstimulasi  kemampuan motori kasar anak usia 5-6 Tahun, dengan gerakan gerakan yang sederhana yang dapat ditirukan oleh anak, serta sebagai alternatif untuk mengenalkan budaya daerah sejak dini. This research was motivated by the low ability of teachers to stimulate the gross motor skills of young children so that children get bored and fed up when learning. So new things are needed to attract children's interest in learning and one way is with the Jaipong dance which is held twice a week when learning movements and songs, and after rhythmic gymnastics. This research aims to determine the planning for gross motor stimulation of children aged 5-6 years through Jaipong dance, the children's responses, and the obstacles experienced by teachers when implementing Jaipong dance. The research method used is descriptive with a qualitative approach, and data collection techniques using observation, interviews, and documentation. The analysis techniques used were data reduction, data presentation, verification, and concluding with a total of 10 group B children. The results of this research were that the teacher first made RPPM and RPPH based on the curriculum. 13 children were very enthusiastic when taking part in the activities, and the children were not stiff at the time. make a move. So it can be concluded that choosing Jaipong dance art can be an alternative for stimulating the gross motor skills of children aged 5-6 years, with simple movements that children can imitate, as well as an alternative for introducing regional culture from an early age.
Modifikasi Media Big Book Berbasis Metode Montessori untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Anak Kelompok B Yuliana, Vena; Westhisi, Sharina Munggaraning
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 Number 2, March 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Membaca tidak hanya membaca huruf tapi dapat diawali dengan membaca gambar kemudian dilanjutkan dengan membaca huruf dan kalimat. Membaca permulaan bagi anak terbatas pada pengucapan lambang bunyi huruf, kata dan kalimat dalam bentuk sederhana. Media pembelajaran big book dapat dijadikan pilihan untuk menumbuhkan minat baca anak usia dini. Dalam big book, anak tidak hanya bisa melihat gambar yang penuh warna tetapi juga bisa membaca tanpa ada perasaan bosan dengan materi bacaan yang dibaca. Modifikasi big book yang telah disesuaikan dengan ciri metode montessori dilengkapi dengan gambar yang erat dengan kehidupan anak, seperti hewan, tumbuhan dll. Tujuan penelitian mendeskripsikan modifikasi media big book berbasis metode montessori dalam peningkatan membaca permulaan pada kelompok B. Metode yang digunakan deskriptif kualitatif. Penelitian ini melibatkan kepala sekolah, 2 guru kolompok B dann 14 anak usia 5-6 tahun. Teknik analisis data : observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian di lapangan menunjukan adanya peningkatan kemampuan membaca permulaan anak kelompok B di Tk Quranikids School
Quizizz: Media Pembelajaran untuk Meningkatkan Minat Belajar Anak Usia Dini: Penelitian Tindakan Kelas Kelompok B di PAUD Cemerlang Alfiyanti, Riska; Westhisi, Sharina Munggaraning
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 7 No. 4 (2024): Volume 7 Number 4, July 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minat belajar anak tidak dapat berkembang dengan baik jika tidak didukung dengan stimulus yang dapat memicu minat. Untuk meningkatkan minat belajar anak pasca pandemi Covid-19 ini perlu adanya media pembelajaran yang inovatif  dan menarik salah satunya yaitu media permainanQuizizz. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses dan peningkatan minat belajar anak setelah diterapkannya pembelajaran menggunakan media permainan Quizizz. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model desain Kemmis dan Mc Taggart yang langkah penelitiannya meliputi rencana, tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitiannya yaitu kelompok B sebanyak 18 orang anak. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi dan dianalisis menggunakan statistika deskriptif dengan menggunakan rumus nilai rata-rata dalam bentuk persentase. Hasil dari penelitian ini adalah meningkatnya motivasi belajar pada anak dengan kategori nilai paling baik yaitu berkembang sangat baik (BSB). Pada kondisi awal/ prasiklus belum terdapat anak dengan kategori nilai bekembang sangat baik (BSB).   Children's interest in learning cannot develop well if it is not supported by stimuli that can trigger interest. To increase children's interest in learning after the COVID-19 pandemic, there is a need for innovative and interesting learning media, one of which is the Quizizz game media. This research aims to determine the process and increase children's interest in learning after implementing learning using the Quizizz game medium. The research uses the Classroom Action Research (PTK) method with the Kemmis and McTaggart design model, whose research steps include planning, action, observation, and reflection. The research subjects were group B, 18 children. The data collection technique in this research used observation and was analyzed using descriptive statistics using the average value formula in percentage form. The results of this research show increased learning motivation in children with the best score category, namely very well developed (BSB). In the initial/pre-cycle conditions, there were no children with very good development (BSB) scores.
Urgensi Kebijakan Asesmen Anak Berkebutuhan Khusus Natalia, Deasy Natalia; Westhisi, Sharina Munggaraning
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 7 No. 5 (2024): Volume 7 Number 5, September 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Yang menjadi alasan penting dalam penelitian ini adalah kurangnya pengetahuan dalam hal asesmen pada pendidik dalam menangani anak berkebutuhan khusus atau implementasi asesmen. Maka dari itu penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pentingnya asesmen sebagai rancangan tindak lanjut dari proses identifikasi.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur (studi kepustakaan). Jenis data yang digunakan oleh peneliti adalah data sekunder yaitu data yang sudah ada sebelumnya dan dengan sengaja dikumpulkan oleh peneliti untuk digunakan agar dapat melengkapi kebutuhan penelitian. Data yang sudah diperoleh  lalu dikompulasi, dianalisis dan disimpulkan sehingga mendapatkan kesimpulan mengenai studi literatur.  Hasil dari penelitian adalah sebuah asesmen dimana ini merupakan hal penting yang harus dilakukan oleh pendidik terhadap anak berkebutuhan khusus dan akan menjadi gambaran utama untuk menentukan pembelajaran, program pembelajaran individual, evaluasi dan laporan terhadap orang tua juga asesmen selanjutnya dapat mengantisipasi hambatan-hambatan yang terjadi di lapangan agar proses pembelajaran tetap mampu dilaksanakan dengan maksimal. An important reason for this research is the lack of knowledge regarding assessments among educators in dealing with children with special needs or the implementation of evaluations. Therefore, this research aims to determine the importance of assessment as a follow-up design to the identification process. The method used in this research is a literature study (library study). The type of data used by researchers is secondary data, namely data that previously existed and was deliberately collected by researchers to be used to complete research needs. The data that has been obtained is then compiled, analyzed, and concluded to obtain conclusions regarding the literature study. The result of the research is an assessment, which is an important thing that educators must do with children with special needs and will be the main picture for determining learning, individual learning programs, evaluations, and reports to parents, as well as further assessments to anticipate obstacles that occur in the field so that the learning process can still be carried out optimally.
OPTIMALISASI MUSIK, GERAK, DAN LAGU DALAM MEMBANGUN MOTIVASI BELAJAR ANAK USIA DINI PASCA BENCANA Westhisi, Sharina Munggaraning; Adeska Putri, Nadi Rahmi; Hikmah, Nur; Sugianto, Putri Indriyani
P2M STKIP Siliwangi Vol 10 No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1: Mei 2023
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/p2m.v10i1.3723

Abstract

Bencana gempa di wilayah Cianjur dan sekitarnya beberapa waktu lalu berdampak pada sektor pendidikan. Kegiatan pembelajaran pada level Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ikut terdampak pasca bencana tersebut, sehingga diperlukan kegiatan pembelajaran yang dapat mengembalikan motivasi belajar anak dan kembali ke sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi musik, gerak, dan lagu pada kegiatan pembelajaran untuk memotivasi belajar anak pasca bencana. Metode yang digunakan adalah studi kasus yang mana pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Data dianalisis secara deskriptif melalui beberapa tahapan yaitu pengumpulan, reduksi, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi musik, gerak, dan lagu pada kegiatan pembelajaran di PAUD mampu menstimulasi dan membangun motivasi belajar anak pasca bencana. Pembelajaran yang terintegrasi dengan gerakan melalui kegiatan bermain mampu berkontribusi positif untuk membangun motivasi belajar anak, sehingga pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan nyaman dapat berdampak positif bagi anak dalam pengembangan aspek-aspek perkembangan anak secara optimal. 
Aplikasi Toontastic: Perancangan Media Pembelajaran untuk Mengembangkan Nilai Karakter Smart Entrepreneur Anak Usia Dini: Indonesia Westhisi, Sharina Munggaraning; Ririn Hunafa Lestari; Liza Bunga Aprilia
P2M STKIP Siliwangi Vol 11 No 1 (2024): Volume 11 Nomor 1: Mei 2024
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/p2m.v11i1.4708

Abstract

The study aims to explain the design of digital learning media using the Toontastic application in developing the character values of Early Childhood, for example the character value of smart entrepreneur. This study used a qualitative method involving 30 students (pre-service teachers of Early Childhood Education (ECE)). Data collected through interviews and study documentation were analyzed descriptively. Data obtained from interviews were analyzed using thematic analysis with two themes consisting of designing learning media through Toontastic application and the other theme is the development of smart entrepreneur character values of early childhood. The results showed that the aspects of designing learning media for early childhood through Toontastic application consisted of content, appearance, time, and value. In addition, this media can contribute to the development of smart entrepreneur character values of early childhood to face global challenges in the future. Then, this result can invite ECE educators, parents, and the community to develop the character values of smart entrepreneur of early childhood through other applications as a form of technology utilization in education.
“Aku Istimewa, Aku Bisa”: Membaca Permulaan Bahasa Inggris melalui Metode Fonik bagi Anak Speech Delay Munggaraning Westhisi, Sharina
Al-Athfal: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Islamic Early Childhood Education Study Program, Faculty of Tarbiyah and Education, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.95 KB) | DOI: 10.14421/al-athfal.2020.61-07

Abstract

Speech delay becomes a phenomenon for children such as in English pre-reading instruction for non-native English speaker, thus it is needed a proper method for them. This study aims to identify the implementation of phonics method that used in an English pre-reading instruction for a child with speech delay. This study uses a case study which involves one teacher and one child with speech delay. The data obtained by interviewing a teacher and parents, observing the child, and identifying lesson plans. Thematic analysis is used to determine relevant themes of the topic. The results show each instruction has one objective, focuses on letters’ sound and spelling spelling two up to four sounds of a word, and a child could utter words clearly. Additionally, interactions with peers encourage a child to be competitive and enthusiastic. Furthermore, phonics method might be an alternative method for children with speech delay to acquire English pre-reading skills, especially in Early Childhood Education (ECE).