Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Milthree Law Journal

Implementasi Penjatuhan Sanksi Pembinaan di Luar Lembaga terhadap Anak Pelaku Tindak Pidana di Pengadilan Negeri Pekanbaru Putri Yani Purnamasari; Davit Rahmadan; Ferawati
Milthree Law Journal Vol. 1 No. 3 (2024): November
Publisher : PT. Adikara Cipta Aksa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70565/mlj.v1i3.28

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui implementasi pembinaan diluar lembaga terhadap anak pelaku tindak pidana di Pengadilan Negeri Pekanbaru. Pentingnya penerapan pendekatan rehabilitatif dalam peradilan anak, mengingat dampak negatif penahanan lembaga pemasyarakatan terhadap perkembangan anak. Sanksi pembinaan di luar lembaga diusulkan sebagai alternatif yang lebih efektif, namun sering terhambat oleh berbagai faktor. Metode penelitian menggunakan penelitian hukum sosiologis. Populasi dalam penelitian ini meliputi Hakim Anak Pengadilan Negeri Pekanbaru, Kepala Subseksi Pra Penuntutan (Jaksa Anak) Kejaksaan Negeri Pekanbaru, dan Advokat. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung dengan responden dan kajian kepustakaan. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan peraturan perundang-undangan, pendapat ahli, dan teori-teori yang berkaitan dengan masalah yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengadilan Negeri Pekanbaru dalam menerapkan sanksi pembinaan di luar lembaga terhadap anak pelaku tindak pidana hingga saat ini masih jauh dari kata optimal. Diperkuat dengan bukti bahwa tidak adanya anak yang dijatuhkan sanksi pidana di luar lembaga selama kurun waktu 4 (empat) tahun terakhir. Kondisi ini menunjukkan bahwa tujuan utama dari penjatuhan sanksi kepada anak pelaku tindak pidana, yaitu pemulihan dan reintegrasi sosial anak, belum sepenuhnya tercapai.
Batasan Sanksi Pidana Terhadap Nelayan Kecil Yang Melakukan Penangkapan Ikan Dengan Menggunakan Bahan Peledak Syafira, Putri; Erdianto Effendi; Ferawati
Milthree Law Journal Vol. 2 No. 3 (2025): November
Publisher : PT. Adikara Cipta Aksa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70565/mlj.v2i3.39

Abstract

Penelitian ini menyoroti penerapan sanksi pidana bagi nelayan kecil yang menangkap ikan menggunakan bahan peledak di perairan Indonesia. Sebagai negara maritim, Indonesia memiliki kekayaan laut yang melimpah, yang menjadi sumber penghidupan nelayan lokal, khususnya nelayan kecil. Namun, beberapa nelayan kecil masih menggunakan bahan peledak dalam penangkapan ikan, karena metode ini dianggap murah, cepat, dan mudah. Praktik ini, selain melanggar hukum, merusak ekosistem laut dan mengancam keberlanjutan kesejahteraan nelayan kecil. Regulasi hukum dalam Pasal 100B Undang-Undang Perikanan memberikan sanksi pidana yang berbeda antara nelayan kecil dan skala besar, di mana nelayan kecil hanya dikenai sanksi alternatif, bukan kumulatif. Tujuan penelitian ini adalah pertama, mengkaji aturan batasan sanksi pidana terhadap nelayan kecil yang menggunakan bahan peledak, dan kedua, merumuskan konsep sanksi yang lebih proporsional. Penelitian ini bersifat yuridis normatif kualitatif, dengan sumber data sekunder, termasuk peraturan dan putusan pengadilan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dan analisis deduktif. Hasil penelitian menunjukkan inkonsistensi dalam penerapan sanksi pidana terhadap nelayan kecil, dengan putusan pengadilan yang seringkali tidak konsisten dalam menentukan kriteria nelayan kecil. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan penafsiran tegas mengenai definisi nelayan kecil dan penerapan sanksi tambahan berupa tindakan restoratif. Konsep pidana kerja sosial dalam UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP dinilai sebagai alternatif yang lebih produktif, sejalan dengan teori pemidanaan gabungan, karena dapat memperbaiki pelaku dan memulihkan kerusakan lingkungan
Co-Authors A Zeze Abdul Malik Iskandar Abdul Rahman Adisti Rastosari Agus Ismail Agustiani, Hesti Ahmad Zainal Abidin Ainul Mufidah Al Faqih, Mohamad Roni AlFaqih, Moh Roni Alfaqih, Mohamad Roni Alfi Farid Allo, Okniel Almumtahanah, Almumtahanah Aminuddin Anang Lukmana Andi Badli Rompegading Andriyanto Anggini Widya Alvianti Anita Rahmawati Anugerah Hadi Sulistyo, Angger Ardianti, Ikha Arfiani, Besse Ariani, Juliatri Astuti, Niken Yuli Awaluddin Bayu Adi Putra Daud Marsi Sumbia Davit Rahmadan Desy Eka Wardani Doris Anton Efendi, Yusuf El Latifa Sri Suharto Elfrinando freti istia Elmayanti Erdianto Effendi Etty Zuliawati Zed Fakih, Fahmi Muhammad Faris Iqbal H Ferawati Ferawati ferawatibahtiar@gmail.com Fikri Al-Munawar Fitria Rizki Haliza, Siti Nurul Hariastuti, Fela Putri Harissman Hayatun Nupus, Aat Hendra Indri Juliyarsi Irene Abelianata Irmanto Leppa Julianto, Errix Kristian Juliasti. A, Hielda Khayudin, Bayu Akbar Kumala, Diah Ayu Kurnia Rusli Kurniati, Mei Fitria Kurniawati, Fitria Rizky Lubis, Salmah Medeline Mei Fitria Kurniati Melia, Sri Mufidah, Ainul Muh Ibrahim Muh. Hidayat Cakrawijaya Muhammad Janwar Muhammad Zulhidayat Nofrial Nurfathurrahman Nurfitriani, Yuzita Pramesti, Adhe Anniza Putri Yani Purnamasari Rahmawati, Andin Ajeng Reza Irawan Rifqah, Alya Risna Roni Al Faqih, Mohamad RSN, Frenty Saraswati8, , Devi Endah Silalahi, Johor M Siti Amiyakun Sri Muliani, Sri Sri Mulyani Suhardianto Suhardianto, Suhardianto Sulistyo, Angger Anugerah Hadi Surtikanti Surtikanti Syafira, Putri Syamsul Rizal TEVINA EDWIN Tumeang, Paulina Wati Ujang Ruhyat Syamsoni, Ujang Ruhyat Wahyu Munandar Yolani Utami Yulianti Fitri Kurnia Zainal Abidin, Ahmad Zam, Riswel