Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Analisis Kebutuhan Pembelajaran Berbasis Problem Based Learning dengan Konteks Tradisi Budak Ngambek Timah pada Siswa Sekolah Dasar Negeri 8 Namang Ropita, Ropita; Hendrik, Maulina; Martahayu, Vika
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 12 No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v12i1.33913

Abstract

Learning practices in primary schools continue to show limitations in implementing contextual and student-centered learning despite the adoption of the Merdeka Curriculum. Instructional practices remain dominated by conventional approaches and have not integrated local socio-cultural contexts as part of the learning process. This study aims to analyze the learning needs for Problem Based Learning incorporating the Budak Ngambek Timah tradition among fourth-grade students at SD Negeri 8 Namang. A qualitative approach with a descriptive design was employed. The research participants included fourth-grade teachers, fourth-grade students, and the school principal. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman model, which comprises data condensation, data display, and conclusion drawing and verification. The findings indicate that PBL has been recognized by teachers and included in instructional planning; however, its implementation has not been conducted systematically and remains focused on textbook-based instruction. Learning activities have not utilized local social and cultural contexts as learning resources. In addition, students demonstrate strong connections to tin mining activities as part of their families’ social and economic realities; however, these experiences have not been used as a foundation for learning. In terms of learning resources, instruction is still dominated by textual materials and is not supported by contextual resources based on local culture. Overall, the findings reveal a gap between the demands of the Merdeka Curriculum, student characteristics, and classroom learning practices.
INOVASI KEMASAN DAN PEMASARAN DIGITAL PRODUK PEKASEM TERITIP DI DESA BASKARA BAKTI Mutmainah, Nadia; Sari, Lidya; Febriyana, Febriyana; Wulandari, Tri; Maharani, Rizky Alfa; Apriani, Dwi; Agustina, Yogi Alif; Agustin, Arina Rahma; Putri, Salsabilla; Annisa, Fitri; Hendrik, Maulina; Harahap, Fitri Ramdhani; Syafutra, Randi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i3.1217-1223

Abstract

Pekasem Teritip merupakan produk olahan fermentasi khas Desa Baskara Bakti yang memiliki potensi ekonomi tinggi namun belum dimanfaatkan secara optimal. Secara ilmiah, Teritip sering dianggap sebagai biofouling, padahal memiliki kandungan asam amino yang tinggi. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah penggunaan kemasan tradisional botol kaca bekas yang kurang higienis dan pemasaran yang bergantung pada pengepul dengan harga rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan nilai jual produk melalui inovasi desain kemasan dan memperluas jangkauan pasar melalui digital marketing. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Program PMM (Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa) yang dilaksanakan dengan metode Participatory Action Learning (PAL). Intervensi meliputi pelatihan desain label menggunakan Canva, penggantian kemasan menjadi botol PET standar pangan, dan pembuatan akun TikTok. Hasil kegiatan menunjukkan keberhasilan transformasi produk menjadi lebih higienis dan menarik, serta peningkatan margin keuntungan mitra karena mampu menjual langsung ke konsumen dengan harga pasar (Rp35.000) dibandingkan harga pengepul (Rp25.000). Inovasi kemasan dan digitalisasi terbukti efektif memotong rantai distribusi dan meningkatkan kemandirian ekonomi mitra.
DIGITALISASI POTENSI WISATA DESA BASKARA BAKTI MELALUI PEMETAAN DRONE PARTISIPATIF DAN KONSERVASI WARISAN SEKAK Aminah, Siti; Harsyta, Andini; Saparina, Saparina; Novelalahu, Mochi; Tedi, Tedi; Fikri, Fikri; Saputra, Armadi; Habibi, Muhammad; Afriza Fernando, Lucky; Rahman Hakim, Arif; Syafutra, Randi; Hendrik, Maulina; Ramdhani Harahap, Fitri
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i3.1224-1232

Abstract

Desa Baskara Bakti merupakan rumah bagi Suku Sekak yang memiliki kearifan lokal bahari yang kuat. Namun, pengembangan wisata di desa ini terkendala oleh ketiadaan data spasial (peta) yang informatif dan ancaman degradasi lingkungan pesisir akibat sampah laut. Pengabdian ini bertujuan untuk mendigitalisasi potensi wisata desa melalui teknologi pemetaan dan merevitalisasi kesadaran lingkungan berbasis budaya. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program PMM yang dilaksanakan dengan tiga tahapan terintegrasi: (1) Pelatihan Drone bagi pemuda untuk akuisisi data spasial, (2) Lokakarya "Peta Wisata Impian" yang diawali FGD untuk menentukan titik potensial UMKM dan wisata, serta (3) Kampanye "Laut Bersih, Warisan Sekak" melalui sosialisasi siswa dan aksi bersih pantai. Hasil evaluasi lokakarya terhadap 35 pemuda menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan mengenai tata ruang desa (skor post-test 84,3). Luaran kegiatan berupa Peta Wisata dan UMKM yang memuat lokasi pantai, kesenian, dan sentra kuliner lokal dalam format digital (PDF) dan cetak (A0) yang terpasang di depan balai desa, serta pemulihan kebersihan area pesisir melalui tiga aksi kolaboratif. Integrasi teknologi drone dan narasi budaya terbukti efektif dalam memvisualisasikan masa depan desa sekaligus merawat identitas warisan leluhur.