Articles
Rancang Bangun Alat Pendeteksi Pencurian Barang Pada Truk Muatan Menggunakan Sensor PIR berbasis SMS Gateway
Reyhan Prayogi;
Oriza Candra
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 2 No 2 (2021): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jtein.v2i2.152
Negara kita indonesia merupakan negara yang terdiri dari berbagai pulau-pulau. Sebagian besar perindustrian yang ada di indonesia menggunakan jasa transportasi darat sebagai sarana pendistribusian bahan baku dan bahan hasil olahan keberbagai wilayah yang ada. Tidak jarang truk muatan pengangkut barang olahan sering dibobol oleh pelaku-pelaku kriminal. Oleh karenanya perlu dirancang sebuah sistem yang dapat mendeteksi tindak kriminalitas ini. Dalam hal ini rancangan sistem akan menggunakan metode pelacakan koordinat lokasi oleh modul GPS selaku piranti pembacaan koordinat. Sebuah sensor PIR akan dipasang pada box konteiner untuk melakukan pendeteksian terhadap pergerakan pencuri, buzzer selaku alarm kejut akan berbunyi, setelah itu modul GPS melakukan pembacaan Koordinat lokasi, dalam waktu yang bersamaan modul Bluetooth selaku piranti tambahan akan memberikan sinyal kepada pengemudi melalui aplikasi bluetooth sebagai notifikasi bahwa muatan sudah dibobol. Modul SIM selaku piranti penghubung ke web server akan mengirimkan SMS koordinat lokasi kejadian kepihak keamanan setempat. Lokasi juga dapat diUpdate melalui aplikasi android yang sudah dirancang khusus. Dari pengujian dan analisa yang sudah dilakukan maka didapat hasil presentasi keberhasilan kinerja sistem sebesar 100%. Pengujian koordinat lokasi pada GPS sistem dengan GPS pada smartphone memiliki selisih jarak rata-rata sebesar 9,65 meter dengan presentasi keakuratan 99% untuk GPS sistem dan 96,5% untuk GPS pada smartphone. Sedangakan waktu rata-rata yang dibutuhkan modul SIM untuk mengirimkan SMS adalah selama 20 detik dengan presentasi keberhasilan pengiriman SMS sebesar 100%.
Rancang Bangun Alat Pengering Pisang Sale Berbasis Mikrokontroler dan Internet of Things (IoT)
Yanda Puja Kusuma;
Oriza Candra
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 2 No 2 (2021): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jtein.v2i2.169
Pisang merupakan salah satu buah dengan produksi yang melimpah di Indonesia. Untuk memanfaatkan hal tersebut pisang dapat diolah menjadi olahan pisang sale, agar pisang memiliki waktu simpan yang lama. Salah satu proses yang terpenting dalam pembuatan pisang sale adalah pengeringan. Pengeringan pisang sale biasanya dilakukan secara dengan penjemuran memanfaatkan sinar matahari. Pengeringan dengan cara ini membutuhkan waktu yang lama dan tidak terlalu higienis karena dapat terkontaminasi debu, polusi asap kendaraan bermotor, dan kotoran burung. Selain itu pengeringan dengan cara konvensional ini tidak dapat dilakukan pada saat hujan dan malam hari. Oleh karena itu perlu dibuat alat pengering untuk mengatasi permasalahan tersebut. Pengeringan pada alat ini menggunakan udara panas yang dihasilkan heater. Alat ini terdapat mikrokontoler sebagai pusat kendali alat, fan DC untuk sirkulasi udara dan menurunkan suhu, keypad untuk mengatur set poin, lcd dan Thinger IO sebagai media monitoring. Alat bekerja secara otomatis, ketika suhu belum mencapai set poin maka heater hidup, sedangkan ketika suhu telah mencapai set poin maka heater mati dan fan akan hidup, sehingga panas yang dihasilkan stabil pada sekitaran set poin. Ketika telah mencapai kelembaban yang diinginkan buzzer akan berbunyi sebagai indikator bahwa pengeringan telah selesai. Hasil pengujian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa alat ini bekerja dengan baik sesuai dengan perancangan. Pengeringan pisang sale dapat mencapai kelembaban 20% dengan waktu 5 jam, lebih cepat dari pada pengeringan konvensional yang menggunakan sinar matahari, dan terhindar dari kontaminasi debu dan polusi.
Rancang Bangun Alat Pembuat Minuman Milkshake Otomatis Berbasis Mikrokontroler
Candra Wardi Putra;
Oriza Candra
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 2 No 2 (2021): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jtein.v2i2.181
Milkshake merupakan salah satu minuman dingin yang sangat diminati pada saat ini dari berbagai kalangan karena banyaknya varian rasa yang bisa dipilih. Permasalahan terjadi pada proses pembuatan milkshake yang masih dilakukan secara manual. Pembuatan milkshake dilakukan dengan mengocok semua bahan secara manual menggunakan gelas pengocok tertutup (Shaker). proses pembuatan milkshake secara manual yang dilakukan dengan cara mengocoknya ini masih membutuhkan tenaga dan waktu yang lama, sehingga tingkat produksi tidak dapat memenuhi konsumen secara maksimal. Selain cara ini, terdapat juga dua macam mesin pembuat milkshake yang ada pada saat ini. Yang pertama yaitu sebuah mesin yang dirancang untuk menggerakkan gelas pengocok (Shaker). Yang kedua yaitu sebuah alat yang dirancang untuk melakukan pengocokan seperti sebuah blender. Kedua alat ini dalam memasukkan bahan masih dilakukan secara manual. Tujuan penelitian ini adalah membuat alat untuk mengembangkan proses pembuatan milkshake agar lebih cepat dan praktis berbasis mikrokontroler. Metode pada penelitian alat pembuat minuman milkshake ini berbentuk percobaan atau eksperimen. Pembuatan milkshake pada alat ini menggunakan sistem konveyor dan memanfaatkan sensor ultrasonik untuk mendeteksi gelas sehingga konveyor berhenti dan pengisian bahan-bahan milkshake dilakukan secara otomatis. Sistem keseluruhan alat ini dikendalikan oleh mikrokontroler. Alat bekerja secara otomatis, pengguna hanya memilih salah satu varian rasa dan mengklik pada keypad sehingga proses pembuatanpun dilakukan. Bahan-bahan yang dimasukkan untuk membuat milkshake berupa bubuk perasa, gula cair dan susu cair, kemudian semua bahan ini dikocok oleh sebuah pengaduk. Hasil pengujian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa alat ini bekerja dengan baik sesuai dengan perancangan.
Penerapan Strategi Training Within Industry Sebagai Upaya Meningkatan Motivasi Perkuliahan
Elfizon Bustami;
Oriza Candra;
Mukhlidi Muskhir
invotek Vol 18 No 2 (2018): INVOTEK: Jurnal Inovasi, Vokasional, dan Teknologi
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (652.384 KB)
|
DOI: 10.24036/invotek.v18i2.366
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi mahasiswa di dalam perkuliahan. Penerapan strategi pembelajaran Training Within Industry pada perkuliahan pratikum instalasi listrik industri, mengajarkan bagaimana membawa mahasiswa seolah- olah seperti suasana industri. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa D3 Tahun Masuk 2015 Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang yang berjumlah 35 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen berupa penilaian unjuk kerja yang dinilai dari tahap persiapan, proses, hasil, waktu dan laporan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan motivasi belajar mahasiswa yang di lihat dari pencapaian hasil belajarnya. Dimana penerapan strategi pembelajaran Training Within Industry mampu memotivasi mahasiswa untuk berprestasi dan mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.
PENERAPAN MULTIMEDIA INTERAKTIF POWER POINT PADA MATA DIKLAT DASAR DAN PENGUKURAN LISTRIK
oriza candra;
Elfizon Elfizon;
Syaiful Islami;
Doni Tri Putra Yanto
CIRCUIT: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik Elektro Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : PTE FTK UIN Ar-Raniry
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22373/crc.v4i2.6660
The purpose of this study is to seek to improve the learning outcomes of students using interactive multimedia Power Point work on the subjects of Basic learning and Electrical Measurements Work in class X TIPTL 2 SMKN 1 Padang. This type of study is a quasi-experiment. Students of class X TITL 2 Padang 1 SMKN were collected in the 2016/2017 school year consisting of 30 students as research subjects. Collecting data in this study using the test results to learn pre and post objective be about 30 items to 30 items for pre- and post. The test questions that will be used first on the tests to determine the validity, reliability, difficulty index, and different power test questions. Data were analyzed using Gain Score. The average value of the pre-test before deploying interactive multimedia Power Point is 58.5 and average values applied after the interactive Power Point post-test media is 79. Hence Gain score calculation means of learning results of students increase 0478 in the average category. It can be concluded that the interactive multimedia Power Point application can improve the results student of class X TITL 2 SMK 1 Padang on topics Basic learning and Electrical Measurements.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF MATA DIKLAT MEMPERBAIKI MOTOR LISTRIK GUNA PENINGKATAN HASIL BELAJAR: (Development of Interactive Multimedia Course On Improving the Electric Motors For Improvement of Learning Outcomes)
Oriza Candra;
Fivia Eliza;
Syaiful Islami;
Yosri Alisman
Perspektif Pendidikan dan Keguruan Vol 10 No 2 (2019): Perspektif Pendidikan dan Keguruan
Publisher : UIR Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25299/perspektif.2019.vol10(2).3930
The purpose of this article is to improve the learning outcomes of students using interactive multimedia in the eyes of training to improve electric motors in SMK 1 Tanjung Raya. This type of research is a quasi-experimental design with a pretest-posttest one group. The subjects of this study were students of class XII TITL of SMK 1 Tanjung Raya who were enrolled in the 2013/2014 school year consisting of 29 students. Data collection in this study used a test of learning outcomes (posttest) in the form of objective questions as many as 20 items. Before the test questions were used then a test was conducted to determine the validity, reliability, level of difficulty of the questions and the different power of the questions. The data obtained were analyzed using the Gain Score. The results obtained indicate that there is an increase in student learning outcomes that can be seen from the results of the pretest and posttest values, the average value of pretest before using interactive multimedia is 64.48 and the average posttest value after using interactive multimedia is 75.07. So it was concluded that the use of interactive multimedia learning media can improve student learning outcomes in the eyes of training to improve the electric motor.
APLIKASI MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE SCRIPT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA DIKLAT MENGGUNAKAN HASIL PENGUKURAN
Oriza Candra;
Doni Tri Putra Yanto;
Nazirul Imam
Perspektif Pendidikan dan Keguruan Vol 11 No 2 (2020): Perspektif Pendidikan dan Keguruan
Publisher : UIR Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25299/perspektif.2020.vol11(2).5393
Student learning outcomes in learning is very important to be used as a reference for indicate of successful in learning. The observation result at grade X TITL SMKN 1 Pariaman identified that there are several problems that influence student learning outcomes, such as communication in learning process just one - way, the students did not master the contents, students tend to be afraid to ask the question, the students out of the classroom and talk with their seatmate. Consequently most of student learning outcomes were under KKM that seen from the pretest. To overcome this problem, research is conducted which seeks to see an increase in student learning outcomes in subjects " Using the Measurement Results " in Learning Model Cooperative Script at grade X TITL SMKN 1 Pariaman. Type of this research was quasi experiment with one group pretest – posttest design. Subjects were students at grade X TITL SMKN 1 Pariaman for 2014/2015 academic year that consists of 40 students. Data were collected through the test of pretest - posttest results, 40 objective questions for the pretest and 34 objective questions for the posttest. Improving student learning outcomes calculated by the formula Gain Score of pretest - posttest. This research indicated that there is an increase in student learning outcomes in subjects “Using Measurement Results” in Learning Model Cooperative Script at grade X TITL SMKN 1 Pariaman.
The effectiveness of project-based learning in the course of industrial electrical installation practice
Oriza Candra;
Elfizon Elfizon;
Syaiful Islami;
Rahmat Hidayat
VOLT : Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik Elektro Vol 4, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Department of Electrical Engineering Education, Faculty of Teacher Training and Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30870/volt.v4i1.5351
Artikel ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penerapan pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) pada Mata Kuliah Praktek Instalasi Listrik Industri di Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang. Jenis Penelitian ini adalah Quasy Experiment, subyek penelitian adalah mahasiswa Prodi Teknik Elektro Industri (D4) Jurusan Teknik Elektro FT UNP yang mengambil Mata Kuliah Praktek Instalasi Listrik Industri. Dimana terdiri dari 2 Grup Praktek yang masing-masing berjumlah 16 orang. Instrumen yang digunakan adalah langkah-langkah dalam kinerja dan hasil produk. Hasil yang diperoleh nilai rata-rata kinerja 82,3, sedangkan pada hasil penilaian produk diperoleh nilai rata-rata 88,75. Dari pencapaian hasil pembelajaran mahasiswa dengan penerapan pembelajaran berbasis proyek dalam kategori tinggi (45%), dan sangat tinggi (55%), Sehingga disimpulkan penerapan pembelajaran berbasis proyek efektif untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS PRAKTIKUM INKUIRI UNTUK MATA PELAJARAN MENGANALISIS RANGKAIAN LISTRIK
Oriza Candra;
Usmeldi Usmeldi;
Doni Tri Putra Yanto;
Femypadillah Ismanto
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 6 No. 1 (2020): Mei 2020
Publisher : University of Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/jinop.v6i1.11756
The purpose of this study was to develop a valid, practical, and effective practicum-based learning tool on MRL subjects with the Magnetic Circuit material in SMKN 1 Padang consisting of RPP and LKS. This type of research is development research using a 4-D development model consisting of 4 stages, namely defining, designing, developing, and analyzing. The respondents of this study were students of class X TDTL-B SMKN 1 Padang consisting of 29 students. The results of data analysis obtained from the developed learning tools are categorized valid with the level of validity of the RPP and LKS are 85.42% and 87.50%. Learning Tools developed are categorized as practical with the practicality of teachers and students being 80% and 86.03%. The learning tools developed are effective in increasing students' competencies with classical completeness for cognitive, affective, and psychomotor competencies are 89.66%, 100%, and 100%. It can be concluded as a practicum-based learning tool developed which is a valid, practical, and effective learning tool.
Efektivitas Project based Learning pada Mata Kuliah Praktek Instalasi Listrik Industri
Oriza Candra;
Elfizon Elfizon;
Syaiful Islami
JUPITER (JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO) Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (454.545 KB)
|
DOI: 10.25273/jupiter.v4i2.5163
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penerapan pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) pada Mata Kuliah Praktek Instalasi Listrik Industri di Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang. Jenis Penelitian ini adalah Quasy Experimental, subyek penelitian adalah mahasiswa Prodi Teknik Elektro Industri (D4) Jurusan Teknik Elektro FT UNP Tahun Masuk 2013. Dimana terdiri dari 2 Grup Praktek yang masing-masing berjumlah 16 orang. Instrumen yang digunakan adalah langkah dalam kinerja dan hasil produk. Hasil yang diperoleh nilai rata-rata kinerja 82,3, sedangkan pada hasil penilaian produk diperoleh nilai rata-rata 88,75. Dari pencapaian hasil pembelajaran mahasiswa dengan penerapan pembelajaran berbasis proyek dalam kategori tinggi (45%), dan sangat tinggi (55%), Sehingga disimpulkan penerapan pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) efektif untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa.