Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Redoks

Analisa pH, BOD5, Temperatur, Residu Tersuspensi Dan Amonia Bebas Pada Limbah Cair Rumah Sakit ‘X’ Setiorini, Indah Agus; Indah Pratiwi
Jurnal Redoks Vol. 9 No. 1 (2024): REDOKS JANUARI - JUNI
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/redoks.v9i1.13450

Abstract

Limbah cair Rumah Sakit ‘X’ masih belum memenuhi syarat minimum standar layak untuk di buang ke lingkungan. Dengan demikian peneliti melakukan penelitian dengan mengolah limbah cair rumah sakit supaya memenuhi syarat kesehatan lingkungan atau minimal mengurangi kandungan senyawa yang tidak diinginkan. Pengolahan limbah cair ini dilakukan dengan metode Proses Koagulasi menggunakan Koagulan Alumuniun Sulfat ((Al2(SO4)3) / Tawas 1750 ppm dan Proses Fenton (Advanced Oxidation Processing) menggunakan katalis FeSO4.7H2O 3 mmol/L dan H2O2 90 mmol/L. Dari hasil analisa menunjukkan bahwa metode Koagulasi dan Fenton (Advanced Oxidation Processing) efektif untuk menurunkan kadar pH, BOD5, Temperatur, Residu Tersuspensi dan Amonia bebas. Setelah melalui dua proses tersebut terjadi penurunan persentase pH sebesar 35 % w /v (pH 10,3 menjadi 6,5), BOD5 95% w/v (543 mg/L diturunkan hingga 28 mg/L), Temperatur 6,4 % w/v (31oC dapat diturunkan menjadi 29oC), Residu Tersuspensi 74,4 % w/v (90 mg/L dapat diturunkan menjadi 23 mg/L) dan penurunan Amonia bebas 84,4 % w/v (bebas 0,32 mg/L menjadi 0,05 mg/L) dimana berdasarkan data tersebut semua nilai memenuhi standar baku mutu maksimum yang diizinkan.
Produksi Gas Hidrogen Dengan Proses Elektrolisis Air Laut Ditinjau Dari Konsentrasi KOH daffa zulfany; Erlinawati; Agus Manggala; Indah Pratiwi
Jurnal Redoks Vol. 9 No. 2 (2024): REDOKS JULI - DESEMBER
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/redoks.v9i2.15012

Abstract

Krisis energi bukan hanya menjadi isu di dunia, tetapi juga menjadi isu di Indonesia. Salah satu energi terbarukan dan ramah lingkungan yang berpotensi untuk dikembangkan ialah Hidrogen. Metode elektrolisis air adalah salah satu teknik pemisahan senyawa oksigen(O2) dan hidrogen(H2) yang terdapat pada air(H2O) dengan bantuan arus listrik yang merupakan teknologi yang bebas emisi, namun untuk mempercepat reaksi dan produksi hidrogen di butuhkan bantuan katalis agar dapat menghemat waktu reaksi dan meningkatkan produksi gas hidrogen. Dalam penelitian ini, dilakukan produksi gas hidrogen dengan menggunakan bahan baku air laut dengan penambahan elektrolit KOH dan variasi tegangan. Dalam hal ini konsentrasi yang digunakan adalah 0,005: 0,011; 0,017 dan 0,023 serta variasi tegangan 10 V, 11 V, dan 12 V. Dari hasil penelitian, produksi gas hidrogen teremdah pada konsentrasi 0,005 M dan tegangan 10 V yaitu sebesar 27,27 ml, sedangkan produksi gas tertinggi pada konsentrasi 0,023 M yaitu sebesar 122,29 ml. Dari hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa semakin besar konsentrasi larutan elektrolit maka semakin besar gas hidrogen yang dihasilkan,efisiensi elektrolisis semakin meningkat dikarenakan jumlah energi yang digunakan sebanding dengan jumlah hidrogen yang dihasilkan. efisiensi terendah pada konsentrasi 0,005 M dan tegangan 10 V yaitu sebesar 23,44 % dan tertinggi pada konsentrasi 0,023 dan tegangan 12 V yaitu sebesar 46,72 %.
Drying Chips Alat Pengeringan Kemplang Khas Palembang Berbasis Teknologi Solar Drying Pada Sentra Produksi Kemplang Keluruhan Lima Ulu Laut Indah pratiwi; Bimo Pamungkas; Tria Apriyanti; Pelid Sandi Prawata; Paisal; Dian Kurnia Sari
Jurnal Redoks Vol. 9 No. 2 (2024): REDOKS JULI - DESEMBER
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/redoks.v9i2.16048

Abstract

Penjemuran kerupuk kemplang bergantung kondisi cuaca sehingga laju waktu pengeringan kerupuk kemplang pada UMKM kerupuk kemplang lebih lama saat musim hujan, menyebabkan produk lembab dan berjamur. Tujuan peneliti membuat alat pengering panel surya ini agar kemplang lebih cepat kering dengan kadar air lebih rendah.  Metode yang digunakan jenis data primer menggunakan teknik analisis data deskriptif kuantitatif. Hasil pengujian kadar air kerupuk kemplang dengan perbandingan pengeringan menggunakan  drying chips dengan direct sun drying yaitu, untuk waktu pengeringan kemplang dengan diameter 3,93 cm jika menggunakan direct sun drying memerlukan waktu 3 hari sedangkan jika menggunakan drying chips hanya memerlukan waktu 1 hari pengeringan. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa drying chips mampu mengeringkan  kemplang lebih cepat.   Kata Kunci: Laju waktu pengeringan, Panel surya,  Drying chips
Co-Authors Abid Ramadhan Abu Dzar Al Ghifari Agus Manggala Agus Naryoso Ahmad Fakhruddin Fajrul Islam Ahmad Shafwan S. Pulungan Andi Alifka Kadir Andini Zabrina Ansar Ansar Armiany Azzahra Arsita, Ulfa Ashabul Kaffi Ayyub Harly Nurung Bimo Pamungkas Budi Setiawan Chairunnisa Amelia Chikyta Putri Hijriah Cikra Ikhda N H S D Dumasari daffa zulfany Dhany Efita Sari Dian Kurnia Sari Diding Pradita Diki Ariansyah Putra Djoko Setyabudi Erlinawati Ganawati . Gema Nazri Yanti Habdan Rizki Perdana Hasan Basri Hazmira Yozza Heri Hadi Saputra Herman Hendrik Herwin Herwin Ima Rahayu INDAH PERTIWI Iqbal Rahmad Afani Irman Hermadi Kaisar Julizar Khairiyah Nur Hasanah Lukman Solihin M Arief Rahman M Bayu Widagdo Maylisa Afriska mhd azlan Moch. Solikin, Moch. Moh. Chairil Asmawan Muhammad Fachrul Muhammad Fadhel Muhammad Tahir Nazwa Febri Ikhsan Nindya Sabrina Nisrina Imtiyaz Noviyanti Noviyanti Nur Fadilla Nur Rochman Nuriyatul Lailiyah Nurlita Apriani Paisal Pelid Sandi Prawata Putri Humairoh Siregar Putri Mei Lani Ayu Lestari Rachmat Kosman Rahmad Muliadi Rahmawati Rifqa Ayu Dasila Rika Mayasari Alamsyah Rikhsan Kurniatuhadi, Rikhsan Riska Herman Riyanti Rois Fatoni Sainal Abidin Setiorini, Indah Agus Setyono Setyono Sitti Habibah Sitti Nur Kholifah Aritmal Solly Aryza Suci Perwita Sari Suhairi Sukri Sukri Surani Dwi Astuti Suranto Suranto Syamsiar, Syamsiar Thania aurel San Virgie Tria Apriyanti Ulfa Arsita Vani Hajari Yani Nurhadryani Yanti Sri Rezeki Yanuar, Ferra Yulia Safitri Limbong