Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PENGUATAN KELEMBAGAAN PETANI ORGANIK DI KELURAHAN MULYAHARJA, KOTA BOGOR : PENGUATAN PROSES PANEN DAN PASCAPANEN Budiarto, Tri; Azkyah, Sylvina; Sulaeman, Revalina; Surya Aditama, Galih; Aurel Kanayla, Alleta; Gadhah Kun Atha, Rabbani; Julio Pratama, Agief; Iqbal Nurulhaq, Muhammad; Hasian Situmeang, Widya; Kemala Dewi, Ratih; Kasmanhadi Saputra, Henry; Sekar Mardisiwi, Ririh
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i2.592-599

Abstract

Proses panen yang kurang terampil dan minimnya pengetahuan mengenai kesehatan dan keselamatan kerja (K3), menjadi permasalahan yang dirasakan oleh KWT Ciharashas dalam praktik budidaya pertanian. Tujuan kegiatan pengabdian dan pengembangan masyarakat (PPM) adalah untuk menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan intensif bagi seluruh anggota KWT Ciharashas guna meningkatkan keterampilan dan pengetahuan dalam proses panen dan pascapanen dengan teknik ramah lingkungan dan efisien. Pada akhirnya kegiatan ini akan Mendorong peningkatan kesejahteraan petani melalui peningkatan kualitas hasil panen dan mengurangi kerugian pascapanen. Pendekatan kegiatan meliputi: lokakarya bersama pemangku kepentingan (Pemerintah Kelurahan Mulyaharja, PPL, Anggota KWT Ciharashas, dan warga), re-assessment terkait masalah dan kebutuhan prioritas terkait panen dan pascapanen, pelatihan fasilitasi penguatan kelembagaan kelompok pertanian organik : sortasi, grading, packaging, storage dan limbah pertanian, pendampingan proses penguatan kelembagaan kelompok pertanian organik, serta monitoring dan evaluasi kegiatan. Hasil dari kegiatan antara lain bahwa re-assessment menunjukkan penanganan saat panen dan proses panen belum semua anggota paham dan belum menerapkan prinsip K3 yang sesuai. Program pelatihan Good Handling Practices (GHP) dan sosialisasi aturan keselamatan di lahan menjadi program utama untuk menjawab permasalahan dan kebutuhan anggota KWT Ciharashas. Dalam kegiatan pelatihan inovasi yang dihasilkan berupa cardboard langkah GHP, tanam sayur-rawat bumi, keselamatan kerja dan aturan keselamatan di lahan KWT Ciharashas. Selain itu, pelatihan biocomposser dengan media bag composserjuga menjadi inovasi yang telah diterapkan oleh KWT Ciharashas. Program PPM terpusat dan terpadu Sekolah Vokasi di Mulyaharja merupakan rangkaian kegiatan lanjutan sebagai bentuk komitmen bersama dan stakeholder enggagementyang telah dibangun antara Sekolah Vokasi dengan KWT Ciharashas. Bentuk komitmen yang dibangun adalah menindaklanjuti roadmap pengabdian kepada masyarakat hingga 2027 melalui laboratorium sosial.
Indeks Keragaman Gulma pada Kebun Sagu Rakyat di Bogor, Indonesia Pratama, Agief Julio; Akmal, Ajmir; Nurulhaq, Muhammad Iqbal; Dewi, Ratih Kemala; Budiarto, Tri; Hasian Situmeang, Widya; Mardisiwi, Ririh Sekar; Wiraguna, Egi; Mumpuni, Restu Puji; Saputra, Henry Kasmanhadi
Jurnal Sains Pertanian Vol. 9 No. 2: June, 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/a6g6st83

Abstract

Kondisi pertanaman kebun sagu rakyat sebagian besar tidak dilakukan pengelolaan gulma secara intensif yang mampu memberikan dampak negatif bagi produktivitas tanaman. Penelitian bertujuan mengidentifikasi keragaman jenis gulma yang ada di kebun sagu rakyat dan vegetasinya sebagai dasar dalam pengendalian gulma di kebun sagu. Pengambilan contoh gulma dilakukan secara acak sederhana dengan menggunakan kuadran berukuran 50 cm x 50 cm dan fase tanaman sagu memasuki fase tanaman menghasilkan. Hasil penelitian menunjukkan jumlah spesies gulma yang ditemukan pada kebun sagu rakyat sebanyak 65 spesies yang terbagi atas 39 famili. Dari spesies yang ditemukan, spesies Ottochloa nodosa memiliki nilai kerapatan nisbi dan nisbah jumlah dominan yang tertinggi dengan nilai 16,03% dan 10,24%. Untuk nilai frekuensi nisbi dan bobot kering nisbi tertinggi terdapat pada spesies Asystasia gangetica dengan nilai 9,37% dan 9,87%. Indeks keragaman gulma termasuk dalam kategori sedang yaitu dengan nilai 1,54.
Pengembangan Masyarakat Melalui Program Urban Farming di Kelurahan Kutisari, Kota Surabaya Dini Ayu Triwahyuni; Agief Julio Pratama; Tri Budiarto
Agriekstensia : Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian Vol. 23 No. 2 (2024): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/agriekstensia.v23i2.3263

Abstract

The agricultural sector in the city of Surabaya makes a relatively small contribution considering the limited agricultural land due to land conversion in urban areas and population density which is increasing every year. Urban farming can be an alternative solution to achieve food sovereignty amidst the problem of limited land in urban areas. This research aims to describe the internal and external factors that influence the development of urban farming communities in Kutisari Village. This research uses a combined qualitative and quantitative research approach (mix methods). Data collection methods were obtained from observation, interviews, documentation, questionnaires, and literature studies/related literature. The target of the research is the urban farming community. The results of the research show that internal factors at the level of education are in the middle category (SMA) and are included in the middle class of society in Surabaya UMK income. The majority of community members are men with main jobs as private employees in the productive age range of 40-49 years. External factors on access to information and accountability are in the high category with community participation in the medium category. Supporting facilities in the form of public facility land in Kutisari Village also support these activities.
Pemberdayaan Petani Cabai dalam Penerapan Good Agriculture Pratice (GAP) di Desa Cikancana, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur Nadira Cidita Salsabilla; Tri Budiarto; Agief Julio Pratama
Jurnal Penyuluhan Pembangunan Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Penyuluhan Pembangunan
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/jppm.v5i1.3770

Abstract

Good Agricultural Pratice merupakan merupakan serangkaian upaya untuk menghasilkan produk bermutu, aman dikonsumsi serta mencakup penerapan teknologi ramah lingkungan yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab dan permasalahan yang menjadi tantangan bagi petani Desa Cikancana sehingga produktivitas hasil panen menurun. Penelitian menggunakan penelitian mixed method yaitu penggabungan antara penelitian kualitatif dan kuantitatif. Metode pengumpulan data diperoleh dari observasi lapang, wawancara, kuesioner, dokumentasi, dan literatur/studi pustaka. Teknik pengambilan data responden dilakukan dengan menggunakan sensus seluruh kelompok tani Mekar Kencana 1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal penurunan hasil produktivitas cabai di Desa Cikancana disebabkan oleh perilaku petani yang tidak menerapkan GAP pada budidaya cabai. Setelah dilakukannya pemberdayaan mengenai teknik  GAP yang baik dan benar perlahan – lahan hasil cabai di Desa Cikancana mulai meningkat. GAP dapat berpengaruh terhadap peningkatan produktivitas cabai, peningkatan pengetahuan petani, serta keterampilan petani mengenai pemahaman dan implementasi pada budidaya cabai.
Co-Authors Adistika, Exciyona Afiya Hashina Muhamnu Agief Julio Pratama Agnia, Arba Wildan Agung Prayudha Hidayat Akbar , Rizal Akmal, Ajmir Alamsyah, Muhammad Yusuf Aliana Bekti Fajarwati Andreas Pangaribuan, Beril Anna Fatchiya Anna Sabrina Arif Satria Arya Hadi Dharmawan Asri Sulistyawati Aulia, Dhiva Luthfi Aurel Kanayla, Alleta Azkyah, Sylvina Azzahra, Fauziah Bachtiar, Willy Bayu Budiandrian, Bayu Bekti Fajarwati, Aliana Butarbutar, Pesalmen Cintaning, Anis Bias Darmawan, Leonard DEWI RAHMAWATI Dewi, Ratih Kemala Dheanita, Ismi Dini Ayu Triwahyuni Edi Wiraguna Ernan Rustiadi Eva Monica, Eva Farora, Alya Yasmin Fitriani, Syahayyunur Flora Devica Fredian Tonny Nasdian Furqoni, Hafith Gadhah Kun Atha, Rabbani Galih Surya Aditama Haekal, Muhammad Hajir Nonci Hermanu Triwidodo Imamul Hak Intan Kusuma, Zefania Jasir, Ilham Naufal Juan Ardiansyah, Agi Julio Adisantoso Kasmanhadi Saputra, Henri Kasmanhadi Saputra, Henry Leo Ayun Leonard Dharmawan Luthfiyah Arham, Iffah M. Agung Zaim Adzkiya M. Iqbal Nurulhaq Mahmudi Siwi Mahmudi Siwi, Mahmudi Mangasih, Yessy Octavia Rungkat Tuani Mardisiwi, Ririh Sekar Mumpuni, Restu Puji Muthmainnah, Muthiah Mutohar, Nabil Ahmad Nadira Cidita Salsabilla Nur Hannah Muthohharoh Nurulhaq, M. Iqbal Nurulhaq, Muhammad Iqbal Pendong, Lexi Majesty Prasetyo, Kunandar Qisti, Hanifah Zul Retno Hapsari, Dwi Revalina Sulaeman Rhynanda, Hafiz Septio Rici Tri Harpin Pranata Saputra, Henry Kasmanhadi Sholihah, Istiqomatush Siti Arneidha Naimah Marasabessy Sugiana, Fenny Aulia Sulaeman, Revalina Sury, Shella Afifah Surya Aditama, Galih Syahayyunur Fitriani Titania Aulia Toto Haryanto Versanudin Hekmatyar Warohmah, Nisa Widya Hasian Situmeang Wiraguna, Egi Yuza, Feimas Beringin Zahra, Alvita Zessy Ardinal Barlan