Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Psychological Capital Terhadap Work Engagement pada Karyawan Pekerja Tambang Rosa, Nabilla Atika; Hidayati, Diana Savitri; Syakarofath, Nandy Agustin
Schema: Journal of Psychological Research Vol. 10 No. 01 (2025): SCHEMA Volume 10 No.1 Mei 2025
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/schema.v10i01.6887

Abstract

Work engagement merupakan salah satu komponen penting pada sumber daya manusia yang bermanfaat terhadap kemajuan organisasi sehingga perlu mendapatkan perhatian dari pihak manajemen. Menurut studi, psychological capital dianggap mampu berkontribusi dalam peningkatan work engagement tersebut, oleh karenanya penelitian ini dilakukan. Subjek penelitian ini adalah 131 karyawan perusahaan tambang yang bekerja di pabrik atau lapangan, berusia 21-55 tahun, dan dengan durasi minimal bekerja 1 tahun. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Psychological Capital Questionnaire (PCQ) dan Utrecht Work Engagement Scale (UWES). Hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa terdapat peran psychological capital terhadap work engagement secara signifikan dengan dimensi self-efficacy (f=16.082, B=0.284, P=0.000) dan hope (f=16.082, B=0.522, P=0.000) yang paling berperan terhadap work engagement. Sumbangan efektif yang diberikan yaitu sebesar 33,8%. Implikasi dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan work engagement maka perlu memperhatikan kedua dimensi yang paling besar kontribusinya pada psychological capital yaitu self-efficacy dan hope.
Workload and Work-Life Balance on Employees Pertiwi, Syahrin Rachmayannia; Winarsunu, Tulus; Syakarofath, Nandy Agustin
Jurnal Integrasi Riset Psikologi Vol 1 No 2 (2023): JULI 2023
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/intensi.v1i2.3522

Abstract

Karyawan dituntut untuk mengerahkan semua kemampuan yang dimiliki dalam menyelesaikan pekerjaannya. Seringkali perusahaan memberikan tugas yang mendesak sehingga karyawan harus lembur yang dapat mengakibatkan waktu untuk beraktivitas di luar pekerjaan menjadi berkurang. Hal tersebut mengakibatkan karyawan mengalami kesulitan untuk mencapai keseimbangan antara kehidupan dan pekerjaan (work-life balance). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beban kerja terhadap tingkat work-life balance pada karyawan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode non-eksperimental. Subjek penelitian merupakan 150 karyawan yang bekerja di beberapa perusahaan dan instansi di Malang Raya. Teknik pengambilan subjek menggunakan quota sampling, dengan kriteria yang dibutuhkan yaitu memiliki waktu bekerja minimal 40 jam dalam satu minggu. Data dikumpulkan menggunakan skala job demand-control dan work-life balance. Hasil uji analisis data dengan regresi linier sederhana menunjukkan bahwa terdapat pengaruh negatif yang signifikan antara beban kerja terhadap work-life balance pada karyawan. Beban kerja berkontribusi 6,2% terhadap work-life balance sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel yang lain.
Peran academic burnout terhadap prokrastinasi akademik pada mahasiswa kota Malang Maulana, Adzi; Syakarofath, Nandy Agustin
Jurnal Integrasi Riset Psikologi Vol 3 No 2 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/intensi.v3i2.4593

Abstract

Prokrastinasi akademik merupakan permasalahan umum yang seringkali dihadapi oleh mahasiswa. Prokrastinasi akademik dapat memberikan dampak yang buruk bagi proses pendidikan mahasiswa. Penelitian ini dilakukan untuk menyelidiki bagaimana peran academic burnout terhadap prokrastinasi akademik yang dialami oleh mahasiswa Kota Malang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik convenience sampling, dan melibatkan total 199 mahasiswa tahun studi ke 3, 4, dan 5 yang sedang berkuliah di Kota Malang. Kemudian, penelitian ini menggunakan Maslach Burnout Inventory-Student Survey (MBI-SS) dan skala Prokrastinasi Akademik sebagai instrumen penelitian. Selanjutnya, teknik analisis regresi linear sederhana dipilih untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini. Temuan penelitian menunjukkan bahwa academic burnout memiliki peran yang positif yang berkontribusi 24,2% (R2 = 0.242) terhadap variasi prokrastinasi akademik. Atau dengan kata lain, semakin tinggi skor academic burnout yang dialami mahasiswa, maka semakin tinggi skor prokrastinasi akademik yang dialami mahasiswa.  Kata Kunci: academic burnout, mahasiswa, prokrastinasi
PREVALENSI MASALAH EMOSI DAN PERILAKU REMAJA : STUDI AWAL MASALAH KESEHATAN MENTAL DI KABUPATEN PAMEKASAN, INDONESIA Syakarofath, Nandy Agustin
Mediapsi Vol 7 No 2 (2021): DECEMBER
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2021.007.02.6

Abstract

Every individual tends to experience difficult adolescence because this developmental period is typically characterized by mental turmoil, especially amid rapid changes in current social, cultural and economic conditions. The purpose of this research was to explore how much gender can explain the mental health status of adolescents in terms of their emotional and behavioural problems. Participants in this research were 237 adolescents aged 15-18 years in Pamekasan, which were selected using simple random sampling. Designed as descriptive quantitative research, the data showed that the majority of male and female adolescents demonstrated a fairly serious level of conduct disorder. Meanwhile, in terms of emotional problems, the difficulties faced by the majority of male and female adolescents pertained to peer problems. These empirical findings point to the importance of solving male and female adolescents’ emotional and behavioural problems, to help them have adequate mental health. Setiap individu cenderung mengalami masa remaja yang sulit karena masa perkembangan ini ditandai dengan penuh gejolak psikologis terutama di tengah perubahan cepat dalam kondisi sosial, budaya dan ekonomi pada saat ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui status kesehatan mental remaja dari segi masalah emosi dan perilaku mereka atas dasar gender. Subjek penelitian adalah 237 remaja berusia 15-18 tahun di Pamekasan, yang dipilih amenggunakan teknik simple random sampling. Desain penelitian adalah deskriptif kuantitatif. Data penelitian menunjukkan bahwa mayoritas remaja laki-laki dan perempuan dalam penelitian ini memiliki tingkat kesulitan yang cukup serius (abnormal) pada masalah perilaku berupa conduct disorder. Sementara itu, pada masalah emosional, berbagai kesulitan yang dihadapi mayoritas remaja laki-laki dan perempuan berupa peer problem. Implikasi dari hasil penelitian ini mengarah pada pentingnya penanganan masalah-masalah emosi dan perilaku pada remaja laki-laki maupun perempuan agar mereka bisa memiliki kesehatan mental yang memadai.
Persepsi keterlibatan ayah dalam pengasuhan dan masalah eksternalisasi pada remaja Maslina, Nur; Syakarofath, Nandy Agustin; Karmiyati, Diah; Widyasari, Dian Caesaria
Mediapsi Vol 8 No 2 (2022): DESEMBER
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2022.008.02.826

Abstract

Teenagers are vulnerable to experiencing an identity crisis. This crisis encourages some adolescents to externalize their problems by engaging in deviant behaviors. One factor that drives externalizing problems in adolescents is their perception of their father’s involvement. This study aims to determine the role of adolescents’ perception of their father’s involvement in their externalizing problems. The participants in this study were 498 Muhammadiyah Middle School students in several cities in East Java who were selected based on a simple random sampling technique. Adolescents’ perception of their father’s involvement inversely predicted their externalizing problems. Adolescents with a higher perception of their father’s involvement tended to have lower externalizing problems. Keywords: adolescents, father’s involvement, externalizing problem
Peran person job fit dan job crafting terhadap niat mengundurkan diri dari pekerjaan pada pegawai kontrak Ariyani, Yeni; Djudiyah, Djudiyah; Syakarofath, Nandy Agustin
Mediapsi Vol 9 No 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2023.009.01.840

Abstract

The present study examined the effect of person-job fit and job crafting on contract employees’ turnover intention. The participants were 135 contract employees of state-owned (BUMN) and private enterprises (BUMS) in Palangkaraya Raya city. They recruited using the quota sampling technique. Three scales were deployed, namely the person-job fit scale, job crafting scales, and turnover intention scales. The collected data were analyzed using multiple linear regression. The result indicating that person-job fit and job crafting affect the employee’s turnover intention. In other words, contract employees with adequate job fit levels and good crafting exhibited low turnover intention. The turnover intention was affected by person-job fit and job crafting. When an employee has the qualifications corresponding to his job position and gets the opportunity to develop his potential the chances of turnover intention are small.
Co-Authors Abror, Aditya Nabel Adwitiya, Asti B Ahmad Sulaiman Ahmad Sulaiman Ahmad Sulaiman, Ahmad Aiyuda, Nurul Alfiesyahrianta Habibie Amallia Salzabilla Taufani Ananda Nabilah Biorohmi Anggraini, Gadis Anantya Auliya, Syakira Nadhifa Bakhtiar Bakhtiar Danella Victoria Putri Hastika Dhestina Religia Mujahid Diah Karmiyati, Diah Dian Caesaria Widyasari Dian Caesaria Widyasari Diana Savitri Hidayati Djudiyah Djudiyah Dwi Wahyuni Uningowati Endaryani, Vera Suci Falistya Roisatul Maratin Nuro Febriannor, Muhammad Husna, Atiyatul Jufi Lailatul Mufarrikhah Khofifah Nur Sabrina Kurniawan, Nizar Febri Dwi Kusmana Kusmana Kusumawardani, Nurul Kusumawati, Falun Diana Latipun Latipun Latipun Latipun Lintar Niendhya Milleniva M. Karimun M. Salis Yuniardi, M. Salis Majid, Betty Nadhroh Ummah Marsuki, Nurfitriani Maslina, Nur Maulana, Adzi Mein-Woei, Suen Muhamad Faqih Irsyad Muhammad Salis Yuniardi Muhammad Salis Yuniardi Muhammad, Izbikavik Murtyas Galuh Danawati Nurwijayanti Pertiwi, Syahrin Rachmayannia Rayssa Giovan Azaria Research Center and Literacy Library Psychology Ristyanda, Thifal Augista Rizal Febri Yanto Rosa, Nabilla Atika Sarah Syahara Alfa Hasanah Sari, Tri Purnama Sawitri, Lintang Sekar Subandi Subandi Sudiana, Aninditha Ramadhanti Suryowibowo, Kuntho Syifa’, Nailis Tettikenrara, Annisaa' Bitari Tri Muji Ingarianti Tulus Winarsunu Ulum, Misbahul Vera Suci Endaryani Wanda Erza Widyaswara Wicaksana, Bintang Sasmita Widad Syavirayana Shari Widyasari, Dian Caesaria Wijayaningputri, Arinta Rezty Yeni Ariyani Yuniardi, Muhammad Salis Zainul Anwar Zakalfikri, Aslam