Claim Missing Document
Check
Articles

Export Competitiveness Of Indonesia's Crude Palm Oil (CPO) In The Indian Market Nasution, Suhela Putri; Hasibuan, Abdurrozzaq
Agriprimatech Vol. 8 No. 1 (2025): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v8i2.6369

Abstract

One of Indonesia's primary export commodities is CPO. CPO is a significant source of foreign cash for the nation because it can produce 80% of the total value of Indonesian agricultural exports. The Indian market, the world's largest purchaser of CPO, is Indonesia's primary export destination. This study aims to determine how competitive Indonesian CPO is in the Indian market with rivals Malaysia and Thailand. The secondary data used is a time series from 2018 to 2022 gathered from several domestic and foreign organizations. This research method uses the Revealed Comparative Advantage (RCA) analysis to determine Indonesia's competitiveness.
Six Sigma sebagai Usulan Perbaikan Kualitas Lauric Acid untuk Mengurangi Cacat Produk di PT Soci Mas KIM I Medan Legimah, Cahya; Sibuea, Siti Rahmah; Hasibuan, Abdurrozzaq
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 2 No. 3 (2024): Edisi Januari
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v2i3.398

Abstract

Dalam beberapa bulan terakhir, hasil produksi Lauric Acid 99% mengalami penurunan. Dalam proses pengolahannya terdapat banyak produk yang tidak sesuai dengan spesifikasi produk sehingga produk harus dikombinasikan dengan produk lain menjadi produk yang memiliki nilai jual lebih rendah yaitu menjadi Lauric Acid 75%. Faktor-faktor penyebab terjadinya penurunan konsentrasi Lauric Acid  antara lain bahan baku yang memiliki kadar air tinggi sehingga dapat mengganggu sistem vakum, metode kerja yang tidak sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), kebocoran di kolom fraksinasi ketiga (2C503) dan kurangnya monitor dari operator di unit fraksinasi. Tentunya hal ini dapat menyebabkan turunnya keuntungan dari perusahaan apabila dilakukan dalam jangka waktu yang lama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab cacat produk dan memberikan usulan perbaikan dengan menggunakan metode Six Sigma melalui tahapan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve dan Control). Serta menentukan faktor penyebab kerusakan produk menggunakan Diagram Sebab-Akibat (Fishbone Diagram). Berdasarkan hasil perhitungan analisa cacat produk Lauric Acid periode Januari sampai Desember 2022 ditemukan jenis cacat kontaminasi 16.310,28ton dan cacat tingginya kadar air 1749,28ton sehingga di dapat nilai Defect Per Million Oppurtinities (DPMO) 275.015,6 dengan nilai Sigma 3,50. Setelah melakukan tahapan analisa menggunakan Fishbone Diagram ditemukan faktor penyebab kerusakan produk antara lain mesin, metode, bahan baku dan manusia. Dari segi usulan perbaikan untuk meminimalisir cacat produk maka perusahaan harus melakukan overhaul setiap tahunnya, mengadakan training untuk operator yang bekerja, melakukan drain air untuk tangki feed dan mengontrol plant sesuai kapasitasnya.
SMART Manufacturing System : Sebuah Solusi Teknologi Manufaktur Proses Menuju Industri 4.0 Hasibuan, Abdurrozzaq; Nos Sutrisno; Suhela Putri Nasution
JOURNAL OF INDUSTRIAL AND MANUFACTURE ENGINEERING Vol. 8 No. 1 (2024): EDISI MEI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jime.v8i1.11693

Abstract

Pembelajaran teknologi memiliki peran penting terhadap pembentukan kemampuan teknologi serta inovasi yang merupakan penentu daya saing di era global seperti saat ini. Sementara itu, negara maju telah mampu mengembangkan industri dengan intensitas teknologi tinggi yang dapat menghasilkan nilai tambah yang tinggi. Di lain pihak, baru sedikit negara berkembang yang mampu mengembangkan industri tersebut. Di Indonesia sendiri, industri dengan intensitas teknologi rendah terlihat lebih berkembang dibandingkan industri dengan intensitas teknologi tinggi maupun menengah-tinggi. Hal tersebut salah satunya disebabkan oleh kurang optimalnya pembelajaran teknologi. Telah banyak literatur mengenai kondisi pembelajaran teknologi di sektor manufaktur. Namun demikian, literatur yang menekankan pada intensitas teknologi masih jarang ditemukan. Tulisan ini akan membahas mengenai model pembelajaran teknologi pada industri manufaktur dengan melakukan studi kasus pada perusahaan dengan intensitas teknologi tinggi dan menengah-tinggi yang ada di Indonesia. Klasifikasi industri berdasarkan intensitas teknologi didasarkan pada pengklasifikasian Organization of Economic Cooperation and Development (OECD). Dari studi kasus pada empat perusahaan, dilakukan analisis terhadap variasi model pembelajaran teknologi dilihat dari aktor-aktor yang terlibat dan dominasi aktor-aktor tersebut dalam proses pembelajaran teknologi. Dari hasil studi kasus yang dilakukan, terlihat bahwa pembelajaran teknologi dapat mendukung penciptaan inovasi. Perusahaan pada sektor manufaktur dengan intensitas teknologi tinggi cenderung memilih pembelajaran teknologi internal. Sedangkan perusahaan pada sektor dengan intensitas menengah tinggi lebih memilih pembelajaran teknologi kombinasi internal eksternal. Peran strategis teknologi terhadap kompetensi inti perusahaan, aspek proprietary dari teknologi,kemampuan sumberdaya, serta karakteristik permintaan terlihat menjadi faktor yang dipertimbangkan oleh perusahaan dalam memilih tipe pembelajaran teknologi.
PEMBUATAN PLANG PEMBATAS JALAN ANTAR DUSUN SEBAGAI UPAYA PEMBERI INFORMASI DI DESA PEMATANG PANJANG KECAMATAN AIR PUTIH KABUPATEN BATU BARA Nasution, Suhela Putri; Hasibuan, Abdurrozzaq; Napid, Suhardi; Ananda, Rizki; Azhari, Faisal
Jurnal Pengabdian Mitra Masyarakat Vol 3, No 2 (2024): Edisi Maret
Publisher : Universitas Islam Sumatear Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jurpammas.v3i2.9281

Abstract

Roads in several villages have major problems, namely damage that occurs at several points on the road and the absence of road signs. This problem also occurs in Pematang Panjang Village, Air Putih District, Batubara Regency. To overcome this problem and facilitate road access to the hamlets in Pematang Panjang Village, the Community Service Team has carried out activities to provide road signs for local hamlets to facilitate and complete the infrastructure for directional guidance to the hamlets. The activity is carried out in 4 (four) activity stages, namely: 1. Firstly carrying out a field survey at the location which will later become the installation point for the village road sign, 2. Preparing tools and materials to make the village road sign, 3. Carrying out the painting process and 4. Installation of village road signs by students assisted by youth and local communities. There are 13 signs with the name of the hamlet. This program received support and assistance from the youth and community of PematangGanjang Village so that it could be implemented well. In the process of activities from preparation to program implementation, no significant obstacles were found.
Community and Stakeholder Participation in the Implementation of Corporate Social Responsibility Programs, Its Impact on Rural Communities Hasibuan, Abdurrozzaq; Putri Nasution, Suhela; Triyoolanda, Anggun; Rahman, Irfan
Journal of Industrial Engineering and Management Vol 1, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52088/jaiem.v1i1.4

Abstract

Empowerment is a pathway to participation, and participation determines the impact of community development programs socially and economically. In general, this study aims to identify the relationship between the level of community and stakeholder participation in implementing the Geothermal Agency's Corporate Social Responsibility Program through Microfinance Institutions and its impact on the socioeconomic conditions of the community. XYZ District-Based Microfinance Program partnering with LKMS. The subjects of this study were the people of XY Village, including local government and local communities, and company staff. The method applied in this research consists of quantitative and qualitative studies. With nine informants, fifty-five respondents were taken as samples representing the XY Village community. The results of this study indicate that each stakeholder has a different type and level of participation. The higher the story of the involvement of microfinance board members in each stage of program implementation, the higher the social and economic impact will be.
PERAN TECHNO PRENEURSHIP DALAM PENGEMBANGAN STARTUP BERBASIS TEKNOLOGI DI INDONESIA Sypriansyah, Dimas; Permana, Dirga; Efendi, Ishak; Hasibuan, Abdurrozzaq
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 2 No. 01 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Technopreneurship berperan penting dalam pengembangan startup berbasis teknologi di Indonesia, didukung oleh penetrasi internet yang tinggi, populasi muda inovatif, dan inisiatif pemerintah. Dengan memanfaatkan teknologi, technopreneurship mampu menciptakan solusi inovatif yang berdampak pada ekonomi dan sosial. Namun, hambatan seperti akses pendanaan terbatas, kurangnya pengetahuan manajerial, dan infrastruktur yang belum merata menghambat pertumbuhannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menganalisis faktor pendukung dan penghambat technopreneurship di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi sektor publik dan swasta, penguatan ekosistem startup, dan pemerataan infrastruktur teknologi diperlukan untuk mendukung pertumbuhan technopreneurship di era digital.
PENGGUNAAN METODE SIX SIGMA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PRODUK Khalisan, Deril; Hasibuan, Abdurrozzaq
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 2 No. 01 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi metode Six Sigma semakin populer di berbagai industri sebagai strategi untuk meningkatkan kualitas produk. Metode ini, yang berlandaskan pada keputusan berbasis data, fokus pada pengurangan cacat, penurunan variasi, dan peningkatan proses untuk mencapai tingkat kepuasan pelanggan yang lebih tinggi. Dalam tinjauan ini, kita mengeksplorasi bagaimana Six Sigma diterapkan dalam berbagai konteks untuk mengoptimalkan kualitas produk. Langkah-langkah kunci yang terlibat—define, measure, analyze, improve, dan control (DMAIC)—memberikan pendekatan sistematis untuk pemecahan masalah dan peningkatan proses. Literatur menunjukkan bahwa perusahaan yang menerapkan Six Sigma tidak hanya mengalami pengurangan cacat tetapi juga peningkatan signifikan dalam efisiensi dan profitabilitas. Dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip Six Sigma, organisasi dapat mengatasi masalah kualitas yang kompleks dan mempertahankan konsistensi dalam kecemerlangan produk.
PENERAPAN SUPPLY CHAIN MANAGEMENT PADA INDUSTRI MANUFAKTUR Permana, Dirga; Hasibuan, Abdurrozzaq
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 2 No. 01 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan Supply Chain Management (SCM) dalam industri manufaktur memainkan peran penting dalam meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi biaya, dan meningkatkan daya saing perusahaan. SCM mencakup pengelolaan aliran material, informasi, dan keuangan secara terintegrasi dari pemasok hingga konsumen akhir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan SCM terhadap kinerja industri manufaktur, dengan fokus pada strategi kolaborasi, integrasi teknologi, dan pengelolaan risiko rantai pasok. Hasil studi menunjukkan bahwa perusahaan yang berhasil mengimplementasikan SCM cenderung memiliki keunggulan dalam pengelolaan inventori, pengurangan waktu siklus produksi, serta peningkatan kualitas produk dan layanan. Selain itu, adopsi teknologi digital seperti Internet of Things (IoT), big data, dan otomatisasi mampu meningkatkan visibilitas rantai pasok dan mempercepat pengambilan keputusan. Namun, penerapan SCM juga menghadapi tantangan, seperti kompleksitas rantai pasok, perubahan permintaan pasar, dan risiko gangguan global. Dengan memahami faktor-faktor kunci keberhasilan SCM, industri manufaktur dapat membangun sistem rantai pasok yang lebih responsif dan adaptif. Penelitian ini memberikan wawasan bagi pengambil keputusan untuk merancang strategi SCM yang lebih efektif dan mendukung pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.
EVALUASI KINERJA ERGONOMI DI TEMPAT KERJA UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS Al Fiqih, M. Eky Krisandi; Hasibuan, Abdurrozzaq
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 2 No. 01 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evaluasi ergonomi di tempat kerja berperan penting dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan pekerja. Penelitian ini membahas dampak penerapan prinsip ergonomi pada berbagai sektor industri melalui analisis postur kerja, tata letak fasilitas, dan penggunaan alat bantu. Hasilnya menunjukkan bahwa penerapan ergonomi yang efektif dapat meningkatkan efisiensi hingga 30%, mengurangi keluhan muskuloskeletal sebesar 40%, dan menurunkan tingkat ketidakhadiran hingga 30%. Selain itu, desain tempat kerja yang ergonomis, seperti pengaturan pencahayaan, suhu, dan tata letak, terbukti meningkatkan fokus dan kenyamanan pekerja. Implementasi program ergonomi, meskipun membutuhkan investasi awal yang signifikan, memberikan manfaat jangka panjang berupa pengurangan biaya kesehatan dan peningkatan produktivitas. Tantangan yang dihadapi dalam penerapannya, seperti resistensi terhadap perubahan, dapat diatasi melalui pendekatan partisipatif dan edukasi. Di masa depan, teknologi canggih seperti sensor dan perangkat wearable menawarkan potensi untuk mengoptimalkan desain tempat kerja secara real-time. Penelitian ini menegaskan pentingnya ergonomi sebagai strategi integral dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif.
PERAN PENDIDIKAN DALAM MENGEMBANGKAN MINDSET TEKNOPRENEURSHIP DI KALANGAN PEMUDA Aryati, Amelia Rizky; Liansyah , Syabridal; Lubis, Ahdar Bunayya; Hasibuan, Abdurrozzaq
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 2 No. 01 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran pendidikan dalam mengembangkan mindset teknopreneurship di kalangan pemuda Indonesia. Di tengah perkembangan teknologi yang pesat, teknopreneurship menjadi salah satu solusi untuk menciptakan peluang bisnis berbasis teknologi yang inovatif. Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah kurangnya pendidikan yang berfokus pada kewirausahaan berbasis teknologi. Oleh karena itu, pendidikan formal dan nonformal perlu mengintegrasikan konsep kewirausahaan berbasis teknologi dan pendekatan STEM untuk membekali pemuda dengan keterampilan yang relevan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan, dengan mengumpulkan dan menganalisis literatur terkait untuk memperoleh pemahaman yang mendalam tentang topik ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan yang mendukung pengembangan mindset teknopreneurship dapat membantu pemuda memanfaatkan teknologi untuk menciptakan peluang bisnis yang berkelanjutan.
Co-Authors Adinda Adinda Aghniya, Sahnaz Nurul AK, Wirda Novarika Al azid Mrp, M Farouq Al Fiqih, M. Eky Krisandi Alelga, Elsa Alvionita, Elsti Amanda Sari, Desi Ananda, Zahra Andini Andini, Andini Andrean, Karina Andrika, Nuansah Apriani, Nanda Aqila, Annisa Dillys Araafi, Alif Ardiansyah Ardila, Maisyah Arfah, Mahrani Artila, Tita Aryati, Amelia Rizky Ashifa, Mutiara Asri Fauziah, Ella Aulia, Shabina Aulya Rokan, Zanzabila Azhari Hasibuan, Alfin Azhari, Faisal Azzahra Sirait, Salshabila Ba'adillah Hafiz F, Fikri Berkah Nadi, Muhammad Abi Br Hutapea, Sofina Cahyani, Regita Chairiyah, Tengku Armita Citra Dewi Dahlan Abdullah Damanik, Lilis Fitri Handayani Daniel Happy Putra Dari, Fitri Wulan Dermawan, Habib Devina, Kayla Efendi, Ishak Ershanda, Mayumi Fadila, Nurly Fadillah, Muhammad Rizky Febrian, Muhammad Ade Fitry R Lubis, Adelina Gajah, Herliana Ginting, Gibrina Meinal Salisa Br. Harahap, Bonar Harahap, Mufidah Harahap, Muhammad Wandi Hayatur Rahmi Hidayat, M. Surya Husna, Afiyah Tasya Ismuaji, M Dhimas Juliza Hidayati Karina Nasution, Priska Kasih, Putri Anggara Khairunnisa, Tia Zahra Khalisan, Deril Kimberly Febrina Kodrat Laili, Hasanatun Legimah, Cahya Liansyah , Syabridal Lubis, Abdul Bais Lubis, Ahdar Bunayya Luthfiah Nazwa Simamora maghfirah, Suci Marpaung, Fadhlan Al Hafiz Maryam, Tengku Maulana, Agung Maulana, Alfian Mauliyand, Sarda Muhajirina, Dinda Muhammad Khalis, Muhammad Muliyani Muliyani Nabilawati, Sri Nabilla Balqis, Firstika Nadia Karunia, Meutia Napid, Suhardi Nasution, Fahroji Nasution, Ramayulis Naufal, Ahmad Fitra Nos Sutrisno Novarika, Wirda Oesraini, Daffa Dhiba Oktavia, Ratih Panjaitan, Juhri Permana, Dirga Pratama, Manggala Prastyo Pulungan, Fiska Dilla Aulia Purnomo, Anggi Ari Puspa Dewi, Virda Putri Batubara, Aprilia Putri Pasaribu, Natasha Melfisyaira Putri, Cut Putri, Salwa Luthfiah Putri, Sucy Indika Rafif, M. Khaiyir Rahman, Irfan Rahmiana Ramadhani, Dwi Ajeng Ramayulis Ramayulis Rangkuti, Uday Ihza Mahendra Raspiyahni, Raspiyahni Ravi, Muhammad Rifa Sani Silaen, Nazwa Rifa Sani Silaen Rifdha, Aliyah Rizki Ananda Rusli Yusuf Safitri, Nadienda Salsabila, Annisa Latifah Salsabila, Fatma Salsabila, Tasya Salsabilla Hrp, Naura Sari Br Ginting, Yendika Mailina Sari, Nilam Cahya Sastya, Nielsa Satria, Fajar Seftyani Lubis, Ade Irma Shafira, Ananda Dwi Sibuea, Siti Rahmah Sihaloho, Erwin Dani Winata Siregar, Aguansyah Maulana Siregar, Nadia Safira Siregar, Nazwa Syafira Irwani Sitanggang, Ellawati Sitompul, Maulida Neza Hayati Sitompul, Perdana Soritaon Harahap, Faisal Halim Sri Wahyuni Subuea, Siti Rahmah Suhela Putri Nasution Suliawati, Suliawati Suluhniate, Marsyaliya Sundari, Sri Syahfitri, Nur Cahaya Syahputra Nasution, Aldi Syahputra Siregar, Yusuf Syahputri, Nayla Indah Syahrina Nasution, Rahmi Indah Sypriansyah, Dimas Tantri, Dinda Agus Tiara, Rizka Triyoolanda, Anggun Veronica, Nabila Vovo, Rahmi Winda Syafitri, Winda Windari, Oppy Oktavianty Wirdatul Jannah Yuharnima, Dwi Yusmartato, Yusmartato Zakwan, M. Hadin Zalfie Ardian Zidni Maulana, Arfan Zulfatli, Rahmat