Claim Missing Document
Check
Articles

Pemanfaatan AI dalam Smart Manufacturing dan transformasi HRD di Era Industri 4.0 Rahmiana; Safitri, Nadienda; Azhari Hasibuan, Alfin; Hasibuan, Abdurrozzaq
Journal of Golden Generation Multidisciplinary Vol. 1 No. 2 (2025): Desember 2025 : Journal of Golden Generation Multidisciplinary
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggm.v1i2.211

Abstract

Penelitian ini membahas pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam smart manufacturing serta perubahan peran Human Resource Development (HRD) di era Industri 4.0. Melalui studi pustaka dari berbagai jurnal nasional, penelitian ini menemukan bahwa AI memiliki pengaruh besar terhadap peningkatan efisiensi produksi, mulai dari predictive maintenance yang mampu mengurangi gangguan mesin hingga sistem quality inspection berbasis computer vision yang membuat proses pengecekan lebih cepat dan akurat. Di sisi lain, perkembangan teknologi ini membuat HRD harus menyesuaikan cara kerja mereka, terutama dalam hal rekrutmen, pelatihan, dan pengembangan kompetensi karyawan. HRD kini dituntut lebih memahami teknologi digital agar mampu menyiapkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa peran teknologi dan HRD saling melengkapi karena penerapan AI tidak akan berjalan optimal tanpa kesiapan karyawan. Dengan demikian, perusahaan perlu mengatur strategi yang seimbang antara pemanfaatan teknologi dan penguatan kemampuan SDM.
Integrasi Pengembangan SDM dan Proses Manufaktur untuk Meningkatkan Kinerja Industri Nasution, Fahroji; Yuharnima, Dwi; Ba'adillah Hafiz F, Fikri; Hasibuan, Abdurrozzaq
Journal of Golden Generation Multidisciplinary Vol. 1 No. 2 (2025): Desember 2025 : Journal of Golden Generation Multidisciplinary
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggm.v1i2.215

Abstract

Perkembangan teknologi dalam industri manufaktur menuntut perusahaan untuk terus menyesuaikan kemampuan sumber daya manusia dengan kebutuhan proses produksi yang semakin modern. Penelitian ini membahas bagaimana peningkatan keterampilan pekerja dan pemahaman terhadap sistem digital dapat mendukung kelancaran operasional pabrik. Hasil kajian menunjukkan bahwa pelatihan yang tepat, kesiapan karyawan dalam menghadapi perubahan, serta kemampuan memahami alur kerja berbasis teknologi memiliki peran penting dalam menjaga kualitas dan efisiensi produksi. Integrasi antara pengembangan SDM dan proses manufaktur membantu perusahaan mengurangi kesalahan, mempercepat penyelesaian pekerjaan, dan meningkatkan produktivitas secara keseluruhan. Temuan ini menegaskan bahwa teknologi dan manusia harus berkembang sejalan agar industri mampu bertahan dalam persaingan yang terus berubah.
PENINGKATAN KUALITAS PRODUK SARUNG TANGAN SURGICAL DENGAN METODE SIX SIGMA PADA PROSES INSPECTION DI PT. MEDISAFE TECHNOLOGIES Hasibuan, Abdurrozzaq; AK, Wirda Novarika; Sihaloho, Erwin Dani Winata
Buletin Utama Teknik Vol 21, No 2 (2026): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v21i2.13122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sarung tangan surgical melalui penerapan metode Six Sigma. Sarung tangan surgical merupakan salah satu produk yang sering digunakan dalam berbagai industri, terutama dalam bidang kesehatan. Namun, sering kali ditemukan masalah kualitas yang dapat mempengaruhi fungsi dan keamanannya. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan yang sistematis dan terukur untuk mengurangi cacat produksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Six Sigma, yang merupakan pendekatan manajemen kualitas yang bertujuan untuk mengurangi variasi dan cacat dalam proses produksi. Dalam implementasinya, Six Sigma menggunakan langkah-langkah DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) untuk mengidentifikasi akar masalah, mengukur performa, menganalisis data, dan melakukan perbaikan berkelanjutan.dari hasil penelitian diperoleh di PT.Medisafe Technologies cacat yang paling besar yaitu hole cuff 37,8%,hole fingger 17,3%,weaknes 16,7%,hole palm 13,70% dan hole between fingger 13,7% dari hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Six Sigma mampu mengurangi tingkat cacat pada produk sarung tangan latex secara signifikan. Setelah dilakukan analisis dan perbaikan, jumlah cacat per juta peluang (DPMO) berkurang, dan level sigma meningkat. Selain itu, penelitian ini juga menemukan faktor-faktor kunci yang berkontribusi terhadap cacat produk, seperti variasi bahan baku, mesin,lingkungan dan man power.Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa metode Six Sigma efektif dalam meningkatkan kualitas sarung tangan latex dan dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk mencapai proses produksi yang lebih efisien dan berkualitas.
Peran Manajemen Higiene Industri dalam Meningkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pangaribuan, Muhammad Husin; Shafa Kirana; Slhella Ramadhayanti; Hasibuan, Abdurrozzaq
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 3 No. 3 (2026): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v3i3.7402

Abstract

Rapid industrial development demands a more rigorous implementation of Occupational Safety and Health (OHS) to proctect workers from potential physical,chemical,biological,and ergonomic hazards.This study aims to examine the role of industrial hygiene management in improving OHS through a desk study approach analyzing literature from the past ten years.the results indicate that industrial hygiene management plays a crucial role in early identification,risk assesment,and a hazard control through a systematic hierarchy of controls.Effective implementation of hygiene management has been proven not only to prevent occupational diseases and accidents but also directly increase workforce productivity and provide economic benefits to companies through work effeciency and reduced compensation costs,However,implementation in the field still faces challenges such as loe worker awarness,limited resources,and weak management commitment.Therefore,strong management support,adequate facilities,and on going monitoring are key to successfully creating an optimal safety culture   in the workplace.
Sistematik Literatur Review: Pengaruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap Kinerja Karyawan di Industri Manufaktur Tira, Rika Iyut; Nasution, Istifani; Apriani, Elisa; Hasibuan, Abdurrozzaq
TSAQOFAH Vol 5 No 3 (2025): MEI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/tsaqofah.v5i3.5791

Abstract

Occupational health and safety (OHS) is a critical aspect of the manufacturing industry, which is characterized by high work-related risks, as it plays a vital role in protecting employees from workplace accidents and occupational diseases. This study aims to systematically analyze the impact of OHS implementation on employee performance in the manufacturing sector. A quantitative approach was employed, with a literature review as the primary data collection strategy, conducted through the search and selection of relevant and verified scientific articles from databases such as Google Scholar, JSTOR, and ProQuest. The findings indicate that OHS implementation—which includes a safe work environment, the use of standard-compliant equipment, and adherence to safety procedures—has a significantly positive impact on employee performance. A safe workplace has been shown to enhance productivity, efficiency, and work motivation. The conclusion of this study affirms that implementing an OHS system is not only a legal obligation but also an essential strategy for developing a healthy, safe, and high-performing workforce in the manufacturing sector. These findings reinforce the position of OHS as the foundation of a productive, disciplined, and results-oriented work culture, ultimately contributing to industrial competitiveness.
Co-Authors AK, Wirda Novarika Al Fiqih, M. Eky Krisandi Amanda Sari, Desi Ananda, Zahra Andrean, Karina Andrika, Nuansah Apriani, Elisa Apriani, Nanda Aqila, Annisa Dillys Ardiansyah Arfah, Mahrani Aryati, Amelia Rizky Aulia, Shabina Azhari Hasibuan, Alfin Azhari, Faisal Ba'adillah Hafiz F, Fikri Br Hutapea, Sofina Chairiyah, Tengku Armita Citra Dewi Damanik, Lilis Fitri Handayani Dermawan, Habib Devina, Kayla Efendi, Ishak Ershanda, Mayumi Fadillah, Muhammad Rizky Febrian, Muhammad Ade Gajah, Herliana Ginting, Gibrina Meinal Salisa Br. Harahap, Mufidah Harahap, Muhammad Wandi Hayatur Rahmi Husna, Afiyah Tasya Juliza Hidayati Karina Nasution, Priska Kasih, Putri Anggara Khairunnisa, Tia Zahra Khalisan, Deril Kimberly Febrina Kodrat Laili, Hasanatun Legimah, Cahya Liansyah , Syabridal Lubis, Ahdar Bunayya Luthfiah Nazwa Simamora maghfirah, Suci Marpaung, Fadhlan Al Hafiz Maryam, Tengku Maulana, Agung Maulana, Alfian Napid, Suhardi Nasution, Fahroji Nasution, Istifani Nasution, Ramayulis Naufal, Ahmad Fitra Nos Sutrisno Novarika, Wirda Oktavia, Ratih Pangaribuan, Muhammad Husin Panjaitan, Juhri Permana, Dirga Pratama, Manggala Prastyo Pulungan, Fiska Dilla Aulia Purnomo, Anggi Ari Puspa Dewi, Virda Putri Batubara, Aprilia Putri Pasaribu, Natasha Melfisyaira Putri, Cut Putri, Salwa Luthfiah Putri, Sucy Indika Rafif, M. Khaiyir Rahmiana Ramadhani, Dwi Ajeng Ramayulis Ramayulis Rangkuti, Uday Ihza Mahendra Ravi, Muhammad Rifa Sani Silaen, Nazwa Rifa Sani Silaen Rizki Ananda Safitri, Nadienda Salsabila, Tasya Sari Br Ginting, Yendika Mailina Satria, Fajar Shafa Kirana Sibuea, Siti Rahmah Sihaloho, Erwin Dani Winata Siregar, Aguansyah Maulana Sitanggang, Ellawati Sitompul, Perdana Slhella Ramadhayanti Suhela Putri Nasution Suliawati, Suliawati Suluhniate, Marsyaliya Syahfitri, Nur Cahaya Syahputri, Nayla Indah Sypriansyah, Dimas Tira, Rika Iyut Veronica, Nabila Vovo, Rahmi Yuharnima, Dwi Yusmartato, Yusmartato Zakwan, M. Hadin