p-Index From 2021 - 2026
9.998
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluation of the Effectiveness of Occupationnal Safety and Health Management System in Railway Operations: Literatur Review Naufal, Ahmad Fitra; Ramadhani, Dwi Ajeng; Maulana, Alfian; Hasibuan, Abdurrozzaq
AMK : Abdi Masyarakat UIKA Vol. 4 No. 3 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/amk.v4i3.2723

Abstract

An effective Occupational safety and health management system is expected to create a safe and healthy working environment for all workers. In the context of railway operations, this system covers various aspects, ranging from safety training, the use of personal protective equipment, to emergency procedures that must be followed by all employees. This study employs library research or literature review. The result is by improving the effectiveness of the OHS system, it is expected that the number of workplace accidents will be reduced, as well as the creation of a safe and healthy working environment, providing benefits not only for workers, but also for the entire community that uses rail transportation service.
Hospital Preparedness Analysis in Disaster Management : Literature Review Chairiyah, Tengku Armita; Hasibuan, Abdurrozzaq
RADINKA JOURNAL OF HEALTH SCIENCE Vol. 2 No. 1 (2024): Radinka Journal of Health Science (RJHS)
Publisher : RADINKA JAYA UTAMA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56778/rjhs.v2i1.255

Abstract

Under Act No. 44 of 2009, hospitals have a responsibility to actively engage in disaster situations, provide services to victims as they can, and have an accident prevention and disaster management system. This research aims to find out how prepared some hospitals are in disaster management based on some library studies. The preparation of this article uses a method of systematic literature review using 10 articles from 2019 to 2024 from search databases, namely Google Scholar, Garuda, Sage Journals, and ScienceDirect. Although hospitals have policies and standard operational procedures to cope with disasters, the findings suggest that their implementation by health personnel is not optimal. Although disaster response teams, K3RS teams, and abuse teams have been formed, education and training efforts are still not at their maximum. Hospitals are important in disaster management, but many still need improvements such as special guidelines, infrastructure, and intensive training. Preparedness includes planning, organization, movement, control, and recovery. Ready hospitals have emergency response teams, training programs, and early warning systems. 
OVERVIEW OF KNOWLEDGE OF NURSES PREPAREDNESS IN HEALTH SERVICES IN FACING DISASTERS : LITERATURE REVIEW Siregar, Aguansyah Maulana; Hasibuan, Abdurrozzaq
RADINKA JOURNAL OF HEALTH SCIENCE Vol. 2 No. 1 (2024): Radinka Journal of Health Science (RJHS)
Publisher : RADINKA JAYA UTAMA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56778/rjhs.v2i1.287

Abstract

A disaster is an event or situation that results in significant loss in terms of life, health, security, or the environment, as well as having a lasting impact on the community or environment in a region or location. Disaster preparedness is a crucial aspect in determining success in disaster management. This literature aims to identify a more comprehensive picture of the knowledge of hospital nursing preparedness in the face of disasters. Data collection by searching articles online using Google Scholar, Sage Journals, and Sciencedirect with year-to-year vulnerabilities 2019-2024. The study of literature review on 10 of the articles analysed showed that the majority of nurses have good categories of knowledge. The majority have good knowledge of the treatment of patients victims of disasters, including in flood disaster situations, evacuation, and prevention as well as fire management.
Analisis Kopling Elektromagnetik Pada Transmisi Tegangan Tinggi 150 KV (Aplikasi: PT.PLN Persero Unit Tragi Sei Rotan) Yusmartato, Yusmartato; Nasution, Ramayulis; Hasibuan, Abdurrozzaq
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 3, No 2 (2018): JET Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v3i2.549

Abstract

Parameter-parameter saluran transmisi antara lain adalah: resistansi, induktansi, kapasitansi, dan konduktansi. Salah satu parameter yang dibahas kali ini adalah mengenai induktansi. Beban induktansi terjadi, apabila suatu penghantar dialiri arus listrik, maka pada penghantar itu akan menimbulkan medan magnet. Pada penghantar itu sendiri timbul 2 macam fluks, yaitu fluks internal yang menggandeng seluruh bahagian penghantar dari titik pusat hingga titik terluarnya, dan mengimbaskan (menginduksikan) suatu tegangan  pada penghantar itu, tegangan imbas (induksi) yang ditimbulkan oleh kopling atau gandengan fluks internal tersebut merupakan suatu drop tegangan atau rugi-rugi transmisi, dan rugi-rugi ini disebut induktansi internal. Fluks yang ditimbulkan berikutnya adalah fluks eksternal yang terjadi di luar penghantar tersebut, apabila terdapat 2 buah penghantar yang jaraknya berdekatan, maka medan magnet berupa fluksi-fluksi eksternal yang ditimbulkan masing-masing penghantar akan saling melingkupi, proses ini disebut sebagai kopling fluks eksternal, dan rugi-rugi yang diakibat oleh kopling fluks eksternal, dinamakan induktansi eksternal. Peristiwa elektris yang menyertai terjadinya induktansi ini merupakan suatu hal yang umum yang sering terjadi dalam suatu rangkaian listrik dan peristiwa ini mempunyai pengaruh yang cukup penting bagi keseimbangan beban rangkaian listrik tersebut. Hal yang sama juga tejadi pada sistem penyaluran daya contohnya sistem penyaluran daya PLN, yang dapat memepengaruhi keseimbangan beban pada sistem penyaluran daya ke pusat-pusat  beban atau konsumen. Namun dengan menerapkan suatu perhitungan terhadap kondisi yang terjadi maka pengaruh kopling elegtromagnetik ini dapat diketahui secara jelas, dan dapat dipergunakan dalam menganalisa suatu sistem penyaluran daya khususnya yang diakibatkan oleh beban yang terdapat pada saluran transmisi tegangan tinggi.
Penentuan Nilai Arus Pemutusan Pemutus Tenaga Sisi 20 KV pada Gardu Induk 30 MVA Pangururan Yusmartato, Yusmartato; Ramayulis, Ramayulis; Hasibuan, Abdurrozzaq
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 3, No 1 (2018): JET Edisi Februari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v3i1.296

Abstract

Jaringan distribusi 20 kV berfungsi menyalurkan energi listrik dari gardu induk ke konsumen. Pasa jaringan udara 20 kV sering terjadi gangguan terutama gangguan hubung singkat. Maka pada jaringan distribusi dipasang sistem pengaman. Dalam setiap sistem pengaman listrik minimum terdiri dari pemutus tenaga, relay,  dan transformator ukur.  Pemutus Tenaga (PMT) atau Circuit Breaker (CB) merupakan saklar mekanis, yang mampu menutup, mengalirkan dan memutus arus beban dalam kondisi normal serta mampu menutup, mengalirkan dan memutus arus beban dalam kondisi gangguan seperti kondisi hubung singkat. Salah satu alat pengaman  jaringan distribusi adalah Pemutus Tenaga. Dalam keadaan gangguan, pemutus tenaga harus mampu melokalisir titik gangguan sehingga tidak merusak peralatan listrik yang lain. Dalam hal ini untuk penentuan nilai arus pemutusan kapasitas pemutus tenaga, arus gangguan yang dihitung adalah gangguan hubung singkat tiga phasa, hal ini dilakukan karena arus gangguan tersebut merupakan nilai arus yang terbesar. Salah satu faktor yang menyebabkan besar arus gangguan hubung singkat tiga adalah letak titik gangguan. sehingga titik gangguan diasumsikan titik ganguannya berada di ujung penyulang/saluran, di busbar dan di dalam transformator. Setelah dilakukan perhitungan, nilai arus pemutusan pemutus tenaga untuk penyulang adalah 7,76 kA, untuk arus pemutusan pemutus tenaga  Busbar 20 kV adalah 9,33 kA dan untuk Transformator adalah 68,44 kA.
Analisa Pengaruh Variasi Penambahan Air Terhadap Oil Losses Ampas Press Dan Kadar Air Cpo Pada Stasiun Screw Press Dengan Metode Linier Berganda Di Pt. Eastern Sumatra Indonesia Bukit Maradja Kota Pematang Siantar Sitanggang, Ellawati; Hasibuan, Abdurrozzaq; Novarika, Wirda
JURITI (Jurnal Ilmiah Teknik Industri )Prima Vol 2 No 2 (2019): Juriti Prima (Jurnal Ilmiah Teknik Industri Prima)
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer, Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/juritiprima.v5i2.2338

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk menentukan berapa volume penambahan air secara optimum yang digunakan sebagai air pengencer terhadap persen oil losses dan kadar air pada pabrik kelapa sawit. Hasil perhitungan variasi penambahan air terhadap persen oil losses dan kadar air yang dilakukan di PT. Eastern Sumatra Indonesia Bukit Maradja Kota Pematang Siantar. Data dikumpulkan dengan metode sampling kelapangan dengan jumlah data 12 yang dianalisis dengan metode regresi linier berganda pada SPSS 21. Variasi jumlah air yang ditambahkan ialah 0 ton/jam; 0,6 ton/jam; 0,9 ton/jam; 1,3 ton/jam; 1,6 ton/jam; 1,9 ton/jam; 2,2 ton/jam; 2,5 ton/jam; 2,7 ton/jam; 2,9 ton/jam; 3,1 ton/jam; dan 3,4 ton/jam. Berdasarkan hasil perhitungan antara variasi penambahan air terhadap persen oil losses dan kadar air diperoleh jumlah penambahan air optimum adalah 2,9 ton/jam dengan kadar oil losses ialah 2,1% dan kadar air ialah 2,92% . Dari hasil analisa data diperoleh bahwa pengaruh penambahan air di unit screw press berbanding lurus terhadap kenaikan kadar air dan berbanding terbalik terhadap persen oil losses pada CPO yang dihasilkan.
Analisis Permintaan Buah Terong Analisis Permintaan Buah Terong Belanda (Solanum Betaceum) (Studi Kasus : Pasar Induk Kecamatan Medan Tuntungan) Nasution, Suhela Putri; Hasibuan, Abdurrozzaq
Agriprimatech Vol. 7 No. 1 (2024): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v7i1.4339

Abstract

Dutch eggplant is a fresh fruit that is rich in health benefits. Apart from its delicious taste, tamarillo contains a variety of important nutrients, including vitamin C, antioxidants and fiber. The aim of this research is to determine the demand for Dutch eggplant (Solanum Betaceum) in the Medan Tuntungan District Main Market case study. The determination of respondents in this study was divided into 2 categories, namely tamarillo fruit traders and consumers who bought tamarillo fruit. For tamarillo fruit traders, all tamarillo fruit traders who were in the main market in Medan Tuntungan District were determined, while for tamarillo fruit consumers it was determined individually. The census numbered 25 people. The results of the research show that the factors that simultaneously influence the demand for tamarillo fruit in the main market are the price of tamarillo fruit, consumer income, and the price of other fruit for the number of dependents variable which does not influence the demand for tamarillo fruit in the main market at Medan Tuntungan subdistrict.
Export Competitiveness Of Indonesia's Crude Palm Oil (CPO) In The Indian Market Nasution, Suhela Putri; Hasibuan, Abdurrozzaq
Agriprimatech Vol. 8 No. 1 (2025): Agriprimatech
Publisher : Prodi Agribisnis Fakultas Agro Teknologi Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/agriprimatech.v8i2.6369

Abstract

One of Indonesia's primary export commodities is CPO. CPO is a significant source of foreign cash for the nation because it can produce 80% of the total value of Indonesian agricultural exports. The Indian market, the world's largest purchaser of CPO, is Indonesia's primary export destination. This study aims to determine how competitive Indonesian CPO is in the Indian market with rivals Malaysia and Thailand. The secondary data used is a time series from 2018 to 2022 gathered from several domestic and foreign organizations. This research method uses the Revealed Comparative Advantage (RCA) analysis to determine Indonesia's competitiveness.
Six Sigma sebagai Usulan Perbaikan Kualitas Lauric Acid untuk Mengurangi Cacat Produk di PT Soci Mas KIM I Medan Legimah, Cahya; Sibuea, Siti Rahmah; Hasibuan, Abdurrozzaq
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 2 No. 3 (2024): Edisi Januari
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v2i3.398

Abstract

Dalam beberapa bulan terakhir, hasil produksi Lauric Acid 99% mengalami penurunan. Dalam proses pengolahannya terdapat banyak produk yang tidak sesuai dengan spesifikasi produk sehingga produk harus dikombinasikan dengan produk lain menjadi produk yang memiliki nilai jual lebih rendah yaitu menjadi Lauric Acid 75%. Faktor-faktor penyebab terjadinya penurunan konsentrasi Lauric Acid  antara lain bahan baku yang memiliki kadar air tinggi sehingga dapat mengganggu sistem vakum, metode kerja yang tidak sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), kebocoran di kolom fraksinasi ketiga (2C503) dan kurangnya monitor dari operator di unit fraksinasi. Tentunya hal ini dapat menyebabkan turunnya keuntungan dari perusahaan apabila dilakukan dalam jangka waktu yang lama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab cacat produk dan memberikan usulan perbaikan dengan menggunakan metode Six Sigma melalui tahapan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve dan Control). Serta menentukan faktor penyebab kerusakan produk menggunakan Diagram Sebab-Akibat (Fishbone Diagram). Berdasarkan hasil perhitungan analisa cacat produk Lauric Acid periode Januari sampai Desember 2022 ditemukan jenis cacat kontaminasi 16.310,28ton dan cacat tingginya kadar air 1749,28ton sehingga di dapat nilai Defect Per Million Oppurtinities (DPMO) 275.015,6 dengan nilai Sigma 3,50. Setelah melakukan tahapan analisa menggunakan Fishbone Diagram ditemukan faktor penyebab kerusakan produk antara lain mesin, metode, bahan baku dan manusia. Dari segi usulan perbaikan untuk meminimalisir cacat produk maka perusahaan harus melakukan overhaul setiap tahunnya, mengadakan training untuk operator yang bekerja, melakukan drain air untuk tangki feed dan mengontrol plant sesuai kapasitasnya.
SMART Manufacturing System : Sebuah Solusi Teknologi Manufaktur Proses Menuju Industri 4.0 Hasibuan, Abdurrozzaq; Nos Sutrisno; Suhela Putri Nasution
JOURNAL OF INDUSTRIAL AND MANUFACTURE ENGINEERING Vol. 8 No. 1 (2024): EDISI MEI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jime.v8i1.11693

Abstract

Pembelajaran teknologi memiliki peran penting terhadap pembentukan kemampuan teknologi serta inovasi yang merupakan penentu daya saing di era global seperti saat ini. Sementara itu, negara maju telah mampu mengembangkan industri dengan intensitas teknologi tinggi yang dapat menghasilkan nilai tambah yang tinggi. Di lain pihak, baru sedikit negara berkembang yang mampu mengembangkan industri tersebut. Di Indonesia sendiri, industri dengan intensitas teknologi rendah terlihat lebih berkembang dibandingkan industri dengan intensitas teknologi tinggi maupun menengah-tinggi. Hal tersebut salah satunya disebabkan oleh kurang optimalnya pembelajaran teknologi. Telah banyak literatur mengenai kondisi pembelajaran teknologi di sektor manufaktur. Namun demikian, literatur yang menekankan pada intensitas teknologi masih jarang ditemukan. Tulisan ini akan membahas mengenai model pembelajaran teknologi pada industri manufaktur dengan melakukan studi kasus pada perusahaan dengan intensitas teknologi tinggi dan menengah-tinggi yang ada di Indonesia. Klasifikasi industri berdasarkan intensitas teknologi didasarkan pada pengklasifikasian Organization of Economic Cooperation and Development (OECD). Dari studi kasus pada empat perusahaan, dilakukan analisis terhadap variasi model pembelajaran teknologi dilihat dari aktor-aktor yang terlibat dan dominasi aktor-aktor tersebut dalam proses pembelajaran teknologi. Dari hasil studi kasus yang dilakukan, terlihat bahwa pembelajaran teknologi dapat mendukung penciptaan inovasi. Perusahaan pada sektor manufaktur dengan intensitas teknologi tinggi cenderung memilih pembelajaran teknologi internal. Sedangkan perusahaan pada sektor dengan intensitas menengah tinggi lebih memilih pembelajaran teknologi kombinasi internal eksternal. Peran strategis teknologi terhadap kompetensi inti perusahaan, aspek proprietary dari teknologi,kemampuan sumberdaya, serta karakteristik permintaan terlihat menjadi faktor yang dipertimbangkan oleh perusahaan dalam memilih tipe pembelajaran teknologi.
Co-Authors Adinda Adinda Aghniya, Sahnaz Nurul AK, Wirda Novarika Al azid Mrp, M Farouq Al Fiqih, M. Eky Krisandi Alelga, Elsa Alvionita, Elsti Amanda Sari, Desi Ananda, Zahra Andini Andini, Andini Andrean, Karina Andrika, Nuansah Apriani, Elisa Apriani, Nanda Aqila, Annisa Dillys Araafi, Alif Ardiansyah Ardila, Maisyah Arfah, Mahrani Artila, Tita Aryati, Amelia Rizky Ashifa, Mutiara Asri Fauziah, Ella Audina, Windi Aulia, Shabina Aulya Rokan, Zanzabila Azhari Hasibuan, Alfin Azhari, Faisal Azzahra Sirait, Salshabila Ba'adillah Hafiz F, Fikri Berkah Nadi, Muhammad Abi Br Hutapea, Sofina Cahyani, Regita Chairiyah, Tengku Armita Citra Dewi Dahlan Abdullah Damanik, Lilis Fitri Handayani Daniel Happy Putra Dari, Fitri Wulan Dermawan, Habib Devina, Kayla Efendi, Ishak Ershanda, Mayumi Fadila, Nurly Fadillah, Muhammad Rizky Farhan, Abid Febrian, Muhammad Ade Fitry R Lubis, Adelina Gajah, Herliana Ginting, Gibrina Meinal Salisa Br. Harahap, Anisah Fitri Rahmasari Harahap, Bonar Harahap, Mufidah Harahap, Muhammad Wandi Hasibuan, Taufiqurrahman Hayatur Rahmi Hidayat, M. Surya Husna, Afiyah Tasya Ismuaji, M Dhimas Juliza Hidayati Karina Nasution, Priska Karolina, Josepin Kasih, Putri Anggara Khairunnisa, Tia Zahra Khalisan, Deril Kimberly Febrina Kodrat Laili, Hasanatun Legimah, Cahya Liansyah , Syabridal Lubis, Abdul Bais Lubis, Ahdar Bunayya Luthfiah Nazwa Simamora maghfirah, Suci Marpaung, Afzidan Lutfi Amaryu Marpaung, Fadhlan Al Hafiz Maryam, Tengku Masry, Rifqa Maulana, Agung Maulana, Alfian Mauliyand, Sarda Muhammad Khalis, Muhammad Nabilla Balqis, Firstika Nadia Karunia, Meutia Napid, Suhardi Nasution, Fahroji Nasution, Istifani Nasution, Iswar Saputra Nasution, Nadia Aulia Putri Nasution, Ramayulis Naufal, Ahmad Fitra Nos Sutrisno Novarika, Wirda Oktavia, Ratih Pangaribuan, Muhammad Husin Panjaitan, Juhri Permana, Dirga Pratama, Manggala Prastyo Pulungan, Fiska Dilla Aulia Purba, Tiara Khairani Br Purnomo, Anggi Ari Puspa Dewi, Virda Putri Batubara, Aprilia Putri Pasaribu, Natasha Melfisyaira Putri, Abellia Putri, Cut Putri, Salwa Luthfiah Putri, Sucy Indika Rafif, M. Khaiyir Rahman, Irfan Rahmiana Ramadhani, Dwi Ajeng Ramayulis Ramayulis Rangkuti, Uday Ihza Mahendra Raspiyahni, Raspiyahni Ravi, Muhammad Rifa Sani Silaen, Nazwa Rifa Sani Silaen Rizki Ananda Rusli Yusuf Safitri, Nadienda Salsabila, Fatma Salsabila, Tasya Salsabilla Hrp, Naura Sari Br Ginting, Yendika Mailina Sari, Nilam Cahya Sastya, Nielsa Satria, Fajar Seftyani Lubis, Ade Irma Shafa Kirana Shafira, Ananda Dwi Sibuea, Siti Rahmah Sihaloho, Erwin Dani Winata Siregar, Aguansyah Maulana Siregar, Nadia Safira Siregar, Nazwa Syafira Irwani Sitanggang, Ellawati Sitompul, Perdana Sitorus, Mardiah Sitorus, Rezki Alya Mawaddah Slhella Ramadhayanti Soritaon Harahap, Faisal Halim Sri Wahyuni Subuea, Siti Rahmah Suhela Putri Nasution Suliawati, Suliawati Suluhniate, Marsyaliya Sundari, Sri Syahfitri, Nur Cahaya Syahputra Nasution, Aldi Syahputra Siregar, Yusuf Syahputri, Nayla Indah Syahrina Nasution, Rahmi Indah Sypriansyah, Dimas Tamin, Tiara Putri Azzahra Tampubolon, Selamat Ariady Tantri, Dinda Agus Tiara, Rizka Tira, Rika Iyut Triyoolanda, Anggun Veronica, Nabila Vovo, Rahmi Winanda, Cynthia Winda Syafitri, Winda Yuharnima, Dwi Yusmartato, Yusmartato Zakwan, M. Hadin Zalfie Ardian Zidni Maulana, Arfan Zulfatli, Rahmat