Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pelatihan Tata Kelola Pariwisata dengan Pendekatan CHSE bagi Pelaku Perhotelan di Kota Medan Liyushiana; Agustinus Denny
Jurnal Abdimas Pariwisata Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Abdimas Pariwisata
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tourism Governance Training with CHSE Approach for Hospitality Actors in Medan City Tourism governance training with the CHSE approach is expected to be able to provide solutions for hoteliers in order to implement the health and safety standards recommended by the government in the accommodation and hospitality sector. The method used in community service in the form of this training is the classroom method and field study. The classroom method is used to introduce basic theories related to tourism development and the basic principles of CHSE in the hotel industry, while the field study technique is carried out by inviting training participants to visit Roemah 28 which is one of the most popular accommodation facilities in Medan City. The purpose of this field study is to provide a practical arena for implementing the CHSE directly in the field. The results obtained indicate an increase in the knowledge and enthusiasm of the trainees to implement CHSE in the field. In the future, follow-up activities are also needed, in the form of monitoring the extent to which training participants have implemented the CHSE and what obstacles they encountered
Digital Transformation in Tourism: Capturing the Perspective of a Travel Agency Liyushiana Liyushiana; Agung Edi Rustanto; Maria Ulfah; Ryan Aldiansyah Akbar; Imran Imran
International Journal of Artificial Intelligence Research Vol 6, No 1.1 (2022)
Publisher : STMIK Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29099/ijair.v6i1.1.692

Abstract

This study aims to investigate the attitude of travel entrepreneurs toward digital transformation in tourism and assess the digital transformation-related actions of travel agency. Qualitative research methodologies were employed in this context, and semi-structured interviews were used to collect data. The data collected from the participants were analyzed using a descriptive technique. According to the research findings, digital transformation will substantially contribute to the tourism industry, including travel agencys, giving a new and crucial alternative for the tourism industry to promote digital transformation. In addition, it has been discovered that there may be obstacles throughout the shift to digital transformation, notably in transmitting innovation to employees and customers. However, in addition to this work, which focuses on the entrepreneur's perspective, it has been suggested that research related to digital tourism can be conducted from the customer's perspective and that various studies can be conducted so that accommodation businesses can transfer digital applications within their companies to customers with the appropriate marketing and advertising effectiveness. In this instance, digital application in travel agency takes the shape of product transformation with the application of virtual tours and the application of new technologies in acquiring information and making business decisions via the TOE Framework.
THE POTENTIAL OF SUSTAINABLE LIVELIHOOD-BASED TOURISM IN KUTA JUNGAK TOURISM VILLAGE, PAKPAK BHARAT DISTRICT Nova Bernedeta Sitorus; Liyushiana Liyushiana; Deafani Clara Sinaga
Jurnal Ilmiah Global Education Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION, Volume 4 Nomor 2, Juni 2023
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/jige.v4i2.782

Abstract

To identify the topic of sustainable livelihood, the author tried to make the Kuta Jungak Tourism Village in Pakpak Bharat District, Siempat Rube District and founded in 2005The development of the Kuta Jungak Tourism Village has received support from the local community, although it has yet to attract many visits. This study aimed to identify the potential for sustainable livelihood-based tourism for the people of Kuta Jungak Tourism Village. This study aimed to identify the potential for sustainable livelihood-based tourism in the Kuta Jungak Tourism Village, Pakpak Bharat Regency. This study used qualitative research methods. The informants in this study were the managers of the Kuta Jungak Tourism Village and the village community. Kuta Jungak Tourism Village, when viewed from the tourism potential according to the tourism component 4A, has the potential to make this village a pilot tourism village. However, it continues, and this village has many tasks in developing a tourist village. Furthermore, the concept of sustainable livelihood can be used as a reference in developing the Kuta Jungak Tourism Village with its five indicators. After reviewing it, it was found that for each indicator of sustainable livelihood, all indicators had yet to be implemented in the Kuta Jungak Tourism Village. Existing potential must be developed to attract tourist visits and provide positive benefits for the welfare of rural communities and assist the government in achieving village development indicators.
Evaluasi Penataan Fasilitas dan Lanskap di Restaurant Beresiko Menengah Rendah Berbasis Permenparekraf 4/2021: Kasus di Teras Sejiwa Café Medan Angelika Nababan; Liyushiana; Afrildo Bakkara; Melisma Damanik; Agustinus Denny
Journal of Mandalika Review Vol. 2 No. 2 (2023): Journal of Mandalika Review
Publisher : Politeknik Pariwisata Lombok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55701/mandalika.v2i2.83

Abstract

Latar Belakang : Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi penataan fasilitas dan lanskap di Teras Sejiwa Café Medan, sebuah restoran beresiko menengah rendah, berdasarkan Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif nomor 4 Tahun 2021 mengenai Standar Kegiatan Usaha Pada Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Sektor Pariwisata. Pertumbuhan pesat industri pariwisata dan sektor ekonomi kreatif di Kota Medan menuntut peningkatan keberlanjutan operasional dan daya saing restoran tersebut. Rumusan masalah dalam penelitian ini mencakup penilaian kesesuaian operasional Teras Sejiwa Café Medan dengan standar yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif nomor 4 Tahun 2021, serta usulan penataan lanskap yang sesuai berdasarkan hasil evaluasi. Evaluasi tersebut akan mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dalam penataan fasilitas dan operasional restoran, serta memastikan kepatuhan terhadap persyaratan hukum yang berlaku. Metodologi: Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif atau deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara dan observasi sesuai dengan pedoman Permenparekraf No. 4/2021. Selain itu, alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah AutoCAD, sebuah program CAD yang populer dan digunakan secara luas dalam perancangan penataan lanskap. Temuan: Dalam penilaian kesesuaian dengan benchmark Standar Kegiatan Usaha Pada Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Sektor Pariwisata, diketahui bahwa Teras Sejiwa Café belum memenuhi kriteria persyaratan khusus berupa keberadaan sertifikat laik hygiene sanitasi. Persyaratan standar sarana usaha, struktur organisasi dan SDM, serta standar pengelolaan usaha masih ada beberapa kriteria yang belum dipenuhi. Sedangkan untuk standar standar pelayanan dan standar persyaratan produk sudah dipenuhi seluruhnya. Berdasarkan hasil penilaian keseuaian tersebut, maka usulan penataan desain difokuskan pada optimalisasi ruang belakang, ruang kosong dan upaya membangun karakteristik kafe. Kesimpulan: Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang mendalam tentang tingkat kesesuaian operasional Teras Sejiwa Café Medan dengan standar yang berlaku, serta usulan penataan lanskap yang dapat meningkatkan pengalaman pengunjung, menciptakan lingkungan yang menarik, dan meningkatkan keselamatan serta keamanan di dalam restoran. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam mengoptimalkan pengalaman pengunjung, meningkatkan daya saing restoran, dan mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Medan. Kata kunci : penataan lanskap, penilaian kesesuaian, permenparekraf 4/2021, restoran menengah rendah, kebijakan pariwisata
Keputusan Trade-off Wisatawan Nusantara terkait Wisata Alam Kaldera Toba: Sebuah Perspektif dengan Conjoint analysis Liyushiana; Nurhayati Samosir; Adelia Miftahul Jannah; Kurnia Darmawati Halawa; Graceita Tampubolon; Yohana Sari Purba; Annisa Kharisma Sinuliinga; Setarah Letare Sianturi; Fia Metasya; Mhd Firmansyah Azhom; Tio Sinurat; Rifqy Arya Anugrah; Tengku Muhammad Haikal; Livia Sibuea
Journal of Mandalika Review Vol. 2 No. 2 (2023): Journal of Mandalika Review
Publisher : Politeknik Pariwisata Lombok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55701/mandalika.v2i2.86

Abstract

Latar Belakang: Kaldera Toba di Sumatera Utara, Indonesia, merupakan destinasi wisata alam yang menarik dengan keindahan alam dan kekayaan geologinya. Keputusan trade-off wisatawan dalam memilih lokasi wisata alam, seperti Kaldera Toba, sangat penting untuk strategi pemasaran dan pengelolaan destinasi. Studi tentang preferensi wisatawan dan pertimbangan mereka dalam memilih Kaldera Toba akan memberikan wawasan berharga. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengalaman pengunjung dan mengembangkan strategi pemasaran yang efektif dengan memahami preferensi wisatawan secara valid dan dapat diandalkan. Metodologi: Conjoint analysis digunakan dalam penelitian ini untuk memahami trade-off wisatawan dan mengidentifikasi atribut yang paling penting bagi wisatawan dalam berkunjung ke Kaldera Toba sebagai salah satu destinasi wisata alam. Pengumpulan data dilakukan dengan Google Form dengan jumlah responden sebanyak 144 orang yang berasal dari wisatawan nusantara yang berminat berkunjung ke Kaldera Toba. Teknis analisis data dimulai dengan pembuatan stimuli hingga pengolahan analisis konjoin dibantu SPSS. Temuan: Hasil menunjukkan bahwa atribut akomodasi, aktivitas, dan length of stay memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan wisatawan. Selain itu, terdapat korelasi positif yang kuat antara atribut-atribut dalam conjoint analysisKesimpulan: Pengembangan aktivitas wisata, peningkatan kualitas akomodasi, dan promosi yang efektif dapat meningkatkan daya tarik Kaldera Toba sebagai destinasi wisata. Evaluasi dan perhatian lebih lanjut terhadap atribut-atribut lain seperti transportasi, waktu kunjungan, dan motivasi wisatawan juga penting untuk meningkatkan pengalaman wisata di Kaldera Toba. Kata kunci: Trade-off, preferensi, wisata alam, conjoint analysis, Kaldera Toba
Development of Ecotourism Scenario Based on Seawater Quality Evaluation La Harudu; La Ode Nursalam; Nurlansi Nurlansi; Agus Sugiarto; Ahmad Tarmizi Abdul Karim; Fahrudi Ahwan Ikhsan; Andri Estining Sejati; Masri Ridwan; Liyushiana Liyushiana; Feri Fadlin
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 22, No 5 (2024): September 2024
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.22.5.1377-1387

Abstract

There were various activities in the Bungkutoko Island Kali Biru Bathing area by PT. Pelindo Nusantara and community settlements can unwittingly impact the quality of the water environment. This study aimed to determine the quality of seawater in the Kali Biru bathing area and develop a sustainable tourism-based environmental engineering concept. This research method uses surveys and laboratory analysis. Examination of water samples is carried out directly. Seawater analysis is descriptive with quality data from the results of water quality tests in testing laboratories whose feasibility levels were determined based on Indonesia's government rule number 22 of 2012. The results showed that three elements had laboratory test values exceeding the threshold value, namely: nitrite (NO2-N), sulfate (SO4), and iron (Fe), which should not be present, but during the study, there were already values for nitrite (NO2-N) of 0.12, 0.006, and 0.0006, sulfate (SO4) of 2.3, 1.4, and 4.8 and iron (Fe) of 0.0012, 0.0019, and 0.001 while the other six elements starting from pH (degree of acidity), salinity (%), nitrate (NO3-N), oil and grease, arsenic (As), and total coliform were within the regional quality threshold sea tourism. Scenarios for developing tourism activities through ecotourism activities.
Kultivasi Kesadaran Lingkungan Di Kalangan Pelajar: Penerapan Sapta Pesona Dan Aksi Penghijauan Di Desa Bukit Lawang Jekson Nainggolan; Ngatemin; Ika Berliani Lase; Meryl Panggabean; Wella Bella M; Bintang Samosir; Hetty Claudia Nainggolan; Liyushiana
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1266

Abstract

Desa Perkebunan Bukit Lawang di Sumatera Utara telah menjadi salah satu destinasi wisata yang terkenal berkat keindahan alamnya, terutama hutan hujan tropis yang menjadi rumah bagi orangutan Sumatera yang dilindungi. Meskipun desa ini memiliki potensi besar dalam industri pariwisata, ada sejumlah masalah yang perlu diatasi, termasuk kurangnya sumber daya manusia yang terlatih untuk mengelola pariwisata dan kekurangan dalam aspek keamanan lingkungan desa. Artikel ini membahas program pemberdayaan pelajar tingkat menengah pertama (SMP Madrasah) di Desa Perkebunan Bukit Lawang melalui pendekatan Participatory Learning and Action (PLA) dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang Sapta Pesona serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya praktik wisata yang berkelanjutan. Kegiatan pemberdayaan ini berlangsung selama dua minggu di bulan September 2023 dan melibatkan 34 peserta. Program ini mencakup serangkaian kegiatan, termasuk observasi langsung, penyuluhan, dan praktik aksi nyata seperti penanaman bibit pohon. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan pengetahuan peserta tentang Sapta Pesona, yang dapat diukur melalui ujian pre-test dan post-test. Selain peningkatan pemahaman, program ini juga mencapai dampak jangka panjang dengan mendorong peserta untuk menerapkan prinsip Sapta Pesona dalam kehidupan sehari-hari mereka, termasuk di lingkungan keluarga dan rumah mereka sendiri. Ini akan berkontribusi pada pengembangan Desa Perkebunan Bukit Lawang sebagai destinasi wisata yang lebih baik dan berkelanjutan di masa depan. Tinjauan hasil pengabdian ini juga menggambarkan bagaimana pendekatan PLA dapat efektif dalam memberdayakan masyarakat, terutama pelajar, untuk memahami dan menerapkan prinsip-prinsip wisata yang berkelanjutan. Program serupa dapat diadopsi dalam upaya pemberdayaan masyarakat di destinasi pariwisata lainnya untuk mencapai dampak positif yang lebih besar. Kesimpulannya, pemberdayaan pelajar di Desa Perkebunan Bukit Lawang melalui program pengabdian ini telah membawa perubahan positif dalam pemahaman mereka tentang Sapta Pesona dan pentingnya wisata yang berkelanjutan, memberikan kontribusi yang berkelanjutan bagi pengembangan desa wisata ini ke arah yang lebih baik.
ASSESSING THE SPATIAL ASPECTS OF ECO-TOURISM DEVELOPMENT IN BUKIT LAWANG AREA Liyushiana, Liyushiana; Sinaga, Jastrid Caroline Herera; Ismail, Muhammad; Denny, Agustinus
International Journal of Sustainable Competitiveness on Tourism Vol. 2 No. 01 (2023): IJSCOT II-01
Publisher : Politeknik Pariwisata NHI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34013/ijscot.v2i01.1241

Abstract

Bukit Lawang is part of the conservation area of Gunung Leuser National Park (TNGL) and is a popular tourist destination in Langkat Regency. The attraction of Bukit Lawang has resulted in the concept of ecotourism, with the hope that tourist activities will have a friendly impact on the natural ecosystem. Therefore, it is necessary to evaluate the influence of ecotourism activities within the scope of the 3A-based tourism concept and the spatial aspects of Google Earth imagery using time series techniques from 2012-2022. It is evident that from the 3A perspective, there has been a change in the needs of tourists for new tour packages that still prioritize nature tourism, the addition of alternative road sections as a form of accessibility development to Bukit Lawang, and the addition of accommodations to meet tourists' needs. From satellite imagery, there is an expansion of settlement areas, lodgings, parking areas, and a bridge access to a new lodging area within the range of 2012-2022.
Atribut Guest activities sebagai Daya Tarik Taman Simalem Resort Liyushiana; Tondang, Bahagia; Sibarani, Elisabeth G.; Sihombing, Gianny Sri Rejeki; Sari, Ersya Permata; Siregar, Winda Azzahra
Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jmpp.v6i2.49754

Abstract

Taman Simalem Resort merupakan salah satu Hotel yang menawarkan berbagai variasi kegiatan (Guest activities) kepada tamu yang menjadi produk tambahan bagi tamu hotel selain dari pada kamar serta produk makanan dan minuman. Sebagai salah satu penginapan dengan lokasi yang sangat strategis dengan luas areal sekitar 206 hektare dan berada di kawasan perbukitan, Taman Simalem Resort ini tidak hanya berpotensi sebagai tempat untuk menginap tetapi juga berpotensi sebagai destinasi wisata yang mewah dengan kawasan yang sangat asri, nyaman dan sejuk serta jauh dari hiruk pikuk perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi guest activities tersebut dan merumuskan sintesa atributnya. Adapun metode penelitian ini adalah kualitatif, model penelitian interaktif, dengan proses pengumpulan data observasi dan wawancara. Hasil penelitian menggambarkan guest activities yang ada berupa: labirin, aktivitas untuk anak seperti green fingers, wisata pertanian khusus organik, jungle trek, sunrise watching, flower arrangement, dipping pool, archery, hingga kiddy golf. Dari kegiatan-kegiatan ini dapat ditarik sintesa bahwa atribut guest activities yang diusung oleh Taman Simalem Resort adalah: konsep alam, dengan target untuk semua kalangan pengunjung, dimana harganya disesuaikan dengan paket pembelian, terdapat person in charge di setiap guest activities, dan prinsip utama yang selalu diperkenalkan adalah pertanian organik yang menjadi ciri khusus Taman Simalem Resort.
PELATIHAN TATA KELOLA DESTINASI BERBASIS CHSE DI DESA TIMBANG JAYA, KABUPATEN LANGKAT Liyushiana, Liyushiana
Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Vol 4, No 2 (2023): Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sawala.v4i2.46794

Abstract

Pelatihan Tata Kelola Destinasi Berbasis CHSE di Desa Timbang Jaya, Kabupaten Langkat dilakukan sebagai upaya meningkatkan kualitas pariwisata di daerah tersebut selama pandemi COVID-19. Program pelatihan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman dan wawasan terkait Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability (CHSE) kepada para pengurus Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang juga merupakan pelaku industri pariwisata, usaha dan fasilitas lainnya, serta lingkungan masyarakat dan destinasi pariwisata di wilayah tersebut. Pelatihan tersebut dilakukan selama 3 bulan, dimulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Metode pelaksanaan pelatihan meliputi class meeting style (ceramah, diskusi, bermain peran) dan pelaksanaan praktik untuk mengimplementasikan CHSE di lingkungan peserta pelatihan. Hasil yang dicapai dari pelatihan ini adalah peningkatan kesadaran akan pentingnya tata kelola destinasi yang berbasis CHSE dan meningkatnya kualitas pelayanan di sektor pariwisata di desa Timbang Jaya. Evaluasi yang dilakukan meliputi evaluasi terhadap tingkat kehadiran peserta pelatihan, evaluasi terhadap pemahaman materi, serta evaluasi terhadap efektivitas program pelatihan. Diharapkan bahwa pelatihan ini dapat memberikan dampak positif pada perkembangan pariwisata di Desa Timbang Jaya, Kabupaten Langkat, serta dapat menjadi contoh bagi daerah-daerah lain dalam menghadapi pandemi COVID-19 dengan menerapkan CHSE sebagai standar protokol kesehatan di sektor pariwisata.
Co-Authors Adelia Miftahul Jannah Afrildo Bakkara Agung Edi Rustanto Agus Sugiarto Agustinus Denny Agustinus Denny Ahmad Tarmizi Abdul Karim Andri Estining Sejati Angelika Nababan Annisa Kharisma Sinuliinga Anwari Masatip Arrey, Mbaze-Ebock Vivian Bastanta Eka Putra Kembaren Batubara, Enjeli Mitami Bintang Samosir Chafizah Chafizah, Chafizah Christina Indriani Sianipar Christina Indriani Sianipar Christina Sianipar - AKPAR Medan Dalimunthe, Femmy Indriany Dalimunthe, Mohammad Yusuf Deafani Clara Sinaga Denny, Agustinus Dewi Yanti Dewi Yanti Dina Rosari Dizastra, Roel Fahrudi Ahwan Ikhsan Farrah, Tiara Ananda Feri Fadlin Fia Metasya Graceita Tampubolon Herman Herman Hetty Claudia Nainggolan Ika Berliani Lase Ika Wulandani Imran Imran Indradewa, Rhian Jekson Jekson Jekson Nainggolan Joy Feri Ando Sinaga Khairi, Nurhafizha Khairi, Nurhafizhah Kurnia Darmawati Halawa La Harudu La Ode Nursalam Livia Sibuea Maria Ulfah Marpaung, Selviana Meldrit Monica Masri Ridwan, Masri Melisma Damanik Meryl Panggabean Mhd Firmansyah Azhom Muhammad Ismail Muhammad Khadry Ngatemin Nova Bernedeta Sitorus Nova Bernedeta Sitorus Nova Bernedeta Sitorus Nurhafihah Khairi Nurhafizhah Khairi Nurhayati Samosir Nurlansi Nurlansi Pramudya, Ahmad Prayogi, Budi Putri Rizkiyah rajagukguk, devy meylani Renaldi, Ruri Rifqy Arya Anugrah Rizkiyah, Putri Rosari, Dina Ryan Aldiansyah Akbar Sari, Ersya Permata Setarah Letare Sianturi Sianipar, Christina Indriany Sibarani, Elisabeth G. Sibarani, Esra Sihombing, Gianny Sri Rejeki Sinaga, Jastrid Caroline Herera Sinuraya, Citra Siregar, Winda Azzahra Sitorus, Nova Tengku Muhammad Haikal Tio Sinurat Tondang, Bahagia Wella Bella M Yanti, Dewi Yohana Sari Purba