Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Refugia sebagai Border pada Complex Rice System untuk Meningkatkan Nilai Tambah dan Keberlajutan Lahan Setiawan, Adi; Khumairoh, Uma; Widaryanto, Eko; Sudiarso, Sudiarso; Udayana, Cicik; Tyasmoro, Setyono Yudo
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 15, No 4 (2024): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v15i4.16557

Abstract

Perkembangan pertanian konvensional memunculkan kekhawatiran akan keberlanjutan sistem pertanian akibat ketergantungan input luar yang mengganggu efisiensi dan efektivitas lahan. Konsep Complex Rice System (CRS) memberikan alternatif pilihan keberlanjutan dari aspek pengelolaan lahan yang lebih terpadu. Mengombinasikan tanaman padi dengan tanaman refugia sebagai tanaman pematang, azola sebagai penambat unsur N, ikan dan itik/bebek untuk pengendali organisme pengganggu tanaman di samping itu kami juga menghitung keuntungan finansial petani. Kami melakukan diseminasi melalui kegiatan pengabdian masyarakat kepada warga dusun Klitik desa wajik Kab. Lamongan di Gapoktan gemah ripah sejumlah 46 petani terlibat dengan luasan mencapai 30 ha dengan menerapkan sekolah lapangan yang dilangsungkan pada Juni-September 2022 di satu musim tanam padi. Kegiatan diawali Survei dan Diskusi Kelompok (FGD) dilakukan sebagai kegiatan awal untuk memahami konteks lokal sistem pertanian padi dan mempersiapkan implementasinya. Kemudian kegiatan CRS berlangsung di ladang petani, berukuran ±1000 m2 dan terdiri dari 2 pengulangan perawatan. Perawatan terdiri dari, monokultur padi dan CRS. Evaluasi terhadap kegiatan dilakukan dengan diskusi kelompok, dan evaluasi terdiri dari peningkatan antusiasme dan keuntungan dari CRS dengan menanam refugia dibanding monoculture. Hasil menunjukkan produktivitas petani yang menerapkan sistem CRS lebih tinggi dibanding produktivitas sebelumnya. Hasil FGD menunjukkan lebih dari 55% petani setuju mengembangkan CRS karena pendapatan yang diperoleh meningkat dan dapat memenuhi kebutuhan hidup petani.
Pengaruh Pemberian Pupuk ZA dan KCl terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sukini (Curcubita pepo L.) Solikah, Siti; Widaryanto, Eko
Produksi Tanaman Vol. 13 No. 12 (2025): Desember
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Perkembangan teknologi dan peningkatan jumlah penduduk yang semakin tinggi berpengaruh pada berkurangnya luas lahan pertanian produktif di Indonesia. Sehingga terjadi penurunan produksi sayuran unggulan, dari 11.412.251 ton pada 2012 menjadi 8.137.032 ton pada 2013 (BPS, 2022). Selain itu, prevalensi hipertensi yang meningkat, mencapai 30,9% pada 2016, menambah urgensi untuk menemukan solusi pangan yang dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Sukini (Cucurbita pepo) merupakan salah satu sayuran yang berpotensi mengatasi hipertensi berkat kandungan bioaktifnya, seperti anti hipertensi dan anti inflamasi. Meskipun demikian, minat petani untuk membudidayakan sukini di Indonesia masih rendah (Occhino et al., 2011). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi budidaya sukini di Indonesia dan pengaruh pemberian pupuk ZA dan KCl terhadap pertumbuhan serta hasil tanaman sukini. Penelitian dilaksanakan di Kota Batu pada ketinggian 1.000 mdpl menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 dosis ZA (75 kg ha-1 dan 150 kg ha-1) dan 4 dosis KCl (50 kg ha-1, 100 kg ha-1, 200 kg ha-1, dan 400 kg ha-1). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis pupuk ZA dan KCl berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sukini. Dosis ZA 150 kg ha-1 menghasilkan bobot buah lebih tinggi (1.586 g tan-1) dengan peningkatan 8,18% dibandingkan ZA 75 kg ha-1. Pemberian KCl 400 kg ha-1 meningkatkan bobot buah menjadi 1.672 g tan-1, meningkat 14,83% dibandingkan KCl 50 kg ha-1.
Growth and Yield of Watercress (Nasturtium officinale R.Br) at The Level and Different Type of Nitrogen Fertilizer Widaryanto, Eko; Firda N. I. K., Yulita
Plantropica: Journal of Agricultural Science Vol. 1 No. 1 (2016)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Watercress (Nasturtium officinale R.Br) is family of Brassicaceae. Watercress has become favourite of many people in Indonesia especially in Malang and used as medicinal plant. Growth and yield of watercress was affected by nutrient content of Nitrogen. Nitrogen isessensial nutrient needed by plant to growth and to form vegetive organ as leaf, branch and root. This research aims to get best level at different type of fertilizer for growth and yield of watercress by using urban farming methode. The reseach was conducted in CV. Kurnia Kitri Ayu Farm Malang from July until December 2016. The reseach used Complete Randomized Design (CRD) involving four level of dose (1, 2, 3 and 4 g/pot) and two type of different fertilizer (Urea and ZA) with four types of doses and three replicatiosn. The result showed there was an influence between the level and different type of fertilizer. Urea fertilizer on doses 4 g per pot has higher result than others treatment of variant doses of Urea fertilizer and alsoZA fertilizer on doses 4 g per pot has higher result than others treatment of doses ZA fertilizer.The yield data showed if using Urea on doses 4 g per pot increased 50% higher than ZA fertilizer on doses 4 g per pot. The result clearly indicated that 4 g per pot of Urea fertilizer was the best level of doses of different type of fertilizer.
Uji Efektivitas Ekstrak Daun Mangga Kweni (Mangifera odorata Griff.) terhadap Penekanan Pertumbuhan Gulma Krokot (Portulaca oleracea) Rachma, Alivia; Widaryanto, Eko
Plantropica: Journal of Agricultural Science Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krokot (Portulaca oleracea) merupakan gulma lahan kering yang dapat tumbuh baik di daerah yang terbuka maupun di bawah naungan tanaman lainnya. Alternatif pengendalian gulma dengan bioherbisida sedang marak dilakukan dengan menggali potensi senyawa kimia yang berasal dari tumbuhan. Alelokimia memberikan efek merusak dengan melepaskan senyawa-senyawa kimia dari organ tumbuhan yang bersifat menghambat pertumbuhan tumbuhan di sekitarnya. Salah satu tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai pengendali gulma yaitu daun mangga kweni (Mangifera odorata Griff.). Estrak daun mangga mengandung senyawa alelopati golongan fenol. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas dari 3 konsentrasi ekstrak seresah daun mangga dan ekstrak daun mangga segar terhadap penekanan pertumbuhan gulma krokot (Portulaca oleracea) pada umur 2 dan 4 minggu setelah tanam. Penelitian dilaksanakan di Dusun Areng-Areng, Kecamatan Dau pada bulan Juli 2017 sampai bulan September 2017. Percobaan ini menggunakan perlakuan umur gulma krokot dan ekstrak daun mangga kering, ekstrak daun mangga segar dengan berbagai konsentrasi. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) dengan 14 perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali, yang terdiri dari 2, faktor 1: umur gulma krokot 2 minggu dan 4 minggu, faktor 2: kontrol, ekstrak seresah daun mangga (1000 ppm, 1500 ppm, 2000 ppm), ekstrak daun mangga segar (1000 ppm, 1500 ppm, 2000 ppm).  Parameter pengamatan terdiri dari panjang gulma krokot, jumlah daun, jumlah bunga, tingkat keracunan, panjang akar, berat segar total, berat kering total. Hasil penelitian menunjukkan pemberian ekstrak daun mangga lebih efektif diberikan pada umur gulma 2 mst dengan menggunakan ekstrak daun mangga segar 1500 ppm.
Analisa Daya Simpan Rimpang Kencur Aksesi Blitar dan Banyuwangi pada Budidaya di Bawah Naungan 50% dengan Pemupukan MgSO4 Dalilah, Alifia Rizky; Saitama, Akbar; Zaini, Akbar Hidayatullah; Widaryanto, Eko
Plantropica: Journal of Agricultural Science Vol. 8 No. 1 (2023)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpt.2023.008.1.1

Abstract

Kencur (Kaempferia galanga L.) salah satu tanaman obat yang dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia karena memiliki khasiat yang banyak untuk mengobati atau mencegah penyakit. Pada penelitian yang sebelumnya telah dilakukan yaitu melihat pertumbuhan pada beberapa aksesi di Jawa Timur salah satunya adalah aksesi Kab. Blitar dan aksesi Kab. Banyuwangi dengan perlakuan pemberian naungan tanaman jati dan tanpa naungan, perlakuan naungan tanaman jati menghasilkan pertumbuhan yang optimal namun intensitas yang didapatkan oleh tanaman kencur masih kurang optimal sehingga perlu diberikannya naungan 50% agar intensitas yang masuk tidak terlalu tinggi maupun rendah.  Pupuk sulfur dapat digunakan untuk membantu tanaman kencur mengalami penyusutan yang lebih rendah pada rimpang selama masa penyimpanan dan dapat meningkatkan bobot tanaman kencur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk MgSO4 terhadap penyusutan bobot rimpang pada dua aksesi kencur  Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi (RPT) dengan petak utama adalah aksesi Kab. Bitar dan aksesi Kab. Banyuwangi dan anak petak adalah dosis pupuk sulfur 0, 60, 90 dan 120 kg ha-1.  Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukan bahwa dengan pemberian dosis pupuk sulfur pada kedua aksesi akan menghasilkan penyusutan sebesar 13% hingga 19% dan apabila tanpa pemberian pupuk sulfur sebesar 34%, dengan pemberian dosis pupuk sulfur 90 kg ha-1 mengalami penyusutan yang lebih rendah dibandingkan perlakuan lainnya.   
Optimalisasi Hasil Sukini dengan Penggunaan Mulsa Plastik Hitam Perak dan Dosis Pupuk Fosfor Fathurrahman, Muhammad; Saitama, Akbar; Widaryanto, Eko
Produksi Tanaman Vol. 14 No. 2 (2026): Februari
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2026.014.2.04

Abstract

Sukini termasuk ke dalam salah satu jenis tanaman hortikultura yang memiliki berbagai macam kandungan vitamin yang baik untuk kesehatan, dalam 100 g sukini memiliki 9 mg kandungan vitamin C, 205 B-karoten, 250 mg kalium, 22 mg magnesium. Permintaan pasar akan komoditas sukini akan terus meningkat sejalan dengan pertambahan penduduk serta berkembanganya trend makanan Jepang dan Korea. Teknik budidaya yang baik dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil sukini yang optimal, teknik budidaya tersebut mengacu pada penggunaan mulsa dan penambahan pupuk fosfor untuk menyesuaikan iklim mikro dan memastikan kebutuhan unsur hara fosfor dapat tercukupi pada lahan budidaya sukini, Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penggunaan mulsa plastik hitam perak dan dosis pupuk fosfor terhadap pertumbuhan dan hasil sukini, mengetahui interaksi antara penggunaan mulsa plastik hitam perak dengan dosis pupuk fosfor terhadap pertumbuhan dan hasil sukini. Penelitian ini dilakukan dengan Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design) yang terdiri dari dua faktor perlakuan. Petak utama yaitu perlakuan penggunaan mulsa terdiri dari 2 taraf yaitu TM = Tanpa Mulsa dan MP = Mulsa Plastik Hitam Perak. Anak petak yaitu perlakuan dosis pupuk P2O5 terdiri dari 5 taraf yaitu P120 = 120 kg ha-1 P2O5, P170 = 170 kg ha-1 P2O5, P220 = 220 kg ha-1 P2O5, P270 = 270 kg ha-1 P2O5 dan P320 = 320 kg ha-1 P2O5. Interaksi antara penggunaan mulsa plastik hitam perak dan pemupukan fosfor dengan dosis 320 kg ha-1 menghasilkan peningkatan hasil sukini, meliputi peningkatan bobot segar total tanaman, bobot kering total tanaman dan bobot segar buah.
Efektivitas Herbisida Nikosulfuron dan Atrazin sebagai Pengendalian Gulma pada Jagung Ketan (Zea mays var. Ceratina) Hidayah, Afiifah Nurul; Saitama, Akbar; Widaryanto, Eko
Produksi Tanaman Vol. 14 No. 3 (2026): Maret
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2026.014.3.04

Abstract

Jagung ketan merupakan komoditas pangan dengan kandungan amilopektin tinggi, namun produktivitasnya masih rendah karena gangguan gulma yang dapat menurunkan hasil hingga 80%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas herbisida Nikosulfuron dan Atrazin dalam mengendalikan gulma serta pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan hasil jagung ketan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2024 hingga Januari 2025 di lahan tegalan di Desa Sejomulyo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan tujuh per-lakuan dan empat ulangan. Perlakuannya meliputi Wy (Weedy) petak bergulma, Wf (Weed free), N25 (Nikosulfuron 25 g b.a ha-1 post emergence), N50 (Nikosulfuron 50 g b.a ha-1 post-emergence), A (Atrazin 1000 g ha-1 pre-emergence, A+N25 (Atrazin 1000 g ha-1 pre-emergence + Nikosulfuron 25 g b.a ha-1 post-emergence), A+N50 (Atrazin 1000 g ha-1 pre emergence + Nikosulfuron 50 g b.a ha-1 post emergence).  Parameter yang diamati me-liputi komponen gulma seperti analisis vegetasi, bobot kering gulma, Weed Control Efficiency dan skor fitotoksisitas, komponen pertumbuhan dan hasil. Berdasarkan pe-nelitian perlakuan A+N25 memberikan hasil terbaik dalam menekan gulma, meningkat-kan pertumbuhan tanaman, dan menghasil-kan produktivitas tertinggi se-besar 12,46 t ha?¹ dengan nilai R/C rasio 1,495.
Associations and Multi-Traits Selection for Identifying Superior and Stable Maize Hybrids (Zea mays L.) Under Tropical Regions Supriadi, Dedy; Bimantara, Yusuf Mufti; Zendrato, Yuniel Melvanolo; Widaryanto, Eko; Kuswanto, Kuswanto; Waluyo, Budi
Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture Vol 41, No 1 (2026): January
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/carakatani.v41i1.107896

Abstract

The development of maize hybrids that combine desirable agronomic traits and grain yield could enhance the likelihood of adopting new superior cultivars. Breeding programs that use specific selection criteria aim to produce high-yielding and stable hybrids with good agronomic performance. The study aimed to determine the superior and stable tropical maize hybrids using simultaneous selection based on trait associations. Ten maize hybrids were evaluated across 10 different environments in tropical regions using a randomized complete block design with 3 replications. Genotype, environment, and genotype-by-environment interactions exhibited statistically significant effects on all observed traits, indicating the differential genetic responses among hybrids across environments. Grain yield is significantly associated with agronomic traits and yield components, thus rendering it a suitable selection criterion for identifying superior genotypes. The heritability of each trait was high, along with selection gains, indicating good prospects for selection. Identifying genotypes using multiple traits can be effective for selecting the best genotype based on the selection criteria under multiple environments. H07, H04, and H05 were identified as superior and stable hybrids based on the multi-trait genotype-ideotype distance index (MGIDI) and multi-trait stability index (MTSI), as well as the factor analytic best linear unbiased prediction (FAI-BLUP) and Smith-Hazel. These hybrids can be used in future breeding programs and as candidates for superior tropical maize hybrids.
Co-Authors Abadi, Iwan Jumrotul Abdillah, Alif Galih Syahrul Abdillah, Alif Galih Syahrul Agus Suryanto Agus Suryanto Al Fath Mubin Mubarak Alfiyan Arif Alivia Rachma AR, Raisa Friska Arif, Alfiyan Ariffin Ariffin Arifin Noor Sugiharto Aryanada, Povarezza Asep Deny Permana, Asep Deny Aulia, David Aulia, David Azizah, Nur Bambang Guritno Banurea, Fathul Hidayat Bimantara, Yusuf Mufti Brilliantika, Ayuma Aprily Brilliantika, Ayuma Aprily Budi Waluyo Budiyono Budiyono Budiyono, Budiyono Chatarina Umbul Wahyuni Dalilah, Alifia Rizky Deby Kurniawati Dedy Supriadi Dewi, Noviyanti Ambar Dewi, Noviyanti Ambar Dhanang Teja Mukti Dito Marsal Djumali Djumali Dwinata, Yoga Andara Ebtan S., Ringga Eka Setiyabudi, Ervina Ely Evanita Evanita, Ely Fachry Abda El Rahman Ferdian, Herman Ferdian, Herman Firda N. I. K., Yulita Fitria Yuliasmara Fitriyah, Nurul Lailiyatul Fitriyah, Nurul Lailiyatul Frelyta Ainus Zahro Gustiani, Lidia Firina Gustiani, Lidia Firina Hamdianah, Andi Hariyani Hariyani, Hariyani Hariyani, Hariyani Hastanti, Rina Dwi Hastanti, Rina Dwi Heddy, Y. B. Suwasono Heddy, Y.B.Suwasono Hidayah, Afiifah Nurul Huda, M. Syahrial Huda, M. Syahrial Husni Thamrin Sebayang Husni Thamrin Sebayang Ikbal, Andi Muhtadin Dwi Putra Inaiyah, Asma Inaiyah, Asma Iwan Jumrotul Abadi Jayanti, Afinta Jayanti, Afinta Jordy, Muhammad Ridhwan Kartika Yurlisa, Kartika Karuniawan Puji Wicaksono Karuniawan Puji Wicaksono Karuniawan Puji Wicaksono Koesriharti Koesriharti Kristiningsih, Kristiningsih Kurniawan, Rizko Kurniawan, Rizko Kurniawati, Deby Kuswanto Kuswanto Lailiyah, Wiharyanti Nur Latifa, Rio Yanuar Lilik Mufarrikha Lutfy Ditya Cahyanti, Lutfy Ditya Mahendra, Reza Mamluah, Lukluatul Marnata, Opin Adelpho Marnata, Opin Adelpho Marsal, Dito Medha Baskara Mochammad Dawam Maghfoer Mubarak, Al Fath Mubin Mudji Santoso Mufarrikha, Lilik Muhammad Fathurrahman Mukti, Dhanang Teja Mustika, Della Maya Nafi’, Rifqi Nafi’, Rifqi Najelina, Shella Sonia Najelina, Shella Sonia Nanok Julianto Nihayati, Ellis Ninuk Herlina Nisa, Diya Khoirun Nugroho, Agung Nugroho, Agung Nugroho, Indanus Faried Nugroho, Indanus Faried Nugroho, Pandhu Satrio Nugroho, Pandhu Satrio Nunik Eka Diana Nur Azizah Nur Azizah Nur Edy Suminarti Nurhuda, Arista Nurhuda, Arista Nurkhasanah, Nurul Nursanti, Sri Nursanti, Sri Nurul Aini Nurul Nurkhasanah Pakpahan, Ian Gerhat Paramyta Nila Permanasari Paramyta Nila Permanasari, Paramyta Nila Permana, Asep Deny Permana, Jaka Permana, Jaka Prasundari, Intan Ratri Prasundari, Intan Ratri Purwanto, Galih Purwanto, Galih Rachma, Alivia Resti Amelia Susanti Reza Mahendra Ridha’i, Ardian Tri Wahyu Ridha’i, Ardian Tri Wahyu Ringga Ebtan S. Rio Yanuar Latifa, Rio Yanuar Rizqullah, Dellia Rezha Bayu Rosa, Angela Griya Adinda Roviyanti, Fadhilah Saitama , Akbar Saitama, Akbar Saitama, Akbar salman, anisah Santoso, Mudji Sari, Dea Puspita Sativa, Nasrul Ardinan Sativa, Nasrul Ardinan Satriyo, Taufik Adi Satriyo, Taufik Adi Sebayang, Husni Thamrin Setiawan, Wiga Tegarmas Setyono Yudo Tyasmoro Shera Ameldam Sihaloho, Vianny Dhearia Silalahi, Elsharani Silalahi, Elsharani Sisca Fajriani Sitawati Sitawati Siti Solikah Sitorus, Hisar Sitorus, Hisar Sudiarso Sudiarso Sudiarso, Sudiarso Sugiarto, Bayu Sugiarto, Bayu Sumbayak, Etta Rostina Marthogi Sumbayak, Etta Rostina Marthogi Sunaryo Sunaryo Sunaryo, Sunaryo Susanti, Resti Amelia Sutejo, Nur Azizah Luthfina Erry Sutejo, Nur Azizah Luthfina Erry Suwitnyo, Hadi Suwitnyo, Hadi Titin Sumarni Titin Sumarni Ucu Sumirat Udayana, Cicik Uma Khumairoh Umar, Akbar Saitama Warisman, Gandi Wayan Firdaus Mahmudy Wiharyanti Nur Lailiya Wiharyanti Nur Lailiyah Wulansari, Harlianti Ratna Wulansari, Harlianti Ratna Y. B. Suwasono Heddy Y.B.Suwasono Heddy Yoga Andara Dwinata Yogi Sugito Yohana Avelia Sandy Zaini, Akbar Hidayatullah Zaini, Akbar Hidayatullah Zendrato, Yuniel Melvanolo Zenita, Yoseva Mega Zenita, Yoseva Mega