Claim Missing Document
Check
Articles

Implementation of 7 Good Habits: Deep Learning Policy Analysis in Harjasari State Elementary School 01 Marlina, Mina; Dwi Rahmawati, Hasna; Azzahra, Zayeha; Khusnul Lathifah, Zahra
Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/progresif.v5i2.8967

Abstract

​This study analyzed the implementation of the Seven Good Habits program in shaping student character through a deep learning approach at Harjasari State Elementary School 0 in Bogor, Indonesia. Using a descriptive qualitative method, data were collected through semi-structured interviews with three grade 5 teachers, classroom observations, and document reviews. Thematic analysis identified key patterns in teachers’ roles, school policies, and character outcomes. The results indicated that the Seven Good Habits program effectively fostered self-regulation, social interaction, and moral reflection, with 78% of students showing positive behavioral improvement in discipline, empathy, and cooperation after one semester. Deep learning principles, reflection, collaboration, and contextual learning enhance program sustainability. Despite challenges, such as limited facilities and uneven teacher readiness, adaptive strategies and supportive policies have mitigated these barriers. The findings highlight the importance of synergy between deep pedagogical practices, school policy, and parental involvement in achieving meaningful character education in primary schools.​
Golden Triangle-Based Digital Learning Facility Management Model (Technology, People, Process) Indra, Syukri; Lathifah, Zahra Khusnul; Kholik, Abdul
JUMPA : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jumpa.v6i1.14930

Abstract

The rapid advancement of digital technology has transformed educational practices, requiring institutions to adopt effective digital learning systems. However, significant challenges remain, particularly in Islamic educational institutions, where limitations in technological readiness, human resource capacity, and management processes hinder optimal implementation. This study addresses the lack of an integrated framework by examining digital learning management through the golden triangle model, which consists of technology, people, and process. Using a qualitative multi-case study approach, this research was conducted in two Madrasah Aliyah Negeri in Bogor City. Data were collected through in-depth interviews, field findings, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman model supported by NVivo. The findings reveal that effective digital learning management is achieved through the synergy of three key components. The technology component includes blended learning, online learning, and classroom-based digital tools that support flexible learning environments. The people component highlights the collaborative roles of stakeholders, including school leaders, teachers, IT personnel, students, parents, and government institutions. Meanwhile, the process component reflects a structured managerial cycle involving policy, planning, organizing, implementation, and supervision supported by adequate infrastructure. Cross-case analysis indicates consistent implementation patterns across both research sites. These findings imply that successful digital learning in madrasah education requires a balanced and integrated management approach rather than isolated improvements in individual components. The study provides a conceptual and practical framework that can guide policymakers, school leaders, and educators in strengthening digital learning systems. Furthermore, it emphasizes the importance of aligning technological innovation with organizational capacity and educational values, particularly in the context of Islamic education, to ensure sustainable and effective digital transformation.
Moderasi Beragama dalam Konteks Kontemporer Muhammad Kafnun Kafi; Sapiudin; Zahra Khusnul Lathifah
GAPAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 1 (2025): GAPAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37542/8p9gps16

Abstract

Moderasi beragama telah menjadi wacana krusial di tengah meningkatnya ekstremisme dan intoleransi, baik di ranah global maupun nasional. Indonesia sebagai negara majemuk sangat membutuhkan moderasi dalam beragama untuk menjaga harmoni sosial dan mencegah konflik berbasis SARA. Artikel ini bertujuan menganalisis konsep moderasi beragama dalam konteks kontemporer, dengan menyoroti definisi, landasan teologis, urgensi penerapannya di Indonesia dan dunia saat ini, serta tantangan dan strategi penguatannya. Penelitian dilakukan dengan metode studi pustaka dari berbagai jurnal internasional dan sumber relevan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa moderasi beragama berakar pada nilai-nilai universal agama tentang keadilan, keseimbangan, dan toleransi. Di Indonesia, upaya penguatan moderasi beragama telah dilakukan melalui kebijakan pemerintah dan peran ormas keagamaan arus utama, namun masih menghadapi tantangan seperti radikalisme, politik identitas, dan diskriminasi. Karena itu, diperlukan strategi terpadu melalui pendidikan, dialog antaragama, serta penegakan kebijakan yang adil untuk memperkuat moderasi beragama. Kesimpulannya, moderasi beragama merupakan kunci terciptanya kehidupan keagamaan yang damai dan inklusif di tengah keragaman masyarakat Indonesia dan dunia.
PENGARUH GAME EDUKATIF BERBASIS BAAMBOOZLE DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA Amaliyah Khairul Haq; Zahra Khusnul Lathifah; Hanrezi Dhania Hasnin
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 4 No. 3 (2026): Al-Kaff: Jurnal Sosial Humaniora
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/al-kaff.v4i3.20882

Abstract

Proses belajar Pendidikan Pancasila masih berlangsung dengan cara tradisional. Ini berarti guru hanya mengandalkan buku panduan guru dan buku siswa sebagai sumber utama dalam menyampaikan materi pelajaran, tanpa menggunakan media pembelajaran apa pun.  Karena itu, penelitian ini berfokus pada dampak dari hasil belajar siswa yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengaruh media permainan edukasi Baamboozle terhadap pencapaian pembelajaran Pancasila siswa kelas 4 di SDN 2 Benteng.  Menggunakan metode kuantitatif, penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimental tipe kelompok kontrol yang tidak setara. Dua kelompok kelas, kelas eksperimen dan kelas kontrol, diberikan pretest yang sama.  Berdasarkan temuan dalam penelitian ini, dapat diketahui bahwa siswa SDN 2 Benteng di kelas IV dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila mengalami kemajuan yang jelas dalam hasil belajar siswa setelah memanfaatkan media pembelajaran Baamboozle. Terlihat dari selisih 10,36 poin antara kelompok eksperimen 79,03 dan kelompok kontrol 68,67 pada hasil postest.  Selain itu, uji independent sample T menghasilkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000, yang berarti nilai tersebut < 0,05. Dengan demikian, hipotesis alternatif (Ha) diterima, sedangkan hipotesis nol (H0) ditolak.
Co-Authors A. Dara Dewi Mallarangan Abdul Kholik Abdul Rahman Abraham Yazdi Martin Akhmad Ramli Amaliyah Khairul Haq Amirul Mukminin Amrin Apriadin Anisah, Nur Annissa Mawardini Azzahra, Zayeha Berliana Kartakusumah Berliana Kartakusumah Debi Julianti Deski Halim Sudjani Desti Agustin Dhania Hasnin, Hanrezi Dian Wulandari Dina Agnesia Sihombing Dwi Rahmawati, Hasna Fachri Helmanto Farhanida, Farhanida Fatimah Malini Lubis Fauziah, Namira Febrian, Ronald Fikni Mutiara Rachma Fikriawan, Muhammad Gugun Gunadi Hamurdani Hanaida Fakhitah Qorzhah Hanrezi Dhania Hasnin Hardienata, Soewarto Haris, Ridwan Hasan Bisri Hasan Bisri Hasan Bisri Helmia Tasti Adri Heri Kurniawan Hikmatunnisa, Hani Imam Abdul Aziz Imam Kurniawan, Imam Imelda, Mutiara Irma Inesia Sri Utami Irman Suherman Irwan Efendi Irwan Efendi, Irwan Isnawati Osman Iwan Henri Kusnadi Iyon Muhdiyati Kartakusumah, Berliana Khotamir Rusli, Radif Laeli, Sobrul Lilis Fauziah Balgis Lutfah, Siti Armia Lutfah, Siti Armia Makarim, Helwiyah Makarim, Helwiyah Marlina, Mina Maufur, Mustholah Meatam, Adul Muhamad Aminulloh Muhamad Rif'an Muhammad Ichsan Muhammad Ichsan Muhammad Kafnun Kafi Muhammad Rendi Ramdhani Muhtadin Muhtadin Tyas Mustholah Maufur Mustolah Maufur Naila Putri Nawawi, Muhamad Nova Monaya Novi Maryani Novi Maryani Noviani, Hasni Nurbani, Riskalia nurfadillah, muhammad Nyntyas Nurul Inayah Patimah Pitriana, Pitriana Pitriana, Pitriana Pratama, Jakaria Putri, Eka Apriani Qushairi, Muhammad Dahlan R. Siti Pupu Fauziah Radiamoda, Anwar M. Radif Khotamir Rusli Radif Khotamir Rusli Radif Khotamir Rusli Rahayu Kusmiati, Sri Rahmad Syah Dewa Rahmawati, Aenun Rendi Ramadhani, Muhammad Roestamy, Martin Rudiantini, Tina Rusi Rusmiati Aliyyah Rusli, Radif Khotamir Sapiudin Setyaningsih, Sri Shilpia Rahmawati, Siti Siti Nur Laelah Siti Salsabillah Slamet Riyadi Sri Wahyu Pujaningtyas Suriani Nur Sya, Mega Febriani Syukri Indra Teguh Prasetyo Teguh Prasetyo UMAN SUHERMAN, UMAN Uslan Uslan Warizal Warizal Warizal Wati, Rosna