Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Edu Masda Journal

KAJIAN PUSTAKA : HASIL KLINIS DAN EFEK SAMPING PENGGUNAAN BEDAKUILIN TERHADAP PASIEN TB MDR DAN XDR Amalia, Tania Rizki; Fahriati, Andriyani Rahmah; Nurihardiyanti, Nurihardiyanti; Aulia, Gina
Edu Masda Journal Vol 6, No 2 (2022): Edu Masda Journal Volume 6 Nomor 2
Publisher : STIKes Kharisma Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52118/edumasda.v6i2.165

Abstract

Analisis Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Penggunaan Obat Analgetik NSAIDs di Desa Rawakalong Sayyidah, Sayyidah; Aulia, Gina; Fahriati, Andriyani Rahmah; Werawati, Ayu; Saputri, Laras Tri; Herdaningsih, Sulatri; Kristiyowati, Anis Dwi; Alexandre, Nahla Dany; Fitriani, Reka
Edu Masda Journal Vol 7, No 2 (2023): Edu Masda Journal Volume 7 Nomor 2
Publisher : STIKes Kharisma Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52118/edumasda.v7i2.192

Abstract

Pain is the main cause of patients coming to consult a doctor because the number of diseases related to pain reaches 80%. Pain is the main symptom of most medical conditions. Anesthetic drugs serve to reduce pain, mainly through their action on the central nervous system and change a person's response to pain. One of the drugs that are often used to treat inflammation are NSAIDs. The purpose of this study was to determine the level of public knowledge about the use of NSAID analgesic drugs in RT 003 and 004 in Rawakalong Village. The research was conducted using a descriptive research design, with a quantitative approach. Sampling used purposive sampling and the measuring instrument used was a questionnaire distributed to the community of RT 003 and 004 in Rawakalong Village. This study involved 111 respondents who had met the inclusion criteria. Based on the results of the study, it was found that the most age was 17-30 years as many as 51 respondents (46%), the most gender was male as many as 59 respondents (53%), the most education was high school as many as 80 respondents (72%), most occupations were employees as many as 34 respondents (31%), good level of knowledge of respondents as many as 64 respondents (58%), enough as many as 34 respondents (31%), less than 13 respondents (12%). The conclusion is that the level of public knowledge about the use of NSAID analgesic drugs in RT 003 and 004 in Rawakalong Village is 64 people (58%). AbstrakNyeri merupakan penyebab utama pasien datang berkonsultasi dengan dokter karena penyakit yang berhubungan dengan nyeri jumlahnya mencapai 80%. Obat anagetik berfungsi untuk mengurangi rasa nyeri, terutama lewat daya kerjanya atas sistem saraf sentral dan mengubah respons seseorang terhadap rasa sakit. Salah satu obat yang sering digunakan dalam mengatasi inflamasi adalah NSAIDs. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat tentang penggunaan obat analgetik NSAID di RT 003 dan 004 Desa Rawakalong. Penelitian dilakukan dengan menggunakan rancangan penelitian deskriptif, dengan pendekatan kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Penelitian ini melibatkan 111 responden yang telah memenuhi kriteria inklusi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa umur terbanyak 17-30 tahun sebanyak 51 responden (46%), jenis kelamin terbanyak adalah laki-laki sebanyak 59 responden (53%), pendidikan terbanyak adalah SMA sebanyak 80 responden (72%), pekerjaan terbanyak adalah karyawan sebanyak 34 responden (31%), tingkat pengetahuan responden yang baik sebanyak 64 responden (58%), cukup sebanyak 34 responden (31%), kurang sebanyak 13 responden (12%). Kesimpulan tingkat pengetahuan masyarakat tentang penggunaan obat analgetik NSAID di RT 003 dan 004 Desa Rawakalong adalah berpengetahuan baik sebanyak 64 orang (58%).
STUDI KOMPARATIF EMOTIONAL DEVELOPMENT ANTARA ADDICTIVE DAN NON-ADDICTIVE GADGET ANAK USIA 10-12 TAHUN DI SDN 2 PURWASARI CICURUG SUKABUMI Pratiwi, Rita Dwi; Nurhaetami, Cut Intan; Darmayanti, Desy; Ayuningtyas, Gita; Indah, Fenita Purnama Sari; Ismaya, Nurwulan Adi; Aulia, Gina
Edu Masda Journal Vol 6, No 2 (2022): Edu Masda Journal Volume 6 Nomor 2
Publisher : STIKes Kharisma Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52118/edumasda.v6i2.170

Abstract

POTENSI INTERAKSI OBAT-OBAT POLIFARMASI PADA PASIEN GERIATRI: STUDI RETROSPEKTIF DI SALAH SATU APOTEK KOTA PONTIANAK Herdaningsih, Sulastri; Inderiyani, Inderiyani; Fauzan, Suhaimi; Hairunnisa, Hairunnisa; Aulia, Gina; Asmara, Ratna Dewi Lintang
Edu Masda Journal Vol 7, No 1 (2023): Edu Masda Journal Volume 7 Nomor 1
Publisher : STIKes Kharisma Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52118/edumasda.v7i1.185

Abstract

Drug-drug interactions are changes in the effectiveness or toxicity of one drug due to the presence of other drugs that are given simultaneously. These drug interactions can cause several problems, including decreased therapeutic effect, increased toxicity, or unexpected pharmacological effects. The purpose of this study was to determine the potential for drug-drug interactions in geriatric patients in a retrospective study and to determine the percentage of potential drug-drug interactions in geriatric patients in a retrospective study at a Pontianak City Pharmacy. This research method was carried out in a retrospective way, namely research conducted from January 2022 to March 2022 with inclusion criteria and exclusion criteria. Data is processed through the www.drugs.com database or Drug Interactions Checker. Of the total prescriptions that have been analyzed, there is a percentage of potential drug interactions of 9.76% consisting of major 11.72%, moderate 64.06% and minor 24.22%. From this study it is known that moderate drug interactions are higher than major and minor interactions, so the use of polypharmacy drugs in geriatric patients must be watched out so as not to cause a decrease in the patient's clinical status.ABSTRAKInteraksi obat-obat merupakan perubahan efektivitas atau toksisitas satu obat karena adanya obat lain yang diberikan secara bersamaan. Interaksi obat ini dapat menyebabkan beberapa masalah antara lain penurunan efek terapi, peningkatan toksisitas, atau efek farmakologis yang tidak diharapkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya potensi interaksi obat dengan obat pada pasien geriatri studi rektrospektif dan untuk mengetahui berapa persentase potensi kejadian interaksi obat dengan obat pada pasien geriatri studi rektrospektif disalah satu Apotek kota Pontianak. Metode penelitian ini dilakukan dengan cara rektrospektif yaitu penelitian yang dilakukan pada bulan januari 2022 sampai maret 2022 dengan kriteria inklusi dan kriteria eksklusi. Data diproses melalui www.drugs.com database atau Drug Interactions Checker. Dari total resep yang telah dianalisis terdapat persentase potensi interaksi obat sebesar 9,76% yang terdiri dari mayor 11,72%, moderat 64,06 %, dan minor 24,22 %.  Dari penelitian ini diketahui bahwa interaksi obat moderat lebih tinggi dibandingan dengan interaksi mayor dan minor, sehingga penggunaan obat polifarmasi pada pasien geriatri harus diwaspadai agar tidak menyebabkan penurunan status klinis pasien.
FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI SEDIAAN HIDROGEL EKSTRAK ETANOL DAUN KELOR Werawati, Ayu; Dewi, Bheta Sari; Hasanah, Uswatun; Aulia, Gina; Zahra, Annisa Fairuz
Edu Masda Journal Vol 8, No 2 (2024): EDU MASDA JOURNAL
Publisher : STIKes Kharisma Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52118/edumasda.v8i2.231

Abstract

Acne vulgaris is an inflammatory skin disease that is widespread in 85% of the human population. This disease occurs when hair follicles are blocked by dead skin cells. In some cases, bacteria such as Staphylococcus sp. triggers the inflammation in acne Moringa leaves are known to have potential antibacterial activity against acne-causing bacteria, such as Staphylococcus aureus. The aim of this research is to develop and evaluate a hydrogel preparation containing ethanol extract of Moringa oleifera L. leaves as an alternative treatment for acne. This research was carried out using an experimental method involving hydrogel formulation with varying concentrations of Moringa leaf extract of 4%, 7% and 10%. The evaluation carried out included organoleptic tests, homogeneity, pH, spreadability, adhesive power, physical stability, and antibacterial activity against Staphylococcus aureus. The research results showed that all hydrogel formulations met the specified quality standards, with appropriate pH, good spreadability and adhesion, and adequate physical stability. The antibacterial activity of the hydrogel also showed relatively strong effectiveness at extract concentrations of 4%, 7% and 10%. This research indicates that Moringa leaf extract hydrogel has the potential to be an effective topical preparation for the treatment of acne. Further research can be carried out by exploring the potential anti-inflammatory activity of the ethanol extract of Moringa oleifera leaves
PENGARUH SENYAWA FITOKIMIA DALAM REBUSAN DAUN KELOR (MORINGA OLEIFRA) DAN SELEDRI (APIUM GRAVEOLENS) TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH Hasanah, Nur; Ismaya, Nurwulan Adi; Satria, Beny Maulana; Aulia, Gina; Sitorus, Ratna
Edu Masda Journal Vol 9, No 1 (2025): EDU MASDA JOURNAL
Publisher : STIKes Kharisma Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52118/edumasda.v9i1.264

Abstract

                                                        ABSTRACTBackground: Hypertension is a condition characterized by elevated blood pressure, which can lead to persistent damage in target organs, such as stroke and cardiovascular disease. Purpose: This study aimed to evaluate the effect of moringa and celery leaf decoction on reducing blood pressure in individuals with hypertension. Methods: A pre-experimental one-group pretest-posttest design was employed, involving 40 respondents diagnosed with hypertension. The independent variable was the administration of moringa and celery leaf decoction, while the dependent variable was blood pressure levels. Data were analyzed using the Wilcoxon signed-rank test. Results: The results demonstrated that consuming moringa and celery leaf decoction effectively reduced blood pressure. The Wilcoxon test showed a significant reduction in blood pressure, with a p-value of 0.05. Conclusion: The study concluded that moringa and celery leaf decoction have a significant effect in lowering blood pressure among hypertensive patients in Buaran, Serpong sub-district, South Tangerang City. This finding highlights the potential of herbal medicine as an alternative non-pharmacological treatment for hypertension.                                                                   ABSTRAKLatar Belakang: Hipertensi adalah masalah kesehatan global yang berkontribusi besar terhadap morbiditas dan mortalitas, menyebabkan penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal. Meskipun sering tanpa gejala, hipertensi dapat merusak organ secara bertahap, menjadikannya salah satu penyebab utama kematian. Oleh karena itu, penelitian hipertensi sangat penting untuk menemukan solusi pengobatan yang efektif. Salah satu alternatif yang menjanjikan adalah daun kelor (Moringa oleifera), yang terbukti memiliki sifat antihipertensi dan dapat menjadi pilihan pengobatan alami untuk membantu mengelola kondisi ini.. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efek air rebusan daun kelor dan seledri dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest satu kelompok, melibatkan 40 responden yang didiagnosis hipertensi. Variabel independen adalah pemberian rebusan daun kelor dan seledri, sedangkan variabel dependen adalah tingkat tekanan darah. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi rebusan daun kelor dan seledri efektif menurunkan tekanan darah. Uji Wilcoxon menunjukkan penurunan tekanan darah yang signifikan dengan nilai p = 0,05. Kesimpulan: Rebusan daun kelor dan seledri memiliki efek signifikan dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi di Kelurahan Buaran, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, sehingga rebusan daun kelor dan seledri berpotensi sebagai minuma herbal sebagai alternatif non-farmakologis untuk hipertensi. 
UJI AKTIVITAS ANTELMINTIK SIRUP EKSTRAK ETANOL UMBI BATANG ROTAN (CALAMUS ROTANG L.) TERHADAP CACING GELANG (ASCARIDIA GALLI) SECARA IN VITRO Herdaningsih, Sulastri; Inderiyani, Inderiyani; Fauzan, Suhaimi; Aulia, Gina
Edu Masda Journal Vol 9, No 1 (2025): EDU MASDA JOURNAL
Publisher : STIKes Kharisma Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52118/edumasda.v9i1.278

Abstract

                                                   ABSTRACTAnthelmintics are drugs used to eradicate worms from the human or animal body. This study aims to determine whether ethanol extract of rattan stem tubers can be formulated as a syrup preparation and to determine how the physical evaluation of ethanol extract syrup preparation of rattan stem tubers. The research method used was laboratory experimental design. The test animals used were 75 heads, which were divided into 5 groups with 3 replications. The research was conducted with activity tests using Ascaridia galli worms soaked in rattan stem tuber extract syrup (Calamus rotang L.) with concentrations of 0.5%; 0.75%; and 1%. Piperazine citrate 0.9% was used as positive control and NaC1 0.9% physiological solution as negative control. Observations were made every 15 minutes by looking at whether lysis occurred in the worms. The results of testing the activity of rattan stem tuber extract showed that all concentrations of rattan stem tuber extract syrup (0.5%; 0.75%; and 1%) had a mortality percentage of 100%. Statistical results at concentrations of 0.75% and 1% are not significantly different from the positive control (> 0.05). This shows that rattan stem tuber extract syrup (Calamus rotang L.) has anthelmintic activity.                                       ABSTRAKABSTRAKAntelmintik merupakan obat yang digunakan untuk memberantas cacing dari dalam tubuh manusia atau hewan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ekstrak etanol umbi batang rotan dapat diformulasikan sebagai sediaan sirup dan untuk mengetahui bagaimana evaluasi fisik sediaan sirup ekstrak etanol umbi batang rotan. Metode penelitian yang digunakan adalah desain eksperimental laboratorium. Hewan uji yang digunakan sebanyak 75 ekor, yang dibagi menjadi 5 kelompok dengan 3 replikasi. Penelitian dilakukan dengan uji aktivitas menggunakan cacing Ascaridia galli yang direndam dalam sirup ekstrak umbi batang rotan (Calamus rotang L.) dengan konsentrasi 0,5%; 0,75%; dan 1%. Pada kontrol positif digunakan Piperazine sitrat 0,9 % dan larutan fisiologis NaC1 0,9 % sebagai kontrol negatif. Pengamatan diakukan tiap 15 menit dengan cara melihat apakah terjadi lisis pada cacing. Hasil pengujian aktivitas ekstrak umbi batang rotan menunjukkan bahwa semua konsentrasi sirup ekstrak umbi batang rotan (0,5%; 0,75%; dan 1%) memiliki persentase mortalitas sebesar 100%. Hasil statistik pada kosentrasi 0,75% dan 1% tidak berbeda makna dengan kontrol positif (> 0,05). Hal ini menunjukan bahwa sirup ekstrak umbi batang rotan (Calamus rotang L.) memiliki aktivitas sebagai antelmintik.
PENGARUH KONSELING FARMASI TERHADAP PENGETAHUAN, SIKAP DAN KEPATUHAN PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN RUJUK BALIK DI APOTEK X TANGERANG SELATAN Ismaya, Nurwulan Adi; Luciana, Luciana; Aulia, Gina; Dewantoro, Agung; Rahayu, Puji
Edu Masda Journal Vol 9, No 1 (2025): EDU MASDA JOURNAL
Publisher : STIKes Kharisma Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52118/edumasda.v9i1.283

Abstract

                                                       ABSTRACTHypertension is a disease that threatens a person's quality of life and  one of the main cause of death in worldwide. This study aims to see the effect of providing counseling on the level of adherence in consuming drugs and carrying out a healthy lifestyle for hypertension patients at Apotek Kimia Farma Pamulang. Researchers observed the variables of knowledge, attitudes and patient compliance and the correlation between three variables and decrease of blood in hypertension patients. The method used was an experimental study with a before after design, hypertension patients with a back-referral program. In this study, respondents were asked to fill out questionnaires before the intervention and after the intervention with the total samples of 186. The demographic characteristics of the respondents from 186 patients showed: male respondents = 130 persons (70%); aged 60 – 74 years = 125 persons (67%). The average result of the assessment before the intervention was carried out from the knowledge variable was 54.45, the attitude variable was 66.04 and the compliance variable was 50.07 while the assessment after the intervention was carried out from the knowledge variable was 89.78, the attitude variable was 91.99 and the compliance variable was 72.94. The patient's blood pressure before the intervention was 159.85 mmHg for systolic and 85.70 mmHg for diastolic while the blood pressure after the intervention was 129.76 mmHg for systolic and 81.45 mmHg for diastolic. The conclusion is providing counseling can increase patient knowledge about hypertension, change patient habits towards their illness, increase patient compliance in taking medication, and can reduce blood pressure values.                                                   ABSTRAKHipertensi merupakan penyakit yang mengancam kualitas hidup seseorang dan menjadi salah penyebab kematian di seluruh dunia. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian konseling terhadap tingkat kepatuhan dalam mengkonsumsi obat dan menjalankan pola hidup sehat pasien hipertensi di Apotek Kimia Farma Pamulang. Peneliti mengamati variabel pengetahuan, sikap dan kepatuhan pasien serta hubungan antara ketiga variabel tersebut dengan penurunan hipertensi pasien. Metode yang digunakan adalah studi eksperimental dengan desain before after, pasien hipertensi program rujuk balik. Pada penelitian ini responden diminta untuk mengisi kuesioner sebelum intervensi dan setelah intervensi dengan jumlah responden adalah 186 pasien hipertensi. Karakteristik demografi responden dari 186 pasien menunjukkan: responden pria lebih banyak dari responden wanita yaitu = 130 orang (70%); berusia 60 – 74 tahun = 125 orang (67%). Hasil rata-rata penilaian sebelum dilaksanakan intervensi dari variabel pengetahuan adalah 54,45 variabel sikap adalah 66,04 dan variabel kepatuhan adalah 50,07 sedangkan penilaian setelah dilaksanakan intervensi dari variabel pengetahuan adalah 89,78 variabel sikap adalah 91,99 dan variabel kepatuhan adalah 72,94. Tekanan darah pasien sebelum intervensi sistolik 159,85 mmHg dan diastolik 85,70 mmHg sedangkan tekanan darah setelah intervensi hasilnya adalah sistolik 129,76 mmHg dan diastolik 81,45 mmHg. Dapat disimpulkan bahwa pemberian konseling dapat meningkatkan pengetahuan pasien tentang hipertensi, merubah sikap pasien terhadap penyakit yang dideritanya, meningkatkan kepatuhan pasien dalam minum obat, serta dapat menurunkan nilai tekanan darah. 
Co-Authors Aafanisa, Farena Agung Dewantoro Ahmad Sopian, Ahmad Al-Hafiz, Mohammad Alexandre, Nahla Dany Alita, Dini Arum Andriyani Rahmah Fahriati Arief, Ilham Asep Hidayat Asmara, Ratna Dewi Lintang Ayu Werawati Azzahra, Aristi Beny Maulana Satria Bheta Sari Dewi Dede Komarudin Desy Darmayanti DEWI FITRIANI Esadini, Aya Rana Fauzan, Suhaimi Fenita Purnama Sari Indah Fitriani, Reka Gama Bagus Kuntoadi Gita Ayuningtyas Hairunnisa Hairunnisa Herdaningsih, Sulastri Herdaningsih, Sulatri Holidah Holidah, Holidah Humaira Fadhilah Inderiyani, Inderiyani Intan Tsamrotul Fu’adah Kristiyowati, Anis Dwi Kurniawati, Dewi Indah Listiana, Ida Luciana Luciana Lukman Handoyo Manuruyah, Phuja Arinda Mutiasih , Pipit Mutohharoh, Hopipah Nasar, Nur Afni Syariah Nasar, Nur Syariah Afni Neneng Sri Purwaningsih Ni Bodro Ardi Novena Simanjutak, Shania Nur Hasanah Nurhaetami, Cut Intan Nurihardiyanti Nurihardiyanti, Nurihardiyanti Nurwulan Adi Ismaya Pamungkas, Abi Rafdi Putra PUJI LESTARI Puji Rahayu Putra, Rifqi Sonia Putrajaya, Fadly Putri, Annisa Septyana Rahmawati, Rahmawati Ramdan, Raka Fahri Ratna Sitorus Rini, Wahyu Sulistyo RIRIS ANDRIATI Rita Dwi Pratiwi Robertus, Sumardi ROYANI ROYANI Ruslihagi, Farid Rustini, Ira Safitri, Putri Purnama Saputri, Laras Tri Sasmito, Priyo Sayyidah, Sayyidah Septiyana, Annisa Setiawan, Usep Sheli, Sheli Shinta Dewi, Yasmin Siti Novy Romlah Siva Fauziah, Siva SORAYA RATNAWULAN MITA, SORAYA RATNAWULAN Sucipto Sucipto Sulistyo Rini, Wahyu Sumarwati Susanti, Debi Tania Rizki Amalia Taniawati Supali TITA HARDIANTI Uswatun Hasanah Veri, Veri Vina Fauziah Yenny Djuardi Yulis Adriana Zahra, Annisa Fairuz Zihan, Nindya Rahmi