Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

IMPLIKASI COVID-19 PADA PERSALINAN Nasriyah Nasriyah; Islami Islami; Nor Asiyah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 12, No 2 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v12i2.968

Abstract

Covid-19 merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus. Sampai saat ini Covid-19 masih mewabah di seluruh dunia bahkan Indonesia merupakan salah satu Negara yang sangat terdampak oleh virus ini. Dampak yang diakibatkan oleh Covid-19 meluas mulai dari sektor pendidikan, ekonomi dan kesehatan. Covid-19 menular sangat cepat dan menyerang pada semua usia dan kalangan bahkan dapat menyerang pada masa reproduksi yaitu pada ibu hamil, bersalin, nifas dan bayi baru lahir. Meskipun belum ada bukti kuat terkait penularan Covid-19 terhadap ibu hamil dan bersalin, namun pada kenyataannya angka morbiditas dan mortalitas ibu dan bayi akibat Covid-19 cukup tinggi. Hampir dua juta kasus kematian bayi baru lahir terjadi setiap tahunnya, dengan satu kematian bayi setiap 16 detik, demikian menurut laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Penelitian ini bertujuan untuk melihat implikasi atau dampak Covid-19 pada persalinan. Metode penelitian menggunakan artikel review dari jurnal. Pencarian jurnal dilakukan sejak tanggal 15-20 Februari 2021 dengan kata kunci Implikasi Covid-19 pada persalinan, referensi yang digunakan sebagai sumber berjumlah 12 jurnal yang diambil dari jurnal PubMed dan Web Page. Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu bersalin dengan Covid-19 tidak dapat menularkan kepada bayi yang baru saja dilahirkan, tetapi ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa kehamilan dengan Covid-19 meningkatkan risiko terjadinya persalinan prematur dan persalinan dengan sectio secaria. Untuk mencegah penularan dari ibu ke bayi yang telah dilahirkan maka direkomendasikan untuk menerapkan protokol kesehatan dengan cara melakukan pemisahan ibu dan bayi.
MASTITIS (LITERATURE REVIEW) Ika tristanti; Nasriyah Nasriyah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 10, No 2 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v10i2.729

Abstract

Latar belakang : mastitis merupakan kejadian yang ditandai dengan adanya rasa sakit pada payudara yang disebabkan adanya peradangan payudara yang bisa disertai infeksi maupun non infeksi. Kejadian mastitis sekitar 15–21% ibu menyusui yang terjadi pada 6-8 minggu pertama masa menyusui. Tujuan penelitian : untuk mendapatkan sumber referensi ilmiah tentang mastitis berdasarkan hasil penelitian sebelumnya. Metode penelitian : dengan melakukan pencarian literature yang dilakukan sampai dengan tanggal 20 Mei 2019 melalui database pubmed dan google scholar menggunakan kata kunci mastitis digunakan 11 artikel sebagai sumber referensi. Hasil penelitian : mastitis adalah suatu kondisi radang payudara dan mungkin akibat penurunan imunitas dan penurunan daya tahan terhadap infeksi. Mastitis berkisar pada tingkat keparahan dari peradangan ringan, asimptomatik yang biasanya tidak menular, hingga mastitis parah yang terbukti secara klinis, yang bermanifestasi sebagai kemerahan, pembengkakan payudara, demam atau infeksi sistemik. Mastitis dapat timbul dari faktor-faktor yang berhubungan dengan kesehatan ibu, kesehatan bayi atau keduanya. Kesimpulan : hal yang disarankan pada kasus mastitis adalah ibu masih tetap menyusui bayinya, agar dapat mengurangi pembendungan pada ASI, tetapi jika ada puting susu lecet maka sebaiknya menggunakan alat bantu  untuk menyalurkan ASI pada bayinya. Pemberian informasi tentang cara menyusui yang benar dan cara manajemen laktasi sangat penting untuk pencegahan mastitis. 
PERBEDAAN SKOR KECEMASAN IBU HAMIL SELAMA PANDEMI Islami Islami; Nasriyah Nasriyah; Nor Asiyah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 12, No 1 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v12i1.924

Abstract

Sejak masuk di Indonesia, pandemic covid 19 menimbulkan  perubahan semua tatanan kehidupan meliputi tatanan pendidikan, sosial, budaya, politik dan keagamaan. Pandemi Covid 19 juga menimbulkan kekhawatiran pada setiap orang tidak terkecuali ibu hamil. Berbagai upaya pelayanan kesehatan, termasuk  pemeriksaan kehamilan disesuaikan dengan kondisi pandemic untuk mengurangi penularan dan penyebaran covid 19.Tujuan  penelitian ini adalah untuk mengukur  perbedaan skor kecemasan ibu hamil selama masa pandemi covid 19 berdasarkan pengalaman melahirkan.Desain penelitian ini adalah studi cross sectional. Pengambilan data dilakukan dengan cara membagikan kuesioner tertutup  kepada ibu hamil  trimester 1 sampai dengan trimester 3 di kabupaten Kudus yang telah direkrut melalui bidan di masing-masing fasilitas pelayanan kesehatan. Data yang diperoleh dilakukan seleksi untuk memilih data yang sesuai, kemudian dilakukan coding.  Data dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney untuk mengetahui perbedaan kecemasan pada ibu.Hasil penelitian  diperoleh skor kecemasan ibu hamil berbeda-beda selama pandemic berlangsung dari kondisi tidak cemas, cemas ringan, sedang maupun cemas berat. Hasil uji statistik menunjukan tidak terdapat perbedaan skor kecamasan pada ibu hamil berdasarkan pengalaman melahirkan. Namun demikian, kami menyarankan bahwa selama pandemi masih berlangsung penerapan protocol pencegahan penularan covid 19 tetap harus dipatuhi. Perlu dilakukan penilaian pada persepsi ibu hamil, dukungan keluarga dan status pekerjaan.
RIWAYAT KEHAMILAN DAN PERSALINAN DENGAN KEJADIAN POSTPARTUM BLUES PADA IBU NIFAS DI KUDUS Dwi Astuti; Yulisetyaningrum Yulisetyaningrum; Nasriyah Nasriyah; Atun Wigati
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 14, No 2 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v14i2.2020

Abstract

Giving birth is a woman's greatest gift and a very happy moment. Labor can also be a frightening state. Women who give birth often experience sadness and anxiety that affect their emotions. Postpartum blues is a mental disorder that occurs on day 1 after birth. Internal factors that influence postpartum blues are hormonal, psychological and personal fluctuations, previous depression, complications of pregnancy and childbirth. External factors are: caesarean section, unwanted pregnancies, low birth weight babies and mothers who have difficulty breastfeeding and caring for the baby. The prevalence of postpartum blues varies from 10 to 34 percent of all births in various countries. The incidence of postpartum blues in Japan ranges from 26 to 85%. About 20% of women who have recently given birth worldwide suffer from postpartum blues. Explanation of the relationship between pregnancy and childbirth with postpartum blues. Method: Correlation Analysis Study. using a cross-sectional approach. A sample of 64 postpartum mothers used a random sampling technique. Data were analyzed using the chi-square statistical test. Score: There is a relationship between previous pregnancies and postpartum blues with a P-value of 0.002 danlt; 0.05 and the probability is 5.682. There is a relationship between history of childbirth and postpartum blues, with a P-value of 0.023 danlt; 0.05 and the probability is 3,600. Diploma: There is a relationship between social support and the child's condition with the onset of postpartum blues.
HUBUNGAN TINGKAT EKONOMI SESEORANG DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS KALIWUNGU KECAMATAN KALIWUNGU KABUPATEN KUDUS Nur Setyawati Anjayani; dewi hartinah; nasriyah nasriyah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 3, No 2 (2012): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Berdasarkan hasil survey kesehatan rumah tangga (SKRT) tahun 2001 TB menduduki rangking ketiga sebagai penyebab kematian (9,4% dari total kematian) setelah penyakit sistem sirkulasi dan sistem pernafasan. Hasil survey prevalensi tuberkolusis di Indonesia tahun 2004 menunjukkan bahwa angka prevalensi tuberculosis Basil Tahan Asam (BTA) positif secara nasional 110 per 100.000 penduduk. Adapun data pasien TB di puskesmas kaliwungu kecamatan kaliwungu kabupaten kudus adalah sebagai berikut : jumlah pasien TB di puskesmas kaliwungu tersebut sebanyak 32.Tujuan : Untuk mengetahui hubungan tingkat ekonomi seseorang dengan kejadian tuberculosis paru di puskesmas kaliwungu kecamatan kaliwungu kabupaten kudus. Untuk mengetahui tingkat ekonomi seseorang dengan TB paru di puskesmas kaliwungu, untuk mengetahui kejadian penderita tuberkulosis di puskesmas kaliwungu dan untuk menganalisis hubungan tingkat ekonomi seseorang dengan kejadian tuberkulosis paru di puskesmas kaliwungu.Metode : Penelitian ini merupakan  Diskriptif Analitik.Populasi : pPopulasi dalam penelitian ini adalah pasien TB yang berjumlah sebanyak 32 orang, didapatkan sampel 10 orang yang terkena TB paru.Hasil : Hasil penelitian ini menunjukkan nilai kendall”s tau_b r hitung (0,395) r  tabel (0,349) df : 32 dengan tarif signifikansi 95% dan p value sebesar 0,022 dibawah 0,449. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara tingkat ekonomi seseorang dengan kejadian tuberkolusis paru dipuskesmas kaliwungu kecamatan kaliwungu kabupaten kudus. Adapun hubungan tersebut adalah lemah karena Correlation Coefifcient 0,412 dibawah 0,505.Kesimpulan : Ada hubungan tingkat ekonomi seseorang dengan kejadian Tuberkulosis paru di puskesmas kaliwungu kecamatan kaliwungu kabupaten kudus.
PERILAKU KONSUMSI JAJANAN SEKOLAH DENGAN STATUS GIZI ANAK SEKOLAH DASAR DI DESA TUMPANGKRASAK KECAMATAN JATI KABUPATEN KUDUS Nasriyah Nasriyah; Ummi Kulsum; Ika Tristanti
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 12, No 1 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v12i1.913

Abstract

Pemenuhan gizi anak sekolah sangat penting untuk memenuhi kebutuhan tubuhnya. Usia anak adalah periode emas karena pada usia anak merupakan awal dari pertumbuhan dan perkembangan yang aktif sehingga membutuhkan gizi yang seimbang. Pada usia anak sekolah, anak tidak hanya berada dirumah melainkan harus kesekolah, saat disekolah anak tidak terpantau oleh orang tua dalam hal memilih dan mengkonsumsi jajanan. Perilaku anak dalam mengkonsumsi jajanan disekolah dipengaruhi oleh beberapa faktor. Asupan makanan baik berupa jajanan maupun makanan dapat mempengaruhi status gizi anak sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan perilaku konsumsi jajanan sekolah dengan status gizi anak sekolah dasar. Rancangan penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional, penelitian ini dilakukan di Sekolah Dasar Desa Tumpangkrasak Kabupaten Kudus Tahun 2019 dengan subjek penelitian 69 anak. Hasil penelitian menunjukkan hasil bahwa perilaku anak sekolah sebagian besar memiliki perilaku konsumsi jajanan positif (63,8%) dan sebagian besar memiliki status gizi baik (78,3%). Hasil uji analisis menggunakan lamda menunjukkan hasil ada hubungan yang signifikan antara perilaku konsumsi jajanan disekolah dengan status gizi anak sekolah yaitu p value 0,000 0,05 yang berarti ada hubungan antara perilaku konsumsi jajanan pada siswa SD dengan status gizi. Perilaku konsumsi jajanan sekolah berhubungan dengan staus gizi anak sekolah. Oleh sebab itu perlu sekali kerjasama antara guru, pengelola kantin sekolah dan orang tua dalam menyeleksi jajanan yang ada disekolah sehingga anak mampu memilih jajanan yang sehat untuk dikonsumsi. Selain itu pemantauan status gizi juga perlu dilakukan melalui usaha kesehatan sekolah oleh pihak puskesmas wilayah setempat. Kata Kunci : Perilaku konsumsi jajanan, Status gizi, Anak sekolah Dasar.
COVID 19 PADA KEHAMILAN Islami Islami; Nor Asiyah; Nasriyah Nasriyah
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 5, No 2 (2021): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v5i2.1198

Abstract

Covid 19 is an infectious disease caused by coronavirus. This virus first appeared in Wuhan China. The manifestations of this disease vary in each person, ranging from no symptoms, mild symptoms to severe symptoms that can even cause death. Mothers who are confirmed to have Covid 19 can experience various symptoms such as those who are not pregnant. This research method is a descriptive study to describe the condition of pregnancy with the COVID 19 virus infection which is taken from various previous research sources. Result: Symptoms that appear include cough, fever and sore throat. However, in pregnant women, the placenta serves as a barrier that can prevent transmission of Covid 19 from mother to fetus. Pregnant women with comorbidities who are confirmed positive for Covid 19 increase the risk of illness and increase the need for ICU. The diagnosis of Covid 19 can be confirmed in various ways, but the gold standard that can be used as a reference for diagnosing Covid 19 is the polymerase chain reaction (PCR) culture test. The impact of pregnancy confirmed by Covid 19 is maternal mortality, preterm delivery and fetal growth disorders and fetal death.
KECEMASAN TERTULAR COVID-19 DENGAN MEKANISME KOPING BIDAN PENOLONG PERSALINAN NORMAL DI MASA PANDEMI nor asiyah; Islami Islami; Nasriyah Nasriyah
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 5, No 1 (2021): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v5i1.936

Abstract

Latar Belakang: Covid-19 yang dikenal dengan SARS-CoV-2 atau virus corona baru telah mewabah yang sebelumnya berpusat di provinsi Hubei (Cina), telah menyebar kebanyak Negara. Komite Darurat WHO telah mengumumkan keadaan darurat bagi kesehatan global. Jumlah Kasus positif Covid-19 di dunia setiap hari terus bertambah, Kasus ini telah menyerang 224 negara. Dari jumlah kematian sebanyak 28.468 orang, 600 diantaranya adalah tenaga kesehatan. 5 Januari 2021 Bidan yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 3.592 dan sebanyak 67 meninggal dunia. Sehingga banyak Bidan-Bidan yang menolak menolong persalian bahkan tutup praktiknya karena khawatir tertular Covid-19 dari pasiennya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuai hubungan antara kecemasan tertular covid-19 dengan mekanisme koping bidan penolong persalinan normal di masa pandemi Metode: Jenis Penelitian analitik korelasi Dengan pendekatan waktu Cross sectional. Jenis data yang digunakan adalah data primer. Pengambilan sampel dilakukan dengan tehnik purposive sampling. Subjek penelitian adalah bidan yang menolong persalianan selama pandemic Covid-19 yang bekerja di PMB, Klinik, Rumah Sakit dan Puskesmas, sampel diambil di wilayah karasidenan Pati dan sekitarnya yang mampu mengakses dan bersedia menjadi responden penelitian. Jumlah sampel sebanyak 75. Analisis data dilakukan dengan uji Koefisien kontingensi. Hasil: Berdasarkan hasil uji statistik untuk hubungan Kecemasan tertular Covid-19 dengan mekanisme koping bidan penolong persalinan normal diperoleh nilai p value 0,0919 (p0,05). Kesimpulan: Tidak ada hubungan yang  bermakna antara Kecemasan tertular Covid-19 dengan mekanisme koping bidan penolong persalinan normal.
FREKUENSI SENAM HAMIL DENGAN KEJADIAN RUPTUR PERINIUM DIKLINIK NORMA MEDIKA Irawati Indianingrum; Ummi Kulsum; Nasriyah Nasriyah
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 6, No 1 (2022): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v6i1.1488

Abstract

Abstrak Ruptur Perineum merupakan sobekan yang terjadi saat bayi lahir baik secara spontan ataupun dengan alat atau tindakan. Ruptur perineum menjadi penyebab perdarahan ibu postpartum. Salah satu hal untuk mencegah terjadinya robekan perineum yaitu dengan menjaga keelastisitas perineum dapat dilakukan dengan senam hamil senam hamil adalah suatu bentuk latihan guna memperkuat dan mempertahankan elastisitas otot-otot dinding perut ligament-ligamen, otot dasar panggul yang berhubungan dengan proses persalinan. Metode penelitian: Penelitian yang digunakan adalah korelasi, Populasi yaitu sebanyak 40 orang. Sampel penelitian ini sebanyak 40 responden (Total Sampling). Hasil: menunjukkan bahwa nilai p = 0,000 (p0,05) maka dapat disimpulkan ada hubungan senam hamil dengan rupture perineum. Nilai koefisien korelasi 0,739 yang berarti mempunyai hubungan kuat dan arah korelasi negatif atau berlawanan arah yang berarti semakin sering melakukan senam hamil akan menurunkan terjadinya rupture perineum.
HUBUNGAN ANTARA POLA KONSUMSI MAKANAN SEBELUM TIDUR DAN TINGKAT KECEMASAN PADA LANSIA DENGAN KEJADIAN INSOMNIA DI DESA TEMULUS KECAMATAN MEJOBO KABUPATEN KUDUS Nasriyah Nasriyah; Noor Cholifah; Iswatun Qasanah
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 4, No 2 (2020): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v4i2.1369

Abstract

ABSTRAKEstablished Populations For Epidemiologic Studies of the Elderly (EPESE) mendapatkan dari 9000 responden, sekitar 29% berusia diatas 60 tahun dengan keluhan insomnia. Di Indonesia setiap tahun diperkirakan sekitar 20%-50% orang dewasa melaporkan adanya keluhan susah tidur (Insomnia). Prevalensi gangguan tidur pada lansia cukup tinggi yaitu sekitar 67%. Sebagian besar lansia mengalami insomnia yang disebabkan oleh karena semakin rentannya kondisi fisik, juga perubahan fungsi sistem tubuh dan psikis (kecemasan) lansia. Mengetahui hubungan antara pola konsumsi makanan sebelum tidur dan tingkat kecemasan pada lansia dengan kejadian insomnia di Desa Temulus Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus. Jenis penelitian korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi 552 lansia (bulan Februari 2014),metode ramdom sampling, sampel 85 lansia. Uji statistik dengan Kendall-Tau. Pola konsumsi makanan sebelum tidur (p=0,0000,05), correlation coeffisient 0,592 (kekuatan hubungan sedang pada rentang 0,40-0,599). Tingkat Kecemasan (p=0,0000,05, correlation coeffisient 0,608 (kekuatan hubungan kuat pada rentang 0,60-0,799). Ada hubungan yang signifikan antara pola konsumsi makanan sebelum tidur lansia dengan kejadian insomnia, ada hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan pada lansia dengan kejadian insomnia.