Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Nursing Arts

APLIKASI TEORI FLORENCE NEGHTINGALE PADA PASIEN AN. A DENGAN PENYAKIT TUBERCULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAHUN 2023 Hartika Rani, Amelia; Nursanti, Irna
Nursing Arts Vol. 17 No. 2 (2023): NURSING ARTS
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis yang mampu menyerang paru-paru dan organ selain paru yang disebut TB ekstra paru. TB dapat menyebar melalui udara saat penderita TB batuk, bersin, atau meludah, menyebabkan bakteri dilepaskan ke udara dan dapat menginfeksi individu lain yang menghirupnya. Petugas kesehatan yang beroperasi di pusat kesehatan memiliki risiko yang tinggi untuk terinfeksi oleh pasien dengan tuberculosis (TB). TB paru dapat menimbulkan dampak langsung pada penderita, termasuk kelemahan fisik, batuk persisten, kesulitan bernapas, nyeri dada, penurunan nafsu makan, penurunan berat badan, keringat berlebihan di malam hari, dan demam tinggi. Sementara itu, keluarga penderita TB paru juga akan merasakan da mpaknya, karena jika penderita tidak mendapatkan pengobatan, kemungkinan besar ia akan menularkan bakteri TB kepada anggota keluarganya. Keadaan ini dapat menjadi sangat sulit jika penderita TB tinggal bersama banyak orang dalam satu rumah. Tujuan umum studi kasus ini adalah untuk menerapkan teori keperawatan Florence Neghtingale pada pasien An. A dengan penyakit TB Paru. Tujuan intervensi keperawatan pada studi kasus ini adalah untuk memelihara, mencegah infeksi dan cidera, memulihkan dari sakit, melakukan pendidikan kesehatan serta mengendalikan lingkungan. Alasan dilakukan tindakan keperawatan menurut Florence Nightingale yakni menempatkan manusia pada kondisi optimal secara alami guna memfasilitasi penyembuhan atau peningkatan kesehatan, sekaligus mencegah penyakit dan cedera. Metode penelitian pada studi kasus ini melibatkan penerapan metode pendekatan proses keperawatan berdasarkan teori keperawatan yang dipilih. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan penerapan asuhan keperawatan.. Sumber data yang digunakan melibatkan data primer yang diperoleh secara langsung dari pasien, dan data sekunder yang berasal dari keluarga, tenaga kesehatan, serta dokumentasi hasil pemeriksaan lainnya guna melaksanakan asuhan keperawatan.. Hasil asuhan keperawatan dengan menerapkan teori keperawatan Florance Nightangale pada Pasien TB paru adalah Pasien merasakan kenyamanan sebagai respons terhadap stres dan menyadari pentingnya lingkungan bersih ketika dia dinyatakan positif menderita TB.
PENERAPAN TEORI RAMONA T. MERCER “MATERNAL ROLE ATTAINMENT- BECOMING A MOTHER” PADA IBU POST PARTUM Arniti, Arniti; Nursanti, Irna
Nursing Arts Vol. 17 No. 2 (2023): NURSING ARTS
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses penerimaan peran baru sebagai ibu merupakan proses adaptasi psikologis selama masa post partum, bila ibu tidak mampu menerima peran barunya maka akan berdampak pada bayinya. Tujuan penelitian adalah untuk menerapkan teori keperawatan Ramona T. Mercer yaitu Maternal Role Attainment-Becoming a Mother pada ibu post partum. Metode penelitian adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan pada satu orang ibu Post Partum di RS Islam Sukapura. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan penerapan asuhan keperawatan. Instrumen penelitian berupa lembar observasi dan format asuhan keperawatan. Hasil penelitian setelah pemberian asuhan keperawatan dengan menerapkan teori keperawatan Ramona T. Mercer pada Ny. S menunjukkan bahwa Ny. S mampu menerima peran barunya sebagai seorang Ibu dengan adanya dukungan keluarga dan hubungan ayah-ibu yang baik. Ny. S menerima peran barunya sebagai seorang ibu dan percaya diri akan merawat bayinya dengan baik.
PENERAPAN KONSEP TEORI OREM (SELF CARE) PADA ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN DENGAN STROKE NON HEMORAGIK Surani, Sri; Nursanti, Irna
Nursing Arts Vol. 17 No. 2 (2023): NURSING ARTS
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke non hemoragik merupakan jenis stroke yang terjadi disebabkan oleh tersumbatnya pembuluh darah serta akumulasi dari faktor risiko yang dapat dan tidak dapat dirubah. Dampak stroke non hemoragik menyebabkan gangguan fisik dan fungsional tubuh yang bersifat jangka panjang yang mempengaruhi perubahan kualitas hidup penderita dan keluarga. Tujuan penelitian adalah untuk menerapkan teori keperawatan Orem (Self Care) pada asuhan keperawatan pasien dengan stroke non hemoragik. Metode penelitian adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan pada satu pasien stroke non hemoragik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan penerapan asuhan keperawatan. Instrumen penelitian berupa lembar observasi dan format asuhan keperawatan. Hasil penelitian setelah pemberian asuhan keperawatan dengan menerapkan Orem (Self Care) menunjukkan bahwa penerapan teori Orem dapat membantu meningkatkan Self Care pada pasien dibantu dengan adanya dukungan dari keluarga pasien mampu secara perlahan meningkatkan perawatan dirinya