p-Index From 2021 - 2026
8.204
P-Index
This Author published in this journals
All Journal E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat JOURNAL OF APPLIED INFORMATICS AND COMPUTING Jurnal Inotera Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Jurnal ULTIMATICS JURTEKSI CCIT (Creative Communication and Innovative Technology) Journal Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM) SENSITEK Jurnal Ners Science Midwifery Jurnal Informa: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Infokes : Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Jurnal Teknik Informatika (JUTIF) International Journal of Computer and Information System (IJCIS) Jurnal Abdi Mas Adzkia International Journal of Community Service Jurnal Pengabdian dan Edukasi Sekolah (Jubaedah) Indonesian Journal of Health Information Management (IJHIM) PELS (Procedia of Engineering and Life Science) International Journal of Health Science (IJHS) Techno Journal Health Information Management Indonesian Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Ilmu Komputer Indonesian Journal of Health Information Management Services (IJHIMS) Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional JENGGALA: Jurnal Riset Pengembangan dan Pelayanan Kesehatan International Journal Of Public Health International Journal Of Health And Social Behavior International Journal of Health and Medicine International Journal of Information Engineering and Science Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia Green Health: Journal of Health Sciences, Nursing and Nutrition International Journal of Health Science
Claim Missing Document
Check
Articles

WEBSITE-BASED EXPERT SYSTEM: DIABETES MELLITUS DIAGNOSIS BY FORWARD CHAINING METHOD Wijaya, Wahyu Wijaya Widiyanto; Sri Wulandari; Zahroh, Salsabila Ummu
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2022 : SIKesNas 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.415 KB) | DOI: 10.47701/sikenas.vi.1630

Abstract

Diabetes Melitus merupakan salah satu penyakit berbahaya yang disebabkan kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai gejala penyakit yang ditimbulkan. Penelitian ini menyajikan rancang bangun aplikasi perangkat lunak sistem pakar yang dipergunakan menjadi perangkat diagnosis diabetes melitus berbasis website. Tujuan penelitian ini mendeteksi diabetes melitus berdasakan gejala yg sedang dialami oleh seseorang berdasarkan tipe penyakit diabetes melitus serta persentase kemungkinan terjadinya penyakit tersebut. Metode yang digunakan pada perancangan software sistem pakar ini memakai metode forward chaining. Tahapan dalam pengembangan software sistem ahli ini memakai Expert System Development Life Cycle (ESDLC). Hasil perancangan software sistem pakar yg digunakan untuk diagnosis penyakit diabetes melitus sesuai gejala yang diimplementasikan menggunakan akurasi hasil uji pada ahli yaitu 83,33%.
ANALISIS PENERAPAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK DI FKTP MENGGUNAKAN METODE TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM) Widiyanto, Wahyu Wijaya; Suparti, Sri; Budi, Agustyarum Pradiska; Sunandar, Ahmad
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2023 : SIKesNas 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/sikenas.vi.2842

Abstract

Rekam medis elektronik (RME) telah menjadi solusi yang semakin populer dalam pengelolaan informasi kesehatan di berbagai fasilitas kesehatan. RME memungkinkan penyimpanan, akses, dan pertukaran data pasien secara elektronik, yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, akurasi, dan kualitas pelayanan kesehatan. Pada tingkat Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), seperti klinik, puskesmas, dan FKTP kecil, penerapan RME juga diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan. Namun, implementasi RME di FKTP masih menghadapi tantangan tertentu. Salah satunya adalah tingkat penerimaan dan adopsi RME oleh staf medis dan tenaga kesehatan di FKTP. Penggunaan RME memerlukan perubahan dalam cara kerja tradisional dan kebiasaan pengarsipan data pasien, yang mungkin tidak mudah diterima oleh semua pihak terkait. Oleh karena itu, diperlukan analisis yang komprehensif untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan dan penggunaan RME di FKTP. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem rekam medis elektronik Nusa Medis di FKTP menggunakan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM). Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data melalui wawancara dengan staf medis dan tenaga kesehatan yang terlibat dalam penerapan RME di FKTP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan RME di FKTP menghadapi beberapa hambatan, termasuk keterbatasan keterampilan teknis staf medis, ketidakpastian tentang keamanan data, dan resistensi terhadap perubahan dari beberapa pihak. Namun, faktor-faktor seperti manfaat yang dirasakan, kemudahan penggunaan, dan dukungan organisasi ternyata berpengaruh positif terhadap penerimaan dan penggunaan RME oleh staf medis dan tenaga kesehatan.
Enhancing EMR Programming through a TPACK-Based Interactive Application in Health Informatics Education widiyanto, Wahyu Wijaya; Nugroho, Suryanto; Widyaningrum, Bajeng Nurul
Jurnal Inotera Vol. 10 No. 2 (2025): July - December 2025
Publisher : LPPM Politeknik Aceh Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31572/inotera.Vol10.Iss2.2025.ID547

Abstract

This study explores the potential of an interactive learning application, designed using the Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) and Self-Regulated Learning (SRL) frameworks, to enhance student competence in basic Electronic Medical Record (EMR) programming within health informatics education. Using a quasi-experimental pretest-posttest design, the research involved 64 third-semester students in a vocational Health Information Management program. Participants were divided into two groups: an experimental group utilizing the interactive application and a control group receiving traditional instruction. Data were collected through achievement tests, motivation surveys, and usage log analysis. Results revealed that the experimental group demonstrated significantly higher learning achievement (M = 78.6 vs. 65.9), improved motivation (Likert mean = 4.35), and stronger self-regulated learning behaviors (87.1% module completion and 81% repeated simulations). These findings suggest that interactive tools grounded in pedagogical frameworks can effectively bridge abstract programming logic with clinical relevance, fostering both engagement and autonomous learning. The study contributes a scalable and replicable model for integrating simulation-based programming instruction in health informatics curricula.
Analysis of Readiness For Implementation of Electronic Medical Records Using DOQ-IT Method Widiyanto, Wahyu Wijaya; Sulistyati, Hanifah Shobri; Zahroh, Salsabila Ummu
International Journal of Computer and Information System (IJCIS) Vol 4, No 4 (2023): IJCIS : Vol 4 - Issue 4 - 2023
Publisher : Institut Teknologi Bisnis AAS Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/ijcis.v4i4.146

Abstract

This study addresses the challenge of managing medical records in Indonesia’s health sector, particularly focusing on the transition to electronic medical records (RME) as mandated by PMK No. 24 of 2022. The primary objective is to assess the readiness for implementing Electronic Medical Records (EMR) at the Milla Husada Clinic using the DOQ-IT (Doctor’s Office Quality-Information Technology) Approach. The research adopts a descriptive design with a quantitative approach, utilizing questionnaires to gather data from 40 clinic officers. Total sampling technique was employed for participant selection. Univariate analysis was used for data interpretation. The findings reveal a high level of readiness for RME implementation at the clinic, with a total readiness score of 117.74, placing it in range III, indicative of a very ready status. The readiness levels, in descending order of scores, were: organizational work culture (4.34), governance and leadership (4.26), IT infrastructure (4.23), and human resource readiness (3.80). Despite the overall readiness, the study identifies human resources as an area requiring further enhancement, specifically the need for specialized training in RME implementation. This research highlights the critical areas for improvement to ensure successful adoption of electronic medical records in the healthcare setting.
Analisis Kelengkapan Formulir Transfer Pasien Guna Pemenuhan Standar AKP 4 STARKES 2022 Putri Lestari, Adriana; Pradiska Budi, Agustyarum; Wijaya Widiyanto, Wahyu
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v4i2.163

Abstract

Kualitas rekam medis dipengaruhi oleh kelengkapan pengisian. Standar kelengkapan pengisian rekam medis setelah selesai pelayanan adalah 100%. Studi pendahuluan didapatkan persentase ketidaklengkapan formulir transfer pasien antar ruangan 74,19% bulan Januari 2023 dan 90,32% bulan Februari 2023. Ketidaklengkapan formulir transfer pasien akan berdampak pada kualitas pelayanan, keselamatan pasien di rumah sakit, capaian laporan analisis rekam medis, akreditasi rumah sakit khususnya dalam elemen penilaian AKP 4. Penelitian bertujuan menganalisis persentase kelengkapan formulir transfer pasien antar ruangan dari Instalasi Gawat Darurat ke Wisma Intensif guna pemenuhan elemen penilaian standar AKP 4 STARKES 2022 dan menganalisis faktor ketidaklengkapan khususnya faktor manusia. Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Langkah awal analisis kuantitatif lembar transfer dengan cek list hasilnya rata-rata persentase. Selanjutnya dilakukan wawancara mendalam responden. Hasil penelitian persentase kelengkapan formulir transfer pasien sebesar 89,67%. Keterlibatan manajemen belum efektif dalam menumbuhkan kedisiplinan PPA. Pengetahuan PPA baik, namun masih ditemukan ketidaksesuaian antara SPM internal dan SPM nasional terkait waktu pengisian rekam medis rawat inap serta belum mengetahui dengan program kerja dari atasan langsung. Perlu komitmen dari manajemen dan PPA dalam memperbaiki mutu kelengkapan rekam medis dan usulan perbaikan SPM. Peningkatkan kedisiplinan melalui full Electronic Medical Records. Pengembangan penelitian selanjutnya analisis kuantitatif dan analisis kualitatif rekam medis.
Analisis Penerapan RME di Poliklinik Reguler Rawat Jalan RSUD Kota Salatiga Menggunakan Metode HOT-Fit Aryawan Eka Syahputra; Widiyanto, Wahyu Wijaya; Widiyoko, Aries
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v4i2.255

Abstract

The advancement of information systems requires every health facility to implement Electronic Medical Records (EMR) in accordance with Minister of Health Regulation No. 24 of 2022. Salatiga City Hospital has been using the EMR system since 2023, but obstacles such as system disruptions during peak hours and features that are not relevant to the needs of officers were found.The purpose of this study was to analyze the implementation of EMR in the Regular Outpatient Polyclinic of Salatiga City Hospital based on the Human, Organization, Technology, and Net Benefit (HOT-FIT) approach. This study used a quantitative descriptive method with a purposive sampling technique. With 43 respondents consisting of health workers. Data were collected through questionnaires and in-depth interviews, then analyzed using descriptive statistics. The results showed that the Human aspect had a respondent achievement rate (TCR) of 76.2% in the Good category, but the training aspect was still less than optimal and user satisfaction was not optimal due to technical constraints. The Organization aspect was 74,0% in the Good category, but management support was not optimal. Technology aspect 72.5% in the Good category, indicating a fairly good system even though errors often occur during peak hours, features that are less relevant and the ability of the person in charge is less than optimal. Net Benefit aspect 77.5% in the Good category, but there are still input errors due to human error. The conclusion of this study shows that the implementation of RME is running Well, but improvements are needed in user training and strengthening of technology infrastructure to support the success of the system.
Pelatihan Sibiling (Sistem Informasi Bimbingan Konseling) bagi Guru-Guru Bimbingan Konseling SMA/K Se-Soloraya sebagai Peningkatan Pelayanan Bimbingan Konseling Widiyanto, Wahyu Wijaya; Susena, Edy
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 11, No 4 (2020): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v11i4.5118

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini adalah peningkatan pelayanan bimbingan konseling melalui implementasi sistem informasi serta peserta pelatihan mampu menerapkan sistem informasi yang dibangun. Secara umum metode yang digunakan dalam kegiatan ini berupa pelatihan penggunaan sistem informasi bimbingan konseling Guru BK SMA/K se-Solo. Kegiatan pelatihan diawali dengan pemberian materi tentang pelayanan yang berkualitas kemudian paparan mengenai sistem informasi bimbingan konseling untuk meningkatkan kualitas pemahaman Guru tentang pelayanan konseling menggunakan sistem informasi. Setelah memberikan materi dan paparan tentang sistem informasi, Guru mencoba menggunakan sistem informasi dengan dibimbing oleh tim PkM, diberikan contoh, dan diberi umpan balik kemudian dilakukan monitoring dan pendampingan. Implementasi pelatihan sistem informasi bimbingan konseling ini berlangsung selama satu hari pada tanggal 29 November 2019 di Aula Kampus 2 Politeknik Indonusa Surakarta. Dengan jumlah peserta sebanyak 64 orang Guru BK. Sebelum Penutupan tim PkM memberikan refleksi berupa tanya jawab untuk melihat tanggapan peserta pelatihan dan link download sistem informasi bimbingan konseling. Hasil tanya jawab berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pemahaman dan pengetahuan peserta pelatihan tentang peningkatan pelayanan dan sistem informasi bimbingan konseling yang langsung dapat diimplementasikan oleh Guru BK yang hadir pada pelatihan terdownload 100% sebagai bukti antusias peserta pelatihan, hal ini memberikan kontribusi positif bagi Guru BK dalam peningkatan pelayanan bimbingan konseling.
Unveiling the Challenges and Opportunities Behind Social Determinants of Health (SDOH): Data Security, Clinical Coding, and EMR Standards in Indonesia's Digital Health Era Widiyanto, Wahyu Wijaya; Licia, Rizka; Sukmaningsih , Wahyu Ratri
Procedia of Engineering and Life Science Vol. 6 (2024): The 3rd International Scientific Meeting on Health Information Management (3rd ISMoHI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pels.v6i0.1964

Abstract

The increasing adoption of Electronic Medical Records (EMR) in Indonesia has brought about significant challenges related to data security, consistency in clinical coding, and the influence of Social Determinants of Health (SDOH). These issues are critical as they impact the effectiveness and reliability of healthcare information systems, potentially compromising patient data and the quality of healthcare services. This study employed a systematic review of 25 relevant articles published between 2018 and 2023. The articles were analyzed using the PRISMA approach to identify gaps in the literature concerning the implementation of EMR, data security, and clinical coding standards in Indonesia. The review also explored the role of SDOH in influencing these factors. The objective of this study was to explore the challenges and opportunities in integrating SDOH with data security and clinical coding within the framework of EMR implementation, with a specific focus on Indonesia’s healthcare sector. The findings indicate that data security remains a critical issue, with many healthcare institutions in Indonesia not fully implementing adequate security measures. The study also revealed inconsistencies in clinical coding standards across institutions, with only 60% adopting internationally recognized coding systems. Additionally, SDOH such as digital literacy and access to technology significantly affect EMR adoption, with regions having better technological access showing more effective implementation.
Program Sosialisasi dan Pelatihan Penggunaan Sistem Informasi Posyandu: SIMBAT (Sistem InforMasi BalitA Sehat Terpadu) Widiyanto, Wahyu Wijaya; Igiany, Prita Devy; Sari, Arum Astika
Jurnal Abdi Mas Adzkia Vol 4, No 1 (2023): Agustus - Desember 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/adzkia.v4i1.18253

Abstract

In every organization, including Posyandu (Integrated Service Post) which is a public health institution based on community empowerment, information systems have a key role in providing accurate and timely information for reporting and decision making, in line with the Ministry of Health's regulations regarding health transformation as outlined in PMK No.24 of 2022. However, the effectiveness of the SIMBAT Posyandu Information System is hampered by the lack of ability of a number of posyandu cadres to use information and communication technology (ICT). To overcome this problem, this program was implemented which aims to improve the ability of Posyandu cadres in managing health information, especially in registration, recording and reporting, through socialization of the use of the Web-Based Posyandu Information System. Methods for implementing this socialization program include coordination with partners, needs analysis, training planning, preparation of training tools and materials, and implementation of training. The result of this activity is the ability of posyandu cadres to use information and communication technology, including the SIMBAT application based on pretest and posttest results, initially 40% after training became 80%.
ANALISIS TINGKAT KEMATANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT MENGGUNAKAN FRAMEWORK COBIT 4.1 (STUDI KASUS DI RS MATA UNDAAN SURABAYA) Widiyanto, Wahyu Wijaya; Arifin, Zainal
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2022): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v5i2.2866

Abstract

Kementerian Kesehatan telah menerbitkan aturan baru terkait kewajiban fasilitas pelayanan kesehatan untuk menerapkan rekam medis elektronik. Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) tersebut tertuang pada PMK Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis. Melalui kebijakan ini, fasilitas pelayanan kesehatan diwajibkan menjalankan sistem pencatatan riwayat medis pasien secara elektronik. Proses transisi dari aturan ini dilakukan sampai paling lambat 31 Desember 2023. Kebijakan ini hadir sebagai pembaharuan dari aturan sebelumnya yaitu PMK nomor 269 tahun 2008 yang dimutakhirkan menyesuaikan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi, kebutuhan pelayanan, kebijakan dan hukum di masyarakat, beberapa rumah sakit modern telah menggabungkan RME dengan aplikasi SIMRS yang merupakan aplikasi induk yang tidak hanya berisi RME tetapi sudah ditambah dengan fitur-fitur seperti administrasi, billing, dokumentasi keperawatan, pelaporan dan lainnya. RS Mata Undaan Surabaya telah mengimplementasikan SIMRS selama 3 tahun, namun belum diketahui efektivitasnya secara detail. Tujuan penelitian ini untuk melakukan analisis tingkat kematangan SIMRS di RS Mata Undaan Surabaya dengan menggunakan COBIT 4.1 pada domain PO8 (Manajemen mutu), AI2 (Memperoleh dan memelihara perangkat lunak aplikasi), DS3 (Mengelola kinerja dan kapasitas), DS5 (Memastikan keamanan sistem) dan ME1 (Memantau dan mengevaluasi kinerja TI). Hasil penelitian menunjukkan tingkat kematangan SIMRS pada domain PO8, AI2, DS3, DS5 dan ME1 menunjukkan tingkat kematangan 3 (Defined). Rekomendasi untuk meningkatkan kinerja SIMRS adalah adanya kesadaran akan pentingnya Sistem Manajemen Mutu, kegiatan maintenance SIMRS tanpa mengganggu pelayanan, mengembangkan SIMRS sesuai kebutuhan, menjaga kualitas informasi yang dihasilkan SIMRS, adanya sistem konfigurasi, format laporan sesuai dengan kebutuhan manajemen maupun user, aplikasi SIMRS dilengkapi dengan sistem trace untuk menjaga keamanan data.
Co-Authors Adnan Syarif Mustaqim Afandi, Andrianto Ahmad Sunandar Ainurrizah Ainurrizah Amallia, Ade Amelia Fitriasari Annisaa Miftakhul Jannah Arfeni Warongan, Vicky Aries Widiyoko Arifah Damayanti Arum Astika Sari Arumawati, Arachis Aryawan Eka Syahputra Bajeng Nurul Widyaningrum Budi, Agustyarum Pradiska Budiantono, Budiantono Canggih Ajika Pamungkas Dhimas Permana Putra Dimas Luthfi Pambudi DWI ISKANDAR edy susanto Eko Purwanto Elok Rizma Hapsari Endah Retnani Wismaningsih Erma Pradnyani, Putu Eva Firdayanti Bisono Fendy Prasetyo Nugroho Fitria Rohmatun W Fransiska Defriani Nahu Pandur Fristi Firnawati , Artika Galuh Nugrahaning Budi, Galuh Gede Wirabuana Putra Habibi, Musta’inul HANIF AL FATTA Hasna Khoirunnisa Putri Hidayat, Andra Dwitama Igiany , Prita Devy Igiany, Prita Devy Inka Sasti Isnaeni, Dwi Retno Krisnita Dwi Jayanti Kurniawati, Novi Ika Kusrini Kusrini Kusumawati, Pingki Dwi Lestari, Dewi Amelia Licia, Rizka Lidia Putri Fitriana Markus Utomo Sukendar Mathar, Irmawati Mochammad Arief Darmawan Moh Arif Yunianto Muhammad Fajrian Noor Muji Rahayu Muqorobin - Muqorobin Muqorobin Muqorobin Muqorobin Nia Kurniati Nizam Husen, Mohd Novratilova, Sinta Nugroho, Suryanto nur adi satriyo pradista Nurhadi Nurhadi Nurnanik, Iis Oda Jeki Pangesti Pamungkas, Canggih Ajika Pariyasto, Sofyan Pradiska Budi, Agustyarum Prita Devy Igiany Putra, Dwi Anantama Putri Lestari, Adriana Rahmawati, Anggita Raihan Dicky Ardiansyah ramadhan, annisa Rizka Licia Rizka Licia Robi Wariyanto Robi Wariyanto Abdullah Roki Mahendra Safitri, Rizky Nur Salsa Bila Karin Santoso, Azis Aji Sari , Arum Astika Sari, Arini Vika Sevi Oktrianadewi Sofyan Pariyasto Sri Lestari Sri Suparti Sri Wulandari SRI WULANDARI Sri Wulandari Sri Wulandari Sri Wulandari Sulistyati, Hanifah Shobri Sunandar, Ahmad SURYANI Suryani . Susena, Edy Syafitri Hasanah Syahrul Syahrul vicky arfeni warongan, vicky arfeni Vika Sari, Arini Vivi Rahmawati Wahyu Ratri Sukmaningsih Wariyanti, Astri Sri Wati, Risa Kurnia Wicaksono, Aliansi Widiyoko, Aries Widiyoko, Aries Widiyoko Yoga Dwi Pambudi Yudha Christianto F. Zahroh, Salsabila Ummu Zainal Arifin