p-Index From 2021 - 2026
11.243
P-Index
This Author published in this journals
All Journal IAES International Journal of Artificial Intelligence (IJ-AI) Saintika Medika: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Keluarga. E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat JOURNAL OF APPLIED INFORMATICS AND COMPUTING Jurnal Inotera Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Jurnal ULTIMATICS JURTEKSI JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) CCIT (Creative Communication and Innovative Technology) Journal Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM) SENSITEK Jurnal Ners Science Midwifery Jurnal Informa: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Infokes : Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Jurnal Teknik Informatika (JUTIF) International Journal of Computer and Information System (IJCIS) Jurnal Abdi Mas Adzkia International Journal of Community Service Jurnal Pengabdian dan Edukasi Sekolah (Jubaedah) Indonesian Journal of Health Information Management (IJHIM) PELS (Procedia of Engineering and Life Science) International Journal of Health Science (IJHS) Techno Journal Health Information Management Indonesian Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Ilmu Komputer Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Indonesian Journal of Health Information Management Services (IJHIMS) Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional JENGGALA: Jurnal Riset Pengembangan dan Pelayanan Kesehatan International Journal Of Public Health International Journal Of Health And Social Behavior International Journal of Health and Medicine International Journal of Information Engineering and Science Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia Green Health: Journal of Health Sciences, Nursing and Nutrition Indonesian Journal of Health Research Innovation Medical Journal of Soeradji Servitia: Journal of Community Service and Engagement International Journal of Health Science
Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluation of Electronic Medical Record System Implemen-tation in Outpatient Services at RSUD Weda Syahrul Syahrul; Wahyu Wijaya Widiyanto
International Journal of Health and Social Behavior Vol. 2 No. 2 (2025): May: International Journal of Health and Social Behavior
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/ijhsb.v2i2.388

Abstract

The implementation of Electronic Medical Records (EMR) in healthcare institutions aims to improve the efficiency, accuracy, and accessibility of medical data. RSUD Weda, a regional hospital in Indonesia, has adopted an EMR system in its outpatient services to replace conventional manual processes. However, this transition has faced several challenges, including inadequate training, unstable network infrastructure, and inconsistent adherence to Standard Operating Procedures (SOPs). This study aims to evaluate the performance of the EMR implementation using a qualitative descriptive method based on the 5M framework—Man, Material, Machine, Method, and Money. Data were collected through interviews, direct observation, and document analysis involving stakeholders such as medical staff, administrators, and IT personnel. The findings indicate that while users acknowledge improvements in data accuracy and accessibility, key issues remain, particularly in training quality, infrastructure readiness, and system reliability. The study also observed gradual improvements in SOP compliance and reduced system failures over time. These results suggest that successful EMR adoption requires a balance of technical infrastructure, human resource readiness, financial support, and continuous system monitoring. The use of the 5M framework proved effective in identifying multidimensional challenges and offering holistic insights into the implementation process. This study contributes to the broader literature on EMR evaluation by providing contextualized evidence from a district-level hospital and offers practical recommendations for enhancing EMR system performance in similar healthcare settings.
PERSEPSI PPA TERHADAP PENERAPAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK RAWAT JALAN DI RSJ GRHASIA Rahayu, Muji; Wahyu Wijaya Widiyanto; Pradiska Budi, Agustyarum
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 4 No. 1 (2025): April (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v4i1.164

Abstract

Abstrak —Profesional Pemberi Asuhan meyakini atau mempersepsikan banyak kendala dalam penggunaan Rekam medis elektronik, termasuk tidak mudahnya penggunaannya. Hubungan antara variabel kemanfaatan dan kemudahan penggunaan terhadap sikap pengguna saat mulai implementasi rekam medis elektronik rawat jalan di RS Jiwa Grhasia Yogyakarta merupakan tujuan dalam penelitian ini. Metode yang digunakan adalah kuantitatif. Data dikumpulkan dengan membagikan kuisioner dan dilakukan uji statistik regresi linier berganda. Penelitian ini membuktikan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara variabel kemanfataan dan sikap pengguna dan angka signifikansi yang dihasilkan yaitu 0.001<0.05. Hubungan yang diperoleh adalah positif dan signifikan antara persepsi kemudahan penggunaan dan sikap pengguna dengan nilai 0.003<0.05. Sedangkan kontribusi persepsi kemanfaatan dan kemudahan penggunaan rekam medis elektronik terhadap sikap pengguna adalah sebesar 61,9%, dan 39,1% sisanya dijelaskan oleh variabel yang tidak terdapat pada penelitian ini. Studi ini merekomendasikan bahwa ketika mengembangkan RME, perlu mempertimbangkan aspek kegunaan dan kemudahaan sehingga PPA terdorong untuk menggunakan RME untuk mendokumentasikan pelayanannya. Seperti harapan dari PPA yaitu RME dapat dengan cepat menyajikan data yang diperlukan.
Analyzing Electronic Medical Record Adoption by Registra-tion Staff Using TAM at Tangkiling Health Center, Palang-ka Raya Nia Kurniati; Wahyu Wijaya Widiyanto
International Journal of Health and Medicine Vol. 2 No. 3 (2025): July : International Journal of Health and Medicine
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/ijhm.v2i3.496

Abstract

This study investigates the adoption of Electronic Medical Records (EMR) by registration staff at Tangkiling Health Center, Palangka Raya, using the Technology Acceptance Model (TAM) framework. Out of 61 total healthcare workers, five medical record staff with educational backgrounds in midwifery, nursing, dental nursing, and non-medical high school were purposively selected as research participants. The study employed a qualitative descriptive method, combining in-depth interviews and direct field observations. Results indicate that while the staff acknowledged the usefulness of EMR in improving service efficiency and data accessibility, several barriers hindered its effective use—primarily a lack of training, limited digital literacy, unstable internet connectivity, and inadequate hardware such as computers and printers. Observations showed that only the registration unit had a single shared computer, while other units like outpatient clinics, pharmacy, and cashier still relied on manual documentation. This fragmentation has led to duplicate workloads and disrupted patient data continuity. Despite these challenges, the staff demonstrated a positive attitude and strong behavioral intention to adopt EMR if provided with sufficient infrastructure and regular training. The study concludes that successful EMR implementation in primary healthcare requires not only user acceptance but also institutional readiness, adequate resources, and integrated systems across all service units.
EVALUASI KESIAPAN IMPLEMENTASI REKAM MEDIS ELEKTRONIK DENGAN METODE DOQ-IT Isnaeni, Dwi Retno; Widiyanto, Wahyu Wijaya
Jurnal Infokes Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/sz6pxf23

Abstract

Transformasi digital dalam pelayanan kesehatan mendorong fasilitas pelayanan primer, seperti puskesmas, untuk mengadopsi sistem Rekam Medis Elektronik (RME). Namun, keberhasilan implementasi RME tidak hanya bergantung pada teknologi, melainkan juga kesiapan sumber daya manusia, organisasi, serta dukungan kebijakan internal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesiapan implementasi RME di UPTD Puskesmas Jimbaran, Kabupaten Semarang menggunakan pendekatan DOQ-IT. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan delapan informan kunci yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, lalu dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia berada pada kategori cukup siap, sementara kesiapan organisasi serta hambatan teknis dan operasional masih tergolong kurang siap. Evaluasi menggunakan metode DOQ-IT efektif dalam mengidentifikasi aspek yang perlu ditingkatkan sebelum penerapan RME secara menyeluruh. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya dukungan kebijakan internal, pelatihan berkelanjutan, serta penguatan peran manajemen untuk mewujudkan transformasi digital layanan kesehatan primer yang berkelanjutan.
Electronic medical record acceptance using technology acceptance model at Panti Waluyo Hospital Surakarta Safitri, Rizky Nur; Widiyanto, Wahyu Wijaya
Science Midwifery Vol 13 No 4 (2025): October: Health Sciences and related fields
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v13i4.2067

Abstract

The adoption of Electronic Medical Records (EMR) in Indonesia has been accelerated by national regulations; however, many hospitals continue to face significant challenges such as limited infrastructure, varying levels of digital literacy among healthcare workers, and resistance to shifting from paper-based systems. These issues highlight the urgency of evaluating user acceptance in specific hospital contexts. This study evaluates the acceptance of EMR implementation at Panti Waluyo Hospital Surakarta using the Technology Acceptance Model (TAM). A descriptive qualitative design was applied through in-depth interviews, observations, and document reviews. Fifteen participants, including physicians, nurses, medical record officers, and administrative staff, were purposively selected to represent core EMR user groups. The findings indicated that 73% of respondents perceived EMR as useful in improving documentation efficiency and accuracy, while 67% agreed that the system was easy to navigate. Moreover, 80% expressed willingness to continue using EMR. Barriers identified included technical disruptions (40%) and the need for continuous training (53%). Overall, the results suggest that EMR adoption is positively accepted within the hospital, although organizational support and infrastructure improvements remain necessary. The study concludes that perceived usefulness and perceived ease of use play significant roles in shaping user attitudes and behavioral intentions, which in turn influence actual system use. Strengthening user competence, addressing digital literacy gaps, and ensuring technical reliability are essential to sustain EMR implementation in healthcare settings.
WEBSITE-BASED EXPERT SYSTEM: DIABETES MELLITUS DIAGNOSIS BY FORWARD CHAINING METHOD Wijaya, Wahyu Wijaya Widiyanto; Sri Wulandari; Zahroh, Salsabila Ummu
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2022 : SIKesNas 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.415 KB) | DOI: 10.47701/sikenas.vi.1630

Abstract

Diabetes Melitus merupakan salah satu penyakit berbahaya yang disebabkan kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai gejala penyakit yang ditimbulkan. Penelitian ini menyajikan rancang bangun aplikasi perangkat lunak sistem pakar yang dipergunakan menjadi perangkat diagnosis diabetes melitus berbasis website. Tujuan penelitian ini mendeteksi diabetes melitus berdasakan gejala yg sedang dialami oleh seseorang berdasarkan tipe penyakit diabetes melitus serta persentase kemungkinan terjadinya penyakit tersebut. Metode yang digunakan pada perancangan software sistem pakar ini memakai metode forward chaining. Tahapan dalam pengembangan software sistem ahli ini memakai Expert System Development Life Cycle (ESDLC). Hasil perancangan software sistem pakar yg digunakan untuk diagnosis penyakit diabetes melitus sesuai gejala yang diimplementasikan menggunakan akurasi hasil uji pada ahli yaitu 83,33%.
ANALISIS PENERAPAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK DI FKTP MENGGUNAKAN METODE TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM) Widiyanto, Wahyu Wijaya; Suparti, Sri; Budi, Agustyarum Pradiska; Sunandar, Ahmad
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2023 : SIKesNas 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/sikenas.vi.2842

Abstract

Rekam medis elektronik (RME) telah menjadi solusi yang semakin populer dalam pengelolaan informasi kesehatan di berbagai fasilitas kesehatan. RME memungkinkan penyimpanan, akses, dan pertukaran data pasien secara elektronik, yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, akurasi, dan kualitas pelayanan kesehatan. Pada tingkat Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), seperti klinik, puskesmas, dan FKTP kecil, penerapan RME juga diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan. Namun, implementasi RME di FKTP masih menghadapi tantangan tertentu. Salah satunya adalah tingkat penerimaan dan adopsi RME oleh staf medis dan tenaga kesehatan di FKTP. Penggunaan RME memerlukan perubahan dalam cara kerja tradisional dan kebiasaan pengarsipan data pasien, yang mungkin tidak mudah diterima oleh semua pihak terkait. Oleh karena itu, diperlukan analisis yang komprehensif untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan dan penggunaan RME di FKTP. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem rekam medis elektronik Nusa Medis di FKTP menggunakan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM). Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data melalui wawancara dengan staf medis dan tenaga kesehatan yang terlibat dalam penerapan RME di FKTP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan RME di FKTP menghadapi beberapa hambatan, termasuk keterbatasan keterampilan teknis staf medis, ketidakpastian tentang keamanan data, dan resistensi terhadap perubahan dari beberapa pihak. Namun, faktor-faktor seperti manfaat yang dirasakan, kemudahan penggunaan, dan dukungan organisasi ternyata berpengaruh positif terhadap penerimaan dan penggunaan RME oleh staf medis dan tenaga kesehatan.
Enhancing EMR Programming through a TPACK-Based Interactive Application in Health Informatics Education widiyanto, Wahyu Wijaya; Nugroho, Suryanto; Widyaningrum, Bajeng Nurul
Jurnal Inotera Vol. 10 No. 2 (2025): July - December 2025
Publisher : LPPM Politeknik Aceh Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31572/inotera.Vol10.Iss2.2025.ID547

Abstract

This study explores the potential of an interactive learning application, designed using the Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) and Self-Regulated Learning (SRL) frameworks, to enhance student competence in basic Electronic Medical Record (EMR) programming within health informatics education. Using a quasi-experimental pretest-posttest design, the research involved 64 third-semester students in a vocational Health Information Management program. Participants were divided into two groups: an experimental group utilizing the interactive application and a control group receiving traditional instruction. Data were collected through achievement tests, motivation surveys, and usage log analysis. Results revealed that the experimental group demonstrated significantly higher learning achievement (M = 78.6 vs. 65.9), improved motivation (Likert mean = 4.35), and stronger self-regulated learning behaviors (87.1% module completion and 81% repeated simulations). These findings suggest that interactive tools grounded in pedagogical frameworks can effectively bridge abstract programming logic with clinical relevance, fostering both engagement and autonomous learning. The study contributes a scalable and replicable model for integrating simulation-based programming instruction in health informatics curricula.
Analysis of Readiness For Implementation of Electronic Medical Records Using DOQ-IT Method Widiyanto, Wahyu Wijaya; Sulistyati, Hanifah Shobri; Zahroh, Salsabila Ummu
International Journal of Computer and Information System (IJCIS) Vol 4, No 4 (2023): IJCIS : Vol 4 - Issue 4 - 2023
Publisher : Institut Teknologi Bisnis AAS Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/ijcis.v4i4.146

Abstract

This study addresses the challenge of managing medical records in Indonesia’s health sector, particularly focusing on the transition to electronic medical records (RME) as mandated by PMK No. 24 of 2022. The primary objective is to assess the readiness for implementing Electronic Medical Records (EMR) at the Milla Husada Clinic using the DOQ-IT (Doctor’s Office Quality-Information Technology) Approach. The research adopts a descriptive design with a quantitative approach, utilizing questionnaires to gather data from 40 clinic officers. Total sampling technique was employed for participant selection. Univariate analysis was used for data interpretation. The findings reveal a high level of readiness for RME implementation at the clinic, with a total readiness score of 117.74, placing it in range III, indicative of a very ready status. The readiness levels, in descending order of scores, were: organizational work culture (4.34), governance and leadership (4.26), IT infrastructure (4.23), and human resource readiness (3.80). Despite the overall readiness, the study identifies human resources as an area requiring further enhancement, specifically the need for specialized training in RME implementation. This research highlights the critical areas for improvement to ensure successful adoption of electronic medical records in the healthcare setting.
Analisis Kelengkapan Formulir Transfer Pasien Guna Pemenuhan Standar AKP 4 STARKES 2022 Putri Lestari, Adriana; Pradiska Budi, Agustyarum; Wijaya Widiyanto, Wahyu
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v4i2.163

Abstract

Kualitas rekam medis dipengaruhi oleh kelengkapan pengisian. Standar kelengkapan pengisian rekam medis setelah selesai pelayanan adalah 100%. Studi pendahuluan didapatkan persentase ketidaklengkapan formulir transfer pasien antar ruangan 74,19% bulan Januari 2023 dan 90,32% bulan Februari 2023. Ketidaklengkapan formulir transfer pasien akan berdampak pada kualitas pelayanan, keselamatan pasien di rumah sakit, capaian laporan analisis rekam medis, akreditasi rumah sakit khususnya dalam elemen penilaian AKP 4. Penelitian bertujuan menganalisis persentase kelengkapan formulir transfer pasien antar ruangan dari Instalasi Gawat Darurat ke Wisma Intensif guna pemenuhan elemen penilaian standar AKP 4 STARKES 2022 dan menganalisis faktor ketidaklengkapan khususnya faktor manusia. Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Langkah awal analisis kuantitatif lembar transfer dengan cek list hasilnya rata-rata persentase. Selanjutnya dilakukan wawancara mendalam responden. Hasil penelitian persentase kelengkapan formulir transfer pasien sebesar 89,67%. Keterlibatan manajemen belum efektif dalam menumbuhkan kedisiplinan PPA. Pengetahuan PPA baik, namun masih ditemukan ketidaksesuaian antara SPM internal dan SPM nasional terkait waktu pengisian rekam medis rawat inap serta belum mengetahui dengan program kerja dari atasan langsung. Perlu komitmen dari manajemen dan PPA dalam memperbaiki mutu kelengkapan rekam medis dan usulan perbaikan SPM. Peningkatkan kedisiplinan melalui full Electronic Medical Records. Pengembangan penelitian selanjutnya analisis kuantitatif dan analisis kualitatif rekam medis.
Co-Authors Ade Amallia Adnan Syarif Mustaqim Adriana Putri Lestari Agustyarum Pradiska Budi Agustyarum Pradiska Budi Ahmad Sunandar Ainurrizah Ainurrizah Amelia Fitriasari Andrianto Afandi Anggie Isnaini, Sintiya Anggraini, Novia Safitri Ani Dwi Andriyani Anita Marsyahada Annisa Ramadhan Annisaa Miftakhul Jannah Aprilia Trisiya Dewi Aries Widiyoko Aries Widiyoko Aries Widiyoko Widiyoko Arif Surono Arif Surono Arifah Damayanti Arifah Damayanti Arini Vika Sari Aris Mukimin Artika Fristi Firnawati Arum Astika Sari Arumawati, Arachis Aryawan Eka Syahputra Aryawan Eka Syahputra Astri Sri Wariyanti Bajeng Nurul Widyaningrum Budi, Agustyarum Pradiska Budiantono, Budiantono Canggih Ajika Pamungkas Dhimas Permana Putra Dimas Luthfi Pambudi Diva Adinia Cipta DWI ISKANDAR edy susanto Edy Susanto Eka Saputri, Yunitya Eko Purwanto Elok Rizma Hapsari Endah Retnani Wismaningsih Erma Pradnyani, Putu Eva Firdayanti Bisono Fendy Prasetyo Nugroho Fitria Rohmatun W Fransiska Defriani Nahu Pandur Frestiany Regina Putri Galuh Nugrahaning Budi, Galuh Gede Wirabuana Putra Grafirat Wengkang Habibi, Musta’inul Hanif Al Fatta Hasna Khoirunnisa Putri Helnindys Guswin, Instreet Hidayat, Andra Dwitama Igiany , Prita Devy Igiany, Prita Devy Inka Sasti Isnaeni, Dwi Retno Joaquim Gregorio de Carvalho Joko Mulyono Krisnita Dwi Jayanti Kurniawati, Novi Ika Kusrini Kusumawati, Pingki Dwi Lestari, Dewi Amelia Licia, Rizka Lidia Putri Fitriana Lingga Kurnia Ramadhani Malchiana Desmitha Sari Marjono Marjono Markus Utomo Sukendar Mathar, Irmawati Meiliana Dwi Puspita Meldha Ayu Subekti Mochammad Arief Darmawan Moh Arif Yunianto Muhammad Fajrian Noor Muji Rahayu Muji Rahayu Muqorobin - Muqorobin Muqorobin Muqorobin Muqorobin Nia Kurniati Nila Erlinawati Nizam Husen, Mohd Novratilova, Sinta Nugroho, Suryanto nur adi satriyo pradista Nurhadi Nurhadi Nurnanik, Iis Oda Jeki Pangesti Pamungkas, Canggih Ajika Pariyasto, Sofyan Pradiska Budi, Agustyarum Prita Devy Igiany Putra, Dwi Anantama Putri Lestari, Adriana Rahmawati, Anggita Raihan Dicky Ardiansyah Resia Perwirani Risa Kurnia Wati Rizka Licia Rizka Licia Robi Wariyanto Robi Wariyanto Abdullah Roki Mahendra Safitri, Rizky Nur Salsa Bila Karin Santoso, Azis Aji Sari , Arum Astika Sari, Yayak Kartika Sevi Oktrianadewi Shavitri Chandriani Siti Oktavia Nur Romadhoni Siti Slasaini Ahluljanah Ahluljanah Siti Solikah Sofyan Pariyasto Sofyan Pariyasto Sri Suparti Sri Suparti Sri Wulandari Sri Wulandari Sri Wulandari SRI WULANDARI Sri Wulandari Sulistyati, Hanifah Shobri Sunandar, Ahmad Suryani Suryani . Susena, Edy Suyaningrum Syafitri Hasanah Syahrul Syahrul Tri Martini Patria Turnad Lenggo Ginta Vicky Arfeni Warongan vicky arfeni warongan, vicky arfeni Vivi Rahmawati Wahyu Ratri Sukmaningsih Wicaksono, Aliansi Widiyoko, Aries Widiyoko, Aries Widiyoko Yoga Dwi Pambudi Yudha Christianto F. Zahroh, Salsabila Ummu Zainal Arifin