Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

PEMANFAATAN CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK UNTUK MONITORING MOTORIK HALUS MENULIS HURUF HIJAIYAH DI TPA MASJID AL-FALAH TONATAN PONOROGO Prasetyo, Angga; Litanianda, Yovi; Yusuf, Arief Rahman; Abdurrozzaq, Ismail; Sugianti, Sugianti; Astuti, Arin Yuli
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v5i2.5123

Abstract

Ketrampilan Menulis Huruf Hijaiyah memerlukan penguasaan gerakan motorik halus yang baik. Penguasaan motorik halus tidak hanya berdampak pada kemampuan kognitif anak dalam mengenal dan menghafal huruf, tetapi Juga berfungsi agar otot kecil seperti jari tangan saling berinteraksi. Permasalahan yang dialami mitra TPA yaitu, proses Pemantauan secara langsung ini memerlukan perhatian yang intensif, sehingga sulit bagi ustadz/ustadzah untuk secara efektif memantau seluruh anak–anak sekaligus. ini menyebabkan proses pembelajaran menjadi kurang optimal, karena perhatian ustadz/ustadzah cenderung terfokus pada beberapa santri saja, sehingga santri-santri lain tidak memperoleh pengawasan dan bimbingan yang cukup. Tim pengabdian membuat solusi menerapkan sistem dengan memanfaatkan algoritma Convolutional Neural Network (CNN). CNN terbukti efektif dalam menangkap pola dari citra tulisan hijaiyah serta mampu mendeteksi kemampuan motorik anak secara otomatis melalui analisis tulisan mereka dengan menggunakan pemrosesan citra huruf hijaiyah penilaian berdasarkan empat tingkat perkembangan motorik halus, yaitu Belum Berkembang (BB), Mulai Berkembang (MB), Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan Berkembang Sangat Baik (BSB). Metode pelaksanaan yaitu anak-anak diminta menulis huruf Hijaiyah menggunakan alat tulis pada kertas yang telah disediakan. Tulisan tangan dipindai atau difoto untuk menghasilkan data berupa gambar digital. Gambar-gambar tersebut diklasifikasikan berdasarkan kategori kemampuan motorik (BB, MB, BSH, BSB). Hasil Model CNN melalui testing validation accuracy mengalami peningkatan selama proses pelatihan kondisi akurasi yang awalnya rendah diangka 0,7 kemudian mengalami kenaikan mendekati 1,0 seiring penambahan epoch pada rentan 5 iterasi sampai 40 iterasi menggambarkan pelatihan dan akurasi tinggi dengan pola model mampu melakukan pembelajaran tanpa overfitting.
Penerapan Model Literasi Digital Berbasis Sekolah Untuk Membangun Konten Positif Pada Internet Karaman, Jamilah; Widaningrum, Ida; Setyawan, Mohammad Bhanu; Sugianti, Sugianti
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i1.3701

Abstract

Tidak bisa dipungkiri bahwa internet membawa dampak positf bagi kehidupan anak dan remaja karena memudahkan untuk mendapatkan informasi terbaru, informasi terkait tugas dan pelajaran sekolah, meningkatkan kreatifitas, memperat komunikasi antar teman dan lain-lain. Seperti dua sisi mata uang, teknologi internet juga memberi dampak negatif yang mempengaruhi martabat kedirian dan kehidupan generasi remaja sekarang ini. Munculnya beragam kasus cybercrime, adiksi terhadap pornografi dan games online, menjadi bukti nyata sangat rentannya pengaruh negatif perkembangan internet terhadap dunia anak. Kecakapan literasi digital, merupakan salah satu langkah preventif dan edukatif untuk menyadarkan dampak positif dan meminimalisir dampak negatif internet. Sekolah, bisa menjadi pengerak utama untuk mengkampanyekan dan memberikan kecakapan literasi digital kepada anak didiknya. Namun ada beberapa permasalahan untuk menerapkan literasi digital di sekolah. Pertama, belum adanya kurikulum kecakapan literasi digital dengan acuan standar. Kedua, hilangnya pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi yang seharusnya bisa menjadi media penyuluhan literasi digital. Ketiga, masih minimnya kecakapan literasi digital yang dimilliki oleh para guru. Hal ini juga terjadi di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Ponorogo, sehingga perlu diadakan pelatihan atau workshop literasi digital berbasis sekolah untuk menunjang keberhasilan budaya gerakan literasi sekolah. Berdasarkan evaluasi workshop literasi digital, peserta merespon dengan baik materi dan evaluasi kompetensi standard. Peserta mampu mengikuti dengan baik dan memahami semua materi informasi personal dan privasi, jejak digital dan kemanan Wi-Fi.Kata Kunci: cybercrime; literasi digital; madrasah.  Application of School Based Digital Literacy Model To Build Positive Content On The Internet ABSTRACT It is undeniable that the Internet has a positive impact on the lives of children and adolescents because it facilitates obtaining the latest information, information related to school tasks and increases creativity, strengthens communication between friends and others. Like the two sides of a coin, Internet technology also has a negative impact that affects the dignity of oneself and the lives of today's teenagers. The emergence of several cases of cybercrime, pornography addiction, and online games, is a real test of the very vulnerable negative influence of Internet development in the world of children. Digital literacy skills are one of the preventive and educational steps to achieve positive impacts and minimize the negative impacts of the Internet. Schools can be the main drivers for campaigning and providing digital literacy skills to their students. But there are some problems to implement digital literacy in schools. First, there is no curriculum for digital literacy skills with standard references. Secondly, the loss of Information and Communication Technology lessons that should have been a means for digital literacy advice. Third, the lack of digital literacy skills that teachers possess. This also happened in Madrasa Aliyah Negeri (MAN) 2 Ponorogo, so there must be a training or digital literacy workshop at the school to support the cultural success of the school literacy movement. Based on the evaluation of the digital literacy workshop, participants responded well to the material and the assessment of standard skills. Participants can follow well and understand all personal information and privacy material, fingerprints and Wi-Fi security..Keywords: cybercrime; digital literacy; madrasah. 
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Penggunaan LKPD pada Materi Suhu dan Kalor Pramudiyanti, Pramudiyanti; Karima, Muhammad Kaulan; Susanti, Rahma; Futri, Fitri Pratiwi; Sari, Dwi Novita; Wijayanti, Dewi; Sugianti, Sugianti
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juli-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1713

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V Sekolah Dasar melalui penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) pada pembelajaran IPA, khususnya materi suhu dan kalor. Permasalahan yang ditemukan di lapangan adalah rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa akibat pendekatan pembelajaran yang masih bersifat pasif dan kurang melibatkan siswa dalam proses eksploratif. Untuk menjawab tantangan tersebut, dikembangkan LKPD berbasis inkuiri terbimbing yang memuat aktivitas pengamatan, pengumpulan data, analisis, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan model ADDIE,yang mencakup tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Implementasi dilakukan di kelas V SDNegeri dengan 28 siswa sebagai subjek. Hasil pretest dan posttest menunjukkan peningkatan rata-rata nilai dari 56,8 menjadi 83,4. Uji statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan (p < 0,05), dengan nilai N-Gain sebesar 0,71 yang tergolong dalam kategori tinggi. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan LKPD berbasis inkuiri pada materi suhu dan kalor efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. LKPD menjadi sarana belajar aktif yang mendorongsiswa untuk memahami konsep secara mendalam dan menerapkannya dalam konteks kehidupan sehari-hari.
Bussiness Management System Of Catfish Cultivation Using Fuzzy Inference System Tsukamoto Methods Sugianti, Sugianti; Prasetyo, Angga; Triananda, Agnes
Brilliance: Research of Artificial Intelligence Vol. 3 No. 2 (2023): Brilliance: Research of Artificial Intelligence, Article Research November 2023
Publisher : Yayasan Cita Cendekiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/brilliance.v3i2.3619

Abstract

Catfish is a type of freshwater fish that is in great demand among people because it has high nutritional value. The high demand for catfish on the market is a promising business opportunity. The relatively fast maintenance period makes this cultivation much in demand. Management of a catfish farming business requires good strategy and planning so that the business process can provide optimal profits. Appropriate management practices, good planning can predict crop yields with minimal error rates. Based on past data from catfish farming businesses, catfish pond production results are influenced by several factors including pond area, number of seeds, and amount of feed. The catfish cultivation management system produces predictions of catfish harvest but ignores weather conditions, natural disasters and infectious diseases. The method used in crop yield prediction management is the Tsukamoto Fuzzy inference system. The Tsukamoto method applies monotonous reasoning and rules are built using expert knowledge, enabling the system to be able to conclude and manage predictions of catfish harvest based on data regarding pond size, number of seeds and amount of feed. System testing using 10 data shows prediction results obtained through manual calculations and system calculations, resulting in identical results. Further testing uses the white box method to ensure that the data implemented in the Tsukamoto fuzzy management system accurately produces logical decisions. Hence, it can be concluded that the management system using the Tsukamoto method is able to show effective performance in predicting harvest results based on data on pond area, number of seeds and amount of feed consumption. This management system is expected to be able to provide recommendations for catfish cultivation business planning for the community.
BAHASA UMPATAN ANAK USIA DIBAWAH 10 TAHUN DI LINGKUNGAN KECAMATAN PANGGUNGREJO Uke Riyandini; Sugianti, Sugianti; Badriyah Wulandari
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 4 No. 2 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6734/argopuro.v4i2.6734

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan makna bahasa umpatan yang digunakan oleh anak-anak berusia di bawah 10 tahun di Kecamatan Panggungrejo. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, teknik rekam, dan catatan langsung. Subjek penelitian adalah anak-anak di lingkungan Kecamatan Panggungrejo yang terpapar bahasa umpatan dalam interaksi sosial sehari-hari. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa bahasa umpatan pada anak-anak terdiri dari bentuk kata, frase, dan klitika. Umpatan yang digunakan memiliki variasi makna, mulai dari ungkapan emosi negatif seperti kemarahan hingga ekspresi keakraban atau humor. Kata-kata yang sering digunakan melibatkan referensi pada hewan, kondisi fisik, dan sifat intelektual yang berkonotasi negatif. Selain itu, bahasa umpatan ini juga digunakan sebagai bentuk penanda solidaritas dalam kelompok pertemanan. Temuan ini menunjukkan bahwa lingkungan sosial memainkan peran penting dalam pembentukan kebiasaan berbahasa anak, termasuk dalam penggunaan umpatan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan tambahan bagi orang tua dan pendidik untuk memahami pengaruh lingkungan terhadap perkembangan bahasa dan ekspresi emosi anak-anak, serta pentingnya pendekatan yang sesuai dalam mengelola penggunaan bahasa kasar pada usia dini.
ANALISIS VARIASI BAHASA DALAM KONTEKS MULTIKULTURAL STUDI KASUS PENGGUNAAN BAHASA PADA ANAK PENGGUNA GAME MOBILE LEGEND Midya Nikmatul Fitria; Muhammad Bayu Firmansyah; Sugianti, Sugianti
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 4 No. 2 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6734/argopuro.v4i2.6750

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variasi bahasa yang digunakan oleh anak-anak dalam komunitas pemain game Mobile Legend dalam konteks multikultural. Permasalahan yang diangkat adalah bagaimana ragam bahasa dan faktor-faktor sosial yang mempengaruhi gaya komunikasi dalam komunitas ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiolinguistik dengan metode deskriptif kualitatif, dimana data diperoleh melalui observasi, rekaman, dan wawancara. Subjek penelitian adalah anggota komunitas Mobile Legend yang berasal dari berbagai daerah, dan analisis dilakukan pada variasi bahasa dari aspek penutur, pemakaian, keformalan, dan sarana komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keragaman bahasa dalam komunitas ini dipengaruhi oleh latar belakang sosial dan budaya penutur, termasuk penggunaan bahasa daerah, bahasa Indonesia, serta bahasa campuran. Faktor multikultural menyebabkan variasi dalam pemilihan kata, intonasi, dan gaya bicara sesuai dengan situasi dan kebutuhan komunikasi. Bahasa Indonesia berfungsi sebagai lingua franca untuk memudahkan komunikasi antar budaya, sedangkan bahasa daerah digunakan dalam kelompok kecil dengan latar budaya yang sama. Kesimpulannya, variasi bahasa dalam komunitas ini mencerminkan kondisi sosial yang dinamis, menampilkan kemampuan anak-anak untuk menavigasi perbedaan budaya melalui bahasa.
ANALISIS SUPERSTRUKTUR WACANA PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU MEDIA ONLINE INSTAGRAM SMK MUHAMMADIYAH 1 PASURUAN: KAJIAN SEMIOTIKA Mohammad Hidayatulloh; Sugianti, Sugianti; Ilmiyatur Rosidah
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 4 No. 2 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6734/argopuro.v4i2.6770

Abstract

Penelitian ini mengkaji penggunaan media sosial Instagram oleh SMK Muhammadiyah 1 Pasuruan dalam menyebarluaskan informasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Dengan perkembangan teknologi, media sosial menjadi alat promosi efektif yang dapat mempengaruhi jumlah pendaftar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis superstruktur wacana pamflet digital melalui teori Teun A. Van Dijk yang mencakup elemen headline, body copy, dan closure, serta memahami peran semiotika dalam interpretasi makna tiap elemen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi pada pamflet yang diunggah akun Instagram SMK Muhammadiyah 1 Pasuruan selama periode PPDB. Data dianalisis berdasarkan konteks teks dan makna simbolik yang disampaikan melalui elemen pamflet. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan headline yang provokatif dan visual yang menarik meningkatkan daya tarik iklan, sementara body copy memberikan informasi detail tentang program keahlian, fasilitas, dan syarat pendaftaran. Penutup iklan efektif dalam mengarahkan calon pendaftar untuk berinteraksi lebih lanjut. Kesimpulan menunjukkan bahwa strategi komunikasi digital melalui superstruktur wacana dan elemen semiotika berperan penting dalam membentuk citra sekolah dan meningkatkan minat calon peserta didik baru.
ANALISIS GAYA BAHASA PERSUASIF DALAM KONTEN LIBURAN AKUN YOUTUBE RANS ENTERTAINMENT Diajeng Istri Intan Permatasari; Sugianti, Sugianti; Badriyah Wulandari
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 4 No. 2 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6734/argopuro.v4i2.6861

Abstract

Penelitian ini berfokus pada analisis gaya bahasa persuasif dalam konten liburan kanal YouTube Rans Entertainment, yang dikelola oleh pasangan selebritas Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Gaya bahasa persuasif digunakan untuk mempengaruhi audiens dalam konteks media digital, yang sangat berperan dalam membangun keterikatan emosional dengan penonton. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis gaya bahasa persuasif yang digunakan, serta memahami makna dominannya dalam meningkatkan keterlibatan audiens. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis konten terhadap transkrip video liburan pada akun Rans Entertainment dalam enam bulan terakhir tahun 2024. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi, kemudian diklasifikasikan ke dalam empat jenis gaya bahasa persuasif: imperatif, argumentatif, emotif, dan retoris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya bahasa emotif paling dominan digunakan, yang bertujuan untuk menciptakan ikatan emosional dengan audiens melalui ungkapan kebahagiaan, kehangatan, dan kekaguman. Penggunaan gaya bahasa emotif ini terbukti efektif dalam meningkatkan ketertarikan dan keterlibatan audiens, menjadikan mereka merasa seolah-olah ikut terlibat dalam pengalaman liburan. Penelitian ini memberikan wawasan mengenai pentingnya penggunaan gaya bahasa persuasif dalam media sosial, khususnya YouTube, dan dapat menjadi referensi bagi content creator untuk meningkatkan daya tarik konten pariwisata melalui pendekatan komunikasi yang persuasif dan interaktif.
IMPLEMENTASI PROGRAM KAMPUS MENGAJAR ANGKATAN 3 SEBAGAI WUJUD KONTRIBUSI BELAJAR SAMBIL BERDAMPAK Kurniasari, Septiana; Yunus, Muhammad; Hunggaita, Nur Afni; Sugianti, Sugianti; Regita E. Ali, Ardhieat Pramesti; Ismail, Abdurahman; Aprilia, Talita Dyas; Alfan Habibi, Mohammad Arif
Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jppm.v4i1.1061

Abstract

Program Kampus Mengajar merupakan salah satu program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM) yang bertujuan untuk membantu sekolah dasar maupun menengah yang terdampak pandemi Covid-19. Salah satu sekolah dasar yang menjadi sasaran program ini adalah SDN No. 40 Hulonthalangi, Gorontalo. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengetahui implementasi program Kampus Mengajar sebagai wujud kontribusi belajar sambil berdampak. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa implementasi program Kampus Mengajar di SDN No. 40 Hulonthalangi, Gorontalo melalui program pendampingan peningkatan literasi numerasi, adaptasi teknologi dan administrasi, berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif kepada seluruh elemen yang terlibat, khususnya di sekitar lingkungan sekolah.
PENGEMBANGAN MEDIA INFORMASI DESA DI DESA MLARAK KECAMATAN MLARAK KABUPATEN PONOROGO Sugianti, Sugianti; Ramadhani, Tarissa Auliya; Ardiawan, Muhammad Auliya; Septihadi, Wasis Dwi
ADIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/adi.v8i1.8935

Abstract

Desa Mlarak belum memiliki sistem informasi dan paan nama masjid, rumah RT, RW, maupun perangkat desa sebagai media identitas. Pengabdian ini dilaksanakan dengan membuat papan nama sebagai penunjuk yang memudahkan masyarakat untuk mengetahui lokasi dimaksud. Analisis pembuatan papan nama didiskusikan bersama masyarakat desa Mlarak sebagai subjek pengguna produk pengabdian. Dengan adanya  pembuatan papan nama masjid, rumah RT, RW, dan perangkat desa sangat memudahkan masyarakat setempat maupun pendatang untuk mengetahui lokasi dimaksud. Sedangkan system informasi bermanfaat sebagai control social pemerintah desa Mlarak.Kata kunci: papan nama, identitas, informasi