Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Efektivitas Penggunaan Media Farmquest dalam Pembelajaran Mata Kuliah Produksi Ternak Sapi Perah Alam, Asmirani; Sairudy, Albertus; Gairtua, Barnabas; Makatita, Juwaher; MA, Ratnah Kurniati; Inuhan, Michael; Meikudy, Piterson
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28781

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan media pembelajaran FarmQuest, sebuah board game edukatif berbasis simulasi dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa pada mata kuliah Produksi Ternak Sapi Perah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experiment) yaitu one group pretest-posttest design tanpa kelompok kontrol. Subjek penelitian adalah sembilan orang mahasiswa aktif Program Studi Peternakan PSDKU Universitas Pattimura di Kabupaten Maluku Barat Daya. Instrumen pengumpulan data meliputi tes tertulis untuk mengukur aspek kognitif, kuesioner persepsi berbasis skala Likert untuk menilai respons afektif mahasiswa, serta lembar observasi untuk menilai partisipasi selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan rata-rata nilai pretest ke posttest dari 62,5 menjadi 83,2, dengan nilai signifikansi sebesar 0,001 (p < 0,05). Data kuesioner menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa merasa pembelajaran menjadi lebih menyenangkan, interaktif serta membantu pemahaman konsep-konsep teknis. Observasi lapangan juga mencatat peningkatan partisipasi aktif mahasiswa dalam diskusi, pemecahan masalah dan pengambilan keputusan selama penggunaan media FarmQuest. Media ini terbukti mampu mengintegrasikan aspek kognitif, afektif dan sosial dalam pembelajaran serta menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik. Oleh karena itu, FarmQuest merupakan alternatif media yang potensial untuk diterapkan dalam kurikulum pembelajaran praktis di bidang peternakan, terutama untuk meningkatkan pemahaman konseptual, keterampilan berpikir kritis dan kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan di dunia kerja.
ANALISIS KESALAHAN SISWA SMP SE-PULAU MOA DALAM MENGERJAKAN SOAL LITERASI MATEMATIKA BERBASIS ETNOMATEMATIKA Kurniati MA, Ratnah; Inuhan, Michael; Bonara, Arche; Solmeda, Wisye Marina; Samadara, Aditia
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 13 No 1 (2025): JUNE
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/mapan.2025v13n1a8

Abstract

This study aims to examine the mathematical literacy skills of junior high school students on Moa Island by identifying the types of errors they commonly make when solving mathematical literacy problems designed with cultural relevance. The problems were developed to reflect local contexts, following an ethnomathematics-based approach that situates learning within students’ real-life experiences and community practices. This descriptive qualitative research involved 56 junior high school students from various schools on Moa Island, selected by their mathematics teachers based on academic ability. Students completed a mathematical literacy task adapted from PISA, and their written responses were analyzed for error patterns. To validate the findings, interviews were conducted with a subset of participants selected through purposive sampling to represent each type of identified error. The analysis, guided by Nolting’s Theory, revealed five categories of errors. Misread directions errors occurred most frequently, affecting 53.5 percent of students. Concept errors were found in 39.2 percent, careless errors in 25 percent, and application errors in 12.5 percent. Study errors emerged in 82 percent of students, marking them as the most common issue. The findings suggest that students’ difficulties stem largely from limited exposure to contextual problem-solving and a strong reliance on memorization over conceptual understanding. The study highlights the importance of incorporating culturally grounded, contextual problems into mathematics instruction to strengthen literacy skills. Future research is encouraged to further explore how ethnomathematics can be more effectively embedded into assessment and teaching practices. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kemampuan literasi matematika siswa sekolah menengah pertama (SMP) di Pulau Moa dengan mengidentifikasi jenis-jenis kesalahan yang sering dilakukan saat menyelesaikan soal literasi matematika yang dirancang berdasarkan konteks budaya lokal. Soal dalam penelitian ini dikembangkan untuk mencerminkan situasi nyata yang relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa, sebagai bagian dari pendekatan berbasis etnomatematika. Penelitian ini merupakan studi kualitatif deskriptif dengan melibatkan 56 siswa SMP dari berbagai sekolah di Pulau Moa. Para siswa dipilih oleh guru matematika masing-masing berdasarkan kemampuan akademik, khususnya dalam bidang matematika. Setelah mengerjakan soal literasi matematika adaptasi dari PISA, peneliti melakukan analisis terhadap jawaban siswa. Validasi data diperoleh melalui wawancara dengan subjek terpilih menggunakan teknik purposive sampling, yakni siswa yang mewakili setiap jenis kesalahan yang teridentifikasi. Berdasarkan analisis menggunakan teori Nolting, ditemukan lima kategori kesalahan. Kesalahan membaca petunjuk (misread directions errors) terjadi pada 53,5% siswa. Kesalahan konsep (concept errors) ditemukan sebesar 39,2%, kesalahan ceroboh (careless errors) sebesar 25%, dan kesalahan penerapan (application errors) sebesar 12,5%. Kesalahan belajar (study errors) menjadi yang paling dominan, terjadi pada 82% siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan siswa sebagian besar disebabkan oleh kurangnya latihan soal kontekstual dan dominannya pendekatan hafalan dalam pembelajaran. Penelitian ini menekankan pentingnya pengintegrasian soal-soal matematika kontekstual yang berakar pada budaya lokal dalam pembelajaran untuk memperkuat keterampilan literasi matematika siswa. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengembangkan dan mengeksplorasi lebih dalam potensi etnomatematika secara kolaboratif bersama masyarakat setempat.
TREN PENELITIAN BERPIKIR KOMPUTASI PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA: ANALISIS BIBLIOMETRIK Inuhan, Michael; Lekitoo, John Nandito; Romsery, Adelia; Wariaka, Fransiska; Tetiwar, Alberthina
TRANSFORMASI Vol 9 No 1 (2025): TRANSFORMASI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Pendidikan Matematika FMIPA Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/tr.v9i1.5523

Abstract

This study aims to analyze the global trend of computational thinking research in mathematics learning through a bibliometric approach. The analysis was conducted on 536 documents retrieved from the Scopus database during the period 2007–2024 using the PRISMA method and analyzed through RStudio and VOSviewer software. The results show an average increase in publication trends of 31.04% each year, with the largest contribution coming from Vanderbilt University and the dominance of publications by authors from the United States. The most prolific source is the ACM International Conference Proceeding Series with influential authors include Gautam Biswas and Shuchi Grover. Keyword mapping revealed six main thematic clusters, focusing on computational thinking integration, digital tools, and its relationship with mathematics and STEM education. Five emerging keywords were identified—systematic review, GeoGebra, CT-Tools, mathematics lesson, and ChatGPT—signaling new directions for future research.
ETHNOMATHEMATICS OF SMALL BORDER ISLANDS: LUTUR BATU ON MOA ISLAND Sugiarto, Sigit; Rupilele, Karolina; MA, Ratnah Kurniati; Lekitoo, John Nandito; Inuhan, Michael; Dahoklory, Andy Sunder Keer
BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 18 No 1 (2024): BAREKENG: Journal of Mathematics and Its Application
Publisher : PATTIMURA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/barekengvol18iss1pp0475-0482

Abstract

The people of Moa Island have a cultural heritage in the form of Lutur Batu. Lutur Batu is a construction of large stones arranged side by side to form a circular wall. Lutur Batu is used to close village boundaries and as a garden fence which aims to protect plants from wild animals. This research aims to determine ethnomathematics studies on Lutur Batu on Moa Island. The ethnomathematics study of Lutur Batu on Moa Island in this research is expected to provide a deeper understanding of the local wisdom of the people of Moa Island, as well as contribute to the recognition, maintenance, and preservation of cultural heritage with mathematical value in the region. Furthermore, an understanding of the geometric patterns and construction of Lutur Batu can be adopted in mathematics learning at school to increase students' interest in learning and understanding of mathematical concepts.This qualitative research focuses on an in-depth understanding of ways of thinking and using mathematics in the traditions and practices of making Lutur Batu in Moa Island. The results of the analysis on Lutur Batu and the manufacturing process showed that there are mathematical concepts such as circles, cylinders, comparisons, and statistics. Lutur Batu and the Mathematical concepts contained therein can be used in Mathematics learning at school to enrich learning materials, increase learning motivation and students' understanding of Mathematics concepts. Apart from that, it can increase students' insight and knowledge regarding the cultural heritage of Moa Island
Pembelajaran Berorientasi Computational Thinking Berbantuan Geogebra pada Guru Matematika SMP Kecamatan Moa Mataheru, Wilmintjie; Inuhan, Michael; Johansz, Dovila; Dolaitery, Demianus Adrian; Lekipiou, Jen Merlinda; Kurniati MA, Ratnah
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/mdyg4d44

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada kecamatan Moa. Mitra untuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah sekolah-sekolah yang tergabung dalam kelompok MKKS kecamatan Moa. Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan desain pembelajaran berorientasi computational thinking berbantuan aplikasi GeoGebra.  Tahapan kegiatan terdiri atas tahap awal, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Pada tahapan awal dilakukan observasi terhadap permasalahan utama yang dihadapi oleh mitra lebih khusus kepada guru matematika SMP se-kecamatan Moa. Tahap pelaksanaan terdiri atas kegiatan sosialisasi, pelatihan dan pendampingan. Sosialisasi dan pelatihan dilaksanakan selama dua hari secara terstruktur. Sedangkan pendampingan dilaksanakan selama satu bulan secara tidak terstruktur. Berdasarkan data yang diperoleh dari pre-test dan post-test dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan desain pembelajaran berorientasi computational thinking berbantuan GeoGebra. Peningkatan keterampilan juga tercapai dengan bukti produk berupa modul ajar berorientasi computational thiking berbantuan GoeGebra yang dibuat oleh setiap peserta selama proses pendampingan.
PELATIHAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS ETNOMATEMATIKA BERBANTUAN SOFTWARE GEOGEBRA DI KECAMATAN PULAU LAKOR Inuhan, Michael; Dahoklory, Andy S K; Lekitoo, John Nandito; Rupilele, Karolina; MA, Ratnah Kurniati; Sugiarto, Sigit
PAKEM : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): Pakem : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pakem.3.2.179-183

Abstract

One area in Southwest Maluku Regency that still maintains the culture of its people is Lakor District. Parts of culture that are still maintained today are Lakor weaving, traditional houses, lutur, traditional games, traditional dances, and others. On the other hand, mathematics learning in schools does not accommodate these diverse cultures. Ethnomathematics learning is a way of utilizing local culture as a means of introducing mathematical material. Ethnomathematics-based learning training activities with the help of Geogebra software were carried out with a percentage of 98.83%. Based on 10 indicators of implementation, this training activity is in the very good category and helps teachers make learning more creative and innovative
PELATIHAN SOAL-SOAL OLIMPIADE MATEMATIKA TINGKAT SEKOLAH DASAR PADA SD NEGERI 325 MALUKU TENGAH Inuhan, Michael; Lekitoo, John Nandito; Dahoklory, Andy S K; MA, Ratna Kurniati
PAKEM : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): Pakem : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pakem.4.1.59-65

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dilakukan dengan cara memberikan pelatihan bagi siswa SD Negeri 325 Maluku Tengah yang menjadi peerta OS MIPA Universitas Pattmura mata pelajaran matematika. Pemberian pelatiihan dilaksanakan dengan cara pembahasan soal OS MIPA periode lampau. Pelatihan dilakukan oleh tim yang beranggotakan dua orang selama tujuh hari. Data berupa skor pre-test dan post-test Hasil pelatihan dianalisis menggunakan uji statistik N-Gain untuk mengetahui kriteria peningkatan dan keefektifan pelatihan ini. Diperoleh hasil skor N-Gain 0,21 yang menyatakan terjadi peningkatan kemampuan siswa dalam mengrejakan soal olimpiade matematika tetapi masih dalam kategori rendah.
WORKSHOP PENYUSUNAN KISI-KISI SOAL DAN ANALISIS BUTIR SOAL DI SMP NEGERI TIAKUR Mataheru, Wilmintjie; Huwaa, Novalin Calasin; Inuhan, Michael; Lekitoo, john Nandito
PAKEM : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): Pakem : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pakem.4.1.106-111

Abstract

In order to improve the quality of question preparation, service activities were carried out in the form of workshops on preparing question grids and analyzing question items. This activity was carried out at SMP Negeri Tiakur, with the target audience being teachers at that school. The achievement of implementing activities is measured by creating a participant satisfaction questionnaire. From the results of the satisfaction questionnaire analysis, very good results were obtained with an average percentage of 97.14%.
Pemanfaatan Sampah sebagai Media Pembelajaran di Pulau Kecil Perbatasan Kurniati, Ratnah; Lestari , Lestari; Sugiarto, Sigit; Alam, Asmirani; Inuhan, Michael; Sony, Edy; Kamaruddin, Sitti Fatimah; Suherman, Dian Rubiana
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 3 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/js.v3i3.229

Abstract

Salah satu alternatif solusi meningkatkan minat belajar anak adalah dengan memanfaatkan media pembelajaran. Namun sebagian besar guru masih beranggapan bahwa media pembelajaran adalah sesuatu yang mahal dan rumit. Olehnya itu, program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan media pembelajaran pada mahasiswa calon guru dengan melakukan praktek penggunaan media tersebut pada anak-anak di desa Wakarleli, kab. Maluku Barat Daya. Kegiatan yang berlangsung setiap hari Sabtu pukul 16.00-17.30 WIT selama 14 Oktober 2023 – 11 November 2023 ini mengajak sekitar 20 anak dari rentang usia beragam sebagai pengguna media pembelajaran. Diharapkan dengan penggunaan media pembelajaran yang beragam, minat belajar anak-anak dapat meningkat dan mahasiswa calon guru menjadi lebih kreatif dalam membuat media pembelajaran dengan memanfaatkan barang yang ada. Barang bekas atau sampah yang dijadikan bahan utama pembuatan media pembelajaran pada kegiatan ini adalah daun kering, ranting, karton dan kertas bekas. Dari barang-barang bekas ini, mahasiswa membuat media pembelajaran berupa media pembuatan karya kreatif dengan daun dan ranting, media pengenalan huruf dan angka, serta media untuk mengukur kemampuan matematika. Berdasarkan hasil pengamatan, diketahui kegiatan ini berdampak positif baik bagi anak-anak di Desa Wakarleli maupun bagi mahasiswa sebagai pembuat media pembelajaran.
EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA PADA MOTIF KAIN TENUN MOA SEBAGAI BAHAN AJAR Madubun, Fenty Madelin; Inuhan, Michael; Lekitoo, John Nandito; MA, Ratnah Kurniati; Boanara, Arche Febry; Dadiara, Yuliyanti; Malwewa, Amelia Adaleda
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 4 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i4.7408

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi unsur-unsur etnomatematika yang terdapat pada motif kain tenun dari Desa Werwaru, Pulau Moa dan mengintegrasikan hasil eksplorasi tersebut dalam pembelajaran matematika. Desa Werwaru dipilih sebagai lokasi penelitian karena masyarakatnya masih mempertahankan tradisi menenun yang diwariskan secara turun-temurun. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan eksploratif. Data yang diperoleh merupakan data kualitatif yang diperoleh melalui observasi terhadap pola dan struktur kain tenun, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur yang berkaitan dengan etnomatematika. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi  data,  penyajian  data,  dan penarikan  kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa motif kain tenun di Desa Werwaru, Pulau Moa mengandung berbagai bentuk geometri, antara lain segitiga, persegi, persegi panjang, jajargenjang, dan layang-layang, yang tersusun dalam pola berulang dan teratur. Bentuk-bentuk geometri tersebut dapat dijadikan konteks pembelajaran di sekolah dasar, khususnya pada materi pengenalan bangun datar, kesimetrian, dan pola. Temuan ini juga menegaskan bahwa pengintegrasian nilai budaya lokal dalam pembelajaran matematika melalui pendekatan etnomatematika dapat memperkaya pengalaman belajar siswa, menjadikan pembelajaran lebih konkret, kontekstual, dan bermakna.