Claim Missing Document
Check
Articles

THE RELATIONSHIP OF KNOWLEDGE, ATTITUDE, AND PERCEPTION OF HIV/AIDS PATIENTS TO TRANSMISSION PREVENTION aziz, ari rahmat
INDONESIAN NURSING JOURNAL OF EDUCATION AND CLINIC (INJEC) Vol 8, No 1 (2023): INJEC
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24990/injec.v8i1.510

Abstract

ABSTRACTHuman Immunodeficiency Virus (HIV) / AIDS infection was increased every year. One of the causes of new sufferers is the risky sexual behavior people with HIV / AIDS. The purposed of this study is to analyze the Determinant of risk prevention behavior of transmission people with HIV / AIDS in Arifin Achmad Public Hospital. The research method used cross-sectional study to describe the determinant of prevention of transmission of HIV / AIDS. The research sample was 83 respondents. The study was conducted from Jun 2, 2021 to July 2, 2021 in Arifin Achmad Public Hospital. The results showed that of 83 respondents, 26 (31%) respondents had risky behavior and 57 (68%) respondents had healthy behavior. Analyze with statistics showed there are not correlation between Knowledge (p value = 0.119) with prevention of transmission HIV AIDS patient.  There are correlation between attitude (0.015), perception (0.009) with prevention of transmission HIV/ AIDS. These results encourage care giver to be more active in providing health education. Keywords: Sexual behavior; HIV/ AIDS Patient;  
Hubungan Kesejahteraan Spiritual dengan Citra Tubuh Pasien Kanker Payudara Post Mastektomi di RSUD Arifin Achmad Ghina Luthfia; Nurul Huda; Ari Rahmat Aziz
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 7 No. 1 (2024): JUNI
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v7i1.428

Abstract

Salah satu terapi yang dijalani pada pasien kanker payudara adalah mastektomi. Proses mastektomi dapat mempengaruhi kesejahteraan spiritual dan citra tubuh pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kesejahteraan spiritual dengan citra tubuh pasien kanker payudara post mastektomi di RSUD Arifin Achmad. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif korelasi pendekatan cross sectional. Hasil sampel 58 pasien kanker payudara post mastektomi yang menjalani pengobatan di Poli Bedah Onkologi RSUD Arifin Achmad menggunakan purposive sampling. Analis data yang digunakan adalah deskriptif dan Chi-Square. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner Spiritual Well-Being Scale (SWBS) untuk kesejahteraan spiritual dan kuesioner citra tubuh. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia dewasa madya 41-60 tahun (69%), status menikah (96,6%), tingkat pendidikan SMA (34,5%), pekerjaan IRT/tidak bekerja (79,3%), lama mastektomi < 6 bulan (67,2%), 33 responden (56,9%) memiliki tingkat kesejahteraan spiritual sedang dan 39 responden (67,2%) memiliki citra tubuh positif. Hasil uji statistik menunjukkan tidak ada hubungan antara kesejahteraan spiritual dengan citra tubuh pasien kanker payudara post mastektomi dengan p value (0,340) > alpha 0,05. Disarankan agar mengeksplor lebih lanjut terkait faktor-faktor yang mempengaruhi citra tubuh pada pasien kanker payudara post mastektomi.
The Relationship between Family Support and Suicide Ideation in College Students Adiguna, Drajat; Elita, Veny; Aziz, Ari Rahmat
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 3, No 1 (2024): March 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v3i1.1870

Abstract

Introduction: Suicide is the second leading cause of death among teenagers and early adults. Suicidal behavior is related to the family support provided. The aim of this research is to determine the relationship between family support and suicidal ideation among students at a university in Pekanbaru, Riau. Method: This research uses a descriptive correlation design using a cross-sectional approach. The sample consisted of 100 respondents taken using the accidental sampling technique. The measuring instruments used were the Perceived Social Support-Family Scale (PSS-Fa) questionnaire for family support and the Beck Scale for Suicide Ideation (BSS) for suicidal ideation. Data analysis used the chi-square test. Results: It is known that the majority of respondents have family support in the good and sufficient categories with the same number, namely 39 respondents (39.0%). For the variable suicidal ideation, the majority of respondents were in the low risk category totaling 52 respondents (52.0%), while the remainder were in the high risk category totaling 28 respondents (28.0%) and very high risk totaling 20 respondents (20 .0%). The results of statistical tests show that there is a relationship between family support and suicidal ideation in students (p value 0.021 α 0.05). Conclusion: Family support has a significant relationship with suicidal ideation.
The Relationship between Sleep Quality and Body Mass Index (BMI) with Excessive Daytime Sleepiness in Students Miransya, Devara Aneila; Aziz, Ari Rahmat; Utomo, Wasisto
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 3, No 1 (2024): March 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v3i1.1833

Abstract

Excessive Daytime Sleepiness (EDS) in students often occurs. EDS can be influenced by several factors, including excessive BMI, poor sleep quality, lifestyle, mental health and neurological disorders. This study aims to determine the relationship between sleep quality and body mass index (BMI) with the incidence of excessive daytime sleepiness in students. This research uses a descriptive correlation method with a cross sectional approach. The research sample of 237 respondents who met the inclusion criteria used a probability sampling technique, namely stratified random sampling. The analysis used was bivariate analysis using the Chi Square and Kolmogorov-Smirnov tests. The results showed that the majority of respondents were women (90.7%), aged 19-21 years (63.3%), had poor sleep quality (87.8%), normal BMI category (62%), and the majority of respondents experienced Excessive Daytime Sleepiness EDS (71.3%). The chi-square results of the relationship between sleep quality and EDS obtained p-value = 0.937 α (0.05) and the Kolmogorov-Smirnov results of the relationship between BMI and EDS obtained p-value = 0.274 α (0.05). There is no significant relationship between sleep quality and the incidence of Excessive Daytime Sleepiness (EDS) in students and there is no relationship between body mass index and the incidence of Excessive Daytime Sleepiness (EDS). It is hoped that the results of this research can be used as suggestions for students to improve sleep quality.
Hubungan Dukungan Keluarga dan Tingkat Pendapatan dengan Tingkat Kepatuhan Pengobatan Pasien TB di Puskesmas Angelica, Thesia; Aziz, Ari Rahmat; Dewi, Yulia Irvani
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 2, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v2i1.1750

Abstract

Pendahuluan: Kepatuhan pengobatan mempunyai kaitan dengan dukungan keluarga dan juga tingkat pendapatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dan tingkat pendapatan dengan kepatuhan pengobatan pasien TB di Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah 58 orang responden. Pengumpulan menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan MMAS-8. Analisa yang digunakan adalah analisa bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil: Sebagian besar responden adalah laki – laki 30 orang (51,7%) kelompok usia dewasa akhir 21 orang (36/2%), pendidikan terakhir responden yaitu SMA sebanyak 39 orang (67,2%) dan pekerjaan terbanyak adalah wiraswasta 31 orang (53,4%). Mayoritas penderita TB memiliki dukungan keluarga yang baik  sebanyak 36 orang (62.1%), mayoritas tingkat pendapatan tinggi sebanyak 24 orang (41.4%) dan mayoritas kepatuhan pengobatan menengah sebanyak 29 orang (49.2%). Hasil uji data dilakukan tidak ada hubungan tingkat pendapatan dengan kepatuhan pengobatan pasien TB dengan p value 0.05 dan  hasil uji data dilakukan ada hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan pengobatan pasien TB dengan p value 0.05 Kesimpulan: Tidak ada hubungan tingkat kepatuhan dengan kepatuhan pengobatan pasien TB dan ditemukan adanya hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan pengobatan pasien TB.
Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Kunjungan Lansia ke Posyandu Alrasimah, Alrasimah; Zulfitri, Reni; Aziz, Ari Rahmat
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 2, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v2i1.1842

Abstract

Lansia memiliki berbagai macam masalah kesehatan sehingga diperlukan adanya peningkatan kesehatan melalui posyandu lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan lansia ke posyandu lansia. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan bulan juni – juli 2023 terhadap lansia di Desa Tarai Bangun. Hasil: Hasil pada uji chi-square akses menunjukkan nilai ????-value = 0,2350,05, variabel dukungan keluarga ρ-value = 0,4580,05 dan variabel pengetahuan ρ-value = 1,0000,05. Hasil penelitian didapatkan ????-value variabel akses, dukungan keluarga, dan pengetahuan lebih besar dari 0,05, yang artinya faktor akses, dukungan keluarga, dan pengetahuan tidak memiliki hubungan yang bermakna dengan kunjungan lansia ke posyandu. Kesimpulan: Faktor akses, dukungan keluarga, dan pengetahuan ternyata tidak berpengaruh terhadap kunjungan lansia ke posyandu lansia khusunya di Desa Tarai Bangun, tetapi dipengaruhi oleh faktor lain. Saran : Disarankan pada peneliti selanjutnya untuk mempertimbangkan faktor-faktor lain yang berhubungan dengan kunjungan lansia ke posyandu.
HUBUNGAN POLA ASUH DENGAN PERILAKU SEKSUAL BERISIKO PADA REMAJA DZAKIA, MASITA AQLA; AZIZ, ARI RAHMAT; ARNELIWATI, ARNELIWATI
Journal of Nursing and Public Health Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : UNIVED Press, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jnph.v11i2.5171

Abstract

Pendahuluan: Remaja berada pada periode ingin tahu dan ingin mencoba sehingga remaja rentan terlibat pada perilaku seksual berisiko. Perilaku seksual yang sering terjadi pada remaja terdiri dari perilaku seksual tidak berisiko dan perilaku seksual berisiko. Peranan orang tua diperlukan untuk memberikan pendidikan seksual yang bagik bagi remaja dan menjalin komunikasi terbuka pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh dengan perilaku seksual berisiko pada remaja. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian deksripsi korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah 252 siswa di salah satu sekolah yang ada di pekanbaru, sampel diambil berdasarkan kriteria inklusi menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data yang digunakan yaitu analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil dan Pembahasan: Mayoritas usia responden pada penelitian ini yaitu 17 tahun, jenis kelamin paling banyak ialah perempuan, mayoritas remaja memperoleh pola asuh demokratis dan sebagian besar remaja memiliki perilaku seksual berisiko rendah. Hasil analisis menunjukkan ada hubungan pola asuh dengan perilaku seksual berisiko pada remaja dengan nilai p value=0,017 atau < alpha 0,05. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pola asuh dengan perilaku seksual berisiko pada remaja. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi dan pengetahuan baru dalam memberikan asuhan keperawatan yang berfokus pada pola asuh untuk menjadi salah satu alternatif dalam menangani perilaku seksual berisiko pada remaja.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STATUS GIZI PADA ANAK USIA PRASEKOLAH DI PEKANBARU Safitri, Rahma; Suci, Wice Purwani; Aziz, Ari Rahmat
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 7 No 2 (2024): Volume 7 Nomor 2 Januari 2024
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jka.v7i2.3670

Abstract

Nutritional status in children is still a major problem, characterized by the increasing incidence of malnutrition and undernutrition in children. To determine whether there is a relationship between factors affecting nutritional status and nutritional status in pre-school children. This study is a quantitative study with a cross-sectional approach. Data collection techniques by distributing questionnaires and observing the measurement of TB and BW of children. The research sample was 100 respondents with purposive sampling technique. Of the 100 respondents, 5-year-old children were 86 respondents (86%), most of them were male as many as 58 respondents (58%), the mother's last level of education was college as many as 42 respondents (42.0%), mothers did not work as many as 59 respondents (59.0%) economic status was less than MSE as many as 67 respondents (67%) nutritional status in children was good nutrition and at risk of overnutrition as many as 55 respondents (55%). The results of the Chi-Square test obtained the results of the associated factors, namely the economic status factor, the results of P value 0.020 <0.05, the factor of history of infectious diseases obtained the results of P value 0.000 <0.05, the health service utilization factor obtained the results of P value 0.000 <0.005. Factors affecting nutritional status in preschool children are economic status, history of infectious diseases and utilization of health services. Status gizi pada anak masih menjadi masalah utama, yang ditandai dengan kejadian gizi buruk dan kurang pada anak yang terus meningkat. Penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara faktor-faktor yang mempengaruhi status gizi dengan status gizi pada anak usia pra sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross Sectional. Teknik pengumpulan data dengan penyebaran kuisioner dan melakukan observasi pengukuran TB dan BB anak. Sampel penelitian sebanyak 100 responden dengan teknik pengambilan purposive sampling. Dari 100 responden, anak berusia 5 tahun sebanyak 86 responden (86%), sebagian besar berjenis kelamin laki-laki sebanyak 58 responden (58%), tingkat pendidikan terakhir Ibu perguruan tinggi sebanyak 42 responden (42,0%), Ibu tidak bekerja sebanyak 59 responden (59,0%) status ekonomi kurang dari UMK sebanyak 67 responden (67%) status gizi pada anak adalah gizi baik dan beresiko gizi lebih sebanyak 55 responden (55%). Hasil uji Chi-Square didapatkan hasil factor-faktor yang berhubungan dengan status gizi anak prasekolah yaitu pada faktor status ekonomi hasil P value 0,020<0,05, faktor riwayat penyakit infeksi didapatkan hasil P value 0,000<0,05, faktor pemanfaatan pelayanan kesehatan didapatkan hasil P value 0,000<0,005. Fakto-faktor yang mempengaruhi satus gizi pada anak prasekolah adalah status ekonomi, riwayat penyakit infeksi dan pemanfaatan pelayanan kesehatan.
Hubungan Resiliensi dengan Kesehatan Mental Emosional pada Remaja Amelia, Natasya; Aziz, Ari Rahmat; Huda, Nurul
NURSE: Journal of Nursing and Health Science Vol 2, No 2 (2023): NURSE: Journal of Nursing and Health Sciences
Publisher : Prodi Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/nurse.v2i2.36514

Abstract

Pendahuluan: Kesehatan mental merupakan keadaan sejahtera individu secara fisik. pada remaja jika masalah kesehatan mental tidak ditangani dengan baik dapat menimbulkan berbagai masalah seperti keinginan mengakhiri hidup, prestasi yang menurun dan sebagainya. Oleh sebab itu remaja memerlukan resiliensi untuk menghadapi berbagai masalah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan resiliensi dengan kesehatan mental emosional pada remaja. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif korelasi dan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian yaitu 100 responden yang diambil berdasarkan teknik proportional sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner Adolescent Resilience Scale (ARS) untuk mengukur resiliensi dan Streght and Difficulties Questionnaire (SDQ) untuk mengukur kesehatan mental emosional. Hasil: mayoritas remaja memiliki resiliensi sedang sebanyak 52% dan mayoritas kesehatan mental emosional sedang sebanyak 41%. Hasil uji statistic menunjukkan terdapat hubungan antara resiliensi dengan kesehatan mental emosional pada remaja (p-value (0,003 < alpha 0,05). Kesimpulan: Resiliensi mempunyai hubungan yang bermakna terhadap kesehatan mental emosional pada remaja.
Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Kualitas Tidur Lansia Hipertensi Di Wilayah Pesisir Rusdi, Jusar Muhammad; Aziz, Ari Rahmat; Huda, Nurul
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 3 No 2 (2024): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol3.Iss2.1231

Abstract

Lansia mengalami penurunan kapasitas fisik dan psikososial, yang mempengaruhi efisiensi sistem kardiovaskular. Kecemasan lansia yang sering muncul bersamaan dengan hipertensi, dapat mengganggu kualitas tidur akibat kekhawatiran berlebihan. Penduduk pesisir cenderung mengkonsumsi makanan tinggi sodium, meningkatkan risiko hipertensi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan dan kualitas tidur pada lansia dengan hipertensi di wilayah pesisir. Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 220 responden yang diambil berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi dengan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan kuesioner geriatric anxiety scale dan pittsburgh sleep quality index. Analisis yang digunakan analisis uji chi-square. Dari analisa univariat didapatkan bahwa 195 responden (88,6%) berusia 60-74 tahun, 210 responden (94,5%) menderita hipertensi selama kurang dari 1 tahun, 117 responden (53,1) perempuan, dengan 65 responden ibu rumah tangga (29,4%) dan 125 responden (56,8%) menyelesaikan pendidikan menengah atas. Sebanyak 115 responden (52,3%) mengalami kecemasan berat dan 156 responden (70,9%) memiliki kualitas tidur buruk. Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara antara tingkat kecemasan dan kualitas tidur pada lansia dengan hipertensi di wilayah pesisir p-value (0,000) < alpha (0,05). Semakin tinggi tingkat kecemasannya, maka semakin buruk kualitas tidur lansia dengan hipertensi di wilayah pesisir.
Co-Authors Abda Abda Adesyahpuri, Diva Adiguna, Drajat Agrina Agrina, Agrina Ahmad Kautsar Ahmad Redho Aisyah Mukda Camila Putri Alhisyam, Adany Sulthan Allima, Nur Alrasimah, Alrasimah Amelia, Natasya Aminatul Fitri Ananda, Reza Dwi Angelica, Thesia Anisa Yulvi Azni Anisah Syofiah SL Annaya Qamara Tasman Ardilla Nurliza Arini, Intan Arneliwati Arneliwati , Arneliwati Arya Ramadia AS, Fajrina Insyirah Aulia Oktavia Azizah Azizah Bayhakki Bayhakki Bayhakki Bayhakki, Bayhakki Biisnilla, Ella Br Munthe, Cristina Lasmaria Dahur, Hillary Agustin Destria Efliani Devyna, Yulia Dewi Liesnoor Setyowati Dewi Puspita Sari Dianti, Puteri Didi Kurniawan DZAKIA, MASITA AQLA Fadhillah, Fadhillah Fadhlia, Husna Farniati, Farniati Fathaniah, Farahiyah Fathra Annis Nauli Febriana - Sabrian Fitriani, Dora Ganis Indriati Ghina Luthfia Handika, Yefma Feby Hanifa, Ummu Herlina Herlina Herlina Hidayat, Anugerah Hunafa, Zahra Hutabarat, Ribka Pebriana Ilma, Hikmawati Imam N, Dimas Izzati, Helga Rahma Jannaim Jannaim Jannaim Jannaim Juliana, Dea Adelia Kamal Mahmudi Karolin Paninzela Dwi Putri Khofifah Aisyah Fitri Lai, Claudia. K. Y. Maharani Karlina Maisantri, Vivi Melani, Dela Mimi Eri Miransya, Devara Aneila Misrawati Misrawati Muttakhidatul Hikmah, Muttakhidatul Nadila, Roja Nakhlah, Fidela Nia Khusniyati Nopriadi Nopriadi Nopriadi Nurhanifa Rizky Tampubolon Nurhannifah Rizky Tampubolon Nurhayati Nurhidayah , Nurhidayah Nurhidayah Nurhidayah nurul almaas, haniifah Nurul Huda Nurul huda Nurul Huda Pakpahan, Jonas Letare Purwanti, Sri Agustin Putri, Salsabila Zumari Putri, Shindi Rahmedani Putricia, Alyssa Salma R. Dia, R. Dia Rahayu Annisa Fitri Rahayu, Windy Lavenia Rahma Safitri Rahmaniza Rahmaniza Reni Zulfitri Riasti, Rini Riri Novayelinda Riri Novayelinda Riska Ardhya Saraswati Rizka, Yulia ROHMI FADLI Rokhmani, Nikmah Rusdi, Jusar Muhammad Rustam, Musfardi Safri Sari, Niken Yuniar Sari, Suci Indah Sarifah, Khofifah Dwi Sebayang, Sabrina Nur Ramadhanty Sri Utami Stephanie Dwi Guna Suci, Erika Wice Purwani Sukma, Melati Syafni Gusti Windari Syava Ardilawati Syeptri Agiani Putri Tampubolon, Masrina Munawarah Tampubolon, Masrina Munawaroh Tesa, Auliana Veny Elita Viola Hamnesti Wahyuni, Hati Sri Wasisto Utomo Wice Purwani Suci Yulia Irvani Dewi Yunisman Roni Zanti, Wahdini Putri Zukhra, Ririn Muthia