Latar Belakang: Formularium rumah sakit merupakan daftar obat yang disusun oleh komite farmasi dan terapi untuk mendukung penggunaan obat yang rasional. Kepatuhan tenaga kesehatan dalam menggunakan formularium sangat berpengaruh terhadap efisiensi biaya pengadaan obat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara tingkat kepatuhan penggunaan formularium rumah sakit terhadap efisiensi biaya pembelian obat di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta. Metode: Penelitian menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berupa seluruh data transaksi resep dan pembelian obat periode JanuariāJuni 2025. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda. Hasil: Variabel kebutuhan klinis memperoleh nilai mean 2,05 (SD 0,866; p=0,022), ketersediaan obat mean 1,22 (SD 0,820; p=0,001), dan dukungan manajemen mean 2,12 (SD 0,892; p=0,014). Hasil ini menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kepatuhan penggunaan formularium dengan efisiensi biaya pembelian obat. Kesimpulan:Kepatuhan penggunaan formularium terbukti berhubungan positif dengan peningkatan efisiensi biaya pembelian obat di RSPP. Rekomendasi penelitian ini adalah perlunya evaluasi berkelanjutan, sosialisasi, serta dukungan manajemen yang kuat untuk meningkatkan kepatuhan.