Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Cognitive

INTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER ISLAMI DAN NILAI-NILAI HUKUM ISLAM: TELAAH LITERATUR TERHADAP PENDEKATAN PEMBELAJARAN HOLISTIK Alfan Nasrullah, Achmad Muzammil; Muin, Abdul; Rosyid, Moh. Zaiful; Mahrus; Elman, Moh.
Cognitive: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 1 (2025): April
Publisher : CV. Jendela Gagasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61743/cg.v3i1.131

Abstract

This study aims to analyze the integration of Islamic character education with Islamic legal values in holistic learning context as response to educational system fragmentation separating religious aspects from practical application. Moral degradation in globalization era demands character education revitalization integrating fundamental Islamic law values as foundation for noble morals formation. Research employs qualitative paradigm with library research approach, analyzing literature through thematic analysis to identify integration patterns and key concepts. Results indicate integration can be implemented through three models: integrative thematic approach, experiential learning, and collaborative learning emphasizing direct experience and contextual problem-solving. Theoretical framework integrates ontological, epistemological, and axiological components in four levels: philosophical, theoretical, methodological, and practical with maqashid al-syariah principles as evaluation foundation. Research contributes to developing Islamic education models responsive to contemporary challenges while maintaining authentic Islamic identity, producing graduates with excellent character and deep Islamic law understanding for civil society formation.
REAKTUALISASI PENDIDIKAN PESANTREN Mahrus
Cognitive: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2023): Agustus
Publisher : CV. Jendela Gagasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61743/cg.v1i1.54

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pola pendidikan pesantren dalam menghadapi perkembangan zaman di tengah tuntutan pembangunan sumberdaya manusia di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan pustaka dengan sumber data yang digunakan adalah literature kridibel terkait system pendidikan pesantren. Analisis data yang digunakan dalam mengolah data tersebut adalah analisis konten. Hasil penelitian menunjukan bahwasanya konsep dasar pesantren merupakan lembaga pendidikan islam yang bertujuan untuk mendalami literature keislaman dengan pembentukan prilaku yang sesuai dengan ajaran agama islam. Pendidikan Pesantren di Indonesia dalam menyesuaikan dengan kebutuhan dan tuntutan zaman melakukan rekontruksi kurikulum dengan melahirkan tiga model tipe atau pendekatan system pendidikan yaitu system salaf, modern dan semi modern.
ISLAMISASI ILMU PENGETAHUAN PERSPEKTIF SYED MUHAMMAD NAQUIB AL-ATTAS: LANGKAH REKONSTRUKSI FILOSOFIS ILMU PENGETAHUAN MODERN Mahrus; Fakih, Akh; Busahwi
Cognitive: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 3 (2025): Desember: In Progress
Publisher : CV. Jendela Gagasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan modern yang ditopang oleh paradigma sekuler dan klaim netralitas nilai telah melahirkan kegelisahan epistemik di kalangan intelektual Muslim, terutama dalam konteks pendidikan Islam yang menghadapi dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum. Kondisi ini berdampak pada melemahnya orientasi nilai, adab, dan tujuan transendental ilmu, sehingga menuntut adanya rekonstruksi filosofis yang lebih mendasar. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara sistematis gagasan Islamisasi ilmu pengetahuan perspektif Syed Muhammad Naquib al-Attas sebagai upaya menawarkan paradigma alternatif bagi pengembangan ilmu pengetahuan Islam di era modern. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi pustaka (library research). Pengumpulan data dilakukan melalui identifikasi sumber data primer dan sekunder, penelusuran literatur yang relevan, seleksi data berdasarkan kriteria akademik dan tematik, pencatatan serta dokumentasi gagasan kunci, dan pengorganisasian data secara tematik. Analisis data dilakukan melalui pembacaan kritis, kategorisasi konsep, dan penafsiran reflektif untuk menangkap relasi makna antar gagasan dalam kerangka epistemologi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islamisasi ilmu menurut al-Attas berpusat pada kritik terhadap worldview Barat sekuler, peneguhan konsep adab, dan penataan kembali hierarki ilmu berbasis tauhid. Ilmu dipahami bukan sekadar akumulasi informasi, melainkan proses internalisasi makna yang benar dalam diri manusia. Penelitian ini berkontribusi pada penguatan teori epistemologi Islam dengan menegaskan Islamisasi ilmu sebagai proyek rekonstruksi epistemologis yang utuh, sekaligus memberikan implikasi praktis bagi pengembangan kurikulum, kebijakan pendidikan Islam, dan pembentukan insan beradab. Kajian ini juga membuka ruang eksplorasi lanjutan terkait penerapan paradigma Islamisasi ilmu dalam konteks kelembagaan dan praksis pendidikan kontemporer.