Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PENYULUHAN HUKUM KESEHATAN: PERLINDUNGAN HUKUM BAGI MASYARAKAT TERHADAP MALPRAKTIK MEDIS Ritonga, Abdul Malik; Manurung, Sarida Surya
Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia SEAN (ABDIMAS SEAN) Vol. 1 No. 02 (2023): Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia SEAN (ABDIMAS SEAN), Agustus 2023
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58471/abdimassean.v1i02.498

Abstract

Kesehatan masyarakat merupakan hak yang fundamental, dan kepercayaan terhadap penyediaan layanan kesehatan sangat krusial. Malpraktik medis menjadi ancaman serius terhadap kepercayaan ini, menciptakan kerentanan bagi pasien dan merusak integritas sistem kesehatan. Penelitian ini menyajikan sebuah proyek penyuluhan hukum kesehatan yang bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih dalam kepada masyarakat tentang hak-hak mereka dan perlindungan hukum terkait malpraktik medis.Melalui serangkaian kegiatan penyuluhan yang melibatkan seminar, lokakarya, dan distribusi materi informatif, masyarakat diarahkan untuk mengenali dan memahami hak-hak pasien serta proses hukum yang dapat diambil dalam kasus malpraktik medis. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman masyarakat terhadap hak-hak pasien dan tata cara hukum yang terlibat.Proyek ini juga mencatat peningkatan jumlah pelaporan kasus malpraktik medis, mencerminkan keberhasilan dalam mendorong masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam melindungi diri mereka sendiri. Kolaborasi yang baik antara ahli hukum kesehatan, praktisi medis, dan organisasi masyarakat sipil memberikan dasar yang kuat untuk pendekatan holistik dalam meningkatkan kesadaran masyarakat.Penelitian ini memberikan implikasi yang signifikan terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam pelayanan kesehatan, dengan harapan bahwa peningkatan pemahaman masyarakat akan memberikan kontribusi pada perubahan positif dalam kualitas pelayanan kesehatan dan kepercayaan masyarakat terhadap sistem kesehatan. Dengan demikian, proyek ini tidak hanya memberikan pemahaman hukum kesehatan yang lebih baik, tetapi juga membuka pintu bagi partisipasi aktif masyarakat dalam melindungi hak-hak mereka dalam konteks pelayanan kesehatan
Aplikasi Senam Disminorea untuk Mengatasi Nyeri Menstruasi pada Remaja Pawestri, Pawestri; Handayani, Luh Titi; Asih, Susi Wahyuni; Muafiro, Adin; Retnaningsih, Dwi; Manurung, Sarida Surya; Wahyuni, Sri; Nurrahima, Artika; Aden, Christine
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 8 (2025): Oktober
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i8.3165

Abstract

Gangguan atau kelainan yang muncul saat menstruasi tiba seperti rasa nyeri pada perut bagian bawah, hal tersebut dinamakan dysmenorrhea. Dismenorea merupakan nyeri pada abdomen tepatnya dibagian Hypogastric (pubic region)  yang menjalar sampai ke pelvis (panggul) hal tersebut disebabkan karena adanya kontraksi otot pada uterus (rahim) pada saat menstruasi. Berdasarkan fenomena yang terjadi kebanyakan remaja saat mengalami disminorea tidak dapat mengontrol emosi, tidak masuk sekolah serta mengurungkan diri sehingga berpengaruh pada psikologis remaja. Beberapa perempuan mengalami nyeri haid, mengatasi nyeri dengan mengkonsumsi  obat-obat anti nyeri secara berkala.. Diperlukan penanganan nyeri menstruasi dengan senam disminorea. Tujuan pengabdian masyarakat ini melakukan Pendidikan Kesehatan tentang managemen nyeri menstruasi dengan senam disminorea pada siswi di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur.  Kegatan  diawali  dengan  perijinan, koordinasi  pelaksanaan  kegiatan  dan  kegiatan  pengabdian  masyarakat.  Pengabdian  masyarakat  dilaksanakan dengan memberikan Pendidikan Kesehatan kepaada remaja putri siswi SMP sejumlah 52 orang. Hasil pre tes didapatkan bahwa pengetahuan sedang sebesar 27 orang (51,9 %) sedangkan hasil post test didapatkan pengetahuan baik sebesar 46 orang (88,5%). Dari hasil analisis Hasil uji paired t-test menunjukkan p < 0,05, artinya edukasi yang diberikan berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pengetahuan responden. Dengan adanya intervensi pendidikan yang tepat, seperti penyuluhan atau pelatihan senam dismenorea di sekolah, diharapkan remaja dapat lebih mandiri dalam mengelola nyeri haid, sehingga meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas mereka.
Effect of Classical Music Therapy on Blood Pressure Reduction in Hypertension Patients at Hospital Manurung, Sarida Surya; Herlina, Meriani; Silalahi, Bernita; Noradina, Noradina; Pertiwi, Adinda Kusuma
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 5, No 1: June 2020
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.835 KB) | DOI: 10.30604/jika.v5i1.530

Abstract

Hypertension is a common disease in patients due to a decrease in the physiological system, especially in the cardiovascular system. At the moment there is one non-pharmacological method that can lower blood pressure by listening to classical music. The purpose of this research is to find out the influence of classical music. The purpose of this study is to determine the effect of classical music therapy on blood pressure reduction in patients with hypertense. This research is an experimental research with cross sectional design conducted in December-February 2019 at Imelda General Hospital Medan, East Medan District. The sample in this study was hypertension patients as many as 31 people collected by concesutive sampling. Heipertensi obtained by blood pressure examination and interview history of consumption of antihypertensive drugs. The results of the study obtained a sample of 31 people, namely 15 men and 16 women, and then the sample was given classical music therapy. With the result that as many as 16 samples experienced a decrease in blood pressure and 15 samples did not experience a decrease in blood pressure. Based on the results of the analysis of T-test and Chi-Square obtained the influence of classical music on the decrease in blood pressure of patients with hypertension (p value= 0.000). Then the decrease in blood pressure in patients with hypertension.Abstrak: Hipertensi adalah penyakityang sering terjadi pada pasien dikarenakan terjadi penurunan dari sistem fisiologis terutama pada sistem kardiovaskular. Pada saat ini ada satu metode non-farmakologi yang dapat menurunkan tekanan darah yaitu dengan mendengarkan musik klasik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh musik klasik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi musik klasik terhadap penurunan tekanan darah pada pasien penderita hipertensa. Penelitian ini merupakan penelitian experimental dengan rancangan cross sectional yang dilaksanakan pada bulan Desember-Februari 2019 di Rumah Sakit Umum Imelda Medan, Kecamatan Medan Timur. Sampel pada penelitian ini adalah pasien Hipertensi sebanyak 31 orang yang dikumpulkan dengan concesutive sampling. Heipertensi diperoleh dengan pemeriksaan tekanan darah dan wawancara riwayat konsumsi obat anti hipertensi. Hasil penelitian didapatkan sampel berjumlah 31 orang yaitu 15 orang laki-laki dan 16 orang perempuan, dan kemudian sampel tersebut diberikan terapi musik klasik. Dengan hasil yaitu sebanyak 16 sampel mengalami penurunan tekanan darah dan 15 sampel tidak mengalami penurunan tekanan darah. Berdasarkan hasil analisis t-test  dan Chi-Square didapatkan pengaruh musik klasik terhadap penurunan tekanan darah pasien penderita hipertensi (p value= 0,000). Maka penurunan tekanan darah pada pasien penderita hipertensi.
Edukasi Hukum Kesehatan untuk Peningkatan Kualitas Pelayanan di RSU IPI MEDAN Ritonga, Abdul Malik; Manurung, Sarida Surya
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi Mei- Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i3.4030

Abstract

Banyak tenaga kesehatan dan pengelola fasilitas kesehatan yang belum sepenuhnya memahami aspek hukum terkait praktik mereka. Ketidaktahuan ini dapat mengakibatkan pelanggaran hukum, ketidakpatuhan terhadap standar etika, dan penurunan kualitas pelayanan. Oleh karena itu, edukasi tentang hukum kesehatan sangat penting untuk memastikan bahwa layanan kesehatan diberikan dengan cara yang aman, efektif, dan sesuai dengan hukum. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan Pemahaman Hukum Kesehatan, Membantu RSU IPI dalam memahami dan menerapkan hukum kesehatan yang relevan untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Mengurangi risiko pelanggaran hukum yang dapat mengakibatkan sanksi atau dampak negatif bagi pasien dan penyedia layanan kesehatan. Metode: pelatihan ini meliputi seminar, pelatihan, dan lokakarya yang diadakan di RSU IPI Medan. Metode pengajaran mencakup presentasi oleh ahli hukum kesehatan, studi kasus, dan sesi tanya jawab untuk mengatasi masalah konkret yang dihadapi oleh peserta. Pelatihan ini diharapkan Tenaga medis memiliki pemahaman yang lebih baik tentang hukum kesehatan dan bagaimana menerapkannya dalam praktik sehari-hari. Penerapan hukum kesehatan yang tepat akan berkontribusi pada peningkatan kualitas pelayanan, kepuasan pasien, dan kepatuhan terhadap standar etika, Fasilitas kesehatan dapat mengurangi risiko hukum dan meningkatkan akuntabilitas dalam praktik mereka.
HUBUNGAN UPAYA PREVENTIF DALAM SEKSUAL MENYIMPANG PADA REMAJA DENGAN RESIKO PEYIMPANGAN SEKSUAL DI SMA IMELDA MEDAN Damanik, Hamonangan; Manurung, Sarida Surya; Sagala, Deddy Sepadha Putra; Ritonga, Edisyah Putra; Naibaho, Eka Nugraha V; Siburian, Christine H
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v9i2.1498

Abstract

Sexual deviant behavior is also called abnormal or unnatural sexual behavior and has a tendency to lead to sexual crimes (Suherman, 2013). Deviant sexual behavior in question includes homosexuality (gays and lesbians), transexualism, sadism, masochism, sodomy, exhibitionism, voyeurism, bestialism, fetishism, incest, necrophilia, transvestism, sexualism, pedophilia, saliromania, frottage, mysophilia, and telephone scatologia. This study aims to analyze the relationship between preventive efforts (sex education) in sexual deviance in adolescents and the risk of sexual deviance at Imelda High School, Medan. The type of research used is descriptive correlation with a cross sectional study design. The research was conducted in July 2020. The population in this study was all students in class XI and XII of SMA Imelda Medan totaling 175 people. The sampling technique in this study was a proportional stratified random sampling technique, so the number of samples in this study was 30 people. The results of the research show that there is a relationship between preventive efforts for sexual deviance in adolescents and the risk of sexual deviance at Imelda High School, Medan. This is proven by the results of the chi square statistical test which obtained a significant number or probability value (0.031) which is lower than the significant standard of 0.05. It is hoped that teenagers understand the risks of sexual deviance and can control themselves with prevention efforts that have been provided through schools, families and communities in the form of sex education so that they do not easily fall into sexual deviant behavior that will harm themselves.
PENGARUH EDUKASI KESEHATAN TERHADAP PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 PADA MASYARAKAT DI KELURAHAN PAYAH PASIR TAHUN 2022 Putra Ritonga, Edisyah; Manurung, Sarida Surya; Damanik, Hamonangan; Silaban, Nataria Yanti; Naibaho, Eka Nugraha V
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v10i1.1616

Abstract

Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) is a disease caused by a new type of Coronavirus, namely Sars-CoV-2, which was first reported in Wuhan, China on December 31 2019. The North Sumatra Health Service stated that in North Sumatra on March 30 2021 There were 406 positive COVID-19 cases, 41 cases died and 122 patients recovered a day. The Medan City Health Service in general data related to COVID-19 in Medan City recorded that 14,440 people had been exposed to COVID-19, 13,019 had recovered, and 461 patients had died. This shows that Medan is a city with a COVID-19 red zone. This research aims to determine the effect of health education on preventing the transmission of COVID-19 in the community. This type is quantitative with the research design used in this research being a quasi-experimental study with a one group pretest and posttest design method. The sample size was 108 respondents. Data were collected using a questionnaire and analyzed using the Paired t test. Data were analyzed using the Paired t Test. The research results show that there is an influence of health education on preventing the transmission of COVID-19 (P = 0.00 < 0.05). Based on the research results, it can be concluded that health education plays an important role in public knowledge to prevent the transmission of COVID-19. It is hoped that all respondents and the public will continue to prevent transmission by complying with established health protocols and health workers are expected to provide information on an ongoing basis to increase public knowledge about COVID-19.
EFEKTIVITAS TERAPI REMINISCENCE DALAM MENGURANGI DEPRESI PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RUMAH SAKIT UMUM IMELDA PEKERJA INDONESIA MEDAN TAHUN 2024 Sagala, Deddy Sepadha Putra; Sabela Hasibuan, Ali; Purba, Anita Sri Gandaia; Lubis, Yuni Suharnida; Syara, Arfah May; Ziliwu, Yokhebed Agatha Eka Rista; Manurung, Sarida Surya
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v11i2.1794

Abstract

Chronic kidney failure is a non-communicable disease caused by a decrease in the ability of the kidneys to carry out their functions. Hemodialysis therapy is a therapy given to sufferers of chronic kidney failure which functions to replace the work of the kidneys using a dialysis machine. Hemodialysis procedures performed on kidney failure patients are likely to cause depression because sufferers undergoing hemodialysis may experience feelings of discomfort or depression due to weakness in their physical condition and dependence on dialysis machines throughout their lives. The aim of this study was to determine the effectiveness of reminiscence therapy in reducing depression in chronic kidney failure patients undergoing hemodialysis at Imelda Pekerja Indonesia Hospital. This type of research is quantitative research, with the Quasy Experiment method, and with a pre-test and post-test group research design. This research was conducted in April – July 2024 in the Hemodialysis Room at Imelda Pekerja Indonesia Hospital, Medan. This research uses a non-probability sampling technique using a purposive sampling method, namely using inclusion criteria in determining the sample, so that the total research sample is 20 respondents. The instrument used in this research is a questionnaire that refers to the Beck Depression Inventory (BDI-II) to determine depression status. Data analysis used univariate and bivariate analysis with the Wilcoxon test in the SPSS application. The results of the Wilcoxon statistical test showed a significant (p) value of 0.000 (p < 0.05), meaning that there was an effect of giving reminiscence therapy on depression status or in other words reminiscence therapy was effective in reducing depression in chronic kidney failure patients undergoing hemodialysis at Imelda Pekerja Indonesia Hospital, Medan.
FAKTOR RISIKO TERJADINYA GANGGUAN FUNGSI KOGNITIF PADA PASIEN PASCA STROKE BERULANG DI RUMAH SAKIT UMUM IMELDA PEKERJA INDONESIA MEDAN TAHUN 2024 Surya Manurung, Sarida; Nurhalimah, Nurhalimah; Manurung, Jonni Sastra
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v11i2.1979

Abstract

Stroke is a neurological condition that can cause impaired cognitive function. The risk of post-stroke cognitive impairment is higher in individuals who have experienced a recurrent stroke. This study aims to identify the main risk factors that contribute to impaired cognitive function in post-stroke patients. This research was conducted using qualitative descriptive research methods, the research location was carried out at the Imelda Workers Indonesia General Hospital, Medan. The research time from the start of preparing the proposal to completion was from March 2024 to August 2024. Research data was collected through in-depth interviews with participants and analyzed. The results of this research consist of 4 themes, namely: 1. (The influence of age on impaired cognitive function after a stroke). 2. (Between men and women who have the greatest potential to experience impaired cognitive function after a stroke). 3. (The patient's daily habits before experiencing impaired cognitive function after a stroke change). 4. (Is there a history of other diseases that can cause impaired cognitive function after a stroke). The conclusions from this research are: 1. Age influences cognitive function disorders after a stroke. 2. Women are more at risk of experiencing impaired cognitive function than men. 3. Activity has a big influence on impaired cognitive function after a stroke. 4. Participants' ignorance about post-stroke cognitive function disorders is increasing.
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN KESIAPAN IBU DALAM PROSES PERSALINAN DI RUMAH SAKIT IMELDA PEKERJA INDONESIA MEDAN TAHUN 2018 Surya Manurung, Sarida; Panjaitan, Melyanti
JIFI (Jurnal Ilmiah Farmasi Imelda) Vol. 2 No. 2 (2019): JIFI (Jurnal Ilmiah Farmasi Imelda)
Publisher : Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.02 KB)

Abstract

Dukungan suami merupakan faktor yang sangat penting dalam menetukan status kesehatan pada persalinan ibu nanti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Dukungan Suami Dengan Kesiapan Ibu Dalam Proses Persalinan Di Rumah Sakit Imelda Pekerja Indonesia Medan Tahun 2018. Jenis penelitian ini adalah Korelasional. Metode pengambilan sampel adalan Non Probability Sampling dengan tehnik Accidental Sampling. Dimana Peneliti mendapatkan 30 responden ibu, tehnik pengukuran pada setiap variabel adalah dengan mengajukan 38 butir pernyataan yaitu masing-masing pernyataan ada 20 soal untuk dukungan suami da 18 soal untuk kesiapan ibu, untuk dua-dua variabel tersebut menggunakan ordinal dalam bentuk kuesioner tertutup. Dukungan suami yang baik ada 24 orang (80%) dan yang mengatakan kurang 6 orang (20%), yang mengatakan kesiapan ibu dalam proses persalinan baik ada 18 orang (75%) dan cukup baik ada 12 orang (25%). Penelitian ini digunakan uji chi-squre, hasil penelitian ini merupakan ada hubungan yang signifikan antara dukungan suami dengan kesiapan ibu dalam proses persalinan nilai p=0,001 (<0,05). Disarankan kepada suami agar selalu memberikan dukungan kepada ibu dalam kesiapan proses persalinannya.