Claim Missing Document
Check
Articles

Tingkat Berpikir Kritis Mahasiswa Keperawatan di Institusi Pendidikan Keperawatan Swasta Adelia, Gita; Asyikin, Nur; Malfasari, Eka; Putri, Veni Dayu; Arfina, Angga
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i6.7461

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan kompetensi esensial bagi mahasiswa keperawatan dalam menghadapi kompleksitas pengambilan keputusan klinis. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa tingkat berpikir kritis mahasiswa masih beragam antar negara dan dipengaruhi oleh kurikulum serta metode pembelajaran yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat berpikir kritis mahasiswa keperawatan di Institusi Pendidikan Keperawatan Swasta di Pekanbaru, Riau. Penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif dengan desain deskriptif dengan jumlah 262 orang yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Pengukuran kemampuan berpikir kritis dilakukan menggunakan instrumen Nursing Critical Thinking in Clinical Practice Questionnaire (N-CT-4) yang memiliki validitas isi sangat baik (CVI = 0,95) dan reliabilitas sangat tinggi (Cronbach’s alpha = 0,96). Data dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan karakteristik responden dan tingkat kemampuan berpikir kritis. Rata-rata usia responden adalah 20,31 tahun, dengan hampir seluruhnya berjenis kelamin perempuan dan berada pada tingkat pendidikan semester 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir separuh responden memiliki kemampuan berpikir kritis pada kategori sedang (44,3%). Temuan ini mengindikasikan bahwa mahasiswa masih perlu didorong untuk mencapai level berpikir kritis yang lebih tinggi. Kesimpulan: Kemampuan berpikir kritis mahasiswa keperawatan di institusi tersebut berada pada tingkat sedang.
Pengaruh Sosialisasi Perpajakan Dan Literasi Digital Terhadap Pemahaman Pelaporan Pajak Pada Kalangan Gen Z Siadari, Jonathan Kirana; Zikriyah, Siti; Adelia, Gita; Linawati, Linawati
Jurnal Portofolio : Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol. 5 No. 2 (2026): Perusahaan, Laba dan Tax Avoidance
Publisher : Prisani Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the influence of tax socialization and digital literacy on the understanding of tax reporting among Generation Z in South Tangerang. The study used a quantitative approach with 100 respondents selected through a purposive sampling technique. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and then analyzed through validity and reliability tests, multiple linear regression, and t- and F-tests using SPSS. The results showed that tax socialization had a significant effect on the understanding of tax reporting. Digital literacy also had a significant influence and was the most dominant factor in improving Generation Z's ability to understand the digital-based SPT reporting process. Simultaneously, the two variables explained 66.4% of the variation in understanding of tax reporting. These findings emphasize the importance of effective socialization strategies and increasing digital literacy to support tax compliance in the digital era.
Critical Thinking Skills Development across Semesters in Nursing Students: A Cross-Sectional Study Adelia, Gita; Alwi, Fahrizal; Asyikin, Nur; Pérez , Esperanza Zurigue; Malfasari, Eka; Putri, Veni Dayu; Arfina, Angga; Locsin, Rozzano C.; Yoder, Linda H.
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 19 No. 1 (2026): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v19i1.12711

Abstract

Critical thinking is a fundamental skill in nursing education that plays a crucial role in supporting professional responsibilities, enhancing service quality, and improving nursing performance in the modern era. This study aimed to analyze the dimensions of critical thinking among nursing students and assess the development of critical thinking skills across different academic semesters in the Bachelor of Nursing program at the Faculty of Nursing, IKes Payung Negeri Pekanbaru. A cross-sectional quantitative design was employed, involving 264 nursing students selected through stratified random sampling to ensure proportional representation across academic semesters. Data were collected using the Nursing Critical Thinking in Students Questionnaire (N-CT-4), which measures four dimensions of critical thinking. Descriptive and inferential statistical analyses were conducted using SPSS software, with ANOVA employed to examine differences in mean scores among students from different academic semesters. The Intellectual and Cognitive dimension had the highest mean score (M = 131.99, SD = 24.259, range = 70–176), while the Technical dimension had the lowest (M = 18.09, SD = 3.773, range = 8–24). ANOVA results indicated an upward trend in the Intellectual and Cognitive scores, increasing from 130.2 in the 3rd and 5th semesters to 136.5 in the 7th semester; however, this difference was not statistically significant. Although critical thinking skills, particularly in the cognitive domain, showed improvement across semesters, the progression was not statistically significant. These findings underscore the need for more practical, practice-based learning strategies to enhance critical thinking competencies meaningfully. Further longitudinal studies are recommended to evaluate long-term development and the impact of educational interventions.
PENGARUH PEMBERIAN FLIPBOOK “NAVO MELAWAN MONSTER MUAL MUNTAH” TERHADAP PENGETAHUAN ANAK KANKER TENTANG MUAL MUNTAH AKIBAT KEMOTERAPI DI YAYASAN KASIH ANAK KANKER INDONESIA RIAU Eka Putri, Wanda; Maulinda, Dini; Puswati, Desti; Adelia, Gita
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.55814

Abstract

Mual dan muntah merupakan efek samping yang sering dialami anak kanker yang menjalani kemoterapi dan dapat berdampak pada kondisi fisik, psikologis, serta kepatuhan terhadap pengobatan. Kurangnya pengetahuan anak mengenai mual muntah akibat kemoterapi dapat menimbulkan kecemasan dan ketidaknyamanan selama proses terapi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk memberikan edukasi yang sesuai dengan karakteristik anak adalah melalui media digital berbasis cerita seperti Flipbook “Navo Melawan Monster Mual Muntah”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian Flipbook “Navo Melawan Monster Mual Muntah” terhadap pengetahuan anak kanker tentang mual muntah akibat kemoterapi. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain pre-eksperimental menggunakan pendekatan one group pretest–posttest. Penelitian ini dilakukan di Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) Riau pada bulan Januari 2026 dengan jumlah responden sebanyak 36 anak kanker yang menjalani kemoterapi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisa yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan uji statistik paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh pemberian Flipbook terhadap pengetahuan anak kanker tentang mual muntah akibat kemoterapi dengan nilai p value 0,00 (α = 0,05). Penelitian ini merekomendasikan penggunaan media edukasi berbasis digital sebagai alternatif dalam pemberian pendidikan kesehatan pada anak kanker serta menyarankan penelitian selanjutnya menggunakan desain dengan kelompok kontrol dan jumlah sampel yang lebih besar.
the Nursing Care for Preschool Children with Hospitalization Anxiety Through Lego Play Therapy: Nursing Care for Preschool Children with Hospitalization Anxiety Through Lego Play Therapy Juani, Syahbina putri; Adelia, Gita; Nita, Yureya; Febriyeni, Cindy
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2026): In Press
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hospitalisasi dapat menimbulkan stres dan kecemasan pada anak prasekolah akibat perubahan lingkungan, prosedur medis, serta keterpisahan dari keluarga yang berdampak pada proses penyembuhan dan perkembangan psikososial. Kondisi ini memerlukan intervensi keperawatan yang tepat, salah satunya melalui pendekatan nonfarmakologis berbasis perkembangan anak. Terapi bermain LEGO merupakan intervensi yang dapat memberikan distraksi positif, meningkatkan rasa aman, serta menurunkan kecemasan melalui stimulasi motorik halus, kreativitas, dan kontrol diri anak selama hospitalisasi. Tujuan studi kasus ini adalah menerapkan terapi bermain LEGO sebagai intervensi keperawatan berbasis Evidence-Based Practice (EBP) dalam mengatasi kecemasan pada anak prasekolah yang menjalani hospitalisasi sekaligus mendukung peningkatan kecerdasan dan kreativitas anak. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan melibatkan dua anak prasekolah yang menjalani hospitalisasi. Intervensi terapi bermain LEGO diberikan selama tiga hari berturut-turut pada tanggal 14–16 Juli 2025 dengan durasi 15 menit setiap sesi. Tingkat kecemasan diukur menggunakan lembar observasi kriteria kecemasan sebelum intervensi (pretest) dan setelah intervensi (posttest). Hasil menunjukkan penurunan tingkat kecemasan pada kedua responden, dari kategori kecemasan sedang menjadi tidak cemas dan kecemasan ringan.Kesimpulannya, terapi bermain LEGO efektif menurunkan kecemasan pada anak prasekolah yang menjalani hospitalisasi. Penelitian lanjutan dengan desain eksperimen dan sampel lebih besar disarankan untuk memperkuat bukti ilmiah.
the Nursing Care for Preschool Children with Hospitalization Anxiety through Snake and Ladder Play Therapy in the Anggrek Ward of Arifin Achmad Regional Hospital, Pekanbaru.: Asuhan Keperawatan Pada Anak Pra Sekolah Dengan Kecemasan Hospitalisasi Melalui Terapi Bermain Ular Tangga di Ruangan Anggrek RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Anisa, Khairin; Adelia, Gita; Nita, Yureya; Febriyeni, Cindy
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2026): In Press
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hospitalisasi merupakan pengalaman yang dapat menimbulkan stres dan kecemasan pada anak usia prasekolah akibat perubahan lingkungan, prosedur medis, serta keterpisahan dari keluarga, yang berpotensi menghambat proses perawatan dan pemulihan. Salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis yang sejalan dengan prinsip atraumatic care adalah terapi bermain. Penulisan ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan terapi bermain ular tangga dalam menurunkan kecemasan hospitalisasi pada anak prasekolah di Ruang Anggrek RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif berbasis Evidence-Based Practice (EBP) dengan melibatkan dua anak usia prasekolah yang mengalami kecemasan selama hospitalisasi. Terapi bermain ular tangga diberikan selama tiga hari berturut-turut dengan durasi ±15–20 menit setiap sesi. Tingkat kecemasan diukurmenggunakan lembar observasi modifikasi Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan adanya penurunan tingkat kecemasan pada kedua klien, dari kategori kecemasan sedang menjadi kecemasan ringan setelah diberikan terapi bermain ular tangga. Kesimpulannya, terapi bermain ular tangga efektif sebagai intervensi keperawatan dalam menurunkan kecemasan hospitalisasi pada anak prasekolah serta mendukung penerapan atraumatic care di ruang perawatan anak
Pelatihan pengolahan limbah plastik menjadi paving blok pada masyarakat pesisir pantai Amal Tarakan Lembang, Miska Sanda; Pranata, Gio; Rahman, Abdul; Aptianti, Aria; Ais’ya, Ais’ya; Al Fahro, Aprio Mischa; Fitria, Hilwah; Yoriezan, Ahmad; Adelia, Gita; Taqwa, Amrullah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i2.38411

Abstract

AbstrakPantai Amal Kota Tarakan merupakan destinasi wisata unggulan yang menjadi pusat ekonomi masyarakat pesisir. Namun potensi tersebut dihadapkan permasalahan berupa penumpukan sampah plastik yang sulit terurai dan mengancam ekosistem pantai. Kondisi geografis yang sulit dijangkau petugas kebersihan menyebabkan pengelolaan sampah belum optimal sehingga diperlukan keterlibatan aktif masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan melatih masyarakat pesisir Pantai Amal dalam mengolah limbah plastik menjadi produk bernilai guna yaitu paving blok. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi masalah, perencanaan solusi, pelatihan teknis, serta evaluasi dan monitoring pada Desember 2025 dengan melibatkan 10 keluarga. Pelatihan meliputi sosialisasi pelestarian lingkungan, demonstrasi proses pembuatan paving blok (pengumpulan, pencampuran, pencetakan, dan pengeringan). Seluruh rangkaian kegiatan melibatkan peserta dengan pendampingan tim pengabdi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengolahan limbah plastik, dengan ≥80% peserta mampu menghasilkan paving block. Partisipasi aktif peserta mencerminkan meningkatnya kesadaran lingkungan dan munculnya inisiatif untuk melanjutkan produksi secara mandiri. Berdasarkan hasil kegiatan, pelatihan ini menjawab tujuan yaitu mengurangi penumpukan sampah plastik dengan mengolahnya menjadi produk bernilai guna berbasis pemberdayaan masyarakat pesisir. Kata kunci: limbah plastik; paving blok; pemberdayaan masyarakat; pengelolaan sampah; pesisir. Abstract Tarakan City's Amal Beach is a leading tourist destination and the economic center of coastal communities. However, this potential faces challenges in the form of the accumulation of difficult-to-decompose plastic waste, which threatens the coastal ecosystem. Geographical conditions, making it difficult for sanitation workers to reach, mean that waste management is suboptimal, necessitating active community involvement. This community service activity aims to train the coastal community of Amal Beach in processing plastic waste into a valuable product, namely paving blocks. The method used is a participatory approach through problem identification, solution planning, technical training, and evaluation and monitoring, involving 10 families until December 2025. The training included environmental conservation awareness campaigns and a demonstration of the paving block production process (collection, mixing, molding, and drying). The entire series of activities involved participants under the guidance of a community service team. The results of the activities demonstrated an increase in community knowledge and skills in plastic waste processing, with ≥80% of participants able to produce paving blocks. The participants' active participation reflected increased environmental awareness and the emergence of initiatives to continue independent production. Based on the results of the activities, this training met the goal of reducing the accumulation of plastic waste by processing it into valuable products based on coastal community empowerment. Keywords: plastic waste; paving blocks; community empowerment; waste management; coastal area.
Analisis Prokrastinasi Akademik Pada Mahasiswa Profesi Ners di Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru Fitri, Milla Nur; Puswati, Desti; Maulinda, Dini; Adelia, Gita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6900

Abstract

Pada mahasiswa profesi ners, tuntutan akademik yang padat disertai kewajiban praktik klinik yang intensif menuntut kemampuan pengelolaan diri yang baik. Apabila kemampuan tersebut belum berkembang secara optimal, kondisi ini dapat meingkatkan kecenderungan munculnya prokratinasi akademik, yaitu perilaku menunda pengerjaan tugas akademik yang berdampak negatif terhadap capaian belajar, kondisi psikologis, serta pembentukan sikap profesional mahasiswa. Tujuan penelitian untuk menganalisis prokrastinasi akademik mahasiswa profesi ners di Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analisis deskriptif. Sampel penelitian menggunakan teknik total sampling yang berjumlah 188 orang. Data dikumpulkan dengan  kuisioner prokrastinasi akademik, Hasil pengujian menunjukkan seluruh item pernyataan valid dengan nilai r hitung > 0,30 serta memiliki reliabilitas tinggi dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,853. Analisis data univariat dengan hasil mayoritas mahasiswa berada pada kategori prokrastinasi akademik rendah sebesar 40,4%. Berdasarkan analisis pada setiap aspek, mahasiswa tidak menunjukkan penundaan memulai dan mengerjakan tugas (51,1%), 51,6% mahasiswa tidak mengalami kelambanan dalam mengerjakan tugas akademik, 53,7% sesuai antara rencana dan pelaksanaan tugas, serta 52,7% cenderung tidak mengalihkan perhatian pada aktivitas lain yang dianggap lebih menyenangkan. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa prokrastinasi akademik pada mahasiswa profesi ners didominasi kategori rendah, di mana mayoritas mahasiswa tidak menunda, tidak mengalami kelambanan, memiliki kesesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan tugas, serta tidak cenderung melakukan aktivitas lain yang lebih menyenangkan. Institusi pendidikan disarankan untuk mempertahankan pembinaan manajemen waktu dan regulasi diri mahasiswa.
Hubungan Intensitas Penggunaan Media Sosial Dengan Pengetahuan Tentang Seks Bebas Pada Remaja Kelas X SMAN 6 Pekanbaru Agustin, Marsya; Puswati, Desti; Putri, Veni Dayu; Adelia, Gita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6965

Abstract

Masa remaja merupakan periode transisi yang ditandai dengan rasa ingin tahu yang tinggi terhadap seksualitas sehingga memerlukan pengetahuan yang tepat untuk mencegah perilaku berisiko. Perkembangan teknologi informasi dan tingginya penggunaan media sosial menyebabkan remaja mudah terpapar berbagai informasi seksual yang belum tentu akurat serta berpotensi menimbulkan mispersepsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara intensitas penggunaan media sosial dengan pengetahuan tentang seks bebas pada siswa kelas X SMA Negeri 6 Pekanbaru. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 103 siswa yang dipilih melalui teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rank dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata usia responden 15,45 tahun (SD = 0,500) dengan mayoritas berjenis kelamin perempuan (67%). Intensitas penggunaan media sosial sebagian besar berada pada kategori sedang hingga tinggi, sementara tingkat pengetahuan tentang seks bebas berada pada kategori cukup hingga baik. Hasil analisis bivariat menunjukkan p-value = 0,000 (p < 0,05) dengan kekuatan korelasi sedang dan arah positif. Artinya, semakin tinggi intensitas penggunaan media sosial maka semakin tinggi pula tingkat pengetahuan siswa mengenai seks bebas. Disimpulkan bahwa media sosial memiliki peran dalam membentuk pengetahuan remaja, sehingga diperlukan penguatan literasi digital dan pendidikan seksualitas yang komprehensif, terarah, dan berkelanjutan di lingkungan sekolah maupun keluarga.
Perbedaan Edukasi Media Video Animasi dan Demonstrasi Terhadap Keterampilan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Pada Anak Pra-Sekolah Di Tk Aisyiyah Bustanul Athfal 2 Pekanbaru Hulu, Putri Yani; Maulinda, Dini; Adelia, Gita; Nita, Yureya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6968

Abstract

Cuci tangan pakai sabun (CTPS) merupakan praktik sanitasi dasar yang penting dalam pencegahan penyakit infeksi pada anak Pra-sekolah, namun penerapannya di Indonesia masih perlu ditingkatkan. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 menunjukkan tingkat penerapan CTPS sesuai standar sebesar 47,5%, sehingga diperlukan edukasi kesehatan sejak usia dini dengan media pembelajaran yang sesuai karakteristik perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan edukasi media video animasi dan metode demonstrasi terhadap keterampilan CTPS pada anak Pra-sekolah di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 2 Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Quasi Experiment menggunakan rancangan Pre-test Post-test Nonequivalent Control Group Design, dengan sampel 32 anak Pra-sekolah yang diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan pembagian proporsional dan instrumen berupa lembar observasi keterampilan CTPS. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa rata-rata keterampilan CTPS pada kelompok video animasi adalah 2,38 (SD 0,500) pada Pre-test dan 6,50 (SD 0,516) pada Post-test, sedangkan pada kelompok demonstrasi sebesar 3,13 (SD 0,885) pada Pre-test dan 8,06 (SD 0,929) pada Post-test. Hasil analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon pada kedua kelompok menunjukkan p < 0,001 yang berarti terdapat peningkatan keterampilan CTPS bermakna, sedangkan uji Mann–Whitney menunjukkan p < 0,001 yang menandakan adanya perbedaan keterampilan CTPS Post-test antara kedua kelompok, dengan kelompok demonstrasi memiliki keterampilan CTPS yang lebih tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa edukasi media video animasi dan metode demonstrasi efektif meningkatkan keterampilan CTPS pada anak Pra-sekolah, dengan metode demonstrasi lebih optimal serta disarankan pengembangan variasi media edukasi dan evaluasi keberlanjutan keterampilan CTPS.
Co-Authors A R, Zanzani Abdul Rahman Abdulloh N, Jajang Adeliana Adeliana Adeliana Adeliana Adila Amelia Putri Adila Amelia Putri Afrida Sriyani Harapan Agustin, Marsya Ais’ya, Ais’ya Akbar N, Dimas Al Fahro, Aprio Mischa Alfianur Alfianur Alfianur Alfianur Alwi, Fahrizal Amelia, Widya Angga Arfina Angga Arfina Anisa, Khairin Aptianti, Aria Arfina, Angga Astuti, Meilia Dwi Asyikin, Nur Azahra, Tiara Azhar, Bayu Bayu Azhar Candra Saputra Candra Saputra Chintia Anisa Rahmadhani Chintia Anisa Rahmadhani Dahlia, Mutiara Dendy Kharisna Desti Puswati Desti Puswati Deswinda Deswinda, Deswinda Deva Arita Devita, Yeni Dewi Marsela Dewi Marsela Dini Maulinda Duri Mandasari Dyna, Fitri Eka Malfasari Eka Putri, Wanda Emulyani, Emulyani Ezalina Ezalina, Ezalina Febriyeni, Cindy Febtrina, Rizka Ferdian Ferdian Fitri Dyna Fitri, Milla Nur Fitria, Hilwah Futri Ade Celia Harahap, Afrida Sriyani Hasana, Ulfa Helsa Muthia Angesti Helsa Muthia Angesti Herniyanti, Rina Hulu, Putri Yani Irfan, M. Zul Juani, Syahbina putri Linawati Linawati Locsin, Rozzano C. Lugina, Sukma M. Zul’irfan M. Zul’irfan Mariska Dita Pratiwi Mariska Dita Pratiwi Martadiraja, Frazia Maulinda, Dini Miska Sanda Lembang Mubarok, Fariz N S, Ratu Tria Nabillatuzahra, Nabillatuzahra Nana Enjelia Nina Trisnawati Ningtyas, Diah Ayu Puspa Nita, Yureya Nurlaela M, Siti Nurul H, Aima Paquita Jafier Herrin Paquita Jafier Herrin Pérez , Esperanza Zurigue Pranata, Gio Puteri, Violita Dianatha Putra, Ifon Driposwana Putri, Fathia Manda Aiza P´erez, Esperanza Zuriguel Rahmadani, Nelza Rahmi Pramulia FS Ramadhan, Intan Tiara Rizka Febtrina Roymond H Simamora Sachriani, Sachriani Saputra, Candra Sari, Indah Indriani Setiawan Setiawan Setiawan, Setiawan Siadari, Jonathan Kirana Sri Widya Ningsih Sri Yanti Suryani Suryani Tampubolon, Sri Devi Liliyani Taqwa, Amrullah Titin Suhartini, Titin Tri Susanti Trisnawati, Nina Veni Dayu Putri Via, Dede Wahyudi Wahyudi Yoder, Linda H. Yoriezan, Ahmad Yunita, Anabda Evi Zikriyah, Siti