Claim Missing Document
Check
Articles

Manajemen Keperawatan tentang Mitigasi Bencana untuk Mencegah Terjadinya Banjir di Desa Sawah Kabupaten Kampar Riau Putra, Ifon Driposwana; Ezalina, Ezalina; Emulyani, Emulyani; Nita, Yureya; Harahap, Afrida Sriyani; Adelia, Gita
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v2i4.71

Abstract

Bencana banjir merupakan salahsatu permasalahan yang sering terjadi di Kabupaten Kampar Provinsi Riau, khususnya di Desa Sawah, yang berdampak pada kesehatan masyarakat dan mengganggu aktivitas sosial ekonomi masyarakat. Upaya mitigasi bencana menjadi langkah penting dalam mengurangi risiko dan dampak banjir melalui pemberdayaan masyarakat dan penguatan kapasitas tenaga kesehatan, khususnya perawat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat serta kader kesehatan dalam manajemen keperawatan berbasis mitigasi bencana banjir. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, pelatihan simulasi kesiapsiagaan banjir, serta pendampingan dalam pembuatan rencana aksi mitigasi berbasis komunitas. Sasaran kegiatan adalah masyarakat Desa Sawah sebanyak 50 orang yang terdiri atas perangkat desa, kader posyandu, dan warga rentan terdampak bencana banjir. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta mengenai tanda-tanda awal bencana, tata cara evakuasi, dan langkah-langkah pencegahan banjir dengan peningkatan rata-rata skor pengetahuan sebesar 40% ketika sebelum dilakukan intervensi dan meningkat menjadi 80% setelah dilakukan intervensi. Selain itu, terbentuk tim relawan tanggap banjir desa yang berkoordinasi dengan puskesmas dan Badan Penangunggulangan Bencana Daerah setempat. Kegiatan ini memperlihatkan bahwa penerapan manajemen keperawatan dalam mitigasi bencana dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat serta mendorong kolaborasi lintas sektor dalam upaya pencegahan banjir.
Tingkat Berpikir Kritis Mahasiswa Keperawatan di Institusi Pendidikan Keperawatan Swasta Adelia, Gita; Asyikin, Nur; Malfasari, Eka; Putri, Veni Dayu; Arfina, Angga
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 6 (2024): Desember 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i6.7461

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan kompetensi esensial bagi mahasiswa keperawatan dalam menghadapi kompleksitas pengambilan keputusan klinis. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa tingkat berpikir kritis mahasiswa masih beragam antar negara dan dipengaruhi oleh kurikulum serta metode pembelajaran yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat berpikir kritis mahasiswa keperawatan di Institusi Pendidikan Keperawatan Swasta di Pekanbaru, Riau. Penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif dengan desain deskriptif dengan jumlah 262 orang yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Pengukuran kemampuan berpikir kritis dilakukan menggunakan instrumen Nursing Critical Thinking in Clinical Practice Questionnaire (N-CT-4) yang memiliki validitas isi sangat baik (CVI = 0,95) dan reliabilitas sangat tinggi (Cronbach’s alpha = 0,96). Data dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan karakteristik responden dan tingkat kemampuan berpikir kritis. Rata-rata usia responden adalah 20,31 tahun, dengan hampir seluruhnya berjenis kelamin perempuan dan berada pada tingkat pendidikan semester 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir separuh responden memiliki kemampuan berpikir kritis pada kategori sedang (44,3%). Temuan ini mengindikasikan bahwa mahasiswa masih perlu didorong untuk mencapai level berpikir kritis yang lebih tinggi. Kesimpulan: Kemampuan berpikir kritis mahasiswa keperawatan di institusi tersebut berada pada tingkat sedang.
Pengaruh Sosialisasi Perpajakan Dan Literasi Digital Terhadap Pemahaman Pelaporan Pajak Pada Kalangan Gen Z Siadari, Jonathan Kirana; Zikriyah, Siti; Adelia, Gita; Linawati, Linawati
Jurnal Portofolio : Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol. 5 No. 2 (2026): Perusahaan, Laba dan Tax Avoidance
Publisher : Prisani Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the influence of tax socialization and digital literacy on the understanding of tax reporting among Generation Z in South Tangerang. The study used a quantitative approach with 100 respondents selected through a purposive sampling technique. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and then analyzed through validity and reliability tests, multiple linear regression, and t- and F-tests using SPSS. The results showed that tax socialization had a significant effect on the understanding of tax reporting. Digital literacy also had a significant influence and was the most dominant factor in improving Generation Z's ability to understand the digital-based SPT reporting process. Simultaneously, the two variables explained 66.4% of the variation in understanding of tax reporting. These findings emphasize the importance of effective socialization strategies and increasing digital literacy to support tax compliance in the digital era.
Critical Thinking Skills Development across Semesters in Nursing Students: A Cross-Sectional Study Adelia, Gita; Alwi, Fahrizal; Asyikin, Nur; Pérez , Esperanza Zurigue; Malfasari, Eka; Putri, Veni Dayu; Arfina, Angga; Locsin, Rozzano C.; Yoder, Linda H.
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 19 No. 1 (2026): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v19i1.12711

Abstract

Critical thinking is a fundamental skill in nursing education that plays a crucial role in supporting professional responsibilities, enhancing service quality, and improving nursing performance in the modern era. This study aimed to analyze the dimensions of critical thinking among nursing students and assess the development of critical thinking skills across different academic semesters in the Bachelor of Nursing program at the Faculty of Nursing, IKes Payung Negeri Pekanbaru. A cross-sectional quantitative design was employed, involving 264 nursing students selected through stratified random sampling to ensure proportional representation across academic semesters. Data were collected using the Nursing Critical Thinking in Students Questionnaire (N-CT-4), which measures four dimensions of critical thinking. Descriptive and inferential statistical analyses were conducted using SPSS software, with ANOVA employed to examine differences in mean scores among students from different academic semesters. The Intellectual and Cognitive dimension had the highest mean score (M = 131.99, SD = 24.259, range = 70–176), while the Technical dimension had the lowest (M = 18.09, SD = 3.773, range = 8–24). ANOVA results indicated an upward trend in the Intellectual and Cognitive scores, increasing from 130.2 in the 3rd and 5th semesters to 136.5 in the 7th semester; however, this difference was not statistically significant. Although critical thinking skills, particularly in the cognitive domain, showed improvement across semesters, the progression was not statistically significant. These findings underscore the need for more practical, practice-based learning strategies to enhance critical thinking competencies meaningfully. Further longitudinal studies are recommended to evaluate long-term development and the impact of educational interventions.
Analisis Prokrastinasi Akademik Pada Mahasiswa Profesi Ners di Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru Fitri, Milla Nur; Puswati, Desti; Maulinda, Dini; Adelia, Gita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6900

Abstract

Pada mahasiswa profesi ners, tuntutan akademik yang padat disertai kewajiban praktik klinik yang intensif menuntut kemampuan pengelolaan diri yang baik. Apabila kemampuan tersebut belum berkembang secara optimal, kondisi ini dapat meingkatkan kecenderungan munculnya prokratinasi akademik, yaitu perilaku menunda pengerjaan tugas akademik yang berdampak negatif terhadap capaian belajar, kondisi psikologis, serta pembentukan sikap profesional mahasiswa. Tujuan penelitian untuk menganalisis prokrastinasi akademik mahasiswa profesi ners di Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analisis deskriptif. Sampel penelitian menggunakan teknik total sampling yang berjumlah 188 orang. Data dikumpulkan dengan  kuisioner prokrastinasi akademik, Hasil pengujian menunjukkan seluruh item pernyataan valid dengan nilai r hitung > 0,30 serta memiliki reliabilitas tinggi dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,853. Analisis data univariat dengan hasil mayoritas mahasiswa berada pada kategori prokrastinasi akademik rendah sebesar 40,4%. Berdasarkan analisis pada setiap aspek, mahasiswa tidak menunjukkan penundaan memulai dan mengerjakan tugas (51,1%), 51,6% mahasiswa tidak mengalami kelambanan dalam mengerjakan tugas akademik, 53,7% sesuai antara rencana dan pelaksanaan tugas, serta 52,7% cenderung tidak mengalihkan perhatian pada aktivitas lain yang dianggap lebih menyenangkan. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa prokrastinasi akademik pada mahasiswa profesi ners didominasi kategori rendah, di mana mayoritas mahasiswa tidak menunda, tidak mengalami kelambanan, memiliki kesesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan tugas, serta tidak cenderung melakukan aktivitas lain yang lebih menyenangkan. Institusi pendidikan disarankan untuk mempertahankan pembinaan manajemen waktu dan regulasi diri mahasiswa.
Hubungan Intensitas Penggunaan Media Sosial Dengan Pengetahuan Tentang Seks Bebas Pada Remaja Kelas X SMAN 6 Pekanbaru Agustin, Marsya; Puswati, Desti; Putri, Veni Dayu; Adelia, Gita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6965

Abstract

Masa remaja merupakan periode transisi yang ditandai dengan rasa ingin tahu yang tinggi terhadap seksualitas sehingga memerlukan pengetahuan yang tepat untuk mencegah perilaku berisiko. Perkembangan teknologi informasi dan tingginya penggunaan media sosial menyebabkan remaja mudah terpapar berbagai informasi seksual yang belum tentu akurat serta berpotensi menimbulkan mispersepsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara intensitas penggunaan media sosial dengan pengetahuan tentang seks bebas pada siswa kelas X SMA Negeri 6 Pekanbaru. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 103 siswa yang dipilih melalui teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rank dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata usia responden 15,45 tahun (SD = 0,500) dengan mayoritas berjenis kelamin perempuan (67%). Intensitas penggunaan media sosial sebagian besar berada pada kategori sedang hingga tinggi, sementara tingkat pengetahuan tentang seks bebas berada pada kategori cukup hingga baik. Hasil analisis bivariat menunjukkan p-value = 0,000 (p < 0,05) dengan kekuatan korelasi sedang dan arah positif. Artinya, semakin tinggi intensitas penggunaan media sosial maka semakin tinggi pula tingkat pengetahuan siswa mengenai seks bebas. Disimpulkan bahwa media sosial memiliki peran dalam membentuk pengetahuan remaja, sehingga diperlukan penguatan literasi digital dan pendidikan seksualitas yang komprehensif, terarah, dan berkelanjutan di lingkungan sekolah maupun keluarga.
Perbedaan Edukasi Media Video Animasi dan Demonstrasi Terhadap Keterampilan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Pada Anak Pra-Sekolah Di Tk Aisyiyah Bustanul Athfal 2 Pekanbaru Hulu, Putri Yani; Maulinda, Dini; Adelia, Gita; Nita, Yureya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6968

Abstract

Cuci tangan pakai sabun (CTPS) merupakan praktik sanitasi dasar yang penting dalam pencegahan penyakit infeksi pada anak Pra-sekolah, namun penerapannya di Indonesia masih perlu ditingkatkan. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 menunjukkan tingkat penerapan CTPS sesuai standar sebesar 47,5%, sehingga diperlukan edukasi kesehatan sejak usia dini dengan media pembelajaran yang sesuai karakteristik perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan edukasi media video animasi dan metode demonstrasi terhadap keterampilan CTPS pada anak Pra-sekolah di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 2 Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Quasi Experiment menggunakan rancangan Pre-test Post-test Nonequivalent Control Group Design, dengan sampel 32 anak Pra-sekolah yang diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan pembagian proporsional dan instrumen berupa lembar observasi keterampilan CTPS. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa rata-rata keterampilan CTPS pada kelompok video animasi adalah 2,38 (SD 0,500) pada Pre-test dan 6,50 (SD 0,516) pada Post-test, sedangkan pada kelompok demonstrasi sebesar 3,13 (SD 0,885) pada Pre-test dan 8,06 (SD 0,929) pada Post-test. Hasil analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon pada kedua kelompok menunjukkan p < 0,001 yang berarti terdapat peningkatan keterampilan CTPS bermakna, sedangkan uji Mann–Whitney menunjukkan p < 0,001 yang menandakan adanya perbedaan keterampilan CTPS Post-test antara kedua kelompok, dengan kelompok demonstrasi memiliki keterampilan CTPS yang lebih tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa edukasi media video animasi dan metode demonstrasi efektif meningkatkan keterampilan CTPS pada anak Pra-sekolah, dengan metode demonstrasi lebih optimal serta disarankan pengembangan variasi media edukasi dan evaluasi keberlanjutan keterampilan CTPS.
Hubungan Indek Massa Tubuh (IMT) dengan Body Image pada Remaja di SMAN 6 Pekanbaru Astuti, Meilia Dwi; Puswati, Desti; Putri, Veni Dayu; Adelia, Gita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6969

Abstract

Masa remaja merupakan periode penting dengan perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang dapat memengaruhi body image. Salah satu faktor yang berkaitan dengan persepsi tersebut adalah Indeks Massa Tubuh (IMT). Perubahan IMT pada remaja dapat memengaruhi body image yang berdampak pada kepercayaan diri dan kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara IMT dengan body image pada remaja kelas X di SMAN 6 Pekanbaru. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dan dilaksanakan pada 06 – 07 Januari 2026. Responden berjumlah 103 orang yang dipilih dengan teknik stratified random sampling. Data IMT diperoleh melalui pengukuran berat dan tinggi badan kategori penduduk Asia, sedangkan body image diukur menggunakan kuesioner yang telah diuji validitasnya. Hasil menunjukkan sebagian besar responden memiliki IMT normal sebanyak 58 (56,3%), IMT gemuk 29 (28,2%), IMT sangat kurus 11 (10,7%), dan IMT obesitas 5 (4,9%). Pada body image, 53 (51,5%) memiliki body image negatif, sedangkan 50 (48,5%) memiliki body image positif. Analisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara IMT dan body image pada remaja (p = 0,001 < 0,05). Kesimpulannya, perbedaan status IMT dapat memengaruhi cara remaja menilai body imagenya. Disarankan bagi sekolah dan tenaga kesehatan untuk memberikan edukasi mengenai body image yang sehat serta pentingnya menjaga keseimbangan IMT melalui kebiasaan hidup yang baik.
PENGARUH PEMBERIAN FLIPBOOK “NAVO MELAWAN MONSTER MUAL MUNTAH” TERHADAP PENGETAHUAN ANAK KANKER TENTANG MUAL MUNTAH AKIBAT KEMOTERAPI DI YAYASAN KASIH ANAK KANKER INDONESIA RIAU Eka Putri, Wanda; Maulinda, Dini; Puswati, Desti; Adelia, Gita
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.55814

Abstract

Mual dan muntah merupakan efek samping yang sering dialami anak kanker yang menjalani kemoterapi dan dapat berdampak pada kondisi fisik, psikologis, serta kepatuhan terhadap pengobatan. Kurangnya pengetahuan anak mengenai mual muntah akibat kemoterapi dapat menimbulkan kecemasan dan ketidaknyamanan selama proses terapi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk memberikan edukasi yang sesuai dengan karakteristik anak adalah melalui media digital berbasis cerita seperti Flipbook “Navo Melawan Monster Mual Muntah”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian Flipbook “Navo Melawan Monster Mual Muntah” terhadap pengetahuan anak kanker tentang mual muntah akibat kemoterapi. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain pre-eksperimental menggunakan pendekatan one group pretest–posttest. Penelitian ini dilakukan di Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) Riau pada bulan Januari 2026 dengan jumlah responden sebanyak 36 anak kanker yang menjalani kemoterapi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisa yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan uji statistik paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh pemberian Flipbook terhadap pengetahuan anak kanker tentang mual muntah akibat kemoterapi dengan nilai p value 0,00 (α = 0,05). Penelitian ini merekomendasikan penggunaan media edukasi berbasis digital sebagai alternatif dalam pemberian pendidikan kesehatan pada anak kanker serta menyarankan penelitian selanjutnya menggunakan desain dengan kelompok kontrol dan jumlah sampel yang lebih besar.
the Nursing Care for Preschool Children with Hospitalization Anxiety Through Lego Play Therapy: Nursing Care for Preschool Children with Hospitalization Anxiety Through Lego Play Therapy Juani, Syahbina putri; Adelia, Gita; Nita, Yureya; Febriyeni, Cindy
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2026): In Press
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hospitalisasi dapat menimbulkan stres dan kecemasan pada anak prasekolah akibat perubahan lingkungan, prosedur medis, serta keterpisahan dari keluarga yang berdampak pada proses penyembuhan dan perkembangan psikososial. Kondisi ini memerlukan intervensi keperawatan yang tepat, salah satunya melalui pendekatan nonfarmakologis berbasis perkembangan anak. Terapi bermain LEGO merupakan intervensi yang dapat memberikan distraksi positif, meningkatkan rasa aman, serta menurunkan kecemasan melalui stimulasi motorik halus, kreativitas, dan kontrol diri anak selama hospitalisasi. Tujuan studi kasus ini adalah menerapkan terapi bermain LEGO sebagai intervensi keperawatan berbasis Evidence-Based Practice (EBP) dalam mengatasi kecemasan pada anak prasekolah yang menjalani hospitalisasi sekaligus mendukung peningkatan kecerdasan dan kreativitas anak. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan melibatkan dua anak prasekolah yang menjalani hospitalisasi. Intervensi terapi bermain LEGO diberikan selama tiga hari berturut-turut pada tanggal 14–16 Juli 2025 dengan durasi 15 menit setiap sesi. Tingkat kecemasan diukur menggunakan lembar observasi kriteria kecemasan sebelum intervensi (pretest) dan setelah intervensi (posttest). Hasil menunjukkan penurunan tingkat kecemasan pada kedua responden, dari kategori kecemasan sedang menjadi tidak cemas dan kecemasan ringan.Kesimpulannya, terapi bermain LEGO efektif menurunkan kecemasan pada anak prasekolah yang menjalani hospitalisasi. Penelitian lanjutan dengan desain eksperimen dan sampel lebih besar disarankan untuk memperkuat bukti ilmiah.
Co-Authors A R, Zanzani Abdulloh N, Jajang Adeliana Adeliana Adeliana Adeliana Adila Amelia Putri Adila Amelia Putri Afrida Sriyani Harapan Agustin, Marsya Akbar N, Dimas Alfianur Alfianur Alfianur Alfianur Alwi, Fahrizal Amelia, Widya Angga Arfina Angga Arfina Anisa, Khairin Arfina, Angga Astuti, Meilia Dwi Asyikin, Nur Azahra, Tiara Azhar, Bayu Bayu Azhar Candra Saputra Candra Saputra Chintia Anisa Rahmadhani Chintia Anisa Rahmadhani Dahlia, Mutiara Dendy Kharisna Desti Puswati Desti Puswati Deswinda Deswinda, Deswinda Deva Arita Devita, Yeni Dewi Marsela Dewi Marsela Dini Maulinda Duri Mandasari Dyna, Fitri Eka Malfasari Eka Putri, Wanda Emulyani, Emulyani Ezalina Ezalina, Ezalina Febriyeni, Cindy Febtrina, Rizka Ferdian Ferdian Fitri Dyna Fitri, Milla Nur Futri Ade Celia Harahap, Afrida Sriyani Helsa Muthia Angesti Helsa Muthia Angesti Herniyanti, Rina Hulu, Putri Yani Irfan, M. Zul Juani, Syahbina putri Linawati Linawati Locsin, Rozzano C. Lugina, Sukma M. Zul’irfan M. Zul’irfan Mariska Dita Pratiwi Mariska Dita Pratiwi Martadiraja, Frazia Maulinda, Dini Mubarok, Fariz N S, Ratu Tria Nabillatuzahra, Nabillatuzahra Nana Enjelia Nina Trisnawati Ningtyas, Diah Ayu Puspa Nita, Yureya Nurlaela M, Siti Nurul H, Aima Paquita Jafier Herrin Paquita Jafier Herrin Pérez , Esperanza Zurigue Puteri, Violita Dianatha Putra, Ifon Driposwana Putri, Fathia Manda Aiza Rahmadani, Nelza Rahmi Pramulia FS Ramadhan, Intan Tiara Rizka Febtrina Roymond H Simamora Sachriani, Sachriani Saputra, Candra Sari, Indah Indriani Setiawan Setiawan Setiawan, Setiawan Siadari, Jonathan Kirana Sri Widya Ningsih Sri Yanti Suryani Suryani Tampubolon, Sri Devi Liliyani Titin Suhartini, Titin Tri Susanti Trisnawati, Nina Veni Dayu Putri Via, Dede Wahyudi Wahyudi Yoder, Linda H. Yunita, Anabda Evi Zikriyah, Siti