Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Factors influencing clean and healthy lifestyle behavior (PHBS) on the educational personnel of Cenderawasih University in 2025 Korwa, Steny Persilla Geetruida; Togodly, Arius; Nurdin, Muhammad Akbar; Medyati, Novita; Rantetoding, Septevanus; Wahyuti, Wahyuti
Journal of Multidisciplinary Academic and Practice Studies Vol. 3 No. 1 (2025): February
Publisher : Goodwood Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/jomaps.v3i1.2844

Abstract

Purpose: This study aims to analyze the effects of knowledge, attitudes, actions, facilities, leadership support, and work environment on Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) among education personnel at Cenderawasih University. Research methodology: The location of the study was at Cenderawasih University, in all Education Personnel in each section at Cenderawasih University totaling 243. The sample in this study used the Lemeshow formula. Stratified random sampling technique of employees totaling 165 employees. Analysis Methodusing Univariate analysis, Bivariate analysis, and Multivariate analysis. Results: The results show that attitudes, actions, facilities, and leadership support significantly influence PHBS at Cenderawasih University, while knowledge and work environment do not. Conclusions: In general, simultaneously; knowledge, attitudes, actions, infrastructure, leadership support, and work environment influence the implementation of clean and healthy living behavior at Cenderawasih University Limitations: This study focuses only on education personnel at Cenderawasih University, limiting generalizability to other institutions. Its cross-sectional design cannot assess causality, and concentrating on six variables may exclude other determinants. Self-reported data also pose response bias. Contribution: This study enriches PHBS literature by offering empirical evidence from Eastern Indonesia. It shows attitudes, actions, infrastructure, and leadership support as key factors, while knowledge and work environment are less influential. Practically, it guides universities to strengthen leadership, improve facilities, and design interventions that promote sustainable PHBS practices.
Pengaruh Deviasi Positif Terhadap Kejadian Malaria Pada Penduduk Lokal Di Kelurahan Ardipura Kota Jayapura Nurdin, Muhammad Akbar; Afelya, Titi Iswanti
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 5 (2025): Oktober 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i5.1887

Abstract

Malaria adalah suatu penyakit akut yang disebabkan oleh Protozoa Genus Plasmodium dengan manifestasi berupa demam, anemia dan pembesaran limpa. Kelurahan Ardipura merupakan daerah endemis malaria yang memiliki kasus malaria masih tinggi di tiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh deviasi positif terhadap kejadian malaria pada penduduk lokal di Kelurahan Ardipura Distrik Jayapura Selatan Kota Jayapura. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai November 2024 di Kelurahan Ardipura Distrik Jayapura Selatan Kota Jayapura. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain penelitian mix-method. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan besar sampel sebanyak 96 responden. Hasil penelitian kualitatif menunjukkan bahwa teridentifikasi 8 (delapan) deviasi positif pencegahan malaria. Hasil penelitian kuantitatif menunjukkan bahwa deviasi positif yang teridentifikasi, hanya 5 yang berhubungan dengan kejadian malaria yaitu membersihkan lingkungan tempat tinggal (p= 0,000), menggunakan minyak kayu putih (p= 0,021), meminum air rebusan daun sambiloto (p= 0,015), mengonsumsi sayur daun pepaya (p= 0,011), dan menggunakan pakaian lengan panjang (p= 0,000). Pendekatan deviasi positif dapat digunakan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian penyakit malaria melalui peran aktif dari pihak Kelurahan Ardipura yang berkolaborasi dengan kader Kesehatan dari Dinas Kesehatan atau tokoh Masyarakat di Kelurahan Ardipura Distrik Jayapura Selatan Kota Jayapura.
Penyuluhan Gizi Seimbang Pada Remaja di Distrik Doyo Baru Kabupaten Jayapura Kartika, Mesri; Nurdin, Muhammad Akbar; Florensia, Wilma
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i11.22665

Abstract

ABSTRAK Remaja yang merupakan kelompok yang rentan terhadap masalah nutrisi selama jangka waktu tertentu dan secara berkala dapat meningkat dengan cepat dan meningkatkan kognitif, dapat meningkatkan konsumsi nutrisi seimbang.Penyuluhan gizi seimbang di GKII Jemaat Bahtera Hebron Doyo Baru Kabupaten Jayapura bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai pentingnya konsumsi makanan bergizi sesuai dengan prinsip gizi seimbang. Metode penyuluhan dilakukan melalui ceramah, media audio-visual,pembagian leaflet dan kuesioner pre post sebagai bahan edukasi dan evaluasi. Hasil penyuluhan menunjukkan bahwa pemahaman remaja terhadap konsep pola makan seimbang dan akibat negatif pola makan tidak seimbang berdampak pada perilaku.Penyuluhan diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku positif dalam pola makan remaja sehingga mendukung pertumbuhan Kesehatan yang optimal. Kata Kunci: Penyuluhan, Gizi Seimbang, Remaja, Distrik Doyo Baru, Jayapura  ABSTRACT Adolescents, a group vulnerable to nutritional problems over a period of time and capable of rapid and cognitive improvement, can increase their consumption of balanced nutrition. Balanced nutrition counseling at the GKII Bahtera Hebron Congregation in Doyo Baru, Jayapura Regency, aims to increase adolescent knowledge and awareness regarding the importance of consuming nutritious foods in accordance with the principles of balanced nutrition. The counseling method used lectures, audio-visual media, leaflet distribution, and pre-post questionnaires as educational and evaluation materials. The counseling results indicate that adolescents' understanding of the concept of a balanced diet and the negative consequences of an unbalanced diet impact their behavior. The counseling is expected to encourage positive behavioral changes in adolescents' eating patterns, thereby supporting optimal healthy growth. Keywords: Counseling, Balanced Nutrition, Adolescents, Doyo Baru District, Jayapura
Pendekatan Positive Deviance; Upaya Pencegahan Kejadian Malaria Pada Remaja di Kota Jayapura Nurdin, Muhammad Akbar; Violita, Fajrin; Asriati, Asriati; Adimuntja, Natalia Paskawati; Pamangin, Lisda Oktavia
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 4 (2024): Agustus 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i4.1230

Abstract

Penyakit malaria adalah penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di dunia, termasuk di Indonesia. Penyakit malaria dapat menyerang semua orang, baik laki-laki maupun perempuan pada semua golongan umur dari bayi, anak-anak hingga orang dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh positive deviance terhadap kejadian malaria pada Remaja di SMA Negeri 4 Kota Jayapura. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai September 2023 di SMA Negeri 4 Kota Jayapura. Penelitian ini menggunakan penelitian observasional analitik dengan desain penelitian cross sectional study untuk menemukan positive deviance pencegahan penyakit Malaria. Pengambilan sampel menggunakan stratified proportional random sampling. Data dianalisis menggunakan analisis univariat untuk memperoleh gambaran karakteristik responden. Sedangkan analisis bivariat (uji chi-square) bertujuan untuk mengetahui hubungan kemaknaan antara variabel dependen (positive deviance) dengan variabel independent (kejadian Malaria), serta uji regresi logistik untuk menilai variabel kekuatan hubungan antara variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa positive deviance merupakan variabel yang memiliki pengaruh paling dominan terhadap kejadian malaria (p=0,000) dan Exp(B)=15,927, CI 95% 4,866-45,280). Hasil uji chi-square menunjukkan bahwa ada pengaruh antara umur (p=0,004) dan jenis kelamin (p=0,000) terhadap kejadian malaria. Pendekatan positive deviance dapat digunakan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian penyakit malaria melalui peran aktif dari pihak sekolah SMA Negeri 4 Kota Jayapura yang berkolaborasi dengan kader Kesehatan dari Dinas Kesehatan atau tokoh Masyarakat sekitar sekolah.
KEPATUHAN IBU HAMIL DALAM PEMERIKSAAN TRIPLE ELIMINASI DI PUSKESMAS WAENA Sude, Ellen Vinardya; Bouway, Dolfinus Yufu; Yufuai, Agustina Regina; Hasmi, Hasmi; Ayomi, Mina Blandina; Nurdin, Muhammad Akbar
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 6, No 2 (2024): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v6i2.22048

Abstract

Human Immunodeficiency Virus, Sifilis dan Hepatitis B dikenal sebagai penyakit yang ditularkan lewat darah atau cairan tubuh lainnya. Infeksi HIV, Sifilis, dan Hepatitis B pada anak 90% tertular dari ibunya. Dalam mengatasi penularan Infeksi Menular Seksual pada ibu hamil, WHO mengusulkan eliminasi penularan penyakit infeksi dari ibu ke anak. Penyakit yang jadi fokus eliminasi yakni HIV, Sifilis, dan Hepatitis B. Eliminasi yang dicanangkan oleh WHO tersebut kemudian diadopsi oleh Kementerian Kesehatan disebut sebagai 3E (Triple Eliminasi). Tujuan studi ini ialah guna mencari tahu faktor  yang berkaitan pada kepatuhan ibu hamil dalam pemeriksaan Triple Eliminasi di Puskesmas Waena. Metode yang dipakai ialah epidemiologi analitik melalui pendekatan Cross Sectional dengan responden ibu hamil yakni 60 orang. Hasil studi menunjukkan  responden yang patuh dalam pemeriksaan Triple Eliminasi yakni 73,3% sedangkan responden yang tidak patuh yakni 26,7%. Hasil analisis bivariat memperlihatkan ada korelasi sikap (P-value = 0,005) dengan kepatuhan ibu hamil dalam pemeriksaan Triple Eliminasi, ada korelasi dukungan keluarga (P-value = 0,028) dengan kepatuhan ibu hamil dalam pemeriksaan Triple Eliminasi, peran tenaga kesehatan (P-value = 0,001) dengan kepatuhan ibu hamil pada pemeriksaan Triple Eliminasi. Kesimpulannya ada korelasi sikap, dukungan keluarga dan peran tenaga kesehatan dengan kepatuhan ibu hamil pada pemeriksaan Triple Eliminasi.
Sexual Behavior in Students of Senior High School Gabungan Jayapura City, Papua Hursepuny, Ivanachela; Fatiah, Mona Safitri; Woapari, Beery I. S; Tambing, Yane; Nurdin, Muhammad Akbar
JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan) Vol. 7 No. 1 (2023): JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : LPPM Universitas Hafshawaty Zainul Hasan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33006/jikes.v7i1.643

Abstract

Abstrak Perilaku seksual berisiko pelajar di Kota Jayapura sudah sangat mengkhawatirkan. Berdasarkan studi pendahuluan ditemukan sekitar 13,3% remaja pernah melakukan seks bebas. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis faktor yang mempengaruhi perilaku seksual remaja Sekolah Menengah Atas (SMA). Penelitian ini berdesain cross sectional dengan waktu penelitian ± 5 bulan terhitung bulan April–Agustus 2021. Populasi penelitian adalah semua siswa/i SMA Gabungan kelas X dan XI sejumlah 127 orang, sedangkan besar sampel 127 orang, dengan teknik sampling menggunakan sampel jenuh. Data penelitian menggunakan data primer dan instrumen penelitian berupa kuesioner yang diadaptasi dari kuesioner penelitian Survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) Remaja 2017. Variabel dalam penelitian ini adalah sumber informasi tentang HIV/AIDS, pengetahuan tentang HIV/AIDS, perilaku pacaran, perilaku konsumsi alcohol dan perilaku seksual remaja. Analisis data dengan Chi Square, diperoleh hasil untuk perilaku pacaran p-value: 0,001 dan PR: 0,16; dan perilaku konsumsi alkohol p-value: 0,004 dan PR:0,17. Kesimpulan penelitian adalah perilaku pacaran dan konsumsi alkohol berhubungan dengan perilaku seksual. Perlu sosialisasi yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota terkait dampak seks bebas pada remaja ke sekolah sehingga dapat meningkatkan pengetahuan tentang bahaya seks bebas yang nantinya dapat mencegah penyebaran HIV di kota Jayapura. Kata kunci: perilaku pacaran, minum alkohol, perilaku seksual pelajar, remaja Abstract The prevalence of risky sexual behavior among students in Jayapura City is a great concern. Based on a preliminary study around 13.3% of them have engaged in free sex. The objective is to examine the factors influencing the sexual behavior of high school adolescents. The study adopts a cross-sectional design, conducted over a period of approximately 5 months, from April to August 2021. The population was all students in combined classes of grades X and XI, totaling 127 individuals. The sample was 127, utilizing a saturated sampling technique. The primary data was collected through a questionnaire adapted from the 2017 Adolescent Demographic and Health Survey (DHS) questionnaire, encompassing variables such as sexual behavior, knowledge about HIV, exposure to sources of information, dating behavior, and alcohol consumption. The findings were analyzed using bivariate analysis through the Chi-square. The results indicated a significant correlation between dating behavior (p-value: 0.001 and PR: 0.16), alcohol consumption behavior (p-value: 0.004 and PR: 0.17), and sexual behavior. The study concludes dating behavior and alcohol consumption are related to sexual behavior. The City Health Office must educate teenagers in school about the dangers of free sex to prevent the spread of HIV in Jayapura. Keywords: dating behavior, alcohol consumption, sexual behavior, adolescents
Pengaruh Persepsi Terhadap Perilaku Pencegahan Covid-19 Pada Mahasiswa Kesehatan Di Kota Jayapura Violita, Fajrin; Nurdin, Muhammad Akbar
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 2 (2022): Volume 13 No. 2 (2022)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/preventif.v13i2.479

Abstract

Covid-19 telah menjadi pandemi yang menyerang segala usia. Protokol kesehatan menjadi kunci untuk memutus rantai penularan penyakit ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor persepsi yang mempengaruhi perilaku pencegahan Covid-19 pada mahasiswa kesehatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Lokasi penelitian di Kota Jayapura sejak bulan April hingga Agustus 2021. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa aktif di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Cenderawasih sebanyak 1663 orang. Total sampel sebanyak 311 orang diambil menggunakan rumus Lemeshow dan teknik penarikan dengan metode proportional stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disebar secara online. Variabel penelitian merujuk kepada persepsi di teori Health Belief Model. Analisis data secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian diperoleh perilaku pencegahan Covid-19 dalam kategori baik sebanyak 62,7%. Hasil uji tabulasi silang ditemukan variabel semua persepsi mempengaruhi perilaku pencegahan Covid-19 pada mahasiswa kesehatan. Variabel persepsi kerentanan (p= 0.042; OR= 0.597; 95% CI= 0.373-0.957), persepsi bahaya dan keseriusan Covid-19 (p= 0.026; OR= 0.567; 95% CI= 0.352-0.914)), persepsi manfaat (p= 0,007; OR= 0.494; 95% CI= 0.302-0.808) dan persepsi hambatan pencegahan Covid-19 (p= 0.031; OR= 0.577; 95% CI= 0.359-0.928). Pemberian informasi tentang Covid-19 dan protokol kesehatan sebaiknya diberikan secara kontinu agar masyarakat memiliki persepsi yang baik untuk mendorong perilaku pencegahan Covid-19.
Pendampingan Peningkatan Kompetensi Kelompok Kerja Guru PJOK melalui Workshop Peraturan Pertandingan Karate dan Gizi Atlet di Jayapura Ipa Sari Kardi; Nurdin, Muhammad Akbar; Syaiful, Andi; Muhammad, Junalia; Nasruddin, Nasruddin
ABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/abdikan.v4i4.6860

Abstract

This community service programme was implemented in response to the need to enhance the competence of physical education teachers at the primary school level in developing karate skills among Papuan students. The Primary School Physical Education Teachers' Working Group (KKG) is a strategic forum for optimising the pedagogical and technical abilities of teachers in coaching young karate athletes who can compete in the National Student Sports Olympics (O2SN). The Papuan government aspires to revive the glory of Papuan sports, both domestically and internationally. The objective of this PKM is to improve the professional competence of elementary school PJOK teachers in Papua in coaching karate to achieve optimal performance at O2SN. This community service programme has successfully achieved its main objective of optimising the competence of the Papuan KKG PJOK SD in karate development. This community service programme utilised the Community-Based Participatory Research (CBPR) method. Significant improvements were observed in athletes' nutritional knowledge (77.4%), karate competition regulation competencies (89.6%), and teacher motivation levels (82.1%), which were categorised as high. Based on the results of this community service, it is hoped that Physical Education teachers will implement their knowledge and skills in coaching and preparing students for the O2SN Karate Sports competition.
EDUKASI PENCEGAHAN MALARIA MELALUI GAMES EDUKATIF PADA ANAK USIA SEKOLAH Natalia Paskawati Adimuntja; Lisda Oktavia Madu Pamangin; Muhammad Akbar Nurdin; Dyvano Mars Rezki Bangalino; Margaretha Falentine Rumlaklak; Melvy Lisandra Rego
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i2.29086

Abstract

Abstrak: Tingkat penularan (endemisitas) malaria di Kampung Kayo Batu berada pada tingkat III angka API > 100%. Akibatnya anak-anak di Rumah Belajar Harvard Kampung Kayo Batu berisiko menderita malaria. Tujuan pengabdian untuk meningkat softskill dan hardskill anak terkait upaya pencegahan malaria. Bentuk kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan melalui games edukatif ular tangga dan poster. Mitra kegiatan yaitu anak-anak di Rumah Belajar Harvard Kampung Kayo Batu berjumlah 50 orang. Evaluasi kegiatan menggunakan kuesioner pre dan post test yang terdiri dari 10 pertanyaan. Kegiatan pengabdian telah terlaksana dengan baik, mayoritas anak-anak mengetahui bahwa nyamuk adalah satu-satunya vector penyebab malaria. Namun masih banyak anak yang belum memahami tentang malaria dapat menyebabkan gangguan fungsi otak dan hati (40.0%) dan perilaku nyamuk malaria yang aktif menggigit pada malam hari (64.0%), serta terdapat peningkatan rata-rata pengetahuan peserta kegiatan edukasi sebelum dan sesudah dilakukan edukasi dengan metode penyuluhan menggunakan bantuan media permainan edukatif ular tangga dan poster. Nilai rata-rata sebelum edukasi adalah 8,28 meningkat menjadi 9,76 setelah edukasi.Abstract: The level of malaria transmission (endemicity) in Kayo Batu Village is at level III with API > 100%. As a result, children at the Harvard Learning House in Kayo Batu Village are at risk of suffering from malaria. The purpose of community service is to improve children's soft skills and hard skills related to malaria prevention efforts. The form of activity carried out is counseling through educational games of snakes and ladders and posters. The activity partners are children at the Harvard Kampung Kayo Batu Learning House totaling 50 people. The activity evaluation uses a pre- and post-test questionnaire consisting of 10 questions. The community service activity has been carried out well, the majority of children know that mosquitoes are the only vector that causes malaria. However, there are still many children who do not understand that malaria can cause brain and liver dysfunction (40.0%) and the behavior of malaria mosquitoes that actively bite at night (64.0%), and there is an increase in the average knowledge of educational activity participants before and after education is carried out with the counseling method using the help of educational games of snakes and ladders and posters. The average value before education was 8.28, increasing to 9.76 after education.