Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : NUTRIRE DIAITA

HUBUNGAN ASUPAN SERAT, LEMAK, AKTIVITAS FISIK DAN KADAR LDL PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI RSUD Dr. M. YUNUS BENGKULU TAHUN 2016 Yusira, Puvet; Wahyuni, Yulia; Hartati, Lilik Sri
Jurnal Nutrire Diaita (Ilmu Gizi) Vol 9, No 01 (2017): NUTRIRE DIAITA
Publisher : Lembaga Penerbitan Unversitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/nut.v9i01.1724

Abstract

According to the National Household Health Survey (SKRTN), heart disease is the greatest causes of mortality (about 26.4%). In Bengkulu, out of ten, cardiovascular disease is the second most prevalence disease. We aimed to examine the association of dietary fiber and fat intake and physical activity with Low Density Lipoprotein (LDL) level among coronary heart diseases (CHDs)’s patient. The study was Cross-sectional study design. Samples were 52 which taken from total sampling method. Intake nutrients were collected using 24 hours food recall. Physical activity measured physical activity level questionnaire. LDL levels in CHDs’s patient were obtained from medical records. Results showed that two variables significantly associated with LDL levels in CHDs’s patient, namely fat intake (p value =0,008) and physical activity (p value = 0,019) while fiber intake was not significantly associated with LDL levels in CHDs’s patient (p value = 0,194). Fat intake in accordance with individual needs accompanied by good physical activity can affect the value of LDL level among CHDs’s patient. Keywords: Physical Activity, Fat intake, Fiber Intake, LDL, Coronary Heart Disease
Hubungan Asupan Zat Gizi Makro, Status Gizi dan Aktivitas Fisik Terhadap Tingkat Kebugaran pada Lansia di Kampung Jasugih Provinsi Banten Ellawati, Evita Ella; Wahyuni, Yulia; Sapang, Mertien
Jurnal Nutrire Diaita (Ilmu Gizi) Vol 13, No 01 (2021): NUTRIRE DIAITA
Publisher : Lembaga Penerbitan Unversitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/nut.v13i01.3664

Abstract

AbstractBackground: The elderly are vulnerable to health problems and nutritional problems. One of the health problems that occur in the elderly can be in the form of a decrease in physical fitness cused by a reduced number of cell in the body. Aim: Analyzed the relationship between macro nutrient intake (energy, protein, fat, carbohydrate), nutritional status and physical activity on fitness level in the elderly in jasugih village, Banten province. Method: The study uses a quantitative approach with cross sectional design. The sample was taken   using purposive sampling technique with a total sample of 44 elderly as respondents. Bivariate analysis used Fisher’s exact test. Result: The age everage of the respondents in the Jasugih village Banten province is 65-80 years. Based on the results of the  Fisher exact test, it shows that there is a significant relationship between energy intake and fitness level (p-value = 0.037), there is no significant relationship between protein intake an fitness level (p-value = 0.554), there is a significant relationship between fat intake and fitness level (p-value = 0.033), there is a significant relationship between carbohydrate intake and fitness level (p-value = 0.034), there is no significant relationship between nutritional status and fitness level (p-value =  1.000), there is a significant relationship between physical activity and fitness level (p-value = 0.000). Conclusion: There is a significant relationship between energy intake and fitness level, there is no significant relationship between protein intake and fitness level, there is a significant relationship between fat intake and fitness level, there is  a significant relationship between carbohydrate intake and fitness level, there is no significant relationship between nutritional status and fitness level, there is a significant relationship between  physical activity and level.   Keyword: Elderly, Macro Nutrient Intake, Nutritional Status, Physical Activity   AbstrakLatar Belakang: Lansia sangat rentan terhadap masalah kesehatan maupun masalah gizi. Masalah kesehatan yang terjadi pada lansia salah satunya dapat berupa penurunan kebugaran jasmani yang disebabkan berkurangnya jumlah sel-sel yang ada di dalam tubuh. Tujuan: Menganalisis hubungan asupan zat gizi makro (energi, protein, lemak, karbohidrat), status gizi dan aktivitas fisik terhadap tingkat kebugaran pada lansia di kampung jasugih provinsi banten. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan total sampel sebanyak 44 lansia sebagai responden, analisis bivariat menggunakan uji statistik Fisher (Fisher Exact Test). Hasil: Rata-rata usia responden dikampung jasugih provinsi banten adalah 65-80 tahun. Berdasarkan hasil uji Fisher menunjukkan ada hubungan signifikan antara asupan energi dengan tingkat kebugaran (p-value = 0.037), tidak ada hubungan signifikan antara asupan protein dengan tingkat kebugaran (p-value = 0.554), ada hubungan signifikan antara asupan lemak dengan tingkat kebugaran (p-value = 0.033), ada hubungan signifikan antara asupan karbohidrat dengan tingkat kebugaran  (p-value = 0.034), tidak ada hubungan signifikan antara status gizi dan tingkat kebugaran (p-value = 1.000), ada hubungan signifikan antara aktivitas fisik dan tingkat kebugaran (p-value = 0.000). Kesimpulan: Ada hubungan signifikan antara asupan energi dengan tingkat kebugaran, tidak ada hubungan signifikan antara asupan protein dengan tingkat kebugaran, ada hubungan signifikan antara asupan lemak dengan tingkat kebugaran, ada hubungan signifikan antara asupan karbohidrat dengan tingkat kebugaran, tidak ada hubungan signifikan antara status gizi dengan tingkat kebugaran, ada hubungan signifikan antara aktivitas fisik dengan tingkat kebugaran.   Kata Kunci: Lansia, Asupan Zat Gizi Makro, Status Gizi, Aktivitas Fisik, Tingkat Kebugaran
PENGARUH ASUPAN ENTERAL FEEDING DIBAWAH KEBUTUHAN SEHARI TERHADAP PERUBAHAN SERUM ALBUMIN DAN KADAR HEMOGLOBIN PASIEN Sari, Indah Iman; Wahyuni, Yulia; Hartati, Lilik Sri
Jurnal Nutrire Diaita (Ilmu Gizi) Vol 11, No 02 (2019): NUTRIRE DIAITA
Publisher : Lembaga Penerbitan Unversitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/nut.v11i2.2888

Abstract

AbtractCraniotomy patients are particulary susceptible about metabolic stress. Adequate intake of enteral feeding will increase serum albumin and hemoglobin level as indicators in the wound healing process and reduce bleeding. The aim of this study was to evaluate the effect of inadequate enteral feeding on serum albumin and hemoglobin level for post craniotomy patients at RSPAD Gatot Soebroto Jakarta. This is a Quasi Experiment with design one group pre test and post test. The population in this study is 25 post craniotomy patients with enteral feeding intake per NGT. Bivariat test with Mc Nemar’s test on SPSS ver.17. Our result showed that inadequate enteral feeding decrease serum albumin and hemoglobin level significantly (p<0,05). Conclusion: Energy and protein inadequately from enteral feeding intake (below daily dietary) will decrease serum albumin and hemoglobin level for post craniotomy patients. Keywords: enteral feeding, hemoglobin level, post craniotomy, serum albumin AbstrakLatar Belakang: Pasien post craniotomy merupakan pasien yang rentan terhadap stres metabolik dan dengan asupan enteral feeding yang adekuat akan meningkatkan serum albumin dan kadar hemoglobin untuk proses penyembuhan luka dan mengurangi perdarahan. Tujuan: Mengetahui pengaruh asupan enteral feeding dibawah kebutuhan sehari terhadap perubahan serum albumin dan kadar hemoglobin pasien post craniotomy di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta. Metode: Jenis penelitian ini adalah Quasi Experiment dengan design one group pre test dan post test. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 25 responden kraniotomi dengan asupan enteral feeding NGT. Analisa bivariat dengan menggunakan uji Mc Nemar pada SPSS versi 17. Hasil: Uji statistik menunjukkan ada pengaruh asupan enteral feeding dibawah kebutuhan sehari terhadap perubahan serum albumin dan kadar hemoglobin (p<0,05). Kesimpulan: Asupan enteral feeding berupa energi dan protein dibawah kebutuhan sehari (tidak adekuat) mengakibatkan penurunan serum albumin dan kadar hemoglobin. Kata kunci: enteral feeding, kadar hemoglobin, post kraniotomi, serum albumin
ANALISIS ASUPAN LEMAK, NATRIUM DAN SERAT BERDASARKAN TEKANAN DARAH PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI ILMU GIZI FAKULTAS ILMU-ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS ESA UNGGUL TAHUN 2016 Wahyuni, Yulia
Jurnal Nutrire Diaita (Ilmu Gizi) Vol 8, No 2 (2016): NUTRIRE DIAITA
Publisher : Lembaga Penerbitan Unversitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/nut.v8i2.1606

Abstract

AbstractBackground: The pressure of blood is a power for the flowingof the blood (oxygen and food) in the arteries, arterioles, pillaries and venous system, thus forming a blood flow to the settle. An increase or decrease in blood pressure will affect the homeostasis of the body. The Food intake is one of the etiology of an increase or decrease in the blood pressure. Some nutrients can increase or decrease the blood pressure is in the intake of fat, and fiber natium.Subject: This research try to explore the relationship between the intake of fat, sodium and fiber on blood pressure. Method:This research conducted on students of department of nutritional sciences in Esa Unggul Universityfor The Academic Year in 2015/2016 were selected by cluster random sampling. The data was taken which the blood pressure, intake of fat, sodium and fiber. The measure of blood pressure issfigmomanometer, the intake fat, fiber, sodium recorded withfood recall 24 hours dan food frequency questionnaire (FFQ).The Result:Subjects in this study are dominated withstudent about 115 peoples with an average age of20 ± 1.6, while the students of7 people (5.74%) with a mean age of20 ± 1.7 years. Daily sodium intake in the group of men more than AKN of 2012 by 14.56% whereas in the group of women less than AKN 2012 amounted to 6.77%. Daily fiber intake in the group of men and women is lower than AKS 2012. Lack of fiber intake on women's groups to 1.42% while the male group 13.19%. Results indicating that there are differences in the intake of fat, sodium and fiber in the group of normal blood pressure, prehypertension and hypertension group with F count 6.574 and P: 0.049 (< 0.05), F count fiber intake 5.431 and P 0.001 (<0, 05) F count 4.765 with P = 0.036 (< 0.05). Spearman rank analysis results indicate that there is a relationship between the intake of fat, fiber and sodium on blood pressure at p < 0.05.Keywords: Student, fat, fiber AbstrakLatar belakang: Tekanan darahsebagai daya untukmengalirnya darah (oksigen dan makanan) di dalam arteri, arteriola, kapiler dan sistem vena, sehingga terbentuklah suatu aliran darah yang menetap. Peningkatan atau penurunan tekanan darah akan mempengaruhi homeostasis tubuh.Asupan makan merupakan salah satu etiologi peningkatan atau penurunan tekanan darah.Beberapa zat gizi yang dapat meningkatkan/menurunkan tekanan darah adalah asupan lemak, natium dan serat. Tujuan: Mengetahui hubungan asupan lemak, natrium dan serat terhadap tekanan darah baik sistol maupun diastole.Metode: Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa prodi ilmu gizi universitas esa unggul tahun akademik 2015/2016 yang dipilih secara cluster random sampling. Hasil: Subjek dalam penelitian ini didomisasi mahasiswi sebanyak 115 orang (94,26 %) dengan rerata usia 20 ± 1,6sedangkan mahasiswasebanyak 7 orang (5,6%) dengan rerata usia 20 ± 1,7 tahun. Hasil uji one way anova menunjukkan bahwa adaperbedaan asupan lemak, natrium dan serat pada kelompok tekanan darah normal, prehipertensi dan kelompok hipertensi dengan nilai F hitung 6,574 dan P : 0,049 (<0,05), Nilai F hitung asupan serat 5,431 dan P 0,001(<0,05)F hitung 4,765 dengan P=0,036 (<0,05). Hasil analisis rank sperman menunjukkan bahwa ada hubungan antara asupan lemak, natrium dan serat dengan nilai p :0,03, 0,25 dan 0,01(p<0,05) dengan nilai r 0,56, 0,84 dan 0,89. Kata kunci: Mahasiswa, lemak, serat
Evaluasi Nilai Gizi dan Antioksidan Yogurt Nabati Berbahan Dasar Kara Benguk (Mucuna pruriens) Menggunakan Variasi Kultur Starter Fadhilla, Reza; Muslim, Siti Zaqiah; Nora, Adri; Wahyuni, Yulia
Jurnal Nutrire Diaita (Ilmu Gizi) Vol 16, No 01 (2024): NUTRIRE DIAITA
Publisher : Lembaga Penerbitan Unversitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/nut.v15i01.7648

Abstract

Sekarang ini permintaan yogurt nabati berbahan dasar kacang-kacangan mengalami peningkatan, didasari atas perhatian masyarakat terhadap berbagai masalah kesehatan. Kara benguk (Mucuna pruriens) adalah jenis kacang lokal yang berpotensi dijadikan sebagai bahan dasar pembuatan yogurt nabati karena kandungan gizinya yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi nilai gizi dan antioksidan yogurt nabati berbahan dasar kara benguk yang difermentasi menggunakan variasi kultur starter berbeda. Yogurt nabati jenis set-yogurt dibuat dengan melarutkan tepung kara benguk dengan air (1 : 6 b/v), kemudian ditambah 3% bubuk skim, 3% sukrosa, dan 1% fruktooligosakarida (FOS). Selanjutnya dihomogenisasi, ditempatkan dalam wadah botol gelas, dan disterilisasi pada suhu 121°C selama 15 menit. Proses inokulasi dilakukan dengan memasukkan sebanyak 3% dari kultur starter yang telah diformulasikan ke dalam yogurt steril dan diinkubasi pada suhu 37°C dilakukan selama 72 jam. Parameter analisis meliputi, nilai proksimat, derajat keasaman (pH), protein terlarut (% nitrogen), dan aktivitas antioksidan (% inhibisi). Perbedaan jenis kultur starter menunjukkan adanya perbedaan nyata terhadap komponen karbohidrat dan protein yogurt, nilai tertinggi masing-masing sebesar 68,55% dan 28,16%. Perbedaan jenis kultur starter dan lamanya waktu fermentasi menunjukkan perbedaan nyata terhadap konsentrasi protein terlarut, tertinggi sebesar 37,5% (kultur campuran) selama 72 jam. pH terendah dan antioksidan tertinggi ditunjukkan pada kultur starter Lactobacillus acidophilus FNCC 0051, masing-masing sebesar 3,32, dan 87,11%. Kata Kunci: kara benguk, Mucuna pruriens, yogurt nabati, Lactobacillus, fermentasi
Pengembangan “CREATININ” Website Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Pada Pasien CAPD (Continous Ambulatory Peritoneal Dialysis) Salsabila, Lutfia; Swamilaksita, Prita Dhyani; Sa'pang, Mertien; Tambunan, Maria; Sitoayu, Laras; Adrianto, Yudhi; Wahyuni, Yulia; Harna, Harna
Jurnal Nutrire Diaita (Ilmu Gizi) Vol 17, No 01 (2025): NUTRIRE DIAITA
Publisher : Lembaga Penerbitan Unversitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/nut.v17i01.7500

Abstract

Latar belakang: Terapi pengganti ginjal dengan CAPD cenderung mengalami Protein Energy Wasting (PEW). Namun dilain sisi, pasien CAPD cenderung mengalami kelebihan absorsi dekstros yang terdapat pada cairan dialisat. Terapi CAPD dapat dilakukan secara mandiri sehingga tidak memerlukan kunjungan rumah sakit setiap saat. Oleh karena itu media website dapat digunakan sebagai alternatif untuk pasien CAPD. Edukasi gizi melalui “CREATININ” website akan memberikan informasi untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan yang memicu sikap patuh terhadap diet ginjal.  Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media dan menganalisis pengaruh “CREATININ” website terhadap pengetahuan dan sikap. Metode: Desain penelitian quasi-experimental dengan one group pre post test. Pemilihan responden menggunakan purposive sampling. Subjek terdiri dari 13 pasien CAPD. Edukasi diet ginjal dengan media “CREATININ” website dilakukan secara daring melalui video cofference (zoom meeting), dan diberikan edukasi selama 14 hari. Instrumen yang digunakan merupakan kuesioner yang sebelumnya sudah divalidasi. Analisis bivariat menggunakan uji t-test dependen dan uji wilcoxon. Hasil: Studi ini menunjukkan peningkatan pengetahuan pada saat post test 1 (p = 0.012) dan post test 2 (p = 0.043) serta terdapat perbedaan sikap saat post test 1 (0,000) dan post test 2 (0.0003). Simpulan:  Edukasi gizi menggunakan “CREATININ” website dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap terkait diet ginjal pada pasien CAPD.
Hubungan Pola Konsumsi Makanan Tinggi Lemak, Asupan Zat Besi, dan Stres Terhadap Dismenorea Pada Remaja Wanita di SMAN 1 Cikarang Barat Candra Kusuma Ningrum, Galuh; Fadhilla, Reza; Dwijayanti, Isniati; Mulyani, Erry Yudhya; Siahaan, Maya Fernandya; Wahyuni, Yulia
Jurnal Nutrire Diaita (Ilmu Gizi) Vol 17, No 02 (2025): NUTRIRE DIAITA
Publisher : Lembaga Penerbitan Unversitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/nut.v17i02.10054

Abstract

Hubungan Pola Konsumsi Makanan Tinggi Lemak, Asupan Zat Besi, dan Stres Terhadap Dismenorea Pada Remaja Wanita di SMAN 1 Cikarang Barat
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abu Mansur, Abu Adrianto, Yudhi Afrida Sukmawati Ainun Nurhaliza Angelina Pasaribu Anisa Nur A Anugrah Novianti Anugrah Novianti Ardiyanti, Aanisah Asep Suherman Candra Kusuma Ningrum, Galuh Desi Fitriani Desi Fitriani Devi Angeliana Kusumaningtiar Dewanti, Lintang Purwara Dewi, Ratna Dewi, Tyas Laksita Dhea Sabha Fasya Dudung Angkasa Dudung Angkasa Dudung Angkasa Durotunisa, Siti Irma Dwijayanti, Isniati Ellawati, Evita Ella Elsye Meilinda Br Sembiring Meliala Erna Veronika Erry Yudha Mulyani Erry Yudhya Mulyani Erry Yudhya Mulyani Erry Yudhya Mulyani Ety Nurhayati Eugidia Mayang Ghiffari Ezzedine, Nazma Shazia Fitri Kurniawati Fitri Kurniawati Fitri Oviyanti Fransiskus Febri Juferta Telaumbanua Gunawan, Caroline Ferisca Hana Atikah Harna Harna, Harna Harna, Harna Hartati, Fitria Hartati, Lilik Sri Helmi Imelda Idrus Jus&#039;at Idrus Jus&#039;at Idrus Jus’at Inggrid Tabalessy Irianto, Sugeng Eko Jelita Martaulina Jus'at, Idrus Jusat, Idrus Koswara, Ari Kristina Rosalia Pakpahan L. Lisnawati Laras Sitoayu Laras Sitoayu Lestari, Nurindah Leyrina Rizky Utami Lintang Purwara Luqyyana Hanifah M. Yogi Riyantama Isjoni Maria Tambunan Marwah, Melia Maryamah Maryamah Maya Fernandya Siahaan Mayliana Perangin Angin Meisya Talahaturuson Meri Novianti MF. Arrozi Adhikara Mifthah Muliani Lubis Miza Mustika Monica Monica Monica Monica, Monica Muhammad Raihan Mury Kuswari Muslim, Siti Zaqiah Nadiyah Nadiyah Nadiyah Nadiyah Nadiyah, - Nanda Septiana Nora, Adri Novianti, Anugrah Novianti, Meri Noviyanti, Anugrah Noviyanti, Anugrah Nur A, Anisa Nurbaiti, Syifa Nurul Shiva F Nuzrina, Racmania Palupi, Khairizka Citra Parapat, Ruth Gracia Dau Vanes Permata, Sari Indah Pradini, Indira Prita Dhyani Swamilaksita Priyasna, Irpan Putri Ronitawati Rachmanida Nuzrina Rahmawati Rasidin Ramadhani Tiara Putri Rasidin, Rahmawati Ratna Dewi Ratna Dwi Ismianti Retno Widiastuti Reza Fadhilla Rinova, Rinova Aprillia Utari Rofifa Khairi Rosadahe, Lia Laili Rosya, Ernalinda Sa'pang, Mertien Saefudin, Nur Azka Salsabila, Lutfia Sari Indah Permata Sari, Indah Iman Sari, Widia Selly Apliyanti Wulandari Shiva F, Nurul Siti Hanifah Siti Hanifah Sri Teguh Rahayu, Sri Teguh Sukarno, Anita Sumitra, Putri Azahra Tasya Wilda M Tyas Putri Utami Umi Kholifah Ummanah Ummanah, Ummanah Veza Azteria Vionalita, Gisely Vira Herliana Putri Vitria Melani Vitria Melani, Vitria Wafiq Qutrotul Aeni Soba Widia Sari Wilda M, Tasya Yuliati Yuliati Yunarti Yosefa M. Manec Yusira, Puvet