p-Index From 2021 - 2026
6.712
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Peternakan Integratif JAM : Jurnal Aplikasi Manajemen Infotech Journal MODELING: Jurnal Program Studi PGMI JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer Fakultas Ilmu Komputer Universitas Al Asyariah Mandar Ilomata International Journal of Management E-Link Journal Jatilima : Jurnal Multimedia Dan Teknologi Informasi Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan Ilomata International Journal of Management Jurnal Pendidikan Britain International of Humanities and Social Sciences (BIoHS) Journal TA'DIB Jurnal Pemikiran Pendidikan Al Intisyar: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Sibatik Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Jurnal Penyuluhan Pertanian Economicus: Jurnal Ekonomi dan Manajemen JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) MES Management Journal Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Peka : Jurnal Pendidikan Ekonomi Akuntasi FKIP UIR Pekanbaru Jurnal Akuntansi Manajemen (JAKMEN) Linguisic, Literature, and English Education Linggau Journal Science Education (LJSE) Bakti Nusa Linggau Al-Manaj Journal of Research and Publication Innovation Jurnal Peternakan Integratif Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Pandawa : Pusat Publikasi Hasil Pengabdian Masyarakat MILRev: Metro Islamic Law Review Jurnal Al Mahsuni: Jurnal Studi Islam dan Ilmu Pendidikan Alpatih: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Semeru Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisciplinary Indonesian Center Journal CITACONOMIA : Economic and Business Studies International Journal of Economics and Management Research BHAKTI JIVANA Cendekia : Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Al-Manaj

HAMBATAN KOMUNIKASI LINTAS AGAMA DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH: ANALISIS KONTEN FILM AISYAH BIARKAN KAMI BERSAUDARA Hamdan; Ali Mustafa; Fachrur Rizha
Al-Manaj : Jurnal Program Studi Manajemen Dakwah Vol. 5 No. 1 (2025): Al-Manaj IN PRESS
Publisher : Prodi Manajemen Dakwah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/almanaj.v5i1.2271

Abstract

Komunikasi lintas agama adalah salah satu elemen krusial dalam menciptakan masyarakat yang harmonis dan inklusif. Dalam konteks pendidikan, komunikasi tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian informasi, tetapi juga sebagai instrumen penting untuk membangun saling pengertian dan menghargai perbedaan. Artikel ini membahas sebuah film berjudul “Aisyah: Biarkan Kami Bersaudara” karya Herwin Novianto (2016). Film ini mengangkat cerita tentang seorang guru muslimah yang ditugaskan untuk mengajar di wilayah terpencil yang mayoritas penduduknya beragama Katolik. Tiga hal yang menjadi fokus penelitian, yaitu: 1) representasi komunikasi lintas agama dalam pembelajaran, 2) hambatan-hambatan komunikasi lintas agama, dan 3) upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis konten. Hasil penelitian mengungkap bahwa film “Aisyah: Biarkan Kami Bersaudara” merepresentasikan komunikasi lintas agama dalam dua bentuk, yaitu verbal dan non-verbal, dan dalam tensi harmonis dan disharmonis. Hambatan komunikasi lintas agama dalam konteks pembalajaran yang ditemukan dalam film ini meliputi perbedaan nilai, stereotip dan prasangka, disinformasi, dan sikap tidak terbuka. Upaya mengatasinya antara lain meningkatkan literasi lintas agama, dialog terbuka dan diskusi, penerimaan dan toleransi, menunjukkan empati dan ketulusan, serta melibatkan opinion leader. Kesimpulannya, komunikasi menjadi faktor penting dalam menunjang efektivitas pembelajaran di sekolah. Karenanya, komunikasi dan kemampuan mengatasi hambatannya merupakan kompetensi profesional yang harus dimiliki oleh guru sebagai komunikator dalam pembelajaran.
HAMBATAN KOMUNIKASI LINTAS AGAMA DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH: ANALISIS KONTEN FILM AISYAH BIARKAN KAMI BERSAUDARA Hamdan; Ali Mustafa; Fachrur Rizha
Al-Manaj : Jurnal Program Studi Manajemen Dakwah Vol. 5 No. 1 (2025): Al-Manaj
Publisher : Prodi Manajemen Dakwah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/almanaj.v5i1.2271

Abstract

Komunikasi lintas agama adalah salah satu elemen krusial dalam menciptakan masyarakat yang harmonis dan inklusif. Dalam konteks pendidikan, komunikasi tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian informasi, tetapi juga sebagai instrumen penting untuk membangun saling pengertian dan menghargai perbedaan. Artikel ini membahas sebuah film berjudul “Aisyah: Biarkan Kami Bersaudara” karya Herwin Novianto (2016). Film ini mengangkat cerita tentang seorang guru muslimah yang ditugaskan untuk mengajar di wilayah terpencil yang mayoritas penduduknya beragama Katolik. Tiga hal yang menjadi fokus penelitian, yaitu: 1) representasi komunikasi lintas agama dalam pembelajaran, 2) hambatan-hambatan komunikasi lintas agama, dan 3) upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis konten. Hasil penelitian mengungkap bahwa film “Aisyah: Biarkan Kami Bersaudara” merepresentasikan komunikasi lintas agama dalam dua bentuk, yaitu verbal dan non-verbal, dan dalam tensi harmonis dan disharmonis. Hambatan komunikasi lintas agama dalam konteks pembalajaran yang ditemukan dalam film ini meliputi perbedaan nilai, stereotip dan prasangka, disinformasi, dan sikap tidak terbuka. Upaya mengatasinya antara lain meningkatkan literasi lintas agama, dialog terbuka dan diskusi, penerimaan dan toleransi, menunjukkan empati dan ketulusan, serta melibatkan opinion leader. Kesimpulannya, komunikasi menjadi faktor penting dalam menunjang efektivitas pembelajaran di sekolah. Karenanya, komunikasi dan kemampuan mengatasi hambatannya merupakan kompetensi profesional yang harus dimiliki oleh guru sebagai komunikator dalam pembelajaran.