Claim Missing Document
Check
Articles

URGENCY TRIAGE KAKI DIABETES DALAM MENCEGAH KEGAWATAN KAKI DIABETES MENJELANG TSUNAMI DIABETES 2030 Yusuf, Saldy
Jurnal Luka Indonesia Vol 4 No 2 (2018)
Publisher : ETN Centre Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32538/jli.v4i2.112

Abstract

Background Indonesia is one of the top ten Diabetes Mellitus (DM) countries. In 2030 it was predicted the number patients with DM will be 12.0 million. Therefore, Indonesia will experience tsunami DM. The aim of this perspective paper is to explore the urgency triage system to categorize both risk and Diabetic Foot Ulcers (DFU) status. Method This was a perspective articles in combination literature review and personal experience in clinical setting. Result There were limitations data regarding DM status in Indonesia compare other Asian countries including Japan. Interestingly Japan can be model regarding prevention approach. We also introduced a triage system to categorize both risk and DFUs status based on patient general symptoms and wound status. Conclusion The current triage system illuminate new horizon against DFU in Indonesian perspective
PERBANDINGAN EMPAT JADWAL REPOSISI DALAM MENCEGAH PRESSURE INJURY Tarigan, Sumiati; Yusuf, Saldy; Syam, Yuliana
Jurnal Luka Indonesia Vol 4 No 2 (2018)
Publisher : ETN Centre Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32538/jli.v4i2.113

Abstract

Reposisi diketahui sebagai salah satu strategi yang efektif dan rendah teknologi dalam menurunkan kejadian pressure injury pada pasien tirah baring lama.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jadwal reposisi yang optimal dalam mencegah pressure injury. Metode: Data dikumpulkan sejak tahun 2017, dengan menggunakan 3 database (Pubmed, science direct, goggle schollar) dimana literatur yang digunakan dipublish secara international, reverensi tambahan diambil dari bibliografi semua artikel yang relevan. Kriteria inklusi mengacu pada jadwal reposisi yang berbeda dan efeknya pada kejadian pressure injury. Hasil: Dibandingkan dengan jadwal reposisi setiap 3 jam, 4 jam dan 6 jam, efek samping secara signifikan pada pasien yang menggunakan alat bantu pernafasan lebih sering pada kelompok dengan jadwal reposisi setiap 2 jam. Dibandingkan jadwal reposisi setiap 6 jam, reposisi setiap 3 jam mengurangi pressure injury sebesar 67%. Tidak ada perbedaan kejadian injury pada reposisi 2, 3 dan 4 jam, namun peralihan reposisi ini mengurangi beban kerja perawat, menguntungkan secara ekonomis dan mengurangi gangguan istirahat malam pasien. Kesimpulan: Reposisi dengan jadwal 3 atau 4 jam tidak secara signifikan menyebabkan kejadian pressure injury yang lebih parah dibandingkan jadwal reposisi lainnya, namun memberikan dampak positif baik bagi perawat atau pasien, sehingga dinilai sebagai jadwal reposisi yang optimal dalam mencegah berkembangnya pressure injury.
PENGGUNAAN SMARTPHONE DALAM PENGKAJIAN LUKA KAKI DIABETES: REVIEW LITERATUR Minhajuddin, Andi; Yusuf, Saldy; Syam, Yuliana
Jurnal Luka Indonesia Vol 4 No 3 (2018)
Publisher : ETN Centre Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32538/jli.v4i3.125

Abstract

Latar belakang: Luka kaki diabetes (LKD) adalah komplikasi terbanyak yang disebabkan oleh penyakit Diabetes Mellitus (DM). Penanganan LKD harus dilakukan secara tepat dan lintasprofesi. Pengkajian LKD yang tepat dapat memberikan gambaran luka yang tepat, sehingga penanganan dapat diberikan dengan tepat. Teknik pengkajian LKD yang dapat digunakan adalah paper base, atau penggunaan aplikasi pada smartphone. Tujuan dari literature revier ini adalah untuk mengidentifikasi penggunaan aplikasi smartphone pada pengkajian LKD. Metode: review artikel dilakuka pada data base Pubmed, Scence Direct, Cochrane, Google Scholar. Pencarian artikel dibatasi tahun 2007-2017. Dalam penyusunan literature review ini digunakan cheklist PRISMA 2009. Hasil: Didapatkan sebanyak 37 artikel penelitian yang dipublikasikan antara tahun 2010-2018 dari database yang digunakan. 29 artikel kemudian dieksklusi, dan menyisakan sebanyak 8 artikel penelitian yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan smartphone pada penilaian LKD valid dan dapat digunakan. Kesimpulan: Pengkajian dengan menggunakan smartphone pada LKD valid, akuarat, mudah digunakan, dan konsisten. Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan aplikasi smartphone untuk pengkajian LKD sangat memungkinkan untuk dilakukan
GAMBARAN KARAKTERISTIK LUKA DAN PERAWATANNYA DI RUANGAN POLIKLINIK LUKA DI RS DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR Huddu, Risma; Tahir, Takdir; Yusuf, Saldy
Jurnal Luka Indonesia Vol 4 No 3 (2018)
Publisher : ETN Centre Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32538/jli.v4i3.128

Abstract

Background: Injuries is something circumstances Where network continuity disconnected effect injury or surgery . The wound is divided to be two that is wound I and wound chronic . Every year number incident wound increasingly increased to become wrong one problem biggest if knowledge about care wound limited along with it care about wound . Introduction characteristics wound comprising of 13 BJWAT items and maintenance that is type dressinf and cleansing could help nurse for increase his knowledge related handling wound .Purpose: To knowing picture characteristics wound and maintenance in Room Dr. Wound Hospital Polyclinic Wahidin Sudirohusodo Makassar.Method: design research quantitative with design Cohort studies retrospect tif. The sampling technique used namely consecutive sampling with a total sample as many as 43 respondents . Data collection is done based on secondary data that is note record medical patient on visit first and last in Room Dr. Wound Hospital Polyclinic Wahidin Sudirohusodo Makassar.Result: From results research found that mostly patients who visit to clinic care wound is man as much as 72.09% (31 people), with type wound mostly is wound chronic . Results research on visit early with visit end no too significant changes that occur . Type dressings used mostly is Anti microbial as Primary dressing 37.2% (16 people ) , Natural fiber dressing as dressing secondary 81.4% (35 people ), and hypafix as dressing tert ier with amount 62.8 % ( 27 people ).Conclusions and Suggestions: characteristics wound very important for in value to get is known condition wound increasingly getting better or even increasingly worsening . By because that important for a nurse understand way rate characteristics wound and care wound .
KONSEP, MODEL ATAU TEORI YANG EFEKTIF SEBAGAI PENDEKATAN EDUKASI DALAM MERUBAH PERILAKU PASIEN DIABETES MELITUS : LITERATUR REVIEW. Rosman, Anita; Yusuf, Saldy; Tahir, Takdir
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 12, No 1 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : STIKES Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v12i1.845

Abstract

ABSTRAKPenderita Diabetes Melitus (DM) tiap tahunnya mengalami peningkatan, apabila tidak tertangani dengan baik maka akan menimbulkan berbagai macam komplikasi. Komplikasi dan resiko dapat dicegah apabila perilaku terhadap pola hidup dan kebiasan pasien DM dapat berubah. Terdapat beberapa teori perubahan perilaku yang dapat di gunakan dalam melakukan edukasi kesehatan pada pasien DM. Meskipun demikian evaluasi terhadap konsep, model atau teori sebagai media edukasi dalam perubahan perilaku pasien DM belum diketahui. Tujuan dari literature review ini adalah untuk mengetahui konsep, model atau teori yang efektif digunakan untuk memberikan edukasi kesehatan kepada pasien DM dalam merubah perilaku mereka. Metode yang digunakan dengan cara melakukan pencarian beberapa studi yang diterbitkan melalui database PubMed, Science Direct, Wiley dan Google Scholar. Strategi pencarian menggunakan kombinasi istilah MeSH Terms. Pertanyaan penelitian dirancang dengan menggunakan prinsip PICO. Studi yang dipilih diterbitkan dari tahun 2015-2019. Setelah dilakukan pencarian artikel dengan kata kunci tersebut maka total artikel yang di review dalam tinjauan literatur ini sebanyak delapan artikel. Konsep, model atau teori PRECEDE PROCEED paling banyak digunakan dalam pencarian literatur ini dibandingkan dengan model yang lain dan salah satu penelitian mengatakan bahwa peningkatan yang signifikan sudah terjadi sejak bulan pertama setelah dilakukannya intervensi.Kata Kunci :  diabetes mellitus, theory, model, behaviorABSTRACTPatients with Diabetes Mellitus (DM) have increased every year, if not handled properly it will cause various kinds of complications. Complications and risks can be prevented if behavior towards the lifestyle and habits of DM patients can change. There are several theories of behavior change that can be used in health education for DM patients. However the evaluation of concepts, models or theories as educational media in changing the behavior of DM patients is unknown. The purpose of this literature review is to find out the concepts, models or theories that are effectively used to provide health education to DM patients in changing their behavior. The method used by searching several studies published through the PubMed, Science Direct, Wiley and Google Scholar databases. The search strategy uses a combination of MeSH Terms. Research questions were designed using PICO principles. Selected studies were published from 2015-2019. After searching for articles with these keywords, the total articles reviewed in this literature review were eight articles. The concept, model or theory of PRECEDE PROCEED is the most widely used in this literature search compared to other models and one of the studies says that a significant increase has occurred since the first month after the intervention.Keywords : diabetes mellitus, theory, model, behavior
Application of Cadexomer Iodine Powder to Minimize Biofilms in Diabetic Foot Ulcer Patients (DFU) at Griya Afiat Wound Care Clinic: Case Report S, Moh Gifari; Jannah, Uyunul; Tahir, Takdir; Yusuf, Saldy
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 7 No 3 (2020): SEPTEMBER 2020
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v7i3.461

Abstract

Every wound in diabetics has the potential to experience a setback in healing into a chronic wound so that the wound also has the potential to form into biofilm. One of the modern dressings commonly used to suppress the growth of biofilm is Cadexomer Iodine Powder. However, there is still limited research that addresses directly related to the effectivity of Cadexomer Iodine Powder towards wound healing. Therefore, this report aims to evaluate effectiveness Cadexomer Iodine Powder on wound healing with biofilm problems at Griya Afiat Makassar's wound care clinic. The study aimed to identify the effectiveness of Cadexomer Iodine Powder in minimizing biofilms in diabetic foot ulcer (DFU) patients. This study was conducted on one patient who was followed prospectively for 32 days from 10 July to 10 August 2019 with 10 treatments. The dressing used for wound care is Cadexomer Iodine Powder. To evaluate the reduction in the number of biofilms performed by the expert wound when treatment continues. Meanwhile, to evaluate the wound healing process, the modified Bates-Jensen Wound Assessment was used. This report shows a decrease in biofilm from the first treatment to the last treatment with the number of biofilms in the first treatment (+++) to a few (+) in the 10th treatment. The treatment also took a short period of time which is 32 days with a wound condition at the beginning of treatment which is 30% of slough and 70% of granulation experiencing a very swift healing in the 10th treatment to 40% of epithelium and 60% of granulation. Cadexomer Iodine Powder is very effective in the process of wound treatment which can be seen through the reduction of biofilms. In addition, wound healing is much better with shorter treatment time as a proof.
The Effectivity of Chitosan’s Usage on The Improvements of Epithelialization in Diabetic Wounds Regio Anterior Cruris Dorsalis Pedis Sinistra: A Case Report Jannah, Uyunul; S, Moh Gifari; Tahir, Takdir; Yusuf, Saldy
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 7 No 3 (2020): SEPTEMBER 2020
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jkry.v7i3.450

Abstract

Treatments of diabetic ulcer are very essential to prevent further ulceration damage. Insufficient treatment of the wound can consequence in an infection that will have an impact upon the amputation. One of the antimicrobial wound dressing in the treatment of ulcus diabetic is chitosan. Therefore, this report aims to assess the effectivity of the usage of chitosan gel as a primary dressing for epithelial progression in diabetic ulcer at the wound care clinic of ETN Center, Makassar. Methods, this study was conducted on one patient, a female, 38 years old with random blood glucose 239 mg/dl. The wound occurred in April 2019, the wound has been experienced about three months and then followed prospectively starting 8th July until 1st August 2019 with 8 treatments. Treating the wound uses chitosan gel as a primary dressing and looks at the development process of the wound, especially the progress of the epithelium using the modified Bates-Jansen Wound Assessment Tool. Results, the comparison of treatment results using chitosan in the first and eighth treatments (25 days) respectively slough 10% and 5%, granulation 75% and 60%, and epithelialization 15% and 35%. While the size of the wound 41 x 17 cm to 32 x 13 cm. Conclusion, chitosan gel as a primary dressing plays an important role in helping the wound healing process as indicated by an increase in epithelium and reduction in wound size.
Efektifitas Penerapan Ideal Include Discuss Educate Asses Listen Discharge Planning terhadap Average Length of Stay AvLOS Hospital Costs pada Pasien Congestive Heart Failure Adhisty, Weny Anggraini; Yusuf, Saldy; Kaelan, Cahyono
Jurnal Keperawatan Soedirman Vol 12, No 3 (2017)
Publisher : Jurusan Keperawatan FIKES UNSOED

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jks.2017.12.3.734

Abstract

The aim of the research was to determine the effect of IDEAL Discharge Planning Implementation on Average Length of Stay (AvLOS) and Hospital Cost patients with Congestive Heart Failure (CHF). The research used quasy experiment post test only non equivalent control group design. The sample was 36 respondents consisting of 18 intervention groups and 18 control groups. Data were analyzed using two methods, Mann Withney statistical test for numerical data and Fisher's Exact Test for categorical data.The results showed that there was significant effect of discharge planning implementation on AvLOS and Hospital Cost patients with CHF with p Value < 0.05 where the mean value of AvLOS group of intervention group 4.83 days was much shorter than the mean AvLOS control group extending up to 8.28 days with p 0.015. This also has implications for Hospital Cost where the mean control group is much larger that is Rp. 6,798,659.22 while in the intervention group of Rp. 3,291.54 with significance level p 0.001.
EFEKTIFITAS DIET DAN AKTIVITAS FISIK TERHADAP PENCEGAHAN DIABETES PADA REMAJA PRA DIABETES: TINJAUAN LITERATUR : The Effectiveness of Diet And Physical Activity on The Prevention of Diabetes in Pre-Diabetes Adolescents: A Literature Review Mulyati Uly; Kadek Ayu Erika; Saldy Yusuf
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 8 No. 1 (2022): JIKep | Februari 2022
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.541 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v8i1.805

Abstract

Pendahuluan: Kejadian pra diabetes dikalangan remaja meningkat signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Selain genetik, faktor gaya hidup merupakan yang paling dominan berkontribusi terhadap risiko pra diabetes pada remaja. Jika tidak ditangani, maka akan berkembang menjadi diabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas diet dan aktivitas fisik terhadap pencegahan diabetes pada remaja pra diabetes. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis desain literature review. Data diperoleh melalui hasil pencarian pada database elektronik Pubmed, ProQuest, ScienceDirect, Wiley, dan CochraneLibrary. Enam studi teridentifikasi dengan total sampel 490 responden memenuhi kriteria untuk untuk disertakan (1) remaja pra diabetes usia 10-19 tahun, (2) intervensi diet dan aktivitas fisik, (3) artikel tahun 2011-2021, (4) berbahasa Inggris dan Indonesia, dan (5) memiliki full text. Data dianalisis menggunakan analisis tematik mengacu pada kesamaan intervensi serta durasi yang diberikan. Hasil: Program diet dan aktivitas fisik mencegah perkembangan diabetes pada remaja pra diabetes. Hanya satu studi yang melaporkan insiden diabetes pada 1 peserta dari 83 yang mengikuti program diet dan aktivitas fisik. Semua studi melaporkan peningkatan yang signifikan pada kontrol glikemik, lima studi melaporkan peningkatan sensitivitas insulin dan perubahan BMI, empat studi melaporkan penurunan berat badan. Kesimpulan: Tinjauan ini menunjukkan keefektifan program diet dan peningkatan aktivitas fisik terhadap pencegahan diabetes pada remaja pra diabetes, diikuti dengan peningkatan kontrol glikemik dan sensitivitas insulin, perubahan BMI dan penurunan berat badan. Oleh karena itu, program diet dan aktivitas fisik dapat menjadi pilihan terapi non-farmakologis untuk mencegah atau menunda perkembangan diabetes pada remaja pra diabetes.
Pengaruh area pemasangan perangkat medik terhadap kejadian Medical Device Related Pressure Injuries (MDRPI) Deliaty Bagenda; Saldy Yusuf; Rosyidah Arafat; Muhammad Darwis; Sintawati Majid
NURSCOPE: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan Vol 6, No 1 (2020): Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Islam Sultan Agung, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/nurscope.6.1.1-8

Abstract

Pendahuluan: Cedera tekanan akibat penggunaan perangkat medis merupakan masalah akhir-akhir ini di mana jenis perangkat medis banyak digunakan di fasilitas kesehatan yang berguna sebagai intervensi dan diagnostik dan banyak terjadi pada perawatan intensif. Sebagian besar lokasi di daerah telinga karena penggunaan oksigen tetapi sampai sekarang upaya pencegahan MDRPI masih sangat kurang, sehingga berdampak pada kualitas layanan dan biaya. Tujuan: Untuk mengetahui kejadian MDRPI di ruang intensive care. Metode:Desain penelitian prospektif dan observasional menggunakan analisis deskriptif dan bivariat pada 39 pasien yang memiliki peralatan medis. Hasil:Responden sejumlah 39 lebih banyak jenis kelamin laki-laki dengan usia rata-rata lebih dari 46 tahun. Sebanyak 8 responden mengalami MDRPI dengan jumlah hari pengobatan lebih dari 3 hari pada jenis perangkat intervensi p> 0,05, uji Chi-Squere pada jenis perangkat memengaruhi area ekstremitas atas, bawah dan leher (p <0,05). Simpulan: Penggunaan perangkat medis di fasilitas layanan berisiko mengalami cedera tekanan, secara signifikan mempengaruhi leher dan area ekstremitas. Oleh karena itu penilaian awal harus lebih 
Co-Authors Abdul Gaffar Abdul Majid Abdul Majid Abdul Majid Ade Irma Rahayu, Ade Irma Adhisty, Weny Anggraini Afelya, Titi Iswanti Amrullah, Fitria Andi Hastuti Andi Minhajuddin Andriana Arfah Anita Rosman Arifuddin, Fitrawati Ariyanti Saleh Aswar Musakkir Awal Darmawan Baharia Laitung, Baharia Bambi, Adi Angriawan Burhanuddin Bahar Cahyono Kaelan Deliaty Bagenda Dirga Dijaya Mulyadi Elisa Sinaga Elly L. Sjattar Elly L. Sjattar Elly Lilianty Sjattar Elly Lilianty Sjattar Elly Lilianty Sjattar Erfina Erfina Etri Selpawani Etty Etty Eva Arna Abrar Fachry Abda El Rahman Fitria Amrullah Fredy, Etri Selpawani Hade, Nurwahidah Hade, Nurwahidah Halbina Famung Halmar Harbaeni, Harbaeni Hasdi, Hasdi Hasni Hasniati, Hasniati Hasriyani Hasriyani, Hasriyani Herman Priyono Luawo Huddu, Risma I Gusti Ngurah Antaryama Ilhamjaya Patellongi Indiriadi Indiriadi Irfanita Nurhidayah Irna Satriani Irwan Irwan Irwan, Andi Masyitha Jannah, Uyunul Jasmin, Muh juhelnita bubun Juhelnita Juhelnita Kadek Ayu Erika Kadek Erika Kaelan, Cahyono Kasma Yuliani KHOIRUL ANAM Kiki Rizky Aulina Kusrini Kadar Kusrini S. Kadar Liza Fauzia Lya Fitriyani M. Alfian Rajab Makbul Aman, Makbul Makkaraka, Nurhidayah Makkaraka, Nurhidayah Malasari, Silvia Maryunis Maryunis Maryunis Maryunis Masniati Arafah Masriadi, Masriadi Megawati Syam Minhajuddin, Andi Minhajuddin, Andi Moh Gifari S Moh. Syafar Sangkala Muh Hatta Muh. Syahrul Muhammad Darwis Muhrawi Yunding Muhtar, Trini Andini Muhtar, Trini Andini Mulyati Mulyati Musdalifah Musdalipa Kendeng Musfirah Ahmad Nur Febrianti Nur Ila Nur Isnah, Wa Ode Nurbaya Nurbaya Nurfiah, Nurfiah Nurhaya Nurdin Nurul Hidayah Nurwahidah Nurwahidah Nurwahidah Nurwahidah Paridah Paridah R, Risnawati R, Risnawati Rasnah, Rasnah Rasyid, Nur Awaliah Rice Mandowa Rini Angriani Rini Rachmawaty Risnah Risnah, Risnah Risnawati R Risnawati R Risnawati R Risnawati R Rosman, Anita Rosyidah Arafat Rosyidah Arafat, Rosyidah S, Moh Gifari Sabir, Nurfadillah Sari, Mutmainnah Sari, Mutmainnah Sarina Musdiaman Sarina Sukri Sarnida Sarnida Selvia, Heni Silvia Malasari Sintawati Majid Siska Misali Sitti Nurhadijah Sitti Salmawati Sjattar, Elly L St Syahriyani Suhirman Suhirman Sukmawati Sukmawati Sulaeha Sulaeha Syahriyani, St Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul Syaiful Rassa, Syaiful Syakib Bakri Syam, Yuliana Syam, Yuliana Syam, Yuliana Syam, Yuliana Takdir Tahir Tarigan, Sumiati Tarigan, Sumiati Ul Husna, Annisa Dirani Usman, Suharno Uyunul Jannah Wahyu Hidayat Wahyu Hidayat Wahyuna Sahmar Wawan Karniawan Yuliana Syam Yuliana Syam Zulfahmi