Claim Missing Document
Check
Articles

EVALUATION OF NATIONAL WOUND CARE CLINIC STANDARD IN INDONESIA: A PRE ELIMINARY STUDY Sari, Mutmainnah; Muhtar, Trini Andini; Yusuf, Saldy
Jurnal Luka Indonesia Vol 4 No 1 (2018)
Publisher : ETN Centre Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32538/jli.v4i1.69

Abstract

Background: There is increasing number wound care nurses in Indonesia, following increasing number of private wound care clinic with different standard. Currently, national wound care clinic standard has been developed Indonesia which consisted 5 main standards and 27 sub standards. However, the validity remain unclear. Objective: The objective of this study was to evaluated content validity regarding clarity and relevancy. Methods: This was a cross sectional study, involved wound care nurses using purposive sampling technique. Eligibility criteria of partisipants were wound care nurse. Results: 36 nurses participate in this study (20, 55.6% female), mayority graduated form university (23, 63.9%) with experience as wound care nurse (mean, ± SD; 9.00, 6.84) and daily working hours 4-8 hours (14, 38.9%). Content validity index focuss on clarity and relevance of national wound care clinic standard. From the result of content validity index (CVI) test can be concluded sub standard which has value
Studi Literatur : Pengkajian Luka Kaki Diabetik Rasyid, Nur Awaliah; Yusuf, Saldy; Tahir, Takdir
Jurnal Luka Indonesia Vol 4 No 2 (2018)
Publisher : ETN Centre Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32538/jli.v4i2.91

Abstract

Latar belakang : Luka kaki diabetik merupakan salah satu komplikasi yang ditimbulkan oleh penyakit Diabetes Melitus. Proses penyembuhannya akan menjadi rumit jika tidak dilakukan manajemen perawatan dengan baik. Salah satunya adalah dengan melakukan penilaian atau pengkajian terstandar dalam pengelolaan luka kaki diabetik. Beberapa penilaian luka kaki diabetik dilakukan dengan menggunakan sistem klasifikasi dan penggunaan instrumen pengkajian luka. Tujuan dari studi literatur ini adalah untuk mengidentifikasi pengkajian yang dapat digunakan dalam menilai luka kaki diabetik. Metode : Data base yang digunakan dalam pembuatan literatur review ini adalah Pubmed, Science Direct, Google Scholar dan Cochrane. Hasil : Terdapat 47 artikel yang diidentifikasi dan dipublikasikan dari tahun 2010-2018. Dari 47 artikel 7 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Beberapa hasil penelitian menunjukkan penilaian luka kaki diabetik baik dengan menggunakan sistem klasifikasi maupun menggunakan instrumen pengkajian luka kaki diabetik. Diskusi : Pengkajian merupakan salah satu komponen penting dalam proses keperawatan. Selain itu pengkajian merupakan salah satu komponen manajemen luka kaki diabetik. Dengan adanya penilaian atau pengkajian dapat membantu praktisi dan peneliti dalam mengkaji dan mengelola kesehatan pasien serta melakukan pengembangan dan penilaian terapi yang baru. Kesimpulan : Pengkajian merupakan kegiatan pertama dan fase penting dalam proses keperawatan yang akan mempengaruhi proses keperawatan yang lain yang dapat digunakan sebagai dasar dalam membuat pertimbangan klinis dan rencana tindakan selanjutnya.
STUDI LITERATUR PENGGUNAAN TAP WATER UNTUK PENCUCIAN LUKA KAKI DIABETIK TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA DAN KOLONISASI BAKTERI R, Risnawati; Yusuf, Saldy; Syam, Yuliana
Jurnal Luka Indonesia Vol 4 No 3 (2018)
Publisher : ETN Centre Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32538/jli.v4i3.96

Abstract

Introduction : Peningkatan prevelensi diabetes menimbulkan banyak penyakit penyerta yang muncul seperti luka kali diabetik. Luka kaki diabetik yang tidak ditangani dengan baik dapat mengakibatkan amputasi. penanganan komplikasi luka kaki diabetik membutuhkan manajemen perawatan luka yang baik. Salah satu aspek penting dari manajemen luka meliputi tindakan pencucian luka. Namun, minimnya perhatian berfokus pada jenis larutan yang digunakan dalam pembersihan luka. Terdapat banyak solusi yang tersedia untuk membersihkan luka misalnya normal saline, air, alkohol, chloehexidine, providone-iodine, dan sabun. Methode : Studi literatur dilakukan dengan mengumpulkan data pada database, penulis menggunakan database Pubmed, Science direct, Cochrane dan Google Schollar dengan menemukan literatur yang terkait. Hasil : mengidentifikasi artikel yang dipublikasi dari tahun 2007-2018. Dari 6 artikel Diskusi : pencucian luka dengan menggunakan air aman, tetapi tidak cukup bukti yang ada untuk mendukung pembersihan luka sama sekali untuk mengurangi infeksi atau meningkatkan penyembuhan luka. Kesimpulan : Kesimpulan dari meninjau beberapa literatur adalah bahwa penggunaan Tap water adalah sebagai pencucian luka merupakan pencucian luka yang efektif dan aman seperti salin normal membersihkan.
Gambaran Pengetahuan Perawat Tentang Pencegahan Dan Perawatan Luka Kaki Diabetik Di Rumah Sakit DR Wahidin Sudirohusodo Dan Rumah Sakit Pendidikan Universitas Hasanuddin Makkassar Makkaraka, Nurhidayah; Yusuf, Saldy; Malasari, Silvia
Jurnal Luka Indonesia Vol 4 No 2 (2018)
Publisher : ETN Centre Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32538/jli.v4i2.105

Abstract

ABSTRAK Nurhidayah M. C121 14 020. Gambaran Pengetahuan Perawat Tentang Pencegahan Dan Perawatan Luka Kaki Diabetik Di Rumah Sakit Dr Wahidin Sudirohusodo Dan Rumah Sakit Pendidikan Universitas Hasanuddin Makassar. Dibimbing oleh Saldy Yusuf dan Silvia Malasari. Latar Belakang : Kejadian penderita penyakit DM yang dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Salah satu komplikasi yang sering muncul pada penderita DM adalah munculnya luka kaki diabetik. Masalah luka kaki diabetik juga telah menjadi masalah di Rumah Sakit. Hal ini perlu dilakukan evaluasi terhadap tingkat pengetahuan perawat dalam melakukan pencegahan dan perawatan luka kaki diabetik di Rumah Sakit Tujuan : Mengidentifikasi gambaran pengetahuan perawat tentang pencegahan dan perawatan luka kaki diabetik di RSWS dan RSP Unhas Makassar Metode : Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode penelitian deskriptif. Penelitian ini mengembangkan instrumen menggumakan tehnik Delphi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Purposive Sampling dengan besar sampel yakni 100 orang. Hasil : Penelitian menunjukkan dari 100 responden ( 1 orang, 1.0 %) memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai pencegahan luka kaki diabetik dan 92.0% memiliki pengetahuan kurang. Mengenai perawatan luka kaki diabetik (4 orang, 4.0 %) memiliki tingkat pengetahuan baik dan 60.0% responden memiliki pengetahuan kurang. Kesimpulan dan saran : Penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan perawat tentang pencegahan dan perawatan luka kaki diabetik di Rumah Sakit masih kurang. Sehingga diharapkan bagi pihak Rumah Sakit agar memfasilitasi perawat dalam mengikuti pelatihan luka untuk meningkatkan pengetahuan perawat tentang pencegahan dan perawatan luka kaki diabetik. Kata Kunci : DM, Luka Kaki Diabetik, Pengetahuan, Pencegahan dan Perawatan Luka Kaki Diabetik Kepustakaan : 22 Literatur (2010-2017)
Studi Literatur Penggunaan Sabun Antiseptik untuk Pencucian Luka terhadap Penurunan Kolonisasi Bakteri pada Pasien dengan Luka Diabetik Hade, Nurwahidah; Yusuf, Saldy; Tahir, Takdir
Jurnal Luka Indonesia Vol 4 No 2 (2018)
Publisher : ETN Centre Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32538/jli.v4i2.110

Abstract

ABSTRAK Latar belakang : Komplikasi penyakit Diabetes mellitus (DM) yang kronis dan serius adalah luka kaki diabetes (LKD) serta merupakan penyebab utama terjadinya amputasi tungkai bawah. Pada dasarnya hal tersebut dapat dicegah dengan manajemen luka yang optimal. Salah satu komponen dasar dari manajemen luka adalah pencucian luka. terdapat banyak solusi yang tersedia untuk penccucian luka salah satunya adalah sabun antiseptik. Tujuan dari studi literatur ini adalah untuk mengetahui efek sabun antiseptik terhadap penurunan kolonisasi bakteri. Metode : Studi literatur ini dilakukan pada database PubMed, ScienceDirect dan Cochrane Hasil : Peneliti mengidentifikasi 156 artikel yang dipublikasikan dari tahun 2012 ? 2017. Dari 156 artikel didapatkan 11 artikel yang memenuhi kriteria dan hasil penelitian menunjukkan bahwa sabun antiseptik memiliki efek mikrobicida yang kuat sehingga mampu menghambat pertumbuhan mikroorganisme pathogen dan efektif menurunkan jumlah koloni bakteri. Kesimpulan : sabun antiseptik efektif mengurangi jumlah koloni bakteri dibandingkan dengan sabun biasa dan memiliki daya hambat yang paling kuat terhadap pertumbuhan bakteri sthapylococcus aureus dan eschericia coli.
Urgency Triage Kaki Diabetes Dalam Mencegah Kegawatan Kaki Diabetes Menjelang Tsunami Diabetes 2030 Yusuf, Saldy
Jurnal Luka Indonesia Vol 4 No 2 (2018)
Publisher : ETN Centre Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32538/jli.v4i2.112

Abstract

Background Indonesia is one of the top ten Diabetes Mellitus (DM) countries. In 2030 it was predicted the number patients with DM will be 12.0 million. Therefore, Indonesia will experience tsunami DM. The aim of this perspective paper is to explore the urgency triage system to categorize both risk and Diabetic Foot Ulcers (DFU) status. Method This was a perspective articles in combination literature review and personal experience in clinical setting. Result There were limitations data regarding DM status in Indonesia compare other Asian countries including Japan. Interestingly Japan can be model regarding prevention approach. We also introduced a triage system to categorize both risk and DFUs status based on patient general symptoms and wound status. Conclusion The current triage system illuminate new horizon against DFU in Indonesian perspective
PERBANDINGAN EMPAT JADWAL REPOSISI DALAM MENCEGAH PRESSURE INJURY Tarigan, Sumiati; Yusuf, Saldy; Syam, Yuliana
Jurnal Luka Indonesia Vol 4 No 2 (2018)
Publisher : ETN Centre Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32538/jli.v4i2.113

Abstract

Reposisi diketahui sebagai salah satu strategi yang efektif dan rendah teknologi dalam menurunkan kejadian pressure injury pada pasien tirah baring lama.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jadwal reposisi yang optimal dalam mencegah pressure injury. Metode: Data dikumpulkan sejak tahun 2017, dengan menggunakan 3 database (Pubmed, science direct, goggle schollar) dimana literatur yang digunakan dipublish secara international, reverensi tambahan diambil dari bibliografi semua artikel yang relevan. Kriteria inklusi mengacu pada jadwal reposisi yang berbeda dan efeknya pada kejadian pressure injury. Hasil: Dibandingkan dengan jadwal reposisi setiap 3 jam, 4 jam dan 6 jam, efek samping secara signifikan pada pasien yang menggunakan alat bantu pernafasan lebih sering pada kelompok dengan jadwal reposisi setiap 2 jam. Dibandingkan jadwal reposisi setiap 6 jam, reposisi setiap 3 jam mengurangi pressure injury sebesar 67%. Tidak ada perbedaan kejadian injury pada reposisi 2, 3 dan 4 jam, namun peralihan reposisi ini mengurangi beban kerja perawat, menguntungkan secara ekonomis dan mengurangi gangguan istirahat malam pasien. Kesimpulan: Reposisi dengan jadwal 3 atau 4 jam tidak secara signifikan menyebabkan kejadian pressure injury yang lebih parah dibandingkan jadwal reposisi lainnya, namun memberikan dampak positif baik bagi perawat atau pasien, sehingga dinilai sebagai jadwal reposisi yang optimal dalam mencegah berkembangnya pressure injury.
Penggunaan Smartphone dalam Pengkajian Luka Kaki Diabetes: Review Literatur Minhajuddin, Andi; Yusuf, Saldy; Syam, Yuliana
Jurnal Luka Indonesia Vol 4 No 3 (2018)
Publisher : ETN Centre Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32538/jli.v4i3.125

Abstract

Latar belakang: Luka kaki diabetes (LKD) adalah komplikasi terbanyak yang disebabkan oleh penyakit Diabetes Mellitus (DM). Penanganan LKD harus dilakukan secara tepat dan lintasprofesi. Pengkajian LKD yang tepat dapat memberikan gambaran luka yang tepat, sehingga penanganan dapat diberikan dengan tepat. Teknik pengkajian LKD yang dapat digunakan adalah paper base, atau penggunaan aplikasi pada smartphone. Tujuan dari literature revier ini adalah untuk mengidentifikasi penggunaan aplikasi smartphone pada pengkajian LKD. Metode: review artikel dilakuka pada data base Pubmed, Scence Direct, Cochrane, Google Scholar. Pencarian artikel dibatasi tahun 2007-2017. Dalam penyusunan literature review ini digunakan cheklist PRISMA 2009. Hasil: Didapatkan sebanyak 37 artikel penelitian yang dipublikasikan antara tahun 2010-2018 dari database yang digunakan. 29 artikel kemudian dieksklusi, dan menyisakan sebanyak 8 artikel penelitian yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan smartphone pada penilaian LKD valid dan dapat digunakan. Kesimpulan: Pengkajian dengan menggunakan smartphone pada LKD valid, akuarat, mudah digunakan, dan konsisten. Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan aplikasi smartphone untuk pengkajian LKD sangat memungkinkan untuk dilakukan
GAMBARAN KARAKTERISTIK LUKA DAN PERAWATANNYA DI RUANGAN POLIKLINIK LUKA DI RS DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR Huddu, Risma; Tahir, Takdir; Yusuf, Saldy
Jurnal Luka Indonesia Vol 4 No 3 (2018)
Publisher : ETN Centre Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32538/jli.v4i3.128

Abstract

Background: Injuries is something circumstances Where network continuity disconnected effect injury or surgery . The wound is divided to be two that is wound I and wound chronic . Every year number incident wound increasingly increased to become wrong one problem biggest if knowledge about care wound limited along with it care about wound . Introduction characteristics wound comprising of 13 BJWAT items and maintenance that is type dressinf and cleansing could help nurse for increase his knowledge related handling wound .Purpose: To knowing picture characteristics wound and maintenance in Room Dr. Wound Hospital Polyclinic Wahidin Sudirohusodo Makassar.Method: design research quantitative with design Cohort studies retrospect tif. The sampling technique used namely consecutive sampling with a total sample as many as 43 respondents . Data collection is done based on secondary data that is note record medical patient on visit first and last in Room Dr. Wound Hospital Polyclinic Wahidin Sudirohusodo Makassar.Result: From results research found that mostly patients who visit to clinic care wound is man as much as 72.09% (31 people), with type wound mostly is wound chronic . Results research on visit early with visit end no too significant changes that occur . Type dressings used mostly is Anti microbial as Primary dressing 37.2% (16 people ) , Natural fiber dressing as dressing secondary 81.4% (35 people ), and hypafix as dressing tert ier with amount 62.8 % ( 27 people ).Conclusions and Suggestions: characteristics wound very important for in value to get is known condition wound increasingly getting better or even increasingly worsening . By because that important for a nurse understand way rate characteristics wound and care wound .
Efektifitas Pemberdayaan Keluarga Terhadap Kontrol Metabolik Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Rasnah, Rasnah; Sjattar, Elly L; Yusuf, Saldy
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 4, No 2 (2019): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.639 KB) | DOI: 10.30651/jkm.v4i2.3067

Abstract

Background : Family empowerment plays an important role in the management of diabetes mellitus experienced by family members. Because of the chronic nature of this disease, people with diabetes mellitus need long-term assistance to improve self-care and delay chronic complications from diabetes mellitus through glycemic control. Aim : To conduct a systematic review and assess the effectiveness of family empowerment for metabolic control in patients with type 2 diabetes mellitus. Method : Systematic reviews are carried out using electronic databases in article searches such as PubMed, ScienceDirect, ProQuest, Google Scholar. Results: After reviewing five articles it was found that family-based intervention or by empowering families in the care of patients with diabetes mellitus played a role in decreasing HbA1c as an indicator in glycemic control. And the most widely used instruments are the scale of self-care and diabetes activity (SDSCA), the diabetes empowerment scale (DES) and the diabetes knowledge questionnaire (DKQ). Conclusion : From the review of the article reviewed it can be concluded that families must be involved in the care of people with diabetes mellitus, diabetes education given only to individuals with type 2 diabetes limits the impact on patients, therefore empowering families will provide a large role in the management of chronic diseases that emphasize context where this disease occurs including the family's physical environment, education, and the personal needs of patients and family members. Helps develop healthy family behavior and shows self-management of diabetic patients, especially in health care programs, especially those who are able to promote various forms of social support, glycemic control and to strengthen ties between family members.Keywords : Family empowerment, metabolic control, type 2 diabetes mellitus.
Co-Authors Abdul Gaffar Abdul Majid Abdul Majid Abdul Majid Ade Irma Rahayu, Ade Irma Adhisty, Weny Anggraini Afelya, Titi Iswanti Amrullah, Fitria Andi Hastuti Andi Minhajuddin Andriana Arfah Anita Rosman Arifuddin, Fitrawati Ariyanti Saleh Aswar Musakkir Awal Darmawan Baharia Laitung, Baharia Bambi, Adi Angriawan Burhanuddin Bahar Cahyono Kaelan Deliaty Bagenda Dirga Dijaya Mulyadi Elisa Sinaga Elly L. Sjattar Elly L. Sjattar Elly Lilianty Sjattar Elly Lilianty Sjattar Elly Lilianty Sjattar Erfina Erfina Etri Selpawani Etty Etty Eva Arna Abrar Fachry Abda El Rahman Fitria Amrullah Fredy, Etri Selpawani Hade, Nurwahidah Hade, Nurwahidah Halbina Famung Halmar Harbaeni, Harbaeni Hasdi, Hasdi Hasni Hasniati, Hasniati Hasriyani Hasriyani, Hasriyani Herman Priyono Luawo Huddu, Risma I Gusti Ngurah Antaryama Ilhamjaya Patellongi Indiriadi Indiriadi Irfanita Nurhidayah Irna Satriani Irwan Irwan Irwan, Andi Masyitha Jannah, Uyunul Jasmin, Muh juhelnita bubun Juhelnita Juhelnita Kadek Ayu Erika Kadek Erika Kaelan, Cahyono Kasma Yuliani KHOIRUL ANAM Kiki Rizky Aulina Kusrini Kadar Kusrini S. Kadar Liza Fauzia Lya Fitriyani M. Alfian Rajab Makbul Aman, Makbul Makkaraka, Nurhidayah Makkaraka, Nurhidayah Malasari, Silvia Maryunis Maryunis Maryunis Maryunis Masniati Arafah Masriadi, Masriadi Megawati Syam Minhajuddin, Andi Minhajuddin, Andi Moh Gifari S Moh. Syafar Sangkala Muh Hatta Muh. Syahrul Muhammad Darwis Muhrawi Yunding Muhtar, Trini Andini Muhtar, Trini Andini Mulyati Mulyati Musdalifah Musdalipa Kendeng Musfirah Ahmad Nur Febrianti Nur Ila Nur Isnah, Wa Ode Nurbaya Nurbaya Nurfiah, Nurfiah Nurhaya Nurdin Nurul Hidayah Nurwahidah Nurwahidah Nurwahidah Nurwahidah Paridah Paridah R, Risnawati R, Risnawati Rasnah, Rasnah Rasyid, Nur Awaliah Rice Mandowa Rini Angriani Rini Rachmawaty Risnah Risnah, Risnah Risnawati R Risnawati R Risnawati R Risnawati R Rosman, Anita Rosyidah Arafat Rosyidah Arafat, Rosyidah S, Moh Gifari Sabir, Nurfadillah Sari, Mutmainnah Sari, Mutmainnah Sarina Musdiaman Sarina Sukri Sarnida Sarnida Selvia, Heni Silvia Malasari Sintawati Majid Siska Misali Sitti Nurhadijah Sitti Salmawati Sjattar, Elly L St Syahriyani Suhirman Suhirman Sukmawati Sukmawati Sulaeha Sulaeha Syahriyani, St Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul Syahrul Syaiful Rassa, Syaiful Syakib Bakri Syam, Yuliana Syam, Yuliana Syam, Yuliana Syam, Yuliana Takdir Tahir Tarigan, Sumiati Tarigan, Sumiati Ul Husna, Annisa Dirani Usman, Suharno Uyunul Jannah Wahyu Hidayat Wahyu Hidayat Wahyuna Sahmar Wawan Karniawan Yuliana Syam Yuliana Syam Zulfahmi